MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 07 Desember 2017 11:57
Minim Perhatian, Sei Mengkadu Perlu Jadi Desa
H. Junaidi - Camat Nunukan Selatan. DIANSYAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Persoalan lemahnya pembangunan yang tak kunjung berdampak pada wilayah Sei Mengkadu, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, kerap kali dilontarkan masyarakat terhadap wilayah yang berada tepat di bagian selatan Pulau Nunukan itu.

Akses jalan yang masih berupa pengerasan tanah menjadikan daerah ini kerap sulit dilalui masyarakat, khususnya saat musim penghujan tiba. Minimnya pembangunan dan perhatian ke wilayah tersebut menjadi persoalan tersendiri.

Status kelurahan yang dimiliki, ternyata tak mampu menjawab persoalan dimaksud. Beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan yang kerap melakukan kegiatan reses di tempat tersebut juga tak menampik kondisi wilayah itu. Seperti halnya penyerapan aspirasi  yang dilakukan Ketua DPRD Nunukan, H. Danni Iskandar beberapa waktu lalu.

Saat perjalanannya, dia dihadapkan kondisi jalan yang rusak parah. Bahkan, dirinya harus turun membantu sebagian pengguna jalan yang kendaraannya terjebak dalam kubangan air. “Memprihatinkan sekali sebenarnya, masih berada di Pulau Nunukan tapi kondisinya seperti ini,” beber Danni dalam sebuah kesempatan kepada pewarta.

Kondisi keuangan yang tak memungkinkan untuk melakukan peningkatan jalan, tentu menjadi kendala yang harus dihadapi. Atas dasar itulah, mengapa daerah ini masih terbilang tertinggal dibandingkan kelurahan lainnya di Nunukan.

Camat Nunukan Selatan, H. Junaidi bahkan mendorong status wilayah Sei Mengkadu keluar dari wilayah administratif Kelurahan Tanjung Harapan dan berubah menjadi Desa Sei Mengkadu. Pernyataannya itu bukan tanpa alasan, sejak masuk menjadi wilayah administratif Kelurahan Tanjung Harapan tak ada pembangunan yang begitu berarti.

“Sei Mengkadu layak kok menjadi desa. Di sana ada sekitar 50 kepala keluarga dan itu sudah sangat cukup jika dijadikan desa,” ujar mantan Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Nunukan ini.

Dilanjutkan Junaidi, pertimbangan selanjutnya apabila Sei Mengkadu menjadi desa sudah tentu jelas, pendanaan akan bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD). Dan hal itu juga tidak akan membebani secara langsung terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Nunukan.

Selain itu, wilayah Sei Mengkadu yang berbatasan langsung dengan Desa Binusan, Kecamatan Nunukan tentu menjadi pembanding selanjutnya. Sehingga, Sei Mengkadu sangat layak menjadi sebuah desa. “Kalau bisa menjadi desa, sudah pasti wilayah ini akan maju dan berkembang. Karena berbicara potensi daerah, daerah ini bisa menjadi wilayah Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dikembangkan secara baik dan benar,” jelasnya.

Keterpihakannya terhadap perubahan status wilayah Sei Mengkadu, dikatakan Junaidi, tidak lain akibat adanya desakan masyarakat yang ingin adanya perubahan yang berarti di wilayah mereka. Sebab, nyaris tiga kali pergantian kepala daerah, wilayah tersebut seakan berjalan di tempat tanpa adanya pembangunan yang berarti.

“Semoga saja ini bisa terwujud. Tentu ada proses panjang, tapi jika ini diseriusi tidak menutup kemungkinan, kita akan melihat daerah ini bisa jauh lebih maju,” pungkasnya. (dia/eza)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:25

Pasien Terima Obat Kedaluwarsa

NUNUKAN – Telah ditemukan obat-obatan dari salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Sebatik…

Jumat, 23 Februari 2018 10:23

Mantan TKI Ditemukan Meninggal Dunia

NUNUKAN – Masyarakat di sekitar Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Jalan Ujang Dewa, Kelurahan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:19

Perkuat Pengawasan, TNI Tambah Koramil

NUNUKAN – Untuk menjaga situasi dan keamanan wilayah perbatasan khusus di Kabupaten Nunukan, Komando…

Kamis, 22 Februari 2018 12:41

Sosok Mayat Ditemukan Depan Kantor Imigrasi

NUNUKAN - Sosok mayat tiba-tiba ditemukan di depan Kantor Imigrasi Kelas II B Nunukan. Jalan Ujang Dewa, …

Kamis, 22 Februari 2018 10:37

Dugaan Pungli PTSL Bakal Ditelusuri ORI

NUNUKAN – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) akan menindaklanjuti…

Kamis, 22 Februari 2018 10:09

Masak Air Ditinggal, Rumah Jadi Arang

NUNUKAN – Amukan si jago merah melalap satu rumah warga di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Bukit Indah,…

Kamis, 22 Februari 2018 10:08

Sekolah Tanpa Kursi dan Meja Direspons

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan mendistribusikan bantuan ke Sekolah…

Kamis, 22 Februari 2018 10:07

Desak Perusahaan Berkantor di Nunukan

NUNUKAN – Upaya Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan agar perusahaan besar berkantor…

Rabu, 21 Februari 2018 11:13

Memprihatinkan, ke Sekolah Memakai Perahu

Berada di daerah pelosok memang segalanya masih serba tertinggal. Begitu pula dengan kondisi pendidikan.…

Rabu, 21 Februari 2018 10:54

NAH KENAPA INI..??? Kejari SP3 Kasus Rumjab Bupati

NUNUKAN - Hilangnya rumah jabatan (rujab) Bupati Nunukan sampai saat ini penuh misteri. Entah, pembongkaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .