MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 12 Desember 2017 10:29
Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Telur Naik
KENAIKAN: Bahan makanan seperti telur ayam mengalami kenaikan harga karena stok telur semakin berkurang. JOHANNY SILITONGA/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Menjelang Natal dan Tahun Baru, sejumlah harga kebutuhan pokok di pasaran mulai mengalami kenaikan. Namun kenaikan ini tidak serta-merta dikarenakan menjelang hari keagamaan, melainkan stok barang kebutuhan yang mulai terbatas.

Salah seorang pedagang di Pasar Gusher, Jamal (60) mengatakan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sebagian kebutuhan pokok memang kenaikan harga. Salah satunya telur ayam, yakni untuk ukuran jumbo yang sebelumnya Rp 45 ribu per piring, sekarang ada kenaikan Rp 5 ribu. Sedangkan untuk ukuran kecil, sebelumnya Rp 45 ribu per piring sekarang Rp 48 ribu per piring.

“Mahal sekarang, telur yang jumbo itu Rp 50 ribu. Biasanya memang begitu, kalau mendekati Natal dan Tahun baru pasti ada kenaikan,” tuturnya kepada Radar Tarakan, Senin (11/12).

Kenaikan ini sudah berlangsung selama satu minggu. Namun ini tergantung dari stok kebutuhan pokok, jika terbatas kemungkinan akan terus mengalami kenaikan.

“Karena kurang makanya mahal. Paling selesai Tahun Baru sudah normal lagi harganya. Bawang merah juga naik, yang sebelumnya Rp 25 ribu sekarang Rp 30 ribu per kilogram,” lanjut Jamal.

Salah seorang penjual telur lainnya di Pasar Gusher Tarakan, Hilda (22) mengatakan, sejak Minggu (10/12) kemarin, harga telur mulai ada kenaikan harga. Untuk yang ukuran jumbo dijual seharga Rp 54 ribu, padahal sebelumnya Rp 50 ribu per piring. Sedangkan untuk harga telur ukuran kecil seharga Rp 50 ribu, dan sebelumnya Rp 48 ribu per piring.

“Kita ambil dari Sulawesi Selatan. Kalau musim hujan ayam jarang bertelur karena dingin. Sementara ini telur saja yang mahal, kalau bawang merah, bawang putih masih stabil,” kata Hilda.

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Konsumen di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop) Tarakan, Ibrahim mengatakan berdasarkan laporan-laporan dari para pedagang, harga kebutuhan pokok di lapangan masih stabil. Hal ini dikarenakan stok kebutuhan pokok cukup aman.

“Mengingat stok kebutuhan pokok dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru, segala kebutuhan cukup,” terang Ibrahim saat ditemui di ruang kerjanya.

Kenaikan ini harus diperhatikan, karena Tarakan bukan daerah produsen melainkan konsumen. Sehingga kebutuhan dari luar kota seperti Surabaya, Makassar, Samarinda sehingga harga dipertimbangkan dari sisi transportasi.

“95 persen kebutuhan di Tarakan dari luar kota, karena biaya transportasi dimasukkan dalam harga satuan barang yang ditanggung konsumen padahal harganya normal,” lanjutnya.

Disperindagkop Tarakan biasanya dalam seminggu tiga kali melakukan peninjauan harga di lapangan. Sedangkan untuk mengantisipasi stok barang dipantau dua minggu sekali. Dia juga memprediksi semakin mendekati Natal dan Tahun Baru, harga kebutuhan tetap stabil karena stok aman.

“Kalau ada laporan pasti melalui proses, apakah kenaikan itu faktor sengaja maka atau memang kondisi. Tapi kalau lihat stok harganya tetap stabil,” tutupnya. (*/one/nri)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…

Kamis, 20 September 2018 12:56

SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani

TARAKAN — Upaya  Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat untuk bisa lolos sebagai…

Kamis, 20 September 2018 12:44

Beruang Itu Diduga Sakit dan Stres Berat

TIGA ekor beruang madu yang hidup di dua kandang di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan Kampung…

Kamis, 20 September 2018 12:30

922 Gram Sabu Dilarutkan di Air

TARAKAN - Sabu-sabu sebanyak 922,12 gram dimusnahkan pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)…

Kamis, 20 September 2018 12:13

SK Honorer Tunggu Data Valid

TARAKAN - Kejelasan status tenaga honorer saat ini masih terus diperjelas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Kamis, 20 September 2018 12:10

Ditinggal, Rombong PKL Diangkut

TARAKAN - Empat unit rombong milik pedagang kaki lima (PKL) yang berada di depan Taman Berkampung, Kelurahan…

Kamis, 20 September 2018 12:09

Di Samping Jalan Rusak Ada Jurang

TARAKAN – Ketua RT 4, Kelurahan Juata Laut, Amiruddin mengatakan beberapa usulan yang diajukan…

Kamis, 20 September 2018 12:08

Jaringan Bermasalah, Pencetakan E-KTP Terkendala

TARAKAN – Setelah masalah kekurangan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terselesaikan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .