MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 12 Desember 2017 10:38
Sopir Angkot Ditemukan Tak Bernyawa
MASIH MUDA: Jenazah almarhum Sebastian di kamar mayat RSUD Tarakan untuk divisum sebelum dibawa ke Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, tadi malam. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Tadi malam (11/12), seorang pria nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Sebastianus Seze berumur 32 tahun, warga RT 01, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat. Ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar kos sewaannya bernomor 3 pada pukul 19.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Tarakan, Sebastian yang bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot), diperkirakan meninggal sekitar 6 jam sebelum ditemukan. Sebab jasadnya sudah dingin dan kaku. Jenis tali yang digunakan berbahan plastik. Secara kasat mata tidak ada bekas kekerasan di tubuh korban.

Saat dihubungi salah seorang kerabat korban, Wilfredus  yang juga tinggal di daerah Kelurahan Karang Anyar Pantai menuturkan awalnya ditelepon oleh istri almarhum. Sesampai di kosan Sebastian, Wilfredus langsung mendobrak pintu, lalu masuk ke dalam rumah. Sontak mereka kaget dan menemukan Sebastian yang mengenakan kaus putih dan celana jin dengan kondisi tergantung.

“Ia benar saya bersama istri almarhum yang mendobrak pintu dan menemukan jasadnya,” ungkap Wilfredus saat dihubungi melalui telepon tadi malam seraya meminta maaf tidak dapat berkomentar banyak, karena harus mengantar jenazah ke kediaman keluarganya di Kelurahan Juata Permai, Tarakan Utara.

Salah seorang kerabat Sebastian, Paulus (24) yang ditemui media ini di kamar mayat RSUD Tarakan menungkapkan, dia tidak mengetahui pasti motif kerabatnya mengakhiri hidup. Sebab, Sebastian memiliki kepribadian yang tertutup. "Mungkin saja dia ada masalah, tapi dipendam sendiri," tutur Paulus.

Salah seorang rekan kerja mendiang, Oktavianus (35) mengakui Sebastian orang yang baik dan ramah. Sebastian juga tidak pernah bercerita mengenai masalah yang dihadapinya karena lebih tertutup. "Dia sangat baik, tapi memang orangnya agak pendiam," terang Oktavianus.

Pukul 21.52 Wita saat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, tangisan  sang istri Sebastian, Angel seketika pecah saat jenazah suaminya dibawa masuk ke dalam ambulans. "Sebastiannn. Bastiannn," kata istrinya menangis histeris. Jenazah langsung dibawa ke Kelurahan Juata Permai untuk disemayamkan di rumah keluarga besarnya.

Sementara itu, Paur Subbag Humas Polres Tarakan, Ipda Denny Mardiyanto mengatakan, kasus ini masih ditangani pihaknya. Kepolisian belum menyimpulkan motif serta hasil penyelidikan. Namun sementara, korban diduga gantung diri.

"Untuk motif yang melatarbelakangi almarhum melakukan gantung diri, masih dilakukan penyelidikan," singkatnya. (*/one/nri/lim)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 15:31

Mencari Bantuan, Malah Diminta Menunjukkan KTP

PALU - Warga Desa O’o, Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi akhirnya dapat bernapas lega.…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:25

Pengajuan Izin Sempat ‘Dipimpong’

TARAKAN – Izin operasional transportasi online hingga kini masih bergulir. Padahal pengajuan tersebut…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:15

Santap Siang Bersama Dahlan Iskan, Nikmati Masakan Khas Banjar

Salah seorang di antara 35 pelajar Kaltara yang ikut program beasiswa  Indonesia Tionghoa Culture…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:10

Mulai Mahal, Bulog Jual Beras Murah

TARAKAN - Program penjualan beras murah yang digagas PT Bulog, membuat sebagian besar masyarakat cukup…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:39

Banyak SD Belum Sesuai Standar

TARAKAN – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:32

Kondisi Posyandu Memprihatinkan

TARAKAN – Ketua RT 3, Kelurahan Sebengkok, Syamsudin mengatakan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:12

Bawaslu: Jangan Terjun ke Politik Tanpa Tahu Aturan

Tarakan — Tahapan kampanye pilpres dan Pileg 2019 yang rawan terhadap pelanggaran, membuat Badan…

Kamis, 18 Oktober 2018 11:44

2018, Pencari Kerja 1.186 Jiwa

LEDAKAN penduduk semakin tinggi dan tidak diimbangi dengan pertumbuhan lapangan kerja menyebabkan meningkatnya…

Kamis, 18 Oktober 2018 11:40

Wali Kota Harapkan Bantuan Pusat

TARAKAN – Masih adanya beberapa infrastruktur penunjang olahraga di Tarakan yang perlu mendapatkan…

Kamis, 18 Oktober 2018 11:38

ISU CDOB, KURANG MENDULANG SUARA

TARAKAN – Calon daerah otonomi baru (CDOB) kembali jadi bancakan sejumlah elit parpol yang akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .