MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 27 November 2017 13:15
Mahruddin 'Dipinang' Jadi Wakil Umi

Siap Mundur dari Partai Gerindra

SIAP MAJU: Hj. Umi Suhartini dan H. Mahruddin Mado bersama ribuan para pe ndukungnya berjalan menuju KPU Kota Tarakan, untuk mengantarkan berkas dukungan sebagai syarat mendaftarkan diri sebagai calon independen Pilwali Tarakan 2018 mendatang. FOTO : JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Teka teki penentuan wakil pasangan Hj. Umi Suhartini untuk maju Pilwali tahun depan, akhirnya terungkap juga. Perempuan yang masih aktif sebagai birokrat itu sudah menambatkan pilihannya pada H. Mahruddin Mado, yang berprofesi sebagai kontraktor.

Kemarin, keduanya terang-terangan mendeklarasikan diri untuk maju sebagai bakal calon wali kota Tarakan melalui jalur independen dengan menyerahkan dukungan ke KPU Tarakan.

Sebelum Umi dan Mahruddin beserta tim suksesnya menyerahkan berkas, ribuan pendukung mereka ikut berjalan kaki dari Stadion Datu Adil menuju kantor KPU Tarakan dengan diiringi tabuhan rebana dan lantunan lagu. Mereka kompak menggunakan hijab berwarna hijau. Hujan turun pun tak menurunkan semangat para ibu-ibu berjumlah 200 orang lebih yang dikawal langsung oleh satuan kepolisian.

“Jalan kaki ini diibaratkan pepatah ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. Berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah,” ungkap Umi disela-sela penyerahan berkas dukungan.

Berkas yang diserahkan Umi dan Mahruddin dalam waktu tiga minggu, mencapai 30 ribu dukungan dalam bentuk fotokopi KTP para pendukungnya. Pengumpulan dukungan ini, lanjut Umi, dikumpulkan melalui door to door ke warga Tarakan. Ini merupakan bukti keseriusannya untuk bisa memimpin Tarakan.

 “Alhamdullilah mengumpulkan langsung dengan mengunjungi masyarakat itu secara per orangan,” beber perempuan yang kerap kali terlihat cantik ini.

Disinggung soal wakil, Umi mengatakan penentuan wakil ini bukanlah dari hasil penjaringan yang dibuka oleh timnya. Melainkan pilihan dari tim suksesnya. Umi meyakini bahwa Mahruddin layak mendampinginya untuk bertarung memperbutkan kursi orang nomor satu, pada pesta demokrasi tahun depan.Pilihannya itu juga sangat didukung oleh suaminya. Sebab Mahruddin dianggap pantas mendampinginya.

 “Mudah-mudahan beliau (Mahruddin) selalu setia, dan selalu mendampingi saya dalam susah, senang, suka dan duka untuk sejahteranya Kota Tarakan,” harap Umi.

Sementara itu, H. Mahruddin Mado mengatakan dirinya sudah mengenal Umi dan Undunsyah sejak lama. “Sekian lama tidak berjumpa, saya pun kaget karena dihubungi oleh sahabat saya, yakni Pak Undun diminta untuk menjadi wakil Ibu Umi,” ungkapnya.

Setelah diminta langsung menjadi wakil, Mahruddin tak lantas mengiyakan permintaan tersebut. Dia langsung mendiskusikan permintaan itu kepada keluarga dan juga meminta petunjuk dari Tuhan. Setelah berdiskusi panjang dan mendapatkan restu oleh orang tuanya, Mahruddin mantap mendampingi Umi pada pilwali 2018.

Saat ini Mahruddin disibukkan dengan pekerjaannya sebagai kontraktor. Dia juga mengakui masih terdaftar sebagai kader Partai Gerindra. Namun partai pimpinan Prabowo itu, belum pernah memintanya untuk mencalonkan diri ke pilwali. Hanya saja pengalamannya di dunia politik, dia pernah terdaftar sebagai calon legislatif pada 2014 lalu.

“Kalau status kepartaian, nama saya masih ada di Gerindra. Tidak ada yang tahu (kader Gerindra) saya menjadi pasangan Ibu Umi,” ungkap pria kelahiran Tarakan berusia 56 tahun ini.

Akan tetapi, jika dalam keputusannya untuk mendampingi Umi ini, membuat Partai Gerindra menjadi keberatan, maka secara pribadi dia siap untuk mengundurkan diri.

JUMLAH BERKAS DUKUNGAN CALON INDEPENDEN HARUS PAS

Bagi calon independen yang telah melakukan penyerahan berkas dukungan ke KPU, diperlukan ketelitian. Sebab, jika setelah pelaksanaan verifikasi faktual dan administrasi terdapat jumlah dukungan yang kurang dari 14.405, maka calon independen wajib menyerahkan dua kali lipat dari jumlah yang kurang, pada saat pelaksanaan perbaikan berkas.

Ketua KPU Kota Tarakan, Teguh Dwi Subagyo mengatakan jika jumlah dukungan yang diperoleh calon independen sebanyak 14.405 atau lebih, maka otomatis calon independen tersebut akan berada di zona aman.

Berbeda jika jumlah dukungan tersebut ternyata berkurang, dari jumlah yang ditetapkan. Maka usai melakukan proses pendaftaran, maka akan diberikan masa perbaikan berkas, yang mana harus mengumpulkan dua kali lipat.

Misalkan, usai dilaksanakan proses penyerahan berkas dukungan, verifikasi faktual dan verifikasi administrasi, KPU hanya mendapatkan 14.000 jumlah pendukung calon independen, artinya masih ada 405 jumlah dukungan yang kurang. Nah, setelah melakukan proses pendaftaran, calon independen wajib mengajukan kepada KPU sebanyak 810 untuk kemudian dilakukan verifikasi kembali, hingga memenuhi 14.405.

“Kalau cukup, berarti dalam konteks persyaratan dukungannya, cukup. Tapi kalau jumlah dukungannya kurang, maka pasangan independen tersebut tidak bisa menjadi bakal calon (balon),” tegasnya.

Sementara itu, pada hari kedua proses penyerahan berkas dukungan calon wali kota dan wakil wali kota di KPU jalur independen, baru satu pasangan calon perseorangan yang melakukan penyerahan berkas dukungan, yakni Hj. Umi Suhartini dan H. Mahruddin Mado SE.

“Hj. Umi dan H. Mahruddin menyampaikan data dukungan berupa surat pernyataan dukungan masing-masing pendukungnya dari seluruh kecamatan dan kelurahan yang ada di Kota Tarakan yang dilampirkan dengan rekapitulasi dukungan dan lampiran fotokopi KTP masing-masing pendukung,” ungkap Teguh.

Berdasarkan verifikasi kecukupan jumlah dan sebaran yang dibawa oleh tim mereka, KPU menyatakan cukup. Sebab, jumlah dukungan yang dibawa oleh keduanya, mencapai 16.201 fotokopi KTP.

“Artinya jumlah dukungannya lebih besar daripada 14.405, yang sudah dipersyaratkan,” tuturnya.

Jika melihat dari sisi sebaran, standar minimal sebaran dukungan yakni tersebar minimal 50 persen plus satu jumlah kecamatan yang ada disetiap wilayah.

Nah, saat ini Kota Tarakan terdiri dari empat kecamatan, artinya minimal harus tersebar di tiga kecamatan, dan dukungan untuk Umi dan Mahruddin meliputi seluruh kecamatan dan kelurahan. Setelah proses penyerahan berkas dukungan, KPU memberikan tanda telah memenuhi syarat agar dilanjutkan dengan proses verifikasi administrasi.

“Akan segera kami serahkan kepada PPS, setelah kami melakukan verifikasi administrasi tentang kegandaan,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Teguh menjelaskan yang dimaksud dengan kegandaan yang terdiri dari dua bagian, yakni kegandaan internal dan eksternal. Kegandaan internal, yakni satu nama yang ditulis lebih dari satu kali atau satu nama yang tercantum lebih dari satu kelurahan.

Sementara itu, kegandaan eksternal ialah kegandaan antar dukungan pasangan calon, misalkan munculnya bakal pasangan calon lain yang juga menyerahkan nama dukungan yang sama dengan Umi dan Mahruddin.

“Setelah itu, kami bisa lihat. Karena setiap pasangan calon menginput data tersebut ke dalam soft copy aplikasi silon,” tuturnya.

Nantinya, setelah dilakukan pengecekan KPU, kemudian melakukan pengiriman ke PPS yang kemudian dilanjutkan pada proses verifikasi secara faktual, yakni melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk melakukan sensus.

Jika dalam proses sensus tersebut, ada nama dalam dukungan yang tidak ditemukan, maka petugas PPS akan meminta kepada liaison officer (LO), atau penghubung masing-masing kelurahan untuk mengumpulkan orang-orang tersebut ke dalam satu tempat, dan kemudian akan dilaksanakan verifikasi.

“Jika setelah dilakukan langkah itu ternyata ada juga yang tercantum dalam dukungan dan belum ditemukan, maka PPS kembali akan menyampaikan kepada LO hingga batas akhir masa verifikasi faktual yakni 25 Desember mendatang,” jelas Teguh.

Untuk diketahui, selain Umi, masih belum ada calon independen lain yang melakukan proses sosialisasi terkait silon kepada pihak KPU. Sementara itu, proses penyerahan berkas dukungan calon independen, masih dilaksanakan KPU hingga pada 29 November, pukul 24.00 wita.

“Saya sarankan, sebelum menyampaikan berkas dukungan, berkonsultasi dan berkoordinasilah dengan kami, karena ada kaitannya dengan silon yang harus ditangani oleh LO yang akan kami berikan user id untuk menginput data dukungan itu ke dalam silon,” pungkasnya. (*/yed/nri/ddq)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:20

Pembayaran PL Belum Tuntas

TARAKAN – Sejumlah kegiatan penunjukan langsung (PL) 2016 lalu belum juga dibayar, bahkan meninggalkan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:17

Potensi Kaltara Banyak Dilirik Pengusaha Malaysia

TARAKAN – Potensi Kalimantan Utara (Kaltara) bak emas tersembunyi. Karena saat ini banyak perusahaan-perusahaan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:16

Museum Berbayar, Pengunjung Tetap Banyak

TARAKAN - Museum Perang Dunia II dan Museum Perminyakan Kota Tarakan, saat ini menjadi salah satu ikon…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:10

Ajukan Penangguhan, Perusahaan Harus Diaudit

TARAKAN – Sebelum diberlakukannya upah minimum kota (UMK) Tarakan 1 Januari 2018, pemerintah memberikan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:06

Laporkan Harta Tak Dikenakan Sanksi

TARAKAN – Direktorat Jenderal Pajak pada Kementerian Keuangan beberapa waktu yang lalu telah mengeluarkan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:04

PARAH NI ORANG..!! Baru Bebas 4 Hari, Kembali Masuk Bui

TARAKAN - RE (24) residivis kasus pencurian yang baru bebas 4 hari yang lalu, terpaksa kembali harus…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:03

DPRD Akan Lembur Bahas APBD 2018

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni 2018, ditargetkan akan selesai…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:01

Ingin Membawa Hasil Panen dengan Nyaman

TARAKAN – Infrastruktur jalan selalu saja menjadi sorotan warga, apalagi di gang-gang perkampungan…

Jumat, 15 Desember 2017 11:58

Hanguskan Dapur dengan Waktu 5 Menit

TARAKAN – Tadi malam warga dikagetkan dengan mencuatnya api dari warung makan nasi lalap di bilangan…

Jumat, 15 Desember 2017 11:55

Nakhoda Didakwa Dua Pasal

TARAKAN – Insiden terbaliknya speedboat Rezeki Baru Kharisma yang mengakibatkan 10 penumpangnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .