MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Desember 2017 11:28
Dua Saudara Tabrak Bakau, Satu Meninggal
BERDUKA: Jasad almarhum Taufi q saat berada di kamar mayat RSUD Tarakan Minggu (10/12) sekira pukul 20.30 Wita. Keluarga almarhum tampak berdata ngan untuk melihat kondisi jenazah. SEPTIAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kecelakaan laut (lakalaut) kembali terjadi di sekitar perairan Pulau Sadau Bulungan, Minggu (10/12) pukul 15.30 Wita. Mengakibatkan satu nelayan bernama Taufiq dinyatakan meninggal dan Yusman nelayan lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Ilyas Tarakan.

Kepala Kantor Basarnas Kaltimra Gusti Anwar Mulyadi, melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga Octavianto  membenarkan, saat dikabarkan adanya lakalaut di sekitar Pulau Sadau, tim  langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). “Jadi ada satu unit speedboat  dengan mesin 60 PK menabrak pohon bakau,” jelas kepada Radar Tarakan.

Speedboat yang mengalami kecelakaan tersebut, belum diketahui berasal dari mana dan akan menuju ke mana. Sebab, saat ini belum ada yang bisa dimintai keterangan atas kejadian itu. “Unsur SAR yang terdiri dari pos SAR Tarakan 2 personel dan Lantamal XIII Tarakan 3 personel sudah melakukan evakuasi korban di TKP,” katanya. Seraya menjelaskan keduanya langsung dievakuasi dari TKP menuju Pelabuhan Malundung.

Dijelaskan Octavianto, korban lakalaut tersebut diketahui berdomisili di Jalan Rukun, Gang Damai RT 02 Kecamatan Tarakan Barat. Keduanya dikabarkan juga bersaudara.  “Korban yang bernama Yusman saat ini masih dalam penanganan medis,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan, Koordinator Pos Basarnas Tarakan, Manangap Hutajulu, bahwa tim sudah mengangkut dua orang yang menjadi korban lakalaut di Pulau Sadau Kabupaten Bulungan. Untuk sementara kondisi korban masih menunggu penanganan intensif dari rumah sakit. “Yang kami tahu satu orang masih selamat,” singkatnya melalui sambungan telepon.

Sementara itu, dari hasil pantauan Radar Tarakan di rumah sakit, sekitar pukul 19.30 Wita Taufiq dinyatakan meninggal oleh dokter. Selain itu saudara kandungnya yang bernama Yusman sebelumnya sempat dirawat di Rumkital Ilyas Tarakan. Langsung dirujuk  ke RSUD Tarakan di jam yang sama, untuk mendapatkan perawatan intensif. Selang 30 menit kemudian jasad Taufiq juga dibawa menuju kamar mayat RSUD Tarakan.  Yang disusul oleh keluarga keduanya.

 “Mereka berdua memang dari Pulau Sadau mau ke Tarakan, berangkatnya tadi pagi. Tapi siang tadi sudah tidak ada kabarnya. Kami baru tahu sekitar jam 18.00 Wita ada kecelakaan speedboat,” singkat keluarga Taufiq yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, istri Taufiq, Erni menuturkan awalnya dia belum mengetahui penyebab suaminya meninggal. Saat pergi ke kamar mayat RSUD Tarakan, jasad suaminya masih ditempeli infus.

“Kata orang suami saya itu tabrakan dengan sesama speedboat juga. Tetapi itu belum pasti juga, karena saya sampai di rumah sakit, suami saya sudah dalam keadaan meninggal,” tutur Erni.

Erni menceritakan, suaminya memang izin ke tambak karena harus memperbaiki mesin escavator yang berada di dalam tambak milik mereka. “Sebelumnya saya juga tidak memiliki firasat apa-apa. Tidak memiliki tanda-tanda, kalau suami saya akan meninggalkan kami,” ungkap Erni dengan nada sedih.

Rencananya jenazah Taufiq akan dibawa ke Banjarmasin untuk di makamkan di sana. (*/sep/nri)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .