MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 06 Desember 2017 10:27
Human Error Penyebab Utama Kecelakaan Pelayaran
SIAP BERLAYAR: BMKG Nunukan mengimbau sejumlah motoris dan nakhoda untuk mengerti pentingnya informasi cuaca maritim sebelum melakukan pelayaran. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kesalahan manusia atau human error ternyata masih mendominasi angka kecelakaan yang terjadi di laut. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan pun mengimbau sejumlah motoris atau nakhoda untuk melek informasi terkait cuaca kemaritiman.

Itu diungkapkan Kepala BMKG Nunukan, Abdul Haris kepada media ini. Kecelakan akibat human error paling banyak terjadi. Rinciannya sebanyak 41 persen kecelakaan akibat human error, sementara 38 persennya disebabkan oleh alam dan 21 persen akibat dari struktur kapal.

Kemudian sisanya disusul karena faktor cuaca. Memang, jelas Haris, cuaca juga sangat berpengaruh dalam menentukan keselamatan pelayaran. Cuaca yang buruk sangat ditakuti di dunia pelayaran, karena akibatnya dapat menimbulkan berbagai kecelakaan di tengah laut, seperti kapal karam atau terdampar yang akhirnya akan menimbulkan banyak korban jiwa.

“Untuk itu kami imbau nakhoda ataupun motoris bisa mengetahui dulu informasi tinggi gelombang dari kami (BMKG, Red.). Sekarang zaman sudah modern. Cuaca bisa diketahui melalui internet,” kata Haris.

“Jadi, sebelum melakukan pelayaran, kapal-kapal yang hendak berlayar harus mempersiapkan peralatan-peralatan yang dibutuhkan, menentukan rute mana yang akan dilalui dan mengantisipasi apabila diperkirakan terjadi cuaca buruk ketika perjalanan,” harap Haris menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan, Agus Subagyo yang dikonfirmasi mengaku, tidak henti-hentinya melakukan mengimbau kepada sejumlah nakhoda dan motoris.

Selain mengutamakan keselamatan dengan mengimbau menggunakan jaket keselamatan, pihaknya juga senantiasa mengingatkan motoris dan nakhoda untuk menghindari cuaca buruk di laut lepas. Serta diminta menempuh jalur sungai jika cuaca tidak memungkinkan.

“Ya, kami dan BMKG sudah sinkron dalam informasi cuaca. Dari kamilah sejumlah motoris atau nakhoda ini bisa mengetahui informasi kondisi cuaca. Jadi, hal ini jelas berguna mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan,” ungkap Agus.

Terpisah, salah seorang motoris speedboat, Johan yang diwawancarai media ini membenarkan adanya imbauan pihak terkait seperti KSOP dalam keselamatan berlayar. Imbauan menggunakan jaket keselamatan merupakan imbauan utama yang sering diberitahukan.

Selain itu, jumlah penumpang untuk tidak diangkut melebihi beban speedboat juga menjadi perhatian sebelum melakukan pelayaran. Meski belum melek informasi cuaca, dirinya beserta motoris lainnya yakin, perlahan akan mempelajari hal tersebut guna keselamatan pelayaran.

“Kalau cuaca untungnya instansi terkait sering memberitahukan kami. Itu juga mempermudah kami dalam pelayaran. Kalau untuk keselamatan masing-masing memang speedboat sudah memiliki pelampung, karena itu yang utama,” tutur Johan.

“Kita biasa baca cuaca, tapi memang lebih bagus kalau ada yang deteksi dulu. Nantilah kami pelajari caranya,” pungkasnya. (raw/eza)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:25

Pasien Terima Obat Kedaluwarsa

NUNUKAN – Telah ditemukan obat-obatan dari salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Sebatik…

Jumat, 23 Februari 2018 10:23

Mantan TKI Ditemukan Meninggal Dunia

NUNUKAN – Masyarakat di sekitar Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Jalan Ujang Dewa, Kelurahan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:19

Perkuat Pengawasan, TNI Tambah Koramil

NUNUKAN – Untuk menjaga situasi dan keamanan wilayah perbatasan khusus di Kabupaten Nunukan, Komando…

Kamis, 22 Februari 2018 12:41

Sosok Mayat Ditemukan Depan Kantor Imigrasi

NUNUKAN - Sosok mayat tiba-tiba ditemukan di depan Kantor Imigrasi Kelas II B Nunukan. Jalan Ujang Dewa, …

Kamis, 22 Februari 2018 10:37

Dugaan Pungli PTSL Bakal Ditelusuri ORI

NUNUKAN – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) akan menindaklanjuti…

Kamis, 22 Februari 2018 10:09

Masak Air Ditinggal, Rumah Jadi Arang

NUNUKAN – Amukan si jago merah melalap satu rumah warga di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Bukit Indah,…

Kamis, 22 Februari 2018 10:08

Sekolah Tanpa Kursi dan Meja Direspons

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan mendistribusikan bantuan ke Sekolah…

Kamis, 22 Februari 2018 10:07

Desak Perusahaan Berkantor di Nunukan

NUNUKAN – Upaya Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan agar perusahaan besar berkantor…

Rabu, 21 Februari 2018 11:13

Memprihatinkan, ke Sekolah Memakai Perahu

Berada di daerah pelosok memang segalanya masih serba tertinggal. Begitu pula dengan kondisi pendidikan.…

Rabu, 21 Februari 2018 10:54

NAH KENAPA INI..??? Kejari SP3 Kasus Rumjab Bupati

NUNUKAN - Hilangnya rumah jabatan (rujab) Bupati Nunukan sampai saat ini penuh misteri. Entah, pembongkaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .