MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 05 Desember 2017 11:54
“Pikirkanlah Anak-Anak Kami”
PEMASANGAN JARINGAN: Petugas ULK PLN Tarakan sejak Sabtu (25/1) lalu, telah memasang jari ngan distribusi untuk me ngatasi drop tegangan dan trafo overload di Kelurahan Juata Laut, Tarakan. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Ternyata di Kota Tarakan masih ada beberapa daerah yang belum dialiri listrik. Seperti di Jalan Sei Bengawan, Kelurahan Juata Permai. Selama Bumi Paguntaka terbentuk, warga di sana belum pernah merasakan terangnya listrik PLN.

Warga RT 18, Sumiati (80) mengatakan selama tinggal di kawasan itu, ia tidak pernah menikmati aliran listrik PLN. Penerangan di rumahnya berasal dari sambungan genset rumah tetangganya. Dikatakan setiap malamnya menghabiskan dua liter bahan bakar minyak (BBM) berupa bensin untuk menghidupkan genset. Itupun tidak bertahan lama, sekira dari pukul 19.00 hingga pukul 22.00 Wita saja.

“Tidak ada uang mau beli bensin setiap malam Rp 20 ribu, itu juga tidak sampai pagi. Kadang-kadang sampai jam 10 atau jam 12 malam sudah mati,” tuturnya kepada Radar Tarakan.

Sementara itu, Ketua RT 18, Kelurahan Juata Permai, Badaha (54) mengatakan sekira 117 kepala keluarga (KK) di wilayahnya belum menikmati listrik PLN. Padahal di Tarakan tidak ada desa, namun semenjak Tarakan terbentuk belum ada listrik mengalir di wilayahnya.

Alhamdulillah katanya Desember sudah ada aliran listrik masuk ke sini, apalagi sudah banyak rumah dan terus bertambah,” terangnya.

Ia mengatakan, selama ini ia dan warga bergantung pada genset dan solar cell atau pembangkit listrik yang mampu mengkonversi sinar matahari menjadi arus listrik. “Jadi kami di sini pakai genset dan tenaga surya. Kalau saya tidak beli bensin, pakai tenaga surya,” ucap Badaha.

Kebanyakan warganya juga menyambung kabel ke tetangga yang memakai genset. Namun apabila warga tidak mampu membayar, maka terpaksa hanya memakai lilin atau obor kecil. Tidak adanya aliran listrik ini tentu berdampak bagi anak-anak mereka yang menempuh pendidikan. Terkendala saat akan menyelesaikan tugas belajar di malam hari.

“Kebanyakan warga tidak mampu, tapi pakai obor. Sampai itu anak sekolah kalau malam belajar, besok paginya hitam-hitam mukanya,” terangnya.

Saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Asisten Manajer Teknik PT PLN ULK Tarakan, Suyatmanto mengatakan target ke depannya 100 persen seluruh Tarakan akan merasakan aliran listrik. Sejauh ini, pihaknya sudah menanamkan sebanyak 717 tiang listrik di seluruh Tarakan. Seperti di beberapa daerah seperti Tanjung Batu dan Bengawan.

“Kalau di Tanjung Batu sudah ada sebagian menyala. Nah di Bengawan ini sementara proses penarikan jaringan,” ujar Suyatmanto.

Dikatakan, penanaman tiang listrik di daerah Bengawan sudah dilakukan sejak Agustus lalu. Penarikan jaringan sudah dilakukan dalam November. Dalam penarikan ini setidaknya membutuhkan waktu sekira tiga bulan, karena ada sekitar tiga kilometer jaraknya. Dan yang menjadi kendala dalam pengerjaan ini, ketika hujan sehingga pekerjaan terhambat dan tidak maksimal.

“Tapi kami usahakan dalam Desember sudah dialiri listrik,” harapnya.

Dalam 2018 mendatang, pihaknya juga akan terus mengupayakan perluasan jaringan di Tarakan, agar aliran listrik merata dalam sudut kota. (*/one/lim)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 13:30

Jajal Tanjakan Gang-Gang

TARAKAN - Puluhan goweser dari berbagai komunitas sepeda di Bumi Paguntaka,Sabtu (13/10) ikut ambil…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:36

Kampanye, DPRD Harus Cuti

LARANGAN penggunaan fasilitas negara dalam berkampanye wajib dipatuhi para anggota dewan perwakilan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:35

APBD-P 2018 Menunggu Pembahasan

TARAKAN - Pembahasan draf Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:33

Pengungsi Sulteng Banyak Mengaku Warga Kaltara

PALU- Setelah melakukan penyisiran terhadap warga Kaltara di beberapa titik lokasi bencana gempa dan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:30

Bantuan Parpol Kaltara Masih Tetap

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Utara kembali menyalurkan bantuan keuangan (bankeu) kepada sejumlah parpol…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:29

Bertahan di Indekos, Ikut Menjarah demi Bertahan Hidup

Gempa seketika mengguncang Palu. Seluruh warga berhamburan menyelamatkan diri, Jumat 28 September petang.…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:50

Siswa Sayat Tangan Bukan karena Minuman

TARAKAN – Produk minuman Torpedo sudah dievaluasi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:48

DLH Berharap Peran RT dan Lurah

TARAKAN - Maraknya pembuangan sampah sembarangan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab,…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:43

Kesulitan Dapatkan Pendanaan

TARAKAN – Peran pelatih di dunia olahraga, tugas pokok utamanya ialah sistem kepelatihan yang…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:38

Terpukul Kehilangan Oscar, Penggantinya Belum Pasti

TARAKAN – Saat ini kerisauan para pelatih tinju Kaltara masih dirasakan, pasca satu atletnya yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .