MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 06 Desember 2017 10:21
Selain Belajar, TP PKK Kenalkan Kabupaten Malinau

Kembangkan Potensi Malinau, PKK Belajar ke Bali (2)

TETAP PROMOSI: Walaupun sedang belajar kerajinan tenun di Kabupaten Gianyar, Bali, Ketua TP PKK Kabupaten Malinau Ny. Ping Yansen tetap mempromosikan produk lokal Malinau yaitu tas anyaman rotan dan batik Malinau. Tampak Ny. Ping Yansen menggunakan batik Malinau saat menyerahkan cinderamata sebuah tas anyaman rotan kepada Ketua TP Kabupaten Gianyar Ny. Ida Ayu Adnyani, Senin (27/11) lalu di ruang pertemuan Showroom Menggah Agung Indah, Jl. Prof. IB. Mantra, Gianyar, Bali. AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Di hari kedua, Senin (27/11), pukul 06.00 pagi waktu Bali, di grup aplikasi pesan singkat rombongan TP PKK sudah ada pemberitahuan dari salah seorang peserta rombongan bahwa seluruh rombongan harus sudah siap di lobi hotel pukul 08.00 pagi, karena pukul 09.00 sudah harus berangkat menuju Kabupaten Gianyar.

AGUSSALAM SANIP, Bali

Ketua TP PKK Kabupaten Malinau Ny. Ping Yansen didampingi anggotanya, pagi itu sangat kompak sekali menggunakan pakaian batik Malinau. Untuk yang wanita, menggunakan batik Malinau dengan baju warna oranye dan rok warna hijau. Sedangkan laki-laki juga menggunakan baju batik Malinau warna oranye dan celana kain warna hitam.

“Selamat pagi,” ucap Ny. Ping Yansen kepada rombongan dengan menyalami satu persatu peserta rombongan.

Pukul 08.45 Wita, dua mini bus yang akan mengangkut rombongan sudah berada di parkiran hotel. Karena rombongan sudah komplet, rombongan pun satu per satu memasuki mini bus dan siap berangkat. Tepat pukul 09.00 Wita, kendaraan yang mengangkut rombongan mulai melaju menuju ke tujuan pertama kunjungan kerja, yaitu melakukan pertemuan dengan TP PKK Kabupaten Gianyar sekaligus melihat secara langsung pembuatan tenun ikat di Showroom Menggah Agung Indah, Jl. Prof. IB. Mantra, Gianyar, Bali.

Sekira pukul 09.30 Wita, rombongan pun tiba dan disambut langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani, SE, MAP beserta anggotanya dan juga didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar Ir. Wayan Suamba, MT beserta Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Gianyar Ir. Wayan Gede Arsania.

Sambutan hangat terlihat dari sikap ramah dari Ny. Ida Ayu Surya Adnyani yang merupakan istri dari Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra, SST. Par, MAP.  “Selamat datang di Kabupaten Gianyar,” ucapnya kepada Ny. Ping Yansen sambil cium pipi kiri dan kanan. Hal sama juga ia sampaikan dan lakukan kepada Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Malinau Ny. Maylen Wempi yang turut mendampingi.

Rombongan TP PKK Kabupaten Malinau dipersilakan menuju tempat pertemuan di lantai dua Showroom Menggah Agung Indah. Suasana penuh keakraban. Atas sambutan yang sangat hangat dan baik tersebut, Ny. Ping Yansen pun menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga. “Terima kasih, penerimaan yang luar biasa bagi kami, hangat. Kami merasa langsung dekat dengan bapak ibu sekalian,” ucapnya.

Sebelum menyampaikan maksud dan tujuan, istri dari Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si ini pun tak lupa mengenalkan sekilas Kabupaten Malinau. Dijelaskan, Kabupaten Malinau adalah kabupaten yang dimekarkan dari Kabupaten Bulungan, yang pada waktu itu masih bergabung dengan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan pada tahun 2012, Kabupaten Malinau termasuk dari lima kabupaten/kota yang tergabung menjadi sebuah provinsi. Yaitu Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang merupakan provinsi termuda di Indonesia.

“Sudah 18 tahun Kabupaten Malinau dimekarkan, bulan Oktober tahun depan, kalau tidak ada halangan kami akan buat acara ulang tahunnya yang biasa kita kenal Irau Malinau atau pesta budaya,” katanya mengenalkan Malinau.

Ia juga menyebutkan, Malinau memiliki 15 kecamatan dan 109 desa. Lima kecamatan di daerah perkotaan, lima kecamatan di daerah pedalaman dan lima kecamatan berada di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia. Namun, daerah perbatasannya masih hutan.

Jadi, lanjutnya, untuk membina kader-kader PKK yang ada di perbatasan harus menggunakan pesawat kecil yang hanya bisa memuat sekitar 7–10 orang. Diakuinya, membina kader PKK di Malinau sangat penuh tantangan. Namun, pihaknya terus berusaha sekuat dan semampunya serta akan terus belajar.

Ditambahkan, saat ini di Malinau sudah ada beberapa akses jalan yang sudah dibuka, sehingga memudahkan pembinaan. Selain itu, saat ini juga di wilayah pedalaman dan perbatasan sudah dibangun tower-tower telekomunikasi, sehingga bisa melakukan pembinaan melalui telepon dan media sosial. “Kader PKK yang menjadi tanggung jawab kami dan perlu kami bina ada sekitar 23 ribu kader,” paparnya.

Dijelaskannya juga, Kabupaten Malinau adalah kabupaten konservasi dan memiliki hutan yang masih asli dan terjaga. Yaitu hutan di Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) yang juga lebih dikenal sebagai paru-paru dunia, Heart of Borneo (HOB). Kabupaten Malinau juga dijadikan kabupaten pariwisata, karena itulah sebagai TP PKK, pihaknya punya tugas membina kadernya sebagai penunjang kabupaten pariwisata.

“Karena menurut kami yang bisa kita kembangkan adalah pariwisata, karena alam dan budaya sangat beragam serta alami,” tutur wanita yang sudah berkecimpung puluhan tahun di PKK ini.

Setelah memperkenalkan Malinau, ia pun menyampaikan maksud dan tujuan ke Kabupaten Gianyar.  “Tujuan kami ke sini dalam rangka belajar. Karena, sesuai informasi yang kami dapat, Kabupaten Gianyar mempunyai kelebihan pada kerajinan tenun ikat. Jadi kami ingin belajar di sini,” ujarnya.

PKK Malinau ingin mengembangkan tenun dengan motif-motif khas Kalimantan, khususnya motif-motif khas Dayak yang ada di Malinau. Selain itu, pihaknya juga ingin belajar terkait administrasi PKK Gianyar yang pernah menjadi terbaik tingkat nasional dalam mengelola administrasi.

“Mohon maaf apabila kedatangan kami ini ada yang kurang berkenan dan mungkin kami juga mengganggu kesibukan bapak ibu. Kami hanya niat untuk belajar,” ucapnya.

Setelah mendengar apa yang telah disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Malinau, Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar mengucapkan terima kasih karena TP PKK Kabupaten Malinau sudah memilih Kabupaten Gianyar sebagai lokus kunjungan.

Dijelaskan, Ny. Ida Ayu, Kabupaten Gianyar merupakan kabupaten bumi seni-nya Bali atau gudangnya seni. Baik seni tari, seni kerawitan, seni kerajinan, dan seni-seni yang lainnya. Maka, tidak salah TP PKK Kabupaten Malinau memilih Kabupaten Gianyar sebagai studi komparatif.

Terpisah, di tempat yang sama, Kepala Disperindag sekaligus Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gianyar, Ir. Wayan Suamba, MT mengatakan, pihaknya sangat terbuka untuk siapapun yang ingin belajar ke kabupatennya, termasuk PKK Kabupaten Malinau. Namun, bukan belajar yang dititik beratkannya, tapi sama-sama berbagi ilmu. “Bukan belajar, tapi kita sama-sama sharing ilmu untuk kemajuan Indonesia kita tercinta,” ucapnya merendah.

Karena waktu terbatas, Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar pun langsung mempersilakan melihat langsung proses pembuatan tenun ikat di lantai dasar Showroom Menggah Agung Indah. “Kita langsung ke lokasi saja, karena akan lebih baik melihat cara kerja para pengrajin kita secara langsung dan kita juga bisa langsung melihat hasilnya ke showroom,” ajaknya.

Rombongan TP PKK Kabupaten Malinau pun langsung menuju lokasi pembuatan tenun dan langsung dijelaskan oleh pengrajin dan didampingi langsung oleh Ketua TP PKK, Kepala Disperindag dan Ketua Kadin Kabupaten Gianyar.

Rombongan tampak serius, ada yang mencatat penjelasan dari pengrajin dan ada juga yang mencoba langsung, baik menenun atau memintal benang. Termasuk Ny. Ping Yansen berkesempatan mencoba langsung menenun. Walaupun awalnya tampak kesusahan, tapi lama kelamaan ia pun mulai lancar menggunakan peralatan tenun.

Selama kurang lebih satu jam di tempat pembuatan tenun, rombongan pun diajak ke showroom untuk melihat hasilnya dan juga diperlihatkan bahan-bahan untuk proses tenun. (bersambung/fly)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 09:55

APBD Tahun 2018 Ditetapkan

MALINAU – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPDB) Kabupaten Malinau tahun 2018…

Rabu, 13 Desember 2017 09:53

Bupati Ajak Warga Berhati dan Berperilaku Baik

MALINAU - Sebagai pimpinan daerah, Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi  mengaku bersyukur bisa hadir…

Rabu, 13 Desember 2017 09:50

Sukses Kembangkan Produk Olahan Perikanan

MALINAU – Semakin hari semakin banyak potensi untuk penguatan ekonomi masyarakat yang dikembangkan…

Rabu, 13 Desember 2017 09:48

Usung Strategi Berbasis IT, Segera Luncurkan Gowaslu

MALINAU - Undang-undang Pemilihan Umum (Pemilu) yang ditetapkan pada tanggal 21 Juli lalu membuat terobosan…

Selasa, 12 Desember 2017 09:49

Manfaat Gerdema Sangat Dirasakan

MALINAU – Masyarakat yang ada di desa-desa di Kecamatan Mentarang Hulu sangat bersyukur dengan…

Selasa, 12 Desember 2017 09:46

Bupati Resmikan Kolam Pemancingan Umum

MALINAU-Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi meresmikan kolam pemancingan ikan Zahra Batu Pelangi milik Muhammad…

Selasa, 12 Desember 2017 09:44

Tekankan Keamanan dan Keselamatan Penumpang

MALINAU- Kepala Dinas Perhubungan Malinau Drs. H. Kamran Daik, M.Si, meminta kepada seluruh pelaku usaha…

Senin, 11 Desember 2017 10:50

Perjalanan Ibadah Natal Bukan Sekadar Ibadah

MALINAU – Tahun ini, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si kembali melaksanakan perjalanan ibadah…

Senin, 11 Desember 2017 10:47

Dapat Bantuan Provinsi, Kampung KB Harapkan Bimbingan

MALINAU - Suwarno, Kasi Pemerintahan Desa Malinau Hilir, mengungkapkan, Kampung KB yang berdiri sejak…

Senin, 11 Desember 2017 10:45

Tingkatkan Ekonomi Melalui Kerajinan

MALINAU – Dalam upaya menumbuhkan perekonomian warga melalui industri kerajinan,  Desa Long…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .