MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 30 November 2017 15:08
Korban Meninggal Turun Drastis

Kasus DBD Terbanyak di Karang Rejo

TERGANTUNG POLA HIDUP: Kasus penyakit demam berdarah di Tarakan mengalami penurunan tahun ini. Meski jumlahnya menunjukkan masih mencapai ratusan kasus. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Bumi Paguntaka mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat jumlah kasus DBD hingga Oktober tahun ini hanya 122 kasus. Jumlah ini dipastikan akan selisih jauh dari tahun 2016 lalu, yang mencapai 545 kasus hingga tutup tahun.

Kepala Dinkes Tarakan, Subono mengungkapkan muncul kekhawatiran peningkatan kasus di 2017, mengingat di beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. “Terhitung mulai tahun 2011 hingga tahun 2016 tren kasus DBD terus mengalami peningkatan, rata-rata setiap tahunnya bertambah 50 kasus, tadinya saya pikir tahun ini meningkat menjadi 600 kasus. Alhamdulillah ternyata terjadi penurunan yang signifikan,” ungkapnya, Rabu (29/11).

Tidak hanya turun dari jumlah kasus saja, dari jumlah korban penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti ini juga mengalami penurunan. “Biasanya setiap tahun korban yang meninggal akibat terkena DBD mencapai 5 hingga 6 orang, namun tahun baru 1 orang saja,” bebernya.

Subono juga menambahkan berdasarkan penghitungan dari incidence rate (IR) sebagai indikator frekuensi serangan atau angka kejadian kasus DBD dalam populasi 100.000 penduduk, tahun ini IR Tarakan masih sesuai dengan standar nasional yakni 49 per 100.000 penduduk.

“Tahun ini angka IR kita masih standar nasional yakni 49 per 100.000 penduduk, padahal tahun-tahun sebelumnya bisa mencapai 500 per 100.000 penduduk,” tuturnya.

Sementara untuk wilayah yang paling banyak terjadi kasus DBD adalah Kelurahan Karang Rejo yakni 42 kasus, disusul Kelurahan Gunung Lingkas yakni 22 kasus, sementara Kelurahan Pantai Amal menjadi kelurahan yang dengan angka pengidap DBD nihil alias tidak ada.

“Bila dihitung berdasarkan IR, Kelurahan Juata Permai menjadi yang tertinggi yakni 64,97, padahal tahun-tahun sebelumnya Kelurahan Juata Laut yang tertinggi dengan IR bisa mencapai 5 kali lipat dibandingkan standar IR nasional,” ujarnya.

Meski tahun ini kasus DBD diperkirakan terjadi penurunan hingga akhir tahun, pihaknya tetap berkomitmen untuk terus menekan angka kasus DBD di Kota Tarakan.

“Kami sudah menggerakkan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) satu kepala keluarga (KK) satu orang, walaupun belum semuanya bisa terhandel, kami sebisa mungkin memaksimalkan SDM yang ada, selain itu kami juga sudah menggerkakan program larvasisasi bekerjasama dengan UBT dan Akper Kaltara,” pungkasnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:49

Korban Salah Catat Bermunculan

TARAKAN – Ternyata tak hanya Lukas Yusuf, saja yang syok akan tagihan airnya yang melonjak senilai…

Jumat, 23 Februari 2018 10:45

Oleng Kiri, Terperosok ke Selokan

TARAKAN – Warga yang tinggal di daerah Jalan Kusuma Bangsa tepatnya di dekat gedung Polisi Militer…

Jumat, 23 Februari 2018 10:43

Besar di Tarakan, Tahu Seluk-beluk Perkembangan Kota

Tiga di antara empat pasangan calon (paslon) Pilwali Tarakan sudah berdiskusi langsung dengan kru dan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:41

Menebus Dosa Proyek Raksasa

BEGITU banyak pertanyaan tentang siapa Robert Lai dan siapa Meiling yang sering saya sebut dalam tulisan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:40

Bila Negatif, Penyelidikan Dihentikan

TARAKAN – Meski Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis hasil lab atas makanan,…

Jumat, 23 Februari 2018 10:38

Anggaran Kurang-Kontur Tanah Jadi Penyebab

TARAKAN — Dari 5.000 sambungan jaringan gas (jargas) yang menjadi target Perusahaan Gas Negara…

Jumat, 23 Februari 2018 10:37

Butuh Perbaikan Jalan Akses ke Masjid

TARAKAN – Ketua RT 10, Kelurahan Selumit, Gunawan mengatakan, semenisasi jalan lingkungan layak…

Jumat, 23 Februari 2018 10:36

Jalan di Tarakan yang Rawan Kecelakaan

TARAKAN – Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi salah satu penyebab seringnya terjadi kecelakaan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:43

Pura-Pura Antar Teman

TARAKAN - Dalam 21 adegan rekonstruksi pada Rabu (21/2), terungkap bahwa Abdul Rajak (48) berhasil lolos…

Kamis, 22 Februari 2018 10:41

Dinkes Bingung Penyebab Keracunan

TARAKAN – Sungguh sangat mengejutkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .