MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 06 Desember 2017 11:04
Sedimentasi Pasir Tutup Aspal Jalan

Keberadaan Sedimentasi Pasir, Rawan Kecelakaan

HATI-HATI: Sedimentasi pasir yang menutupi Jalan Aki Balak tepatnya di depan SDN 029 di keluhkan pengendara. Diharapkan instansi terkait dapat melakukan penindakan terkait kondisi jalan tersebut. JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Meski sudah berkali-kali dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan yang berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Tarakan, sedimentasi pasir di Jalan Aki Balak tepatnya di depan SDN 029 Tarakan masih saja menutupi jalan.

Adanya sedimentasi pasir ini disebabkan hujan yang mengguyur Bumi Paguntaka beberapa waktu lalu yang membuat material pasir yang ada di sekitar lokasi tersebut turun menutupi jalan. Adanya sedimentasi pasir ini tentunya cukup mengganggu pengendara melinta.

Salah satu pengendara roda dua, Mulyadi mengungkapkan bahwa dirinya harus lebih berhati-hati saat kendaraannya melintasi sedimentasi pasir tersebut, bila tidak berhati-hati dirinya bisa terjatuh. Karena ketebalan sedimentasi pasirnya hampir mencapai setengah meter. “Bila tidak hati-hati saya bisa terjatuh seperti sebelumnya,” tuturnya.

Selain terjatuh di atas sedimentasi pasir tersebut, hal lain yang perlu di waspadai adalah kendaraan bisa tidak bergerak karena ban kendaraan terjebak di dalam sedimentasi pasir.

“Kemarin pas saya lewat ada motor yang terpaksa didorong oleh pengendaranya dengan dibantu oleh warga sekitar,” bebernya.

Hal senada juga diungkapkan warga Kelurahan Juata Laut, Ahmad yang mengeluhkan kondisi jalan yang dipenuhi sedimentasi pasir tersebut. Karena dianggap mengganggu kenyamanan pengendara saat melintas di kawasan tersebut.

“Seharusnya instansi terkait cepat tanggap terkait kondisi jalan ini, jangan sampai ada korban jiwa baru dibersihkan,” bebernya.

Perlunya segera dilakukan pembersihan sedimentasi pasir di lokasi tersebut kata Ahmad, karena jalan tersebut merupakan akses jalan utama dari tempat tinggalnya di Kelurahan Juata Laut menuju ke pusat kota.

“Tidak ada akses jalan lain, saya berharap keberadaan sedimentasi pasir ini tidak berlangsung lama,” harapnya.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun pada DLH Kota Tarakan, Yonsep menuturkan bahwa pihaknya selalu membersihkan sedimentasi pasir di lokasi tersebut, namun sedimentasi pasir tersebut kembali ada ketika hujan turun.

“Adanya sedimentasi pasir ini disebabkan adanya penggundulan hutan di lokasi sekitar yang membuat pasir yang ada di lokasi tersebut turun ke badan jalan. DLH Tarakan sudah berusaha mengatasinya dengan melakukan penanaman pohon di lokasi yang gundul,” ungkapnya.

Terkait rencana untuk membersihkan sedimentasi pasir di lokasi tersebut, pihaknya saat ini sudah melakukan koordinasi dengan pihak DPUTR Kota Tarakan yakni dengan menggunakan alat berat untuk membersihkan sedimentasi pasir tersebut.

“Kalau cara manual untuk membersihkannya kita tidak sanggup, karena sedimentasi pasirnya pasti cukup tebal, sehingga kita meminta bantuan DPUTR untuk membersihkannya dengan alat berat,” bebernya.

Rencananya sedimentasi pasir di lokasi tersebut akan dibersihkan dalam waktu dekat,  menunggu aktivitas kendaraan yang melewati kawasan tersebut sepi. “Jalan itu merupakan akses utama menuju ke pusat kota ataupun sebaliknya. Sehingga cukup padat kendaraan yang melewati lokasi tersebut,  sehingga kita menuggu aktivitas di lokasi tersebut sepi baru didilakukan pembersihan sedimentasi pasir,” pungkasnya. (jnr/udn)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…

Kamis, 20 September 2018 12:56

SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani

TARAKAN — Upaya  Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat untuk bisa lolos sebagai…

Kamis, 20 September 2018 12:44

Beruang Itu Diduga Sakit dan Stres Berat

TIGA ekor beruang madu yang hidup di dua kandang di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan Kampung…

Kamis, 20 September 2018 12:30

922 Gram Sabu Dilarutkan di Air

TARAKAN - Sabu-sabu sebanyak 922,12 gram dimusnahkan pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)…

Kamis, 20 September 2018 12:13

SK Honorer Tunggu Data Valid

TARAKAN - Kejelasan status tenaga honorer saat ini masih terus diperjelas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Kamis, 20 September 2018 12:10

Ditinggal, Rombong PKL Diangkut

TARAKAN - Empat unit rombong milik pedagang kaki lima (PKL) yang berada di depan Taman Berkampung, Kelurahan…

Kamis, 20 September 2018 12:09

Di Samping Jalan Rusak Ada Jurang

TARAKAN – Ketua RT 4, Kelurahan Juata Laut, Amiruddin mengatakan beberapa usulan yang diajukan…

Kamis, 20 September 2018 12:08

Jaringan Bermasalah, Pencetakan E-KTP Terkendala

TARAKAN – Setelah masalah kekurangan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terselesaikan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .