MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 13 Desember 2017 11:06
Tarakan Black Out Lagi
SEJUTA MASALAH: Petugas PT PLN ULK Tarakan saat menunjukkan feeder 10 mengalami gangguan arus lebih, yang mengakibatkan black out di seluruh Kota Tarakan, Selasa (12/12). JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemadaman listrik lagi-lagi terjadi di Bumi Paguntaka. Kurang lebih satu jam aktivitas masyarakat terganggu akibat pemadaman. Padahal sebelumnya masyarakat diyakinkan tidak ada pemadaman dimulai dari 1 Desember oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan.

Salah seorang warga Kelurahan Sebengkok, Tini Suryanti mengeluhkan adanya pemadaman ini. Sebab saat ini pekerjaan rumah tangganya semua bergantung pada listrik yang ada. Mulai dari memasak hingga membersihkan rumah.

“Padahal setahu saya, PLN sudah janji tidak ada pemadaman lagi. Sampai kapan keadaan Tarakan seperti ini,” keluh Tini sapaan akrabnya.

Dia berharap PT PLN ULK Tarakan bisa merealisasikan janjinya untuk tidak ada pemadaman lagi. Karena hal ini sudah sering kali dilakukan dengan alasan yang selalu sama. Kondisi ini juga kata Tini sangat merugikan masyarakat, sebab saat ini seluruh aktivitas hampir semua menggunakan listrik.

“Saya berharap komitmen PLN sebelumnya bisa dipegang, jangan jadi pemberi harapan palsu alias (PHP). Katanya sudah tidak ada pemadaman, tapi sekarang (kemarin) padam lagi,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan warga Kelurahan Selumit Pantai, Apriani yang menganggap pemadaman kali ini tidak mencerminkan janji PT PLN ULK Tarakan, di mana pada November lalu menjanjikan tidak padam lagi pada Desember.

“Ini nyatanya padam lagi lebih dari satu jam, beberapa hari yang lalu juga padam dengan alasan kondensat, pemadaman kali ini saya tidak tahu apa lagi alasannya,” keluhnya.

Sementara itu, saat dihubungi media ini, Manajer PT PLN ULK Tarakan To

Manajer PT PLN ULK Tarakan, Totok Suharto mengatakan, black out terjadi sekitar pukul 08.30 Wita, penyebabnya adanya gangguan instantaneous yang terjadi pada feeder 10. Hal ini memang termasuk gangguan force majeure.

“Bahasa teknisnya itu, gangguan instantaneous (relay waktu) ini terjadi karena adanya tiga fase yang tergabung menjadi satu. Sehingga menyebabkan terjadinya arus lebih yang terbaca oleh relay feeder 10,” bebernya.

Dalam relay feeder 10 tercatat ada arus lebih yang mencapai 4,1 kiloampere (KA), karena arus lebih ini mengakibatkan secara otomatis mesin pembangkit listrik yang ada akan padam bersamaan.

“Saat ini sudah ada tim yang melakukan pemeriksaan terhadap feeder 10 untuk mencari tahu penyebab terjadinya gangguan arus lebih tadi. Gangguan tersebut terjadi antara fase kabel yang ada di feeder 10 terkena pohon yang disebabkan pohon tumbang dan lainnya. Saat  petugas menelusuri gangguan di feeder 10 ternyata tidak menemukan gangguan tersebut,” tuturnya.

Untuk melakukan pemulihan terhadap black out yang terjadi kemarin (12/12), pihaknya sudah berusaha melakukan normalisasi secepat mungkin. Dengan secara bertahap menghidupkan kembali mesin pembangkit listrik yang sebelumnya padam.

“Tidak sampai satu jam listrik sudah mengalir normal lagi, hanya sebentar saja padamnya, ini merupakan force majeure, yang sudah mengganggu kegiatan masyarakat Kota Tarakan,” pungkasnya. (jnr/nri)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:51

Kapolres Baru, Fokus Suksesi Pilwali

TARAKAN – Rabu (25/4), nakhoda kepemimpinan Polres Tarakan secara resmi berganti dari AKBP Dearystone…

Kamis, 26 April 2018 13:49

Batu Lokal Diminati, Sempat Diundang Datu Bandar Tawau

Empat tahun lalu tren batu akik melejit, diburu para kolektor. Harganya pun tak main-main, sebuah batu…

Kamis, 26 April 2018 13:23

Stunting Serang 30 Persen Balita di Kaltara

TARAKAN - Kasus stunting yang menimpa 30 persen balita di Kalimantan Utara memang perlu segera ditangani.…

Kamis, 26 April 2018 13:17

Tiga Tahun Bangun 60 BTS, Medan Menyulitkan

TARAKAN -  Direktur Infrastruktur Balai Penyedia Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika…

Kamis, 26 April 2018 13:16

Penertiban Allana, Prospek Cerah Daging Lokal

TARAKAN - Daging beku saat ini tidak semua ilegal. Tetapi karena banyaknya daging beku ilegal yang beredar,…

Kamis, 26 April 2018 13:11

SUDAH DARI DULU..!! KP Pertamina EP Dikuasai Warga

TARAKAN – Mendirikan bangunan di atas wilayah kerja pertambangan (WKP) cukup berbahaya. Berisiko…

Kamis, 26 April 2018 12:51

Stok Barang Aman, Harga Masih Normal

TARAKAN - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Kementerian Perdagangan melakukan sidak ke beberapa pasar.…

Kamis, 26 April 2018 12:40

Salurkan 5.800 Tabung Per Hari

TARAKAN - Naiknya harga LPG 3 kg  di beberapa pangkalan dan terlihat langka memang masih menjadi…

Kamis, 26 April 2018 12:33

Rutin Melakukan Swadaya Setiap Bulan

TARAKAN – Inisiatif warga RT 2, Kelurahan Juata Kerikil untuk membangun lingkungan sangat tinggi.…

Kamis, 26 April 2018 12:24

Tidak Kapok, Residivis Berhasil Diringkus

TARAKAN – Meski sempat mendekam di penjara karena kasus pencurian, SN (29), kembali melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .