MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Desember 2017 11:28
Dua Saudara Tabrak Bakau, Satu Meninggal
BERDUKA: Jasad almarhum Taufi q saat berada di kamar mayat RSUD Tarakan Minggu (10/12) sekira pukul 20.30 Wita. Keluarga almarhum tampak berdata ngan untuk melihat kondisi jenazah. SEPTIAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kecelakaan laut (lakalaut) kembali terjadi di sekitar perairan Pulau Sadau Bulungan, Minggu (10/12) pukul 15.30 Wita. Mengakibatkan satu nelayan bernama Taufiq dinyatakan meninggal dan Yusman nelayan lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Ilyas Tarakan.

Kepala Kantor Basarnas Kaltimra Gusti Anwar Mulyadi, melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga Octavianto  membenarkan, saat dikabarkan adanya lakalaut di sekitar Pulau Sadau, tim  langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). “Jadi ada satu unit speedboat  dengan mesin 60 PK menabrak pohon bakau,” jelas kepada Radar Tarakan.

Speedboat yang mengalami kecelakaan tersebut, belum diketahui berasal dari mana dan akan menuju ke mana. Sebab, saat ini belum ada yang bisa dimintai keterangan atas kejadian itu. “Unsur SAR yang terdiri dari pos SAR Tarakan 2 personel dan Lantamal XIII Tarakan 3 personel sudah melakukan evakuasi korban di TKP,” katanya. Seraya menjelaskan keduanya langsung dievakuasi dari TKP menuju Pelabuhan Malundung.

Dijelaskan Octavianto, korban lakalaut tersebut diketahui berdomisili di Jalan Rukun, Gang Damai RT 02 Kecamatan Tarakan Barat. Keduanya dikabarkan juga bersaudara.  “Korban yang bernama Yusman saat ini masih dalam penanganan medis,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan, Koordinator Pos Basarnas Tarakan, Manangap Hutajulu, bahwa tim sudah mengangkut dua orang yang menjadi korban lakalaut di Pulau Sadau Kabupaten Bulungan. Untuk sementara kondisi korban masih menunggu penanganan intensif dari rumah sakit. “Yang kami tahu satu orang masih selamat,” singkatnya melalui sambungan telepon.

Sementara itu, dari hasil pantauan Radar Tarakan di rumah sakit, sekitar pukul 19.30 Wita Taufiq dinyatakan meninggal oleh dokter. Selain itu saudara kandungnya yang bernama Yusman sebelumnya sempat dirawat di Rumkital Ilyas Tarakan. Langsung dirujuk  ke RSUD Tarakan di jam yang sama, untuk mendapatkan perawatan intensif. Selang 30 menit kemudian jasad Taufiq juga dibawa menuju kamar mayat RSUD Tarakan.  Yang disusul oleh keluarga keduanya.

 “Mereka berdua memang dari Pulau Sadau mau ke Tarakan, berangkatnya tadi pagi. Tapi siang tadi sudah tidak ada kabarnya. Kami baru tahu sekitar jam 18.00 Wita ada kecelakaan speedboat,” singkat keluarga Taufiq yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, istri Taufiq, Erni menuturkan awalnya dia belum mengetahui penyebab suaminya meninggal. Saat pergi ke kamar mayat RSUD Tarakan, jasad suaminya masih ditempeli infus.

“Kata orang suami saya itu tabrakan dengan sesama speedboat juga. Tetapi itu belum pasti juga, karena saya sampai di rumah sakit, suami saya sudah dalam keadaan meninggal,” tutur Erni.

Erni menceritakan, suaminya memang izin ke tambak karena harus memperbaiki mesin escavator yang berada di dalam tambak milik mereka. “Sebelumnya saya juga tidak memiliki firasat apa-apa. Tidak memiliki tanda-tanda, kalau suami saya akan meninggalkan kami,” ungkap Erni dengan nada sedih.

Rencananya jenazah Taufiq akan dibawa ke Banjarmasin untuk di makamkan di sana. (*/sep/nri)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…

Kamis, 19 Juli 2018 11:21

Presiden Jokowi Belum Dipastikan Datang

TARAKAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:19

200 Pelanggan Alami Gangguan Token Listrik

TARAKAN – Tak hanya merasakan pemadaman listrik saja, masyarakat Tarakan juga sempat tidak bisa…

Kamis, 19 Juli 2018 11:17

Tiga Daerah Raih WDP

TARAKAN -  Tiga dari lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara mendapat opini Wajar Dengan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:16

Tak Penuhi Kuota, Selektif Pilih Bacaleg

TARAKAN – Bertambahnya jumlah daerah pemilihan (dapil) di Bumi Paguntaka membuat para legislator…

Kamis, 19 Juli 2018 09:56

Lapas Penuh, Hak Tahanan Tak Terpenuhi

TARAKAN - Kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) cukup memprihatinkan. Tak hanya kapasitasnya, namun…

Kamis, 19 Juli 2018 09:48

Drainase Minim, Percepat Kerusakan Jalan

TARAKAN – Ketua RT 63, Kelurahan Karang Anyar, Maria Renius mengatakan, belum lama ini beberapa…

Rabu, 18 Juli 2018 23:06

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TARAKAN – Mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok di Bumi Paguntaka, terutama menjelang pelaksanaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .