MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 05 Desember 2017 11:32
Insentif Ketua RT Naik Rp 150 Ribu
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Ketua rukun tetangga (RT) mendapat kabar baik. Dana insensif yang selama ini mereka akhirnya naik. Realisasi kenaikan itu disampaikan Sekretaris Kota (Sekkot) Tarakan, Firmananur. Kenaikan insentif disetujui  mulai dalam penggunaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2017.

“Semua sudah disetujui, dan memang akan dinaikkan sebesar Rp 150 ribu untuk setiap RT. Jadi awalnya Rp 600 ribu, nantinya jadi Rp 750 ribu,” katanya.

Dikatakannya, kenaikan ini masih dalam proses. Begitu juga dengan insensif RT yang dalam dua bulan terakhir ini belum dibayarkan.

 “Saat ini masih proses, jadi ditunggu saja,” ujar Firmananur.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Ketua RT (FKKRT), H. M. Rusli Jabba mengatakan memang selama ini belum ada kenaikan yang diberikan pemerintah. Ia juga mengakui pemerintah belum pernah mengajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Tarakan terkait kenaikan insentif RT. Padahal, pada masa kampanye Agustus 2013 lalu, FKKRT melalui pesan tertulis mengajukan tiga poin usulan kepada Wali Kota Tarakan, Sofian Raga dan Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat.  Salah satu poin tersebut adalah adanya kenaikan insentif RT, dan telah ditandatangani keduanya.

“Kalau diajukan Insya Allah DPRD akan menyetujui karena ini kepentingan masyarakat,” ucap Rusli Jabba.

Dikatakannya lagi, setiap pembahasan dari forum RT, pihaknya juga sering mengingatkan pemerintah kota karena ada kontrak politik yang belum terealisasi. Namun, dari tiga poin tersebut, salah satu yang terealisasi adalah surat kabar gratis untuk ketua RT. Sisa masa jabatannya, masih ada dua kali penganggaran khususnya di 2018 mendatang bisa dianggarkan sekitar Rp 2 miliar untuk insentif para RT dinaikkan.

“Kalau berbicara defisit, untuk Rp 2 miliar ini saya rasa tidak ada artinya, Insya Allah kami mengharapkan  Pak Sofian nanti pada pembahasan anggaran murni insentif RT,” tuturnya.

Sambungnya, pembahasan ini dilakukan diakhir tahun.  “Insya Allah 2018 kemungkinan insentifnya naik,” sambungnya.

Dijelaskannya, sekitar 2010 lalu Kota Tarakan termasuk kota dengan insentif RT tertinggi dibandingkan daerah yang lain, dari Rp 250 naik menjadi Rp 500 ribu dan naik lagi menjadi Rp 600 ribu namun sampai sekarang belum ada perubahan.

“Jadi kami mengharapkan agar Pak Wali  menaikkan untuk tahun depan,” harapnya.

Dikatakannya juga, memang dari pihak pemerintah kota sudah memberikan sinyal positif menaikkan insentif. Tetapi pihaknya masih belum tahu kapan hal itu akan direalisasikan. “Kami menunggu juga ini, semoga saja apa yang dikatakan dapat terealisasi,” pungkasnya. (*/yus/lim)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .