MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 27 November 2017 10:12
Izin Terbang MAF Dibekukan Jadi Masalah Besar Warga Perbatasan

Sejak 1970 Masyarakat Pedalaman Ketergantungan dengan MAF

PESAWAT PERINTIS: Maskapai MAF selama ini menjadi salah satu moda transportasi udara yang mampu menjangkau masyarakat pedalaman dan perbatasan Kaltara. DEDI SUHENDRA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Berbagai pihak menilai, percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) sebagai salah satu solusi yang sangat perlu diperjuangkan guna membuka keterisolasian pemukiman masyarakat pedalaman maupun di perbatasan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Hal tersebut dikatakan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Amir Zaglos Saroyan, menurutnya beberapa persoalan mendasar di perbatasan masih terjadi hingga saat ini, salah satunya soal pembekuan izin terbang pesawat Mission Aviation Felowship (MAF).

“Persoalan MAF ini efek dari rentan pelayanan yang terlalu jauh terhadap masyarakat di pedalaman. Jika sudah ada alternatif lain tentu hal ini tidak jadi masalah,” ujar Amir kepada Radar Kaltara dikonfirmasi melalui sambungan selulernya Sabtu (25/11).

Seperti diketahui bersama, sejauh ini masih ada beberapa wilayah di Kaltara, untuk mencukupi kebutuhan pokoknya belum memiliki akses darat maupun laut hanya dapat dicapai dengan jalur udara seperti wilayah Desa Long Sule dan Long Pipa Kabupaten Malinau.

Nah, ketika (MAF) dihentikan seperti ini tentu mereka akan berpikir bahwa ini merupakan masalah yang sangat besar. Dimana, satu-satunya transportasi andalan mereka tidak lagi dapat digunakan, meski dalam kondisi apapun,” tuturnya.

Disamping itu, kata dia, secara emosional dan budaya, masyarakat pedalaman dan perbatasan sudah sangat ketergantungan dengan alat transfortasi udara yang sudah melayani masyarakat di sana sejak tahun 1970-an silam.

“Makanya saya katakan untuk menjawab itu adalah percepatan pembentukan DOB yang sudah diusulkan ke pusat. Ini harus menjadi salah satu perhatian dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Paling tidak, lanjutnya, ada perlakukan khusus dari pemerintah pusat untuk mencabut moratorium pembentukan DOB itu. Sebab, dari eksekutif dan legislatif di daerah, beserta pihak terkait lainnya sudah menyatakan dukungannya.

“Sudah ada peluang yang cukup banyak dari pemprov dan DPRD Kaltara. Kita (DPRD) sudah memfasilitasi. Buktinya begitu pemaparan, dilanjutkan dengan rapat fraksi saja langsung kami keluarkan SK (Surat Keputusan) bukti dukungan,” bebernya.

“Sementara menurut pengalaman saya waktu DOB Malinau dan lainnya dulu memerlukan watu bertahun-tahun untuk mengeluarkan rekomendasi (SK) dari DPRD. Tapi kami tidak begitu (memperlambat),” sambungnya.

Artinya, jika sudah dibentuk DOB di provinsi termuda Indonesia ini, tentu hal seperti sekarang ini tidak akan terjadi. Karena dengan terbentuknya DOB itu, secara otomatis akses yang dulunya hanya berupa ‘jalan tikus’(jalan setapak) akan ditingkatkan semua.

Bahkan, dirinya yakin jika DOB itu akan mampu menghidupkan daerah itu sendiri dengan terbukanya keterisolasian dengan tidak membebani pemerintah pusat terlalu jauh. Karena secara otomatis Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni tentu sudah ada.

“Kita akan mendorong terus untuk menjawab persoalan MAF ini. Intinya, dalam waktu dekat diharapkan ada solusi bagi masyarakat yang ada di perbatasan, karena keberadaan MAF itu masih sangat dibutuhkan di sana,” pungkasnya.(iwk/dsh)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 11:17

Polda Minta Hibah Lahan Lagi

TANJUNG SELOR – Belum lama ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan telah menghibahkan aset…

Rabu, 25 April 2018 11:14

Instruksi Lakukan Pengawasan-Penjagaan

TANJUNG SELOR - Pembangunan taman yang menelan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) sekira Rp 14,6…

Rabu, 25 April 2018 11:12

Kedatangan Dua Pejabat Utama Baru

TANJUNG SELOR –  Secara resmi Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah…

Rabu, 25 April 2018 11:10

Sering Menerima Ancaman Saat Akan Memberi Tuntutan

Menjadi wanita karier tidak semudah yang dibayangkan, apalagi harus berpisah dengan keluarga demi tugas…

Selasa, 24 April 2018 11:48

Mendagri Beri Pesan Khusus untuk Kaltara

TANJUNG SELOR – Hadirnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ke Provinsi Kalimantan…

Selasa, 24 April 2018 11:42

PAD Kecil, Gubernur Sebut Masih Wajar

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar…

Selasa, 24 April 2018 11:40

‘Ngelunjak’ ke Bupati, Pemkab Hibahkan Asetnya

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan secara resmi menghibahkan asetnya berupa gedung DPRD di Kilometer…

Senin, 23 April 2018 13:39

Dua Berkas Ditolak KPU

TANJUNG SELOR – Hari pertama penyerahan berkas dukungan bakal calon (balon) Dewan Perwakilan Daerah…

Senin, 23 April 2018 13:37

Pemkab Hibahkan Gedung DPRD ke Polda

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memastikan akan menghibahkan Gedung DPRD…

Senin, 23 April 2018 13:31

Operasi Patuh Kembali Digelar

TANJUNG SELOR – Setelah menggelar Operasi Keselamatan belum lama ini, Kepolisian Resor (Polres)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .