MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 07 Desember 2017 11:57
Minim Perhatian, Sei Mengkadu Perlu Jadi Desa
H. Junaidi - Camat Nunukan Selatan. DIANSYAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Persoalan lemahnya pembangunan yang tak kunjung berdampak pada wilayah Sei Mengkadu, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, kerap kali dilontarkan masyarakat terhadap wilayah yang berada tepat di bagian selatan Pulau Nunukan itu.

Akses jalan yang masih berupa pengerasan tanah menjadikan daerah ini kerap sulit dilalui masyarakat, khususnya saat musim penghujan tiba. Minimnya pembangunan dan perhatian ke wilayah tersebut menjadi persoalan tersendiri.

Status kelurahan yang dimiliki, ternyata tak mampu menjawab persoalan dimaksud. Beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan yang kerap melakukan kegiatan reses di tempat tersebut juga tak menampik kondisi wilayah itu. Seperti halnya penyerapan aspirasi  yang dilakukan Ketua DPRD Nunukan, H. Danni Iskandar beberapa waktu lalu.

Saat perjalanannya, dia dihadapkan kondisi jalan yang rusak parah. Bahkan, dirinya harus turun membantu sebagian pengguna jalan yang kendaraannya terjebak dalam kubangan air. “Memprihatinkan sekali sebenarnya, masih berada di Pulau Nunukan tapi kondisinya seperti ini,” beber Danni dalam sebuah kesempatan kepada pewarta.

Kondisi keuangan yang tak memungkinkan untuk melakukan peningkatan jalan, tentu menjadi kendala yang harus dihadapi. Atas dasar itulah, mengapa daerah ini masih terbilang tertinggal dibandingkan kelurahan lainnya di Nunukan.

Camat Nunukan Selatan, H. Junaidi bahkan mendorong status wilayah Sei Mengkadu keluar dari wilayah administratif Kelurahan Tanjung Harapan dan berubah menjadi Desa Sei Mengkadu. Pernyataannya itu bukan tanpa alasan, sejak masuk menjadi wilayah administratif Kelurahan Tanjung Harapan tak ada pembangunan yang begitu berarti.

“Sei Mengkadu layak kok menjadi desa. Di sana ada sekitar 50 kepala keluarga dan itu sudah sangat cukup jika dijadikan desa,” ujar mantan Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Nunukan ini.

Dilanjutkan Junaidi, pertimbangan selanjutnya apabila Sei Mengkadu menjadi desa sudah tentu jelas, pendanaan akan bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD). Dan hal itu juga tidak akan membebani secara langsung terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Nunukan.

Selain itu, wilayah Sei Mengkadu yang berbatasan langsung dengan Desa Binusan, Kecamatan Nunukan tentu menjadi pembanding selanjutnya. Sehingga, Sei Mengkadu sangat layak menjadi sebuah desa. “Kalau bisa menjadi desa, sudah pasti wilayah ini akan maju dan berkembang. Karena berbicara potensi daerah, daerah ini bisa menjadi wilayah Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dikembangkan secara baik dan benar,” jelasnya.

Keterpihakannya terhadap perubahan status wilayah Sei Mengkadu, dikatakan Junaidi, tidak lain akibat adanya desakan masyarakat yang ingin adanya perubahan yang berarti di wilayah mereka. Sebab, nyaris tiga kali pergantian kepala daerah, wilayah tersebut seakan berjalan di tempat tanpa adanya pembangunan yang berarti.

“Semoga saja ini bisa terwujud. Tentu ada proses panjang, tapi jika ini diseriusi tidak menutup kemungkinan, kita akan melihat daerah ini bisa jauh lebih maju,” pungkasnya. (dia/eza)


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 12:43

Kapal Filipina Sandar di Tunon Taka

KAPAL ML SMJ-2 asal Filipina sandar di Pelabuhan Tunon Taka, sejak Minggu (23/9). Kapal dengan 95,5…

Rabu, 26 September 2018 12:17

Terganggu Keberadaan Kabel

NUNUKAN - Kabel yang melintang di sepanjang jalan protokol di pusat perkotaan Nunukan, bahkan hingga…

Rabu, 26 September 2018 12:16

Sulit Lakukan Perbaikan Data Pemilih

NUNUKAN – Data pemilih yang masih banyak bermasalah menjadi pekerjaan berat bagi penyelenggara…

Rabu, 26 September 2018 12:10

Dua WNI Masih Disandera, Pelaku Minta Uang Tebusan 4 Juta Ringgit

NUNUKAN – Pelaku penculikan terhadap dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penculikan…

Rabu, 26 September 2018 12:00

Bawa Kabur Perahu Juragan, Nakhoda Perahu Masuk DPO

NUNUKAN – Salah seorang nakhoda perahu masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Nunukan,…

Selasa, 25 September 2018 14:19

Fokus CPNS, Rekrut P3K Belum Pasti

NUNUKAN – Pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan yang berusia di…

Selasa, 25 September 2018 14:14

Kampanye Harus Ikuti Aturan

NUNUKAN – Sebanyak 16 partai politik (parpol) yang mengikuti pemilihan umum (pemilu) di Nunukan,…

Selasa, 25 September 2018 14:06

Terdakwa Kecelakaan Speedboat Didakwa Empat Pasal

NUNUKAN – Dua terdakwa perkara kecelakaan speedboat pengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal…

Selasa, 25 September 2018 14:04

Dua Pelaku Jambret Jadi Tersangka

NUNUKAN – Dua pelaku penjambretan handphone berinisial PY (19) dan SK (19), yang terjadi di depan…

Senin, 24 September 2018 13:50

Unggas Masih Dilarang Masuk

NUNUKAN – Flu burung yang menyerang ribuan unggas di Sabah, Malaysia membuat Balai Karantina Pertanian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .