MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 30 November 2017 15:08
Korban Meninggal Turun Drastis

Kasus DBD Terbanyak di Karang Rejo

TERGANTUNG POLA HIDUP: Kasus penyakit demam berdarah di Tarakan mengalami penurunan tahun ini. Meski jumlahnya menunjukkan masih mencapai ratusan kasus. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Bumi Paguntaka mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat jumlah kasus DBD hingga Oktober tahun ini hanya 122 kasus. Jumlah ini dipastikan akan selisih jauh dari tahun 2016 lalu, yang mencapai 545 kasus hingga tutup tahun.

Kepala Dinkes Tarakan, Subono mengungkapkan muncul kekhawatiran peningkatan kasus di 2017, mengingat di beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. “Terhitung mulai tahun 2011 hingga tahun 2016 tren kasus DBD terus mengalami peningkatan, rata-rata setiap tahunnya bertambah 50 kasus, tadinya saya pikir tahun ini meningkat menjadi 600 kasus. Alhamdulillah ternyata terjadi penurunan yang signifikan,” ungkapnya, Rabu (29/11).

Tidak hanya turun dari jumlah kasus saja, dari jumlah korban penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti ini juga mengalami penurunan. “Biasanya setiap tahun korban yang meninggal akibat terkena DBD mencapai 5 hingga 6 orang, namun tahun baru 1 orang saja,” bebernya.

Subono juga menambahkan berdasarkan penghitungan dari incidence rate (IR) sebagai indikator frekuensi serangan atau angka kejadian kasus DBD dalam populasi 100.000 penduduk, tahun ini IR Tarakan masih sesuai dengan standar nasional yakni 49 per 100.000 penduduk.

“Tahun ini angka IR kita masih standar nasional yakni 49 per 100.000 penduduk, padahal tahun-tahun sebelumnya bisa mencapai 500 per 100.000 penduduk,” tuturnya.

Sementara untuk wilayah yang paling banyak terjadi kasus DBD adalah Kelurahan Karang Rejo yakni 42 kasus, disusul Kelurahan Gunung Lingkas yakni 22 kasus, sementara Kelurahan Pantai Amal menjadi kelurahan yang dengan angka pengidap DBD nihil alias tidak ada.

“Bila dihitung berdasarkan IR, Kelurahan Juata Permai menjadi yang tertinggi yakni 64,97, padahal tahun-tahun sebelumnya Kelurahan Juata Laut yang tertinggi dengan IR bisa mencapai 5 kali lipat dibandingkan standar IR nasional,” ujarnya.

Meski tahun ini kasus DBD diperkirakan terjadi penurunan hingga akhir tahun, pihaknya tetap berkomitmen untuk terus menekan angka kasus DBD di Kota Tarakan.

“Kami sudah menggerakkan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) satu kepala keluarga (KK) satu orang, walaupun belum semuanya bisa terhandel, kami sebisa mungkin memaksimalkan SDM yang ada, selain itu kami juga sudah menggerkakan program larvasisasi bekerjasama dengan UBT dan Akper Kaltara,” pungkasnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 23:57

BKSDA Sarankan Diserahkan ke LK

TARAKAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyarankan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan…

Selasa, 18 September 2018 23:44

Sehari Penukaran, Tembus 1.142 Kartu GPN

TARAKAN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kalimantan Utara terus mendorong penggunaan sistem…

Selasa, 18 September 2018 12:24

KASIHAN..!! Beruang Madu Kurus di Kandang Besi

TARAKAN – Sedih rasanya melihat nasib tiga ekor beruang madu di dua kandang di dalam Hutan Kota…

Selasa, 18 September 2018 12:22

Potensi PAD, Investasi dan Libatkan Pihak Ketiga

KRITIK datang dari pemerhati lingkungan di Kalimantan Timur (Kaltim). Mantan Direktur Kawasan Wisata…

Selasa, 18 September 2018 12:19

Dibatasi, Dolar Naik, hingga Kompetitor Menguat

Semarak Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tidak berdampak signifikan bagi usaha jasa percetakan seperti…

Selasa, 18 September 2018 12:13

DPT Dicermati untuk Kali Kedua

TARAKAN- Imbauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI agar dilakukan pencermatan ulang terhadap jumlah…

Selasa, 18 September 2018 12:11

Imunisasi MR Masih 46 Persen

TARAKAN – Pencapaian imunisasi measles rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara) masih cukup…

Selasa, 18 September 2018 11:59

Dua Spesialis Congkel Jok Motor Terciduk

TARAKAN - Dua pelaku pencurian spesialis merusak jok motor berhasil diamankan pihak kepolisian dari…

Selasa, 18 September 2018 11:51

Dolar Naik, Material KPR Ikut Naik

TARAKAN- Naiknya kurs dolar masih menjadi polemik. Pasalnya berbagai usaha juga mengalami imbasnya,…

Selasa, 18 September 2018 11:48

Akses Menuju Pemakaman Rusak Parah

TARAKAN - Jalan lingkungan menuju ke arah Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Nasrani, Kelurahan Juata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .