MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Desember 2017 11:26
Terkuak dari Baju Kaus
dok.

PROKAL.CO, TARAKAN - Sehari setelah mengamankan IR (22) dan AR (22), aparat kepolisian mengembangkan hasil visum janin malang yang dibuang di aliran Sungai Bengawan, Jalan Juata Korpri, Kelurahan Juata Permai, Tarakan Utara, Sabtu (2/12). Diketahui usia janin IR itu masih 16 minggu atau empat bulan. Namun oleh ibunya IR, janin tersebut dipaksa keluar.

Perwira Urusan (Paur) Subbag Humas Polres Tarakan, Ipda Denny Mardiyanto menjelaskan, berdasarkan hasil visum dokter memastikan janin IR meninggal saat masih berada dalam kandungannya. “Kalau untuk tanda-tanda kerusakan vital hanya ada benturan saja di kepala bayinya. Kemungkinan (benturan kepala bayi) akibat dilempar dari atas,” ungkapnya saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Minggu (10/12).

Sabtu (9/12), IR menjalani visum, tepat sepekan pasca penemuan janinnya. Diperkirakan, hasil visum pelaku IR akan diketahui tiga hari ke depan. Begitu juga dengan kondisi fisiknya.

Saat ditanyai terkait tempat kejadian perkara (TKP) saat IR mengelurkan janinnya, pihaknya belum bisa memastikan. Ada dua kemungkinan, apakah di sebuah indekos yang berada di Kelurahan Karang Anyar atau di rumahnya di Jalan Diponegoro RT 19, Kelurahan Sebengkok. “Kami masih dalami TKP ini. belum saya dapat laporan resmi dari penyidik. Nanti kami akan geledah di dua lokasi yang bersangkutan,” beber Ipda Denny.

Dijelaskannya, hingga sampai saat ini motif IR membuang janinnya belum diketahui. Pihaknya masih menunggu hasil penyidikan. Berdasarkan pengakuannya, dalam kondisi ketakutan IR membungkus janin tersebut di dalam selimut. Akan tetapi, tanpa disadari IR, barang bukti berupa kaus yang bertuliskan identitas salah satu kampus di Kaltara turut ikut terbuang bersama janinnya.

“Jadi atas dasar itu (kaus) kami lakukan penyelidikan sebelumnya. Untuk kausnya kemungkinan tercecer. Jadi tidak ada kejahatan yang sempurna, pasti meninggalkan barang bukti,” katanya.

Untuk diketahui, pada Sabtu (2/12) sekira pukul 09.00 Wita janin malang yang hampir sempurna tersebut ditemukan oleh warga di sekitar Sungai Bengawan, Jalan Juata Korpri, Kelurahan Juata Permai. Di bawah jembatan dengan ketinggian sekira 20 meter dari dasar sungai. Tak jauh dari janin tersebut, sebuah baju kaus lengan panjang berwarna hitam ditemukan, terdapat bercak darah di beberapa bagian. Diduga dijadikan pembungkus janin. Kehebohan warga yang turut menyaksikan evakuasi janin hari itu dengan cepat menyebar luas.

Selang seminggu, tepatnya Sabtu (9/12) akhirnya ibu kandung janin berinisial IR tersebut berhasil diamankan personel Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tarakan sekitar pukul 02.30 Wita di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Akhirnya, sekitar pukul 09.00 Wita, IR beserta pasangannya (AR) digelandang ke Mapolres Tarakan untuk penyidikan lebih lanjut.

Untuk sementara, motif yang mendasari perbuatan pelaku (IR) masih terus diselidiki. Dugaan kuat, alasan wanita yang masih berstatus mahasiswa tega membuang anak kandungnya, lantaran kehamilannya takut diketahui khalayak karena belum terikat ikatan pernikahan. (*/sep/lim)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 13:30

Jajal Tanjakan Gang-Gang

TARAKAN - Puluhan goweser dari berbagai komunitas sepeda di Bumi Paguntaka,Sabtu (13/10) ikut ambil…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:36

Kampanye, DPRD Harus Cuti

LARANGAN penggunaan fasilitas negara dalam berkampanye wajib dipatuhi para anggota dewan perwakilan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:35

APBD-P 2018 Menunggu Pembahasan

TARAKAN - Pembahasan draf Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:33

Pengungsi Sulteng Banyak Mengaku Warga Kaltara

PALU- Setelah melakukan penyisiran terhadap warga Kaltara di beberapa titik lokasi bencana gempa dan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:30

Bantuan Parpol Kaltara Masih Tetap

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Utara kembali menyalurkan bantuan keuangan (bankeu) kepada sejumlah parpol…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:29

Bertahan di Indekos, Ikut Menjarah demi Bertahan Hidup

Gempa seketika mengguncang Palu. Seluruh warga berhamburan menyelamatkan diri, Jumat 28 September petang.…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:50

Siswa Sayat Tangan Bukan karena Minuman

TARAKAN – Produk minuman Torpedo sudah dievaluasi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:48

DLH Berharap Peran RT dan Lurah

TARAKAN - Maraknya pembuangan sampah sembarangan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab,…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:43

Kesulitan Dapatkan Pendanaan

TARAKAN – Peran pelatih di dunia olahraga, tugas pokok utamanya ialah sistem kepelatihan yang…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:38

Terpukul Kehilangan Oscar, Penggantinya Belum Pasti

TARAKAN – Saat ini kerisauan para pelatih tinju Kaltara masih dirasakan, pasca satu atletnya yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .