MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 05 Desember 2017 11:54
“Pikirkanlah Anak-Anak Kami”
PEMASANGAN JARINGAN: Petugas ULK PLN Tarakan sejak Sabtu (25/1) lalu, telah memasang jari ngan distribusi untuk me ngatasi drop tegangan dan trafo overload di Kelurahan Juata Laut, Tarakan. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Ternyata di Kota Tarakan masih ada beberapa daerah yang belum dialiri listrik. Seperti di Jalan Sei Bengawan, Kelurahan Juata Permai. Selama Bumi Paguntaka terbentuk, warga di sana belum pernah merasakan terangnya listrik PLN.

Warga RT 18, Sumiati (80) mengatakan selama tinggal di kawasan itu, ia tidak pernah menikmati aliran listrik PLN. Penerangan di rumahnya berasal dari sambungan genset rumah tetangganya. Dikatakan setiap malamnya menghabiskan dua liter bahan bakar minyak (BBM) berupa bensin untuk menghidupkan genset. Itupun tidak bertahan lama, sekira dari pukul 19.00 hingga pukul 22.00 Wita saja.

“Tidak ada uang mau beli bensin setiap malam Rp 20 ribu, itu juga tidak sampai pagi. Kadang-kadang sampai jam 10 atau jam 12 malam sudah mati,” tuturnya kepada Radar Tarakan.

Sementara itu, Ketua RT 18, Kelurahan Juata Permai, Badaha (54) mengatakan sekira 117 kepala keluarga (KK) di wilayahnya belum menikmati listrik PLN. Padahal di Tarakan tidak ada desa, namun semenjak Tarakan terbentuk belum ada listrik mengalir di wilayahnya.

Alhamdulillah katanya Desember sudah ada aliran listrik masuk ke sini, apalagi sudah banyak rumah dan terus bertambah,” terangnya.

Ia mengatakan, selama ini ia dan warga bergantung pada genset dan solar cell atau pembangkit listrik yang mampu mengkonversi sinar matahari menjadi arus listrik. “Jadi kami di sini pakai genset dan tenaga surya. Kalau saya tidak beli bensin, pakai tenaga surya,” ucap Badaha.

Kebanyakan warganya juga menyambung kabel ke tetangga yang memakai genset. Namun apabila warga tidak mampu membayar, maka terpaksa hanya memakai lilin atau obor kecil. Tidak adanya aliran listrik ini tentu berdampak bagi anak-anak mereka yang menempuh pendidikan. Terkendala saat akan menyelesaikan tugas belajar di malam hari.

“Kebanyakan warga tidak mampu, tapi pakai obor. Sampai itu anak sekolah kalau malam belajar, besok paginya hitam-hitam mukanya,” terangnya.

Saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Asisten Manajer Teknik PT PLN ULK Tarakan, Suyatmanto mengatakan target ke depannya 100 persen seluruh Tarakan akan merasakan aliran listrik. Sejauh ini, pihaknya sudah menanamkan sebanyak 717 tiang listrik di seluruh Tarakan. Seperti di beberapa daerah seperti Tanjung Batu dan Bengawan.

“Kalau di Tanjung Batu sudah ada sebagian menyala. Nah di Bengawan ini sementara proses penarikan jaringan,” ujar Suyatmanto.

Dikatakan, penanaman tiang listrik di daerah Bengawan sudah dilakukan sejak Agustus lalu. Penarikan jaringan sudah dilakukan dalam November. Dalam penarikan ini setidaknya membutuhkan waktu sekira tiga bulan, karena ada sekitar tiga kilometer jaraknya. Dan yang menjadi kendala dalam pengerjaan ini, ketika hujan sehingga pekerjaan terhambat dan tidak maksimal.

“Tapi kami usahakan dalam Desember sudah dialiri listrik,” harapnya.

Dalam 2018 mendatang, pihaknya juga akan terus mengupayakan perluasan jaringan di Tarakan, agar aliran listrik merata dalam sudut kota. (*/one/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:20

Pembayaran PL Belum Tuntas

TARAKAN – Sejumlah kegiatan penunjukan langsung (PL) 2016 lalu belum juga dibayar, bahkan meninggalkan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:19

Pemerintah Prioritaskan Pembangunan

TARAKAN- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tarakan yang ke-20 kemarin dirayakan di area Sport Center,…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:17

Potensi Kaltara Banyak Dilirik Pengusaha Malaysia

TARAKAN – Potensi Kalimantan Utara (Kaltara) bak emas tersembunyi. Karena saat ini banyak perusahaan-perusahaan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:16

Museum Berbayar, Pengunjung Tetap Banyak

TARAKAN - Museum Perang Dunia II dan Museum Perminyakan Kota Tarakan, saat ini menjadi salah satu ikon…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:14

Diklaim Dua Kubu, Hanura Bimbang

TARAKAN - Setelah sekian lama bungkam, Partai Hati Nurani Rakyat akhirnya membuka membeberkan soal siapa…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:10

Ajukan Penangguhan, Perusahaan Harus Diaudit

TARAKAN – Sebelum diberlakukannya upah minimum kota (UMK) Tarakan 1 Januari 2018, pemerintah memberikan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:09

AM dan HR Saling Tunjuk

TARAKAN – Langkah dua incaran Satreskoba Polres Tarakan akhirnya terhenti. Mereka yang diketahui…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:06

Laporkan Harta Tak Dikenakan Sanksi

TARAKAN – Direktorat Jenderal Pajak pada Kementerian Keuangan beberapa waktu yang lalu telah mengeluarkan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:04

PARAH NI ORANG..!! Baru Bebas 4 Hari, Kembali Masuk Bui

TARAKAN - RE (24) residivis kasus pencurian yang baru bebas 4 hari yang lalu, terpaksa kembali harus…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:03

DPRD Akan Lembur Bahas APBD 2018

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni 2018, ditargetkan akan selesai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .