MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 30 November 2017 14:47
Bea Cukai Musnahkan Ribuan Miras, Rokok dan Obat Ilegal
DIMUSNAHKAN: Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu RI, Heru Pambudi melakukan pemusnahan miras dan barang ilegal lainnya yang diamankan KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan di Dermaga Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Rabu (29/11). ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Pemusnahan ribuan miras, rokok dan obat gatal ilegal kembali dilakukan Kantor Pelayanan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan di Dermaga Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Rabu (23/11).

Jika selama ini pemusnahan kerap dilaksanakan di Nunukan, kali ini beberapa barang sitaan hasil tangkapan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) periode Januari hingga November 2017 ini akhirnya dimusnahkan.

“Barang-barang yang dimusnahkan ini merupakan hasil sitaan KPPBC Nunukan dan Satgas Pamtas yang dikumpulkan selama 11 bulan terakhir. Minuman dan barang-barang ini disita karena tidak memenuhi syarat serta tidak memiliki izin,” kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Heru Pambudi.

Menurut Heru, dari barang-barang tersebut, total barang bukti yang dimusnahkan senilai Rp 138.182.598. “Kita terus melakukan penindakan, karena ini sangat penting untuk memastikan masuknya barang-barang ilegal tidak lagi terjadi,” jelasnya.

Pemusnahan ini dilakukan setelah adanya persetujuan dari Menteri Keuangan berdasarkan surat persetujuan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Tarakan Nomor: S-15/MK.6/WKN.13/KNL.04/2017 tertanggal 25 September 2017 dan S-19/MK.6/WKN.13/KNL.04/2017 tertanggal 27 November 2017.

Adapun jumlah barang yang dimusnahkan, lanjut Heru, di antaranya, 45.722 batang sigaret kretek mesin (rokok), 1.028 botol dan kaleng minuman beralkohol dan 2.680 bungkus obat gatal dengan berbagai merek.

Heru mengungkapkan, para pelaku penyelundupan kebanyakan melakukan aksinya melalui jalur laut. Mereka memanfaatkan pelabuhan tikus yang tidak terpantau petugas. “Semoga dengan adanya pemusnahan ini, akan meningkatkan kerja sama antara stakeholder yang berada di Nunukan,” ujar Heru.

Dia berharap, ke depan KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan bersama instansi vertikal lainnya dapat lebih gencar melakukan pengawasan. Sehingga, menekan ruang gerak para penyelundup barang-barang ilegal tersebut.

Selain itu juga, dirinya tak berhenti mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI yang sudah membantu KPPBC Nunukan dalam sektor pengawasan di perbatasan. (dia/eza)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:25

Pasien Terima Obat Kedaluwarsa

NUNUKAN – Telah ditemukan obat-obatan dari salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Sebatik…

Jumat, 23 Februari 2018 10:23

Mantan TKI Ditemukan Meninggal Dunia

NUNUKAN – Masyarakat di sekitar Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Jalan Ujang Dewa, Kelurahan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:19

Perkuat Pengawasan, TNI Tambah Koramil

NUNUKAN – Untuk menjaga situasi dan keamanan wilayah perbatasan khusus di Kabupaten Nunukan, Komando…

Kamis, 22 Februari 2018 12:41

Sosok Mayat Ditemukan Depan Kantor Imigrasi

NUNUKAN - Sosok mayat tiba-tiba ditemukan di depan Kantor Imigrasi Kelas II B Nunukan. Jalan Ujang Dewa, …

Kamis, 22 Februari 2018 10:37

Dugaan Pungli PTSL Bakal Ditelusuri ORI

NUNUKAN – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) akan menindaklanjuti…

Kamis, 22 Februari 2018 10:09

Masak Air Ditinggal, Rumah Jadi Arang

NUNUKAN – Amukan si jago merah melalap satu rumah warga di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Bukit Indah,…

Kamis, 22 Februari 2018 10:08

Sekolah Tanpa Kursi dan Meja Direspons

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan mendistribusikan bantuan ke Sekolah…

Kamis, 22 Februari 2018 10:07

Desak Perusahaan Berkantor di Nunukan

NUNUKAN – Upaya Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan agar perusahaan besar berkantor…

Rabu, 21 Februari 2018 11:13

Memprihatinkan, ke Sekolah Memakai Perahu

Berada di daerah pelosok memang segalanya masih serba tertinggal. Begitu pula dengan kondisi pendidikan.…

Rabu, 21 Februari 2018 10:54

NAH KENAPA INI..??? Kejari SP3 Kasus Rumjab Bupati

NUNUKAN - Hilangnya rumah jabatan (rujab) Bupati Nunukan sampai saat ini penuh misteri. Entah, pembongkaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .