MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 08 Desember 2017 11:58
Ada Oknum Tarik Biaya Pemasangan Jargas

Arief: Pemasangan Gratis, Masyarakat Tinggal Menikmati

PENGEMBANGAN: Pemasangan jaringan gas terus dilakukan. Untuk 2018, Tarakan medapat jatah tambahan 5.000 sambungan. Namun, hal ini menjadi celah oknum untuk melakukan pungutan. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Penyambungan jaringan gas (Jargas) untuk 5.000 sambungan baru yang dilakukan Perusahaan Gas Negara (PGN) dikeluhkan masyarakat karena adanya oknum yang datang ke rumah warga dengan meminta biaya pemasangan sebesar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta.

Seperti diungkapkan warga RT 16 Kelurahan Kampung Satu, Ibrahim (42) yang dimintai pembayaran untuk sambungan baru oleh oknum petugas PGN. Pembayaran pun harus dibayarkan saat sambungan sudah selesai dikerjakan. “Kejadiannya sekira tadi (kemarin, Red) siang, pukul 11.00 Wita. Petugas itu mendatangi ketu RT terlebih dahulu, lalu mendatangi warga dan meminta uang,” katanya.

Dikatakannya, biaya yang dimintai di tiap rumah yang belum teraliri gas berbeda-beda.  “Ada sebagian yang sudah ada yang belum. Makanya kami heran, karena kemarin itu gratis dan kami juga dengar kalau sekarang itu masih gratis,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Sales Area Head PT PGN Tarakan, Mochamad Arief mengatakan untuk sambungan baru telah didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga tidak ditarik pembayaran sama sekali. “Pemasangan gratis, masyarakat tinggal menikmati saja,” ujarnya.

Arief menginginkan agar masyarakat berhati-hati jika ada oknum yang mengatasnamakan petugas PGN yang melakukan pemungutan. “Kami tidak ada meminta pembayaran, dan memang sudah ada klarifikasi bahwa itu petugas penggalian,” ungkapnya.

Untuk ke depannya, PGN telah berkoordinasi dengan PT Adi Karya selaku pelaksana proyek untuk membina tukang gali agar tidak lagi melakukan perbuatan yang merugikan masyarakat.

“Kami menyerahkan kepada pelaksana proyek untuk mengambil tanggung jawab apa yang dilakukan oleh pekerjanya,” ungkapnya.

Sementara itu untuk pelanggan yang telah mendapatkan sambungan baru dan ternyata belum teraliri gas, ia menegaskan jika pelanggan tersebut belum dikenakan tarif. Karena jika telah dialiri maka akan mendapatkan pemberitahuan terlebih dahulu dari PGN.

“Jadi itu belum ada pembayaran, jangan khawatir. Karena kalau belum dipakai, maka tidak ada pembayaran,” jelas Arief.

Sedangkan untuk masyarakat yang telah teraliri gas, maka akan mendapatkan nomor pelanggan yang berfungsi untuk mengetahui identitas pelanggan dalam melakukan pembayaran. Jika pelanggan belum menerima surat dari PGN, maka dapat datang langsung ke kantor PGN.

“Saat ini kami sedang mencetak kartu pelanggan, dan sudah tercetak sekitar 15.000,” pungkasnya. (*/yus/udn)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .