MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Desember 2017 11:28
Dua Saudara Tabrak Bakau, Satu Meninggal
BERDUKA: Jasad almarhum Taufi q saat berada di kamar mayat RSUD Tarakan Minggu (10/12) sekira pukul 20.30 Wita. Keluarga almarhum tampak berdata ngan untuk melihat kondisi jenazah. SEPTIAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kecelakaan laut (lakalaut) kembali terjadi di sekitar perairan Pulau Sadau Bulungan, Minggu (10/12) pukul 15.30 Wita. Mengakibatkan satu nelayan bernama Taufiq dinyatakan meninggal dan Yusman nelayan lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Ilyas Tarakan.

Kepala Kantor Basarnas Kaltimra Gusti Anwar Mulyadi, melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga Octavianto  membenarkan, saat dikabarkan adanya lakalaut di sekitar Pulau Sadau, tim  langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). “Jadi ada satu unit speedboat  dengan mesin 60 PK menabrak pohon bakau,” jelas kepada Radar Tarakan.

Speedboat yang mengalami kecelakaan tersebut, belum diketahui berasal dari mana dan akan menuju ke mana. Sebab, saat ini belum ada yang bisa dimintai keterangan atas kejadian itu. “Unsur SAR yang terdiri dari pos SAR Tarakan 2 personel dan Lantamal XIII Tarakan 3 personel sudah melakukan evakuasi korban di TKP,” katanya. Seraya menjelaskan keduanya langsung dievakuasi dari TKP menuju Pelabuhan Malundung.

Dijelaskan Octavianto, korban lakalaut tersebut diketahui berdomisili di Jalan Rukun, Gang Damai RT 02 Kecamatan Tarakan Barat. Keduanya dikabarkan juga bersaudara.  “Korban yang bernama Yusman saat ini masih dalam penanganan medis,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan, Koordinator Pos Basarnas Tarakan, Manangap Hutajulu, bahwa tim sudah mengangkut dua orang yang menjadi korban lakalaut di Pulau Sadau Kabupaten Bulungan. Untuk sementara kondisi korban masih menunggu penanganan intensif dari rumah sakit. “Yang kami tahu satu orang masih selamat,” singkatnya melalui sambungan telepon.

Sementara itu, dari hasil pantauan Radar Tarakan di rumah sakit, sekitar pukul 19.30 Wita Taufiq dinyatakan meninggal oleh dokter. Selain itu saudara kandungnya yang bernama Yusman sebelumnya sempat dirawat di Rumkital Ilyas Tarakan. Langsung dirujuk  ke RSUD Tarakan di jam yang sama, untuk mendapatkan perawatan intensif. Selang 30 menit kemudian jasad Taufiq juga dibawa menuju kamar mayat RSUD Tarakan.  Yang disusul oleh keluarga keduanya.

 “Mereka berdua memang dari Pulau Sadau mau ke Tarakan, berangkatnya tadi pagi. Tapi siang tadi sudah tidak ada kabarnya. Kami baru tahu sekitar jam 18.00 Wita ada kecelakaan speedboat,” singkat keluarga Taufiq yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, istri Taufiq, Erni menuturkan awalnya dia belum mengetahui penyebab suaminya meninggal. Saat pergi ke kamar mayat RSUD Tarakan, jasad suaminya masih ditempeli infus.

“Kata orang suami saya itu tabrakan dengan sesama speedboat juga. Tetapi itu belum pasti juga, karena saya sampai di rumah sakit, suami saya sudah dalam keadaan meninggal,” tutur Erni.

Erni menceritakan, suaminya memang izin ke tambak karena harus memperbaiki mesin escavator yang berada di dalam tambak milik mereka. “Sebelumnya saya juga tidak memiliki firasat apa-apa. Tidak memiliki tanda-tanda, kalau suami saya akan meninggalkan kami,” ungkap Erni dengan nada sedih.

Rencananya jenazah Taufiq akan dibawa ke Banjarmasin untuk di makamkan di sana. (*/sep/nri)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 13:30

Jajal Tanjakan Gang-Gang

TARAKAN - Puluhan goweser dari berbagai komunitas sepeda di Bumi Paguntaka,Sabtu (13/10) ikut ambil…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:36

Kampanye, DPRD Harus Cuti

LARANGAN penggunaan fasilitas negara dalam berkampanye wajib dipatuhi para anggota dewan perwakilan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:35

APBD-P 2018 Menunggu Pembahasan

TARAKAN - Pembahasan draf Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:33

Pengungsi Sulteng Banyak Mengaku Warga Kaltara

PALU- Setelah melakukan penyisiran terhadap warga Kaltara di beberapa titik lokasi bencana gempa dan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:30

Bantuan Parpol Kaltara Masih Tetap

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Utara kembali menyalurkan bantuan keuangan (bankeu) kepada sejumlah parpol…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:29

Bertahan di Indekos, Ikut Menjarah demi Bertahan Hidup

Gempa seketika mengguncang Palu. Seluruh warga berhamburan menyelamatkan diri, Jumat 28 September petang.…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:50

Siswa Sayat Tangan Bukan karena Minuman

TARAKAN – Produk minuman Torpedo sudah dievaluasi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:48

DLH Berharap Peran RT dan Lurah

TARAKAN - Maraknya pembuangan sampah sembarangan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab,…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:43

Kesulitan Dapatkan Pendanaan

TARAKAN – Peran pelatih di dunia olahraga, tugas pokok utamanya ialah sistem kepelatihan yang…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:38

Terpukul Kehilangan Oscar, Penggantinya Belum Pasti

TARAKAN – Saat ini kerisauan para pelatih tinju Kaltara masih dirasakan, pasca satu atletnya yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .