MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 15 Desember 2017 11:58
Hanguskan Dapur dengan Waktu 5 Menit
DIDUGA LALAI: Si jago merah melalap rumah makan yang berada di Jalan Yos Sudarso, Tarakan Tengah, Kamis (14/12). POLRES UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Tadi malam warga dikagetkan dengan mencuatnya api dari warung makan nasi lalap di bilangan Yos Sudarso. Insinden tersebut tepat pukul 21.15 Wita. Yang menghanguskan dapur dan atap milik Warung Mandor tersebut.

Penyebab kebakaran ini, diduga berasal dari kompor gas yang digunakan untuk memasak pesanan pelanggan setiap harinya. Salah seorang saksi mata Fery yang bekerja tepat disebelah warung ini mengatakan, dia kaget tiba-tiba salah seorang karyawan Warung Mandor berteriak kebakaran. "Saat saya lihat, ternyata api sudah tinggi membakar bagian dapur sampai ke atap warung," tuturnya.

Setelah mengetahui itu, Fery langsung bergegas ke warung tersebut, untuk membantu para karyawan warung tersebut, mereka bergegas mengambil air untuk memadamkan api, agar tidak menghanguskan tempat lain. Sebab wilayah ini sangat dekat dengan ruko-ruko lainnya.

“Tadi langsung padam sekitar lima menit. Karena ada yang membawa alat pemadam ringan (apar) milik STIMIK PPKIA Tarakan, untuk memadamkan api," bebernya.

Salah seorang cleaning service STIMIK PPKIA Tarakan, Rahmat yang berinisiatif membawa apar milik Kampus Biru itu, saat dia melihat api yang berkobar di seberang jalan. "Tadinya saya mau pulang, tiba-tiba di depan jalan saya lihat ada orang ramai-ramai, saya pikir kecelakaan, ternyata kebakaran," ujarnya.

Melihat adanya kebakaran, beberapa mahasiswa PPKIA yang ada didekatnya menyarankannya untuk menggunakan Apar yang ada di pos security. "Langsung saya ambil terus saya bawa untuk memadamkan api tersebut," ungkapnya.

Salah seorang karyawan Warung Mandor, Eko (27) mengatakan sekitar pukul 21.15 Wita, dirinya bersama  karyawan lain sedang memotong tahu di Warung Mandor 3. Tahu yang dimasak tersebut sedianya akan dipergunakan sebagai makanan acara keluarga pemilik warung pada Jumat ini.

“Kebetulan malam dan sudah tutup. Rencananya besok (hari ini) memang kami akan libur dulu. Jadi malam ini kami persiapan acara dengan memasak tahu,” ujarnya.

Namun ketika dirinya usai memotong tahu dan bergeser untuk menggoreng tahu, tiba-tiba dia dikagetkan, karena minyak yang dipergunakan untuk menggoreng itu, ternyata sudah meluber keluar wajan.

“Minyak yang panas dan meluber keluar wajan hingga ke lantai. Sehingga api kompor menyambar dan semakin membesar. Sepertinya penutup keran kompor tidak tertutup rapat yang menyebabkan api menyala,” tuturnya.

Eko dan rekan kerjanya langsung bergerak cepat untuk mencari bantuan sembari, mengambil air menggunakan ember yang berada di samping warung. Tetapi celakanya api semakin membesar karena minyak dari wajan yang sudah tumpah.

Tetangga warung dan warga yang melihat kondisi kebakaran tersebut juga berdatangan untuk membantu memadamkan api. Tak berselang lama kemudian kobaran api pun pelan-pelan, mulai padam dan akhirnya berhasil dipadamkan. Setelah itu, anggota kepolisian dan petugas PMK tiba di lokasi di lokasi. Lalu menyiramkan air ke warung untuk memastikan api benar-benar padam.

“Banyak orang yang datang membantu memadamkan api menggunakan air seadanya. Saya tidak ingat siap saja yang membantu. Syukurlah tidak ada korban hanya wajah saya yang terkena panasnya api. Sudah saya berikan obat salep di wajah saya,” tuturnya.

Terpisah Kasi PMK Tarakan,Sem Rura mengungkapkan pihaknya mendapatkan informasi setelah ada masyarakat yang melapor ke petugas PMK.

"Karena lokasinya dekat dengan PMK di sektor barat, saya menginstruksikan untuk segera ke lokasi, adapun armada yang bergerak satu fighter satu suplay," tuturnya.

Saat tiba di lokasi api yang hampir melalap habis warung tersebut sudah padam, sehingga petugas PMK yang tiba di lokasi hanya melakukan pendingin untuk memastikan api benar-benar tidak lagi menyala. "Kami mengeluarkan dua selang dari mobil fighter untuk melakukan pendinginan," ungkapnya.

Berkaca dari kejadian kali ini, pihaknya meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang. "Hati-hati bila memasak, menggunakan listrik dan hal-hal yang dapat memicu kebakaran, bila terjadi kebakaran saya harap masyarakat tidak panik, lakukan tindakan awal untuk memadamkan api dan hubungi kami bila memerlukan bantuan," ucapnya. (jnr/*/jhn/nri)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .