MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Desember 2017 11:26
Terkuak dari Baju Kaus
dok.

PROKAL.CO, TARAKAN - Sehari setelah mengamankan IR (22) dan AR (22), aparat kepolisian mengembangkan hasil visum janin malang yang dibuang di aliran Sungai Bengawan, Jalan Juata Korpri, Kelurahan Juata Permai, Tarakan Utara, Sabtu (2/12). Diketahui usia janin IR itu masih 16 minggu atau empat bulan. Namun oleh ibunya IR, janin tersebut dipaksa keluar.

Perwira Urusan (Paur) Subbag Humas Polres Tarakan, Ipda Denny Mardiyanto menjelaskan, berdasarkan hasil visum dokter memastikan janin IR meninggal saat masih berada dalam kandungannya. “Kalau untuk tanda-tanda kerusakan vital hanya ada benturan saja di kepala bayinya. Kemungkinan (benturan kepala bayi) akibat dilempar dari atas,” ungkapnya saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Minggu (10/12).

Sabtu (9/12), IR menjalani visum, tepat sepekan pasca penemuan janinnya. Diperkirakan, hasil visum pelaku IR akan diketahui tiga hari ke depan. Begitu juga dengan kondisi fisiknya.

Saat ditanyai terkait tempat kejadian perkara (TKP) saat IR mengelurkan janinnya, pihaknya belum bisa memastikan. Ada dua kemungkinan, apakah di sebuah indekos yang berada di Kelurahan Karang Anyar atau di rumahnya di Jalan Diponegoro RT 19, Kelurahan Sebengkok. “Kami masih dalami TKP ini. belum saya dapat laporan resmi dari penyidik. Nanti kami akan geledah di dua lokasi yang bersangkutan,” beber Ipda Denny.

Dijelaskannya, hingga sampai saat ini motif IR membuang janinnya belum diketahui. Pihaknya masih menunggu hasil penyidikan. Berdasarkan pengakuannya, dalam kondisi ketakutan IR membungkus janin tersebut di dalam selimut. Akan tetapi, tanpa disadari IR, barang bukti berupa kaus yang bertuliskan identitas salah satu kampus di Kaltara turut ikut terbuang bersama janinnya.

“Jadi atas dasar itu (kaus) kami lakukan penyelidikan sebelumnya. Untuk kausnya kemungkinan tercecer. Jadi tidak ada kejahatan yang sempurna, pasti meninggalkan barang bukti,” katanya.

Untuk diketahui, pada Sabtu (2/12) sekira pukul 09.00 Wita janin malang yang hampir sempurna tersebut ditemukan oleh warga di sekitar Sungai Bengawan, Jalan Juata Korpri, Kelurahan Juata Permai. Di bawah jembatan dengan ketinggian sekira 20 meter dari dasar sungai. Tak jauh dari janin tersebut, sebuah baju kaus lengan panjang berwarna hitam ditemukan, terdapat bercak darah di beberapa bagian. Diduga dijadikan pembungkus janin. Kehebohan warga yang turut menyaksikan evakuasi janin hari itu dengan cepat menyebar luas.

Selang seminggu, tepatnya Sabtu (9/12) akhirnya ibu kandung janin berinisial IR tersebut berhasil diamankan personel Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tarakan sekitar pukul 02.30 Wita di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Akhirnya, sekitar pukul 09.00 Wita, IR beserta pasangannya (AR) digelandang ke Mapolres Tarakan untuk penyidikan lebih lanjut.

Untuk sementara, motif yang mendasari perbuatan pelaku (IR) masih terus diselidiki. Dugaan kuat, alasan wanita yang masih berstatus mahasiswa tega membuang anak kandungnya, lantaran kehamilannya takut diketahui khalayak karena belum terikat ikatan pernikahan. (*/sep/lim)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .