MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 08 Desember 2017 11:58
Ada Oknum Tarik Biaya Pemasangan Jargas

Arief: Pemasangan Gratis, Masyarakat Tinggal Menikmati

PENGEMBANGAN: Pemasangan jaringan gas terus dilakukan. Untuk 2018, Tarakan medapat jatah tambahan 5.000 sambungan. Namun, hal ini menjadi celah oknum untuk melakukan pungutan. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Penyambungan jaringan gas (Jargas) untuk 5.000 sambungan baru yang dilakukan Perusahaan Gas Negara (PGN) dikeluhkan masyarakat karena adanya oknum yang datang ke rumah warga dengan meminta biaya pemasangan sebesar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta.

Seperti diungkapkan warga RT 16 Kelurahan Kampung Satu, Ibrahim (42) yang dimintai pembayaran untuk sambungan baru oleh oknum petugas PGN. Pembayaran pun harus dibayarkan saat sambungan sudah selesai dikerjakan. “Kejadiannya sekira tadi (kemarin, Red) siang, pukul 11.00 Wita. Petugas itu mendatangi ketu RT terlebih dahulu, lalu mendatangi warga dan meminta uang,” katanya.

Dikatakannya, biaya yang dimintai di tiap rumah yang belum teraliri gas berbeda-beda.  “Ada sebagian yang sudah ada yang belum. Makanya kami heran, karena kemarin itu gratis dan kami juga dengar kalau sekarang itu masih gratis,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Sales Area Head PT PGN Tarakan, Mochamad Arief mengatakan untuk sambungan baru telah didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga tidak ditarik pembayaran sama sekali. “Pemasangan gratis, masyarakat tinggal menikmati saja,” ujarnya.

Arief menginginkan agar masyarakat berhati-hati jika ada oknum yang mengatasnamakan petugas PGN yang melakukan pemungutan. “Kami tidak ada meminta pembayaran, dan memang sudah ada klarifikasi bahwa itu petugas penggalian,” ungkapnya.

Untuk ke depannya, PGN telah berkoordinasi dengan PT Adi Karya selaku pelaksana proyek untuk membina tukang gali agar tidak lagi melakukan perbuatan yang merugikan masyarakat.

“Kami menyerahkan kepada pelaksana proyek untuk mengambil tanggung jawab apa yang dilakukan oleh pekerjanya,” ungkapnya.

Sementara itu untuk pelanggan yang telah mendapatkan sambungan baru dan ternyata belum teraliri gas, ia menegaskan jika pelanggan tersebut belum dikenakan tarif. Karena jika telah dialiri maka akan mendapatkan pemberitahuan terlebih dahulu dari PGN.

“Jadi itu belum ada pembayaran, jangan khawatir. Karena kalau belum dipakai, maka tidak ada pembayaran,” jelas Arief.

Sedangkan untuk masyarakat yang telah teraliri gas, maka akan mendapatkan nomor pelanggan yang berfungsi untuk mengetahui identitas pelanggan dalam melakukan pembayaran. Jika pelanggan belum menerima surat dari PGN, maka dapat datang langsung ke kantor PGN.

“Saat ini kami sedang mencetak kartu pelanggan, dan sudah tercetak sekitar 15.000,” pungkasnya. (*/yus/udn)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:08

Deadline Ganti Rugi Belum Pasti

TARAKAN – Gangguan sistem jaringan yang sempat dirasakan kurang lebih 200 pelanggan karena tidak…

Jumat, 20 Juli 2018 12:05

Lakukan Perbaikan Optimis Raih WTP

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Sofian Raga berharap laporan keuangan selanjutnya bisa mendapatkan…

Jumat, 20 Juli 2018 12:04

Kesbangpol Belum Lakukan Verifikasi

TARAKAN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan, Agus Sutanto menegaskan…

Jumat, 20 Juli 2018 11:29

Sisihkan APBD untuk Lansia

Tarakan—Angka harapan hidup masyarakat Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Hal itu seiiring…

Jumat, 20 Juli 2018 11:28

Penutup Gorong-Gorong Rusak

TARAKAN – Rutin mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diadakan setiap…

Jumat, 20 Juli 2018 11:26

JR Otak Curanmor di Tiga Lokasi

TARAKAN – Selain sebagai pelaku pencurian 38 aki tower milik Telkomsel dan XL, JR yang sebelumnya…

Jumat, 20 Juli 2018 11:23

Usai Menegur, Kepala MS Berdarah

TARAKAN – Niat hanya menegur tetangganya, RA, yang menambatkan kapalnya tidak di lokasi semestinya,…

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .