MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 15 Desember 2017 11:47
Jaksa Tetap dengan Dakwaan Awal
INT.

PROKAL.CO, TARAKAN - Sidang kasus kepemilikan 5 kilogram (kg) sabu-sabu yang melibatkan oknum Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan, Hendra Delpian (HD) sebagai terdakwa Kamis (14/12) berlangsung singkat.

Dalam persidangan kali ini jaksa penuntut umum (JPU) memberikan tanggapannya terhadap eksepsi yang diajukan penasihat hukum (PH) HD, Mansyur. JPU memastikan akan tetap pada dakwaannya, yakni pasal 114 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang (UU) nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Kami menolak untuk menerima eksespsi yang diajukan oleh pihak HD. Dan meminta kepada majelis hakim, untuk menolak itu," ujar JPU, Dannie Chaerudin saat ditemui usai sidang.

Dakwaan ini yang sudah disusun JPU dalam perkara kepemilikan sabu-sabu 5 kg ini, sudah sesuai dengan UU yang sudah mengatur tentang kepemilikan sabu-sabu.

Sementara itu saat ditemui usai sidang, PH terdakwa HD, Mansyur menuturkan penolakan yang dilakukan oleh JPU merupakan hal yang wajar dan menurutnya sudah merupakan hal yang biasa disetiap persidangan.

"Tapi keputusan kan ditangan hakim, jadi kami tunggu saja, apa keputusan hakim nantinya," ujarnya.

Dalam persidangan sebelumnya, dakwaan primair yang disampaikan JPU terhadap perkara HD ini tidak menggambarkan perbuatan pidana atau peristiwa pidana secara konkrit dan kaitannya dengan perbuatan yang dilakukan terdakwa, serta hubungannya dengan terdakwa.

“Dakwaan JPU pasal 114 ayat 2 junto pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 yang menyebutkan tentang sendiri atau bersama-sama mengedarkan sabu-sabu, tidak ada tergambarkan dalam perbuatan pidana yang dilakukan HD seperti disebut JPU,” ujarnya.

Sama halnya dalam dakwaan subsidair terhadap HD, pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 juga tidak ada uraian JPU yang menyebutkan bahwa HD memiliki, menyimpan atau menguasai.

"HD dengan terdakwa lainnya dalam kasus ini juga tidak pernah tahu, tidak pernah bertemu untuk berkomplot seperti yang dimaksud,” ucapnya.

Untuk diketahui, HD menjadi terdakwa kasus kepemilikan 5 kg sabu-sabu sebagai pengembangan dari ditangkapnya 2 orang yang sedang membawa sabu-sabu menggunakan speedboat dari Tawau, Malaysia pada 12 Juni lalu.(jnr)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…

Rabu, 12 Desember 2018 12:59

Jumlah DPTHP Berkurang 442 Pemilih

TARAKAN- Meski telah dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Rabu, 12 Desember 2018 12:41

Mulyawati Divonis Delapan Tahun Penjara

TARAKAN - Majelis hakim menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada…

Rabu, 12 Desember 2018 12:38

Pelaku Curanmor dan Spesialis Jambret Berhasil Dibekuk

TARAKAN - Spesialis jambret dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil…

Rabu, 12 Desember 2018 12:34

Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori

TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:33

Tiga Puskesmas Tunda Reakreditasi

TARAKAN – Banyaknya kegiatan menjelang akhir tahun menjadi salah satu…

Rabu, 12 Desember 2018 12:31

Nelayan Tuntut Pemerataan BBM

TARAKAN - Tak tahan dengan pembagian BBM bersubsidi yang diduga…

Rabu, 12 Desember 2018 12:30

Tiga Minggu Tak Diangkut, Sampah Menumpuk

TARAKAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di RT 03 Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .