MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 27 November 2017 12:56
Lahan akan Dibebaskan, Warga Pilih Bertahan
HARUS PINDAH: Sedikitnya ada 120 KK yang diminta untuk meninggalkan permukiman mereka karena lahan yang mereka tempati. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Persoalan pembebasan lahan oleh Lantamal XIII masih menjadi kisruh untuk warga Kelurahan Pantai Amal khususnya di Rt 6. Masyarakat sendiri merasa bingung, karena tempat tinggal selama bertahun-tahun harus dibersihkan.

Salah satu warga Rt 6 Kelurahan Pantai Amal yang telah hidup tinggal selama 17 tahun, Hj.Suhaedah (55) mengatakan pihaknya akan tetap bertahan di tempat karena memang hanya memiliki satu tempat saja.

“Kami yah hanya punya satu rumah saja, apalagi saya hanya tinggal dengan suami dan anak saya semua tinggal di Sulawesi,” katanya.

Suhaedah sendiri memiliki warung untuk dijadikan tempat mencari nafkah, karena dirinya dan suami memang telah cukup berumur dan hanya tinggal berdua saja sehingga tidak sanggup jika harus ikut warga lainnya bertani rumput laut.

“Kami ini hanya orang yang sudah lanjut usia, matapencaharian juga hanya warung kecil. Masa tidak ada hati mau disingkirkan,” ujarnya.

Dikatakannya, jika memang harus digusur, maka Suhaedah hanya bisa menetap saja dan tidak akan pindah. Karena tidak memiliki tujuan, bahkan tidak memiliki dana untuk pulang kampung. Dirinya sendiri hanya pasrah, dan berharap adanya ganti rugi yang dilakukan pihak Lantamal.

“Kalau diganti yah syukur, kalau tidak yah pasrah. Tidak ada tujuan lain, dan kami akan bertahan saja karena tidak ada niatan pulang kampung,” ungkapnya.

Ditempat berbeda, Suryanti (30) yang juga warga Pantai Amal Rt 6 merasa gelisah karena adanya informasi pembebasan lahan yang akan dilakukan akhir Desember nanti. Diakuinya juga dirinya tidak mengetahui adanya sengketa lahan antara Lantamal dengan masyarakat.

“Saya ini juga hanya beli rumah beserta lahannya ini, jadi belum tau apa-apa,” ungkapnya.

Diakuinya, Suryanti membeli rumah jadi di rt 6 sejak 4 tahun lalu tanpa mengetahui adanya sengketa lahan. Dia juga tinggal bersama dengan suami dan satu anaknya yang masih kecil. Untuk kedepannya, Suryani tidak mengetahui apa yang akan dilakukan, karena tidak mungkin pergi dari tempat itu.

“Hanya ini rumah saya, kalau mau digusur mau tinggal dimana kasian,” ungkapnya.

ketua Rt 6, Abdul Gafar mengatakan pihaknya masih melakukan musyawarah untuk menentukan sikap selanjutnya. Pihaknya sendiri berencana untuk bertmu dengan Wali Kota Tarakan untuk meminta solusi yang tepat untuk nasib warganya kedepan. (*/yus/udn)


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 14:22

Balon-Tim Sukses Harus Melek UU

PERSOALAN biaya kampanye memang rentan mengarah ke arah black campaign. Belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya,…

Senin, 22 Januari 2018 14:19

Arief Jadi Wali Kota Selama 130 Hari

TARAKAN – Sang petahana Sofian Raga yang memutuskan untuk ingin melanjutkan kerjanya, pada Pilwali…

Senin, 22 Januari 2018 14:07

Andalkan Sumbangan Sukarela Masyarakat-Gereja

KEBERADAAN maskapai Mission Aviation Fellowship (MAF), seolah menjadi penolong bagi masyarakat pedalaman…

Senin, 22 Januari 2018 14:04

Uang ATM Dibobol Pakai Lidi

TARAKAN – Masyarakat kudu waspada, khususnya saat akan melakukan transaksi tunai di mesin Anjungan…

Senin, 22 Januari 2018 13:52

Tingginya Kepedulian, Minim Keluhan

TARAKAN - Ketua RT 8 Kelurahan Pamusian Andi Laskariya mengatakan secara umum kondisi jalan yang berada…

Senin, 22 Januari 2018 11:45

MD Tak Diberi Akses Bertemu Anaknya

ANAK dari salah satu Warga Negara Asing (WNA) Filipina yang jadi kurir narkotika dititipkan Kepolisian…

Senin, 22 Januari 2018 11:28

Ular Hangus, Listik Padam

TARAKAN - Tidak ada hujan dan tak ada badai, tiba-tiba warga Bumi Paguntaka kembali merasakan listrik…

Senin, 22 Januari 2018 11:17

Siap Cabut Algaka Tak Berizin

TARAKAN – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Segala atribut berbagai macam alat…

Senin, 22 Januari 2018 11:08

Enam Tahun Menantikan Gapura

TARAKAN – Tidak banyak yang dikeluhkan oleh warga RT 14, Kelurahan Pamusian ini. Ruang lingkup…

Minggu, 21 Januari 2018 20:29

Harta Effendhi Rp 26 Miliar

TARAKAN – Hampir dipastikan seluruh Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .