MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 14 Desember 2017 13:25
Kaltara Dapat Jatah 8 Tenaga Medis untuk Wilayah Terpencil
SIAP MENGABDI: Demi menjangkau akses layanan kesehatan wilayah terpencil, Kemenkes RI mengirimkan 8 orang tenaga kesehatan individual untuk Kaltara. PIJAI PASARIJA/ RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memberikan 8 orang tenaga kesehatan individual yang nantinya ditugaskan untuk mengabdi di wilayah terpencil Kaltara.

Kepala Seksi (Kasi) SDM Kesehatan Kaltara, Francky F J Paat mengatakan, tenaga individual ini merupakan program Indonesia sehat dari kementerian. Hal ini untuk melancarkan visi dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang ingin membangun dari wilayah pinggiran terlebih dahulu.

“Jadi ini merupakan visi dari pak presiden yang ingin membangun dari pinggiran,” ungkapnya, Selasa (12/12).

Lebih lanjut dikatakan, tenaga medis ini nantinya akan dibagi ke masing-masing pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di daerah terpencil. Di antaranya Kabupaten Bulungan, Malinau dan juga Nunukan. Sedangkan untuk Bulungan mendapatkan 2 orang tenaga medis yang ditempatkan di Desa Long Bang Kecamatan Peso Hilir. Sedangkan untuk  5 orang lagi dikirim ke Puskesmas Kecamatan Sungai Boh Kabupaten Malinau.

“Tapi saat ini 5 orang yang tugas ke Puskesmas Sungai Boh belum bisa ke lokasi, jadi saat ini masih berada di Malinau,” jelasnya.

Sebab, tidak adanya transportasi untuk sampai ke lokasi, apalagi saat ini maskapai Mission Aviation Fellowship (MAF) sudah tidak ada, sehingga susah untuk sampai ke lokasi.

“Kalau maskapai Susi Air hanya satu kali dalam satu minggu untuk menuju lokasi, padahal sejak tanggal 30 November 2017 lima orang itu sudah ada di Kaltara” ujaranya.

Sehingga sampai saat ini 5 orang tenaga medis tersebut masih menunggu. Tapi kalau tidak ada kendala tanggal 19 Desember sudah bisa ke lokasi.

“Jadi kita berharap bisa secapatnya ke lokasi dan melayani masyarakat di sana,” harapnya.

Sedangkan  untuk yang bertugas di Desa Long Bang dan Desa Setulang Kabupaten Nunukan saat ini sudah berada dilokasi. Sebab lokasinya dekat saja, jadi begitu sampai langsung diantar ke lokasi.

“Itu langsung dari Dinkes yang mengantar ke lokasi,” ujarnya.

Nantinya, delapan  orang tenaga medis ini akan mengabdi selama 2 tahun. Nantinya selama 2 tahun akan ada pergantian tenaga medis, sementara untuk gaji langsung dari pusat.

“Jadi setiap 2 tahun akan diganti dengan tenaga medis yang baru,” bebernya.

Sementara, tenaga medis itu disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing daerah. Misalnya di Desa Sungai Boh mebutuhkan tenaga medis bidan serta dokter gigi. “Jadi itu akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah,” ujarnya.

Sebelumnya 8 orang yang dikirim ke daerah terpencil itu terlebih dahulu mengikuti pelatihan selama dua bulan di balai besar pelatihan kesehatan (BBPK).

“Sebelum dikirim para tenaga medis terlebih dahulu mengikuti pelatihan. Hal ini untuk memberikan pembekalan kepada tenaga medis ketika nanti bertugas,”pungkasnya.(*/pij/dsh)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 20:38

Awas Hoaks Penerimaan CPNS 2018

TANJUNG SELOR – Beredarnya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dipastikan berita…

Jumat, 22 Juni 2018 20:34

Kuota Produksi Batu Bara Kaltara Diturunkan Kemen ESDM

TANJUNG SELOR - Kuota produksi batu bara di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini hanya sebesar…

Jumat, 22 Juni 2018 12:29

Ribuan Rumah Tak Layak Huni Akan Direhab

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini akan merealisasikan proyek pembangunan…

Jumat, 22 Juni 2018 12:22

Pasca Libur, ORI Sidak Rumah Sakit

TANJUNG SELOR – Pasca libur panjang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Ombudsman Republik Indonesia…

Jumat, 22 Juni 2018 12:16

Gubernur Tegur OPD yang Belum Miliki SOP

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie menyebutkan hingga saat ini masih…

Jumat, 22 Juni 2018 12:12

Bupati Bantah TPA Diserahkan ke Pemkab

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan H. Sudjati membantah jika sudah ada penyerahan dari Satuan Kerja…

Jumat, 22 Juni 2018 12:01

Sistem Zonasi Diklaim Berpihak ke Warga Miskin

TANJUNG SELOR – Polemikproses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang terjadi tahun lalu diharapkan…

Kamis, 21 Juni 2018 22:08

Ibu Kota Sering Banjir, Akan Dibangun Drainase Model Ini

TANJUNG SELOR - Salah satu permasalahan klasik yang masih saja terjadi di Kota Tanjung Selor dan sulit…

Kamis, 21 Juni 2018 21:59

Ditetapkan KPU, Ini Jumlah Pemilih Sementara di Kaltara

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat provinsi…

Kamis, 21 Juni 2018 13:33

DLH Belum Kelola TPA di Bumi Rahayu

TANJUNG SELOR – Meski proyek Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9, Bumi Rahayu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .