MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 30 November 2017 15:08
Korban Meninggal Turun Drastis

Kasus DBD Terbanyak di Karang Rejo

TERGANTUNG POLA HIDUP: Kasus penyakit demam berdarah di Tarakan mengalami penurunan tahun ini. Meski jumlahnya menunjukkan masih mencapai ratusan kasus. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Bumi Paguntaka mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat jumlah kasus DBD hingga Oktober tahun ini hanya 122 kasus. Jumlah ini dipastikan akan selisih jauh dari tahun 2016 lalu, yang mencapai 545 kasus hingga tutup tahun.

Kepala Dinkes Tarakan, Subono mengungkapkan muncul kekhawatiran peningkatan kasus di 2017, mengingat di beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. “Terhitung mulai tahun 2011 hingga tahun 2016 tren kasus DBD terus mengalami peningkatan, rata-rata setiap tahunnya bertambah 50 kasus, tadinya saya pikir tahun ini meningkat menjadi 600 kasus. Alhamdulillah ternyata terjadi penurunan yang signifikan,” ungkapnya, Rabu (29/11).

Tidak hanya turun dari jumlah kasus saja, dari jumlah korban penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti ini juga mengalami penurunan. “Biasanya setiap tahun korban yang meninggal akibat terkena DBD mencapai 5 hingga 6 orang, namun tahun baru 1 orang saja,” bebernya.

Subono juga menambahkan berdasarkan penghitungan dari incidence rate (IR) sebagai indikator frekuensi serangan atau angka kejadian kasus DBD dalam populasi 100.000 penduduk, tahun ini IR Tarakan masih sesuai dengan standar nasional yakni 49 per 100.000 penduduk.

“Tahun ini angka IR kita masih standar nasional yakni 49 per 100.000 penduduk, padahal tahun-tahun sebelumnya bisa mencapai 500 per 100.000 penduduk,” tuturnya.

Sementara untuk wilayah yang paling banyak terjadi kasus DBD adalah Kelurahan Karang Rejo yakni 42 kasus, disusul Kelurahan Gunung Lingkas yakni 22 kasus, sementara Kelurahan Pantai Amal menjadi kelurahan yang dengan angka pengidap DBD nihil alias tidak ada.

“Bila dihitung berdasarkan IR, Kelurahan Juata Permai menjadi yang tertinggi yakni 64,97, padahal tahun-tahun sebelumnya Kelurahan Juata Laut yang tertinggi dengan IR bisa mencapai 5 kali lipat dibandingkan standar IR nasional,” ujarnya.

Meski tahun ini kasus DBD diperkirakan terjadi penurunan hingga akhir tahun, pihaknya tetap berkomitmen untuk terus menekan angka kasus DBD di Kota Tarakan.

“Kami sudah menggerakkan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) satu kepala keluarga (KK) satu orang, walaupun belum semuanya bisa terhandel, kami sebisa mungkin memaksimalkan SDM yang ada, selain itu kami juga sudah menggerkakan program larvasisasi bekerjasama dengan UBT dan Akper Kaltara,” pungkasnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 12:20

Lima Bulan Terakhir, Produksi Sampah Berkurang

TARAKAN - Meski Tempat Pembuangan Sampah (TPA) saat ini sangat…

Jumat, 18 Januari 2019 12:17

Ditemukan Dompeng, Diduga Milik Rustan

TARAKAN - Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap warga…

Jumat, 18 Januari 2019 12:15

Dahlan Iskan: Pers Itu Lembaga Perjuangan

SAMARINDA - Pers tak hanya sekadar pekerjaan yang dapat dijadikan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:13

Sembilan ASN Melanggar, Diberikan Pembinaan

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan telah melakukan pengawasan dan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:12

Jadwal Ujian Nasional Dimajukan

TARAKAN - Pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) yang akan diselenggarakan pada…

Jumat, 18 Januari 2019 11:43

Terdakwa Mengaku Hanya Iseng Membuat Video

TARAKAN – Terdakwa terduga terorisme yaitu Agus Salim mengungkapkan alasan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:24

Beli Sabu, Petani Rumput Laut Diamankan Anggota Marinir

TARAKAN – Dua pria yang diketahui merupakan petani rumput laut…

Jumat, 18 Januari 2019 10:32

Ilmu Kepemimpinan Harus Dimiliki Kepala Sekolah

TARAKAN - Panggilan menjadi seorang pemimpin di sekolah bukanlah hal…

Jumat, 18 Januari 2019 10:30

Konstruksi Hancur Digenangi Air

TARAKAN - Kerusakan jalan masih menjadi sorotan teratas bagi masyarakat.…

Jumat, 18 Januari 2019 09:55

Perwali Penggunaan Plastik Segera Diberlakukan

TARAKAN - Akibat sulit didaur ulang, sampah plastik di Bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*