MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Desember 2017 11:26
Terkuak dari Baju Kaus
dok.

PROKAL.CO, TARAKAN - Sehari setelah mengamankan IR (22) dan AR (22), aparat kepolisian mengembangkan hasil visum janin malang yang dibuang di aliran Sungai Bengawan, Jalan Juata Korpri, Kelurahan Juata Permai, Tarakan Utara, Sabtu (2/12). Diketahui usia janin IR itu masih 16 minggu atau empat bulan. Namun oleh ibunya IR, janin tersebut dipaksa keluar.

Perwira Urusan (Paur) Subbag Humas Polres Tarakan, Ipda Denny Mardiyanto menjelaskan, berdasarkan hasil visum dokter memastikan janin IR meninggal saat masih berada dalam kandungannya. “Kalau untuk tanda-tanda kerusakan vital hanya ada benturan saja di kepala bayinya. Kemungkinan (benturan kepala bayi) akibat dilempar dari atas,” ungkapnya saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Minggu (10/12).

Sabtu (9/12), IR menjalani visum, tepat sepekan pasca penemuan janinnya. Diperkirakan, hasil visum pelaku IR akan diketahui tiga hari ke depan. Begitu juga dengan kondisi fisiknya.

Saat ditanyai terkait tempat kejadian perkara (TKP) saat IR mengelurkan janinnya, pihaknya belum bisa memastikan. Ada dua kemungkinan, apakah di sebuah indekos yang berada di Kelurahan Karang Anyar atau di rumahnya di Jalan Diponegoro RT 19, Kelurahan Sebengkok. “Kami masih dalami TKP ini. belum saya dapat laporan resmi dari penyidik. Nanti kami akan geledah di dua lokasi yang bersangkutan,” beber Ipda Denny.

Dijelaskannya, hingga sampai saat ini motif IR membuang janinnya belum diketahui. Pihaknya masih menunggu hasil penyidikan. Berdasarkan pengakuannya, dalam kondisi ketakutan IR membungkus janin tersebut di dalam selimut. Akan tetapi, tanpa disadari IR, barang bukti berupa kaus yang bertuliskan identitas salah satu kampus di Kaltara turut ikut terbuang bersama janinnya.

“Jadi atas dasar itu (kaus) kami lakukan penyelidikan sebelumnya. Untuk kausnya kemungkinan tercecer. Jadi tidak ada kejahatan yang sempurna, pasti meninggalkan barang bukti,” katanya.

Untuk diketahui, pada Sabtu (2/12) sekira pukul 09.00 Wita janin malang yang hampir sempurna tersebut ditemukan oleh warga di sekitar Sungai Bengawan, Jalan Juata Korpri, Kelurahan Juata Permai. Di bawah jembatan dengan ketinggian sekira 20 meter dari dasar sungai. Tak jauh dari janin tersebut, sebuah baju kaus lengan panjang berwarna hitam ditemukan, terdapat bercak darah di beberapa bagian. Diduga dijadikan pembungkus janin. Kehebohan warga yang turut menyaksikan evakuasi janin hari itu dengan cepat menyebar luas.

Selang seminggu, tepatnya Sabtu (9/12) akhirnya ibu kandung janin berinisial IR tersebut berhasil diamankan personel Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tarakan sekitar pukul 02.30 Wita di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Akhirnya, sekitar pukul 09.00 Wita, IR beserta pasangannya (AR) digelandang ke Mapolres Tarakan untuk penyidikan lebih lanjut.

Untuk sementara, motif yang mendasari perbuatan pelaku (IR) masih terus diselidiki. Dugaan kuat, alasan wanita yang masih berstatus mahasiswa tega membuang anak kandungnya, lantaran kehamilannya takut diketahui khalayak karena belum terikat ikatan pernikahan. (*/sep/lim)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:08

Deadline Ganti Rugi Belum Pasti

TARAKAN – Gangguan sistem jaringan yang sempat dirasakan kurang lebih 200 pelanggan karena tidak…

Jumat, 20 Juli 2018 12:05

Lakukan Perbaikan Optimis Raih WTP

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Sofian Raga berharap laporan keuangan selanjutnya bisa mendapatkan…

Jumat, 20 Juli 2018 12:04

Kesbangpol Belum Lakukan Verifikasi

TARAKAN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan, Agus Sutanto menegaskan…

Jumat, 20 Juli 2018 11:29

Sisihkan APBD untuk Lansia

Tarakan—Angka harapan hidup masyarakat Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Hal itu seiiring…

Jumat, 20 Juli 2018 11:28

Penutup Gorong-Gorong Rusak

TARAKAN – Rutin mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diadakan setiap…

Jumat, 20 Juli 2018 11:26

JR Otak Curanmor di Tiga Lokasi

TARAKAN – Selain sebagai pelaku pencurian 38 aki tower milik Telkomsel dan XL, JR yang sebelumnya…

Jumat, 20 Juli 2018 11:23

Usai Menegur, Kepala MS Berdarah

TARAKAN – Niat hanya menegur tetangganya, RA, yang menambatkan kapalnya tidak di lokasi semestinya,…

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .