MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 05 Desember 2017 11:54
“Pikirkanlah Anak-Anak Kami”
PEMASANGAN JARINGAN: Petugas ULK PLN Tarakan sejak Sabtu (25/1) lalu, telah memasang jari ngan distribusi untuk me ngatasi drop tegangan dan trafo overload di Kelurahan Juata Laut, Tarakan. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Ternyata di Kota Tarakan masih ada beberapa daerah yang belum dialiri listrik. Seperti di Jalan Sei Bengawan, Kelurahan Juata Permai. Selama Bumi Paguntaka terbentuk, warga di sana belum pernah merasakan terangnya listrik PLN.

Warga RT 18, Sumiati (80) mengatakan selama tinggal di kawasan itu, ia tidak pernah menikmati aliran listrik PLN. Penerangan di rumahnya berasal dari sambungan genset rumah tetangganya. Dikatakan setiap malamnya menghabiskan dua liter bahan bakar minyak (BBM) berupa bensin untuk menghidupkan genset. Itupun tidak bertahan lama, sekira dari pukul 19.00 hingga pukul 22.00 Wita saja.

“Tidak ada uang mau beli bensin setiap malam Rp 20 ribu, itu juga tidak sampai pagi. Kadang-kadang sampai jam 10 atau jam 12 malam sudah mati,” tuturnya kepada Radar Tarakan.

Sementara itu, Ketua RT 18, Kelurahan Juata Permai, Badaha (54) mengatakan sekira 117 kepala keluarga (KK) di wilayahnya belum menikmati listrik PLN. Padahal di Tarakan tidak ada desa, namun semenjak Tarakan terbentuk belum ada listrik mengalir di wilayahnya.

Alhamdulillah katanya Desember sudah ada aliran listrik masuk ke sini, apalagi sudah banyak rumah dan terus bertambah,” terangnya.

Ia mengatakan, selama ini ia dan warga bergantung pada genset dan solar cell atau pembangkit listrik yang mampu mengkonversi sinar matahari menjadi arus listrik. “Jadi kami di sini pakai genset dan tenaga surya. Kalau saya tidak beli bensin, pakai tenaga surya,” ucap Badaha.

Kebanyakan warganya juga menyambung kabel ke tetangga yang memakai genset. Namun apabila warga tidak mampu membayar, maka terpaksa hanya memakai lilin atau obor kecil. Tidak adanya aliran listrik ini tentu berdampak bagi anak-anak mereka yang menempuh pendidikan. Terkendala saat akan menyelesaikan tugas belajar di malam hari.

“Kebanyakan warga tidak mampu, tapi pakai obor. Sampai itu anak sekolah kalau malam belajar, besok paginya hitam-hitam mukanya,” terangnya.

Saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Asisten Manajer Teknik PT PLN ULK Tarakan, Suyatmanto mengatakan target ke depannya 100 persen seluruh Tarakan akan merasakan aliran listrik. Sejauh ini, pihaknya sudah menanamkan sebanyak 717 tiang listrik di seluruh Tarakan. Seperti di beberapa daerah seperti Tanjung Batu dan Bengawan.

“Kalau di Tanjung Batu sudah ada sebagian menyala. Nah di Bengawan ini sementara proses penarikan jaringan,” ujar Suyatmanto.

Dikatakan, penanaman tiang listrik di daerah Bengawan sudah dilakukan sejak Agustus lalu. Penarikan jaringan sudah dilakukan dalam November. Dalam penarikan ini setidaknya membutuhkan waktu sekira tiga bulan, karena ada sekitar tiga kilometer jaraknya. Dan yang menjadi kendala dalam pengerjaan ini, ketika hujan sehingga pekerjaan terhambat dan tidak maksimal.

“Tapi kami usahakan dalam Desember sudah dialiri listrik,” harapnya.

Dalam 2018 mendatang, pihaknya juga akan terus mengupayakan perluasan jaringan di Tarakan, agar aliran listrik merata dalam sudut kota. (*/one/lim)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopir  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…

Kamis, 19 Juli 2018 11:21

Presiden Jokowi Belum Dipastikan Datang

TARAKAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:17

Tiga Daerah Raih WDP

TARAKAN -  Tiga dari lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara mendapat opini Wajar Dengan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:16

Tak Penuhi Kuota, Selektif Pilih Bacaleg

TARAKAN – Bertambahnya jumlah daerah pemilihan (dapil) di Bumi Paguntaka membuat para legislator…

Kamis, 19 Juli 2018 09:56

Lapas Penuh, Hak Tahanan Tak Terpenuhi

TARAKAN - Kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) cukup memprihatinkan. Tak hanya kapasitasnya, namun…

Kamis, 19 Juli 2018 09:48

Drainase Minim, Percepat Kerusakan Jalan

TARAKAN – Ketua RT 63, Kelurahan Karang Anyar, Maria Renius mengatakan, belum lama ini beberapa…

Rabu, 18 Juli 2018 23:06

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TARAKAN – Mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok di Bumi Paguntaka, terutama menjelang pelaksanaan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:50

Tambah Flight di Rakernas Apeksi

TARAKAN – Jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Rabu, 18 Juli 2018 11:47

Karena Rindu Orang Tua, Pulang ke Tarakan Bermalam

Rasa kaget dan tidak percaya, ketika mendengar kabar bahwa Muhammad Riharja sudah berpulang menghadap…

Rabu, 18 Juli 2018 11:43

46,83 Persen Siswa SD Belum Bisa Membaca

TARAKAN – Sebagian anak didik di tingkat sekolah dasar belum bisa membaca. Hal itu diungkapkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .