MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 02 Desember 2017 09:41
PKS Optimistis Mengulangi Kemenangan

Libatkan Semua Kader Mendukung Sofian-Sabar

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah menentukan pilihannya untuk memilih pasangan Sofian-Sabar pada bursa pilwali Tarakan tahun depan. Mereka optimistis dapat mengulang kemenangan pada pilwali sebelumnya.

Kepada Radar Tarakan, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltara, Muhammad Nasir mengatakan strategi yang digunakan PKS untuk memenangkan setiap pemilihan, ialah strategi akar rumput.

“Strategi itu juga yang akan kami gunakan untuk proses pemilihan calon wali kota Tarakan di 2018 nanti,” ungkapnya.

Dijelaskan Nasir, strategi akar rumput ini istilah dari strategi yang bertumpu kepada kader untuk terus bergerak ke bawah, yakni dengan menggerakkan kader internal dan binaan kader, seperti majelis taklim dan sebagainya.

Insya Allah, kader PKS siap untuk melakukan proses door to door. Artinya kami akan memasuki hampir seluruh rumah di Tarakan,” jelasnya.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan door to door, ialah sebagai usaha dari kader PKS untuk mengajak masyarakat agar dapat memilih dan turut dalam memenangkan proses pemilihan Sofian-Sabar.

Sebagai partai yang dulunya juga ikut mengusung Sofian Raga dan Khaeruddin Arief Hidayat, dalam pemilihan calon wali kota sebelumnya. Kali ini PKS menginginkan agar Sofian kembali menyelesaikan pekerjannya di Kota Tarakan. Untuk itu PKS kembali mengusung Sofian dengan wakil yang berbeda yakni Sabar Santuso, agar pekerjaan yang dilakukan Sofian, dapat terselesaikan pada periode yang kedua nanti.

“Saya yakin, sehebat apapun seorang pemimpin, jika hanya lima tahun pasti masih banyak programnya yang belum terselesaikan. Ini lah yang akan kami sampaikan kepada masyarakat, agar dapat memberikan kesempatan kepada beliau (Sofian) untuk menuntaskan program yang sudah ada,” tuturnya.

Untuk diketahui, hingga kini kekuatan nyata kader PKS, telah mencapai 8 ribu suara, data ini berdasarkan data pemilihan legislatif 2014 terakhir di Kota Tarakan. Dari 8 ribu suara tersebut, Nasir menjamin akan terus bertambah, sehingga basis kekuatan inilah yang akan bergerak ke masyarakat.

“Orang sudah tahu bahwa PKS itu solid. Ketika diintruksikan, Insya Allah, semuanya bekerja. Artinya kami bukan hanya menyerahkan perahu saja, tapi kader dan seluruhnya juga bergerak,” terangnya.

Meski hanya memiliki satu kursi saja di DPRD Tarakan, tetapi PKS memiliki jumlah pendukung yang tetap dan semakin bertambah.

“Itulah kelebihan PKS dari partai lain, yakni loyalitas PKS sangat kuat. Insya Allah, Tarakan dapat menyempurnakan kemenangan di Kaltara,” harapnya.

DATA TAK SESUAI, GUGUR DARI DAFTAR

Penyerahan berkas dukungan sudah berakhir beberapa waktu lalu. Artinya hanya satu pasangan saja, yang akan menempuh jalur independen pada pilwali tahun depan yakni Hj. Umi Suhartini dan Mahrudin Mado. Kini KPU Tarakan sedang melakukan proses verifikasi dukungan yang sudah diserahkan.

Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo mengatakan, sebelumnya memang ada tiga figur yang telah melaksanakan komunikasi ke KPU, untuk berkosultasi terkait proses maju pilwali dengan jalur perseorangan, di antaranya Hj. Umi Suhartini, Khaeruddin Arief Hidayat dan Joko Slamet.

Akan tetapi, dari tanggal 25 hingga 29 November lalu, pada kegiatan penyerahan berkas dukungan, baik Arief maupun Joko tidak hadir untuk menyerahkan berkas dukungan mereka yang kabarnya sudah dikumpulkan oleh tim suksesnya.

“Artinya tidak ada bakal calon di jalur independen, selain Bu Umi,” tutur Teguh sapaan akrabnya.

Dengan begitu, saat ini KPU Tarakan tengah berkonsentrasi dalam pelaksanaan verifikasi administrasi, yakni dengan melakukan pengecekan terhadap nama dukungan yang telah diserahkan oleh Hj. Umi Suhartini.  apakah semuanya tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) atau daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4).

Proses ini nantinya akan memverifikasi keakuratan data dari pendukung. Misalnya salah seorang pendukung yang KTP turut disetorkan, maka KPU akan memastikan domisili si pendukung apakah sesuai dengan data KTP yang ada. Jika nanti tidak, maka KPU akan mencoret nama tersebut dari daftar dukungan Hj. Umi Suhartini.

“Kalau KTP-nya tidak sesuai data maupun domisili daerah, maka akan kami coret dari daftardukungan,” tutur Teguh.

Selain itu, jika KPU menemukan sebuah tanda tangan dukungan, namun tidak disertai dengan dukungan KTP, maka hal tersebut juga dikatakan tidak memenuhi syarat. “Jadi itu yang kami cek. Setelah proses ini, akan terlihat jumlah dukungannya apakah memenuhi syarat atau tidak,” jelasnya.

Usai pelaksanaan verifikasi administrasi, KPU segera menyerahkan hasil verifikasi administrasi tersebut ke panitia pemungutan suara (PPS), sehingga pada saat pelaksanaan verifikasi faktual, PPS tinggal fokus pada dukungan yang  dinyatakan memenuhi syarat untuk dilaksanakan verifikasi faktual.

Untuk diketahui, proses penyerahan berkas verifikasi administrasi dari KPU ke PPS, akan dilaksanakan pada 9 Desember ini. Selanjutnya pada 12 hingga 25 Desember, PPS melanjutkan tahapan verifikasi faktual.

Di sisi lain, menyoal diplihnya Mahrudin Mado menjadi wakil Hj. Umi Suhartini untuk maju pilwali tahun depan, bukanlah sosok figur yang banyak dikenal masyarakat Tarakan. Lantas mengapa Mahrudin justru dipilih untuk menjadi wakil Hj. Umi?

Saat diwawancarai oleh media ini, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) penjaringan Calon Wakil Wali Kota Hj. Umi Suhartini, Maman Usman mengatakan, tim seleksi (timsel) memang tidak terlibat dalam mempertimbangkan pemilihan wakil. Sebab tugas tersebut sudah didelegasikan ke tim khusus (timsus) Hj. Umi Suhartini yang mana sama-sama bertujuan untuk memenangkan perempuan yang masih aktif di birokrat itu.

“Jadi, dipilihnya Pak Mahrudin Mado itu karena penentuan dari timsus,” kata Maman sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Maman menjelaskan, saat ini tim yang bersama Hj. Umi Suhartini tidak hanya timsel dan timses saja, melainkan juga ada timsus yang bekerja. Awalnya memang kata Maman, nama figur Ahmad Usman dinilai cocok untuk mewakili Hj. Umi berdasarkan usulan dari timsel. Hanya saja, Ahmad Usman saat itu mengaku belum siap, sehingga timsel menyerahkan sepenuhnya pemilihan wakil ke timsus.

Usai keputusan tersebut diserahkan kepada timsus, maka timsus membuat sebuah kesepakatan untuk ‘meminang’ Mahrudin Mado sebagai wakil Hj. Umi Suhartini maju pilwali tahun depan.

“Jadi itu, keputusan timsus, bukan timsel. Karena kami (timsel) kemarin merekomendasikan Pak Ahmad Usman, tapi ternyata belum siap,” jelasnya.(*/yed/nri)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 13:30

Jajal Tanjakan Gang-Gang

TARAKAN - Puluhan goweser dari berbagai komunitas sepeda di Bumi Paguntaka,Sabtu (13/10) ikut ambil…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:36

Kampanye, DPRD Harus Cuti

LARANGAN penggunaan fasilitas negara dalam berkampanye wajib dipatuhi para anggota dewan perwakilan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:35

APBD-P 2018 Menunggu Pembahasan

TARAKAN - Pembahasan draf Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:33

Pengungsi Sulteng Banyak Mengaku Warga Kaltara

PALU- Setelah melakukan penyisiran terhadap warga Kaltara di beberapa titik lokasi bencana gempa dan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:30

Bantuan Parpol Kaltara Masih Tetap

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Utara kembali menyalurkan bantuan keuangan (bankeu) kepada sejumlah parpol…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:29

Bertahan di Indekos, Ikut Menjarah demi Bertahan Hidup

Gempa seketika mengguncang Palu. Seluruh warga berhamburan menyelamatkan diri, Jumat 28 September petang.…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:50

Siswa Sayat Tangan Bukan karena Minuman

TARAKAN – Produk minuman Torpedo sudah dievaluasi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:48

DLH Berharap Peran RT dan Lurah

TARAKAN - Maraknya pembuangan sampah sembarangan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab,…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:43

Kesulitan Dapatkan Pendanaan

TARAKAN – Peran pelatih di dunia olahraga, tugas pokok utamanya ialah sistem kepelatihan yang…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:38

Terpukul Kehilangan Oscar, Penggantinya Belum Pasti

TARAKAN – Saat ini kerisauan para pelatih tinju Kaltara masih dirasakan, pasca satu atletnya yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .