MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 29 November 2017 12:24
Sepakat Bentuk Tim Pencari Fakta

Sengketa Lahan di Pantai Amal

Salman Aradeng. FOTO: DOK

PROKAL.CO, TARAKAN – Polemik sengketa lahan di Kelurahan Pantai Amal terus bergulir. Untuk menemukan titik terang permasalahan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Lantamal XIII Tarakan beserta masyarakat Pantai Amal membentuk tim pencari fakta. Tujuannya mempercepat penyelesaian lahan Pantai Amal Baru.

Hal itu dicetuskan dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Tarakan, Salman Aradeng, kemarin (28/11). Turut hadir, Wali Kota Tarakan Sofian Raga, Danlantamal Tarakan Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni.

Dalam rapat tersebut, salah seorang perwakilan masyarakat Pantai Amal M.Yusuf mengungkapkan pihaknya meminta kejelasan tentang lahan yang didiami warga saat ini yang diklaim TNI AL. Maka pihaknya pun meminta TNI AL dapat menunjukkan dokumen lahan yang selama ini kerap dipersoalkan kepada mereka.

"Kami mempertanyakan, bukti apa yang dimiliki oleh Angkatan Laut kalau lahan tersebut adalah milik mereka, ini kan belum jelas," kata Yusuf.

Ketua DPRD Tarakan, Salman Aradeng menjelaskan dari hasil rapat semua pihak telah sepakat membentuk tim pencari fakta dalam penyelesaian sengketa lahan itu. Dalam tim ini, masing-masing mengajukan perwakilannya, seperti lantamal, DPRD, pemkot serta warga.

“Di tim inilah nantinya yang akan bekerja untuk menemukan kepastian hukum. Jika sudah berjalan, akan dilihat apakah masalah ini dapat terselesaikan di tingkat kota. Jika tidak, maka akan dibawa ke tingkat provinsi sampai ke pusat,” ungkap Salman yang ditemui usai rapat tersebut.

Menurutnya, jika permasalahan ini tidak selesai di tingkat pusat, makan jalan satu-satunya menempuh jalur hukum. “Di sini nanti semua fakta-fakta serta bukti akan dikumpulkan, terkait kepemilikan lahan ini,” jelasnya.

Adapun persoalan adanya intimidasi di lapangan, Salman menegaskan, bahwa ia sendiri siap menerima laporan warga jika ada yang mengintimidasi warga. Dalam hal ini, Salman juga sudah melakukan koordinasi dengan danlantamal, serta warga Pantai Amal terkait itu.

“Kalau ada intimidasi menakut-nakuti silakan laporkan baik ke saya atau ke komandan lantamal itu sendiri, dan kami beri kesempatan kepada tim ini untuk bekerja, dan ini akan kami kawal,” tegasnya.

Salman juga mengingatkan bahwa, sampai belum adanya kepastian hukum, warga dilarang dulu untuk menambah-nambah bangunan di area yang masih bersengketa. Dan dari hasil rapat juga, sesuai komitmen dari Lantamal XIII, bahwa tidak ada pengosongan lahan dalam waktu dekat ini. “Surat pengosongan lahan yang deadline di bulan Desember, yang diberikan khusus ke warga RT 06, itu sudah nggak ada,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan, Sofian Raga meminta waktu penyelesaian sengketa lahan ini. Tentunya atas nama Pemerintah Kota Tarakan dan DPRD akan terus mengawal persoalan ini. “Untuk itu saya minta kepada warga Pantai Amal untuk bersabar dan memberikan kesempatan kepada kami untuk menyelesaikan sengketa lahan ini,” kata Sofian.

Dikonfirmasi terpisah, Danlantamal XIII Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni menegaskan bahwa dirinya sepakat dengan adanya pembentukan tim penyelesaian sengketa ini. Dan jika diminta perwakilan untuk masuk dalam tim ini dirinya sangat setuju.

“Jika ketua DPRD meminta satu perwakilan atau sampai lima perwakilan, kami siapkan sesuai kebutuhan. Pada dasarnya jangan situasi ini dibuat dengan emosi, harus tenang. Warga juga jangan banyak terpengaruh. Jika ada info yang kurang berkenan jangan langsung ditelan, silakan hubungi kami untuk mengkonfirmasi kebenarannya,” ucap Ferial.

Lanjutnya, Ferial pun mengaku atas kesalahannya dan meminta maaf kepada warga Pantai Amal, atas adanya personil lantamal yang bertindak di luar kewenangan dan perintah. “Jadi semoga ada jalan terang dan jangan saling mempengaruhi. Saya juga bisa merasakan, saya ada anak dan istri, saya juga rakyat, saya juga warga Indonesia. Dan saya berharap yang terbaik yang akan dirasakan semua pihak,” ucapnya.

Saat disinggung soal  masa berlaku surat deadline pengosongan lahan di RT 06, Ferial menegaskan bahwa dalam surat tersebut ada kekeliruan. “Itu sudah saya klarifikasi, ada kekeliruan dan ada kesalahan, dan itu nggak ada. Tidak ada deadline lagi,” tegasnya. (eru/lim)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .