MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 27 November 2017 10:12
Izin Terbang MAF Dibekukan Jadi Masalah Besar Warga Perbatasan

Sejak 1970 Masyarakat Pedalaman Ketergantungan dengan MAF

PESAWAT PERINTIS: Maskapai MAF selama ini menjadi salah satu moda transportasi udara yang mampu menjangkau masyarakat pedalaman dan perbatasan Kaltara. DEDI SUHENDRA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Berbagai pihak menilai, percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) sebagai salah satu solusi yang sangat perlu diperjuangkan guna membuka keterisolasian pemukiman masyarakat pedalaman maupun di perbatasan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Hal tersebut dikatakan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Amir Zaglos Saroyan, menurutnya beberapa persoalan mendasar di perbatasan masih terjadi hingga saat ini, salah satunya soal pembekuan izin terbang pesawat Mission Aviation Felowship (MAF).

“Persoalan MAF ini efek dari rentan pelayanan yang terlalu jauh terhadap masyarakat di pedalaman. Jika sudah ada alternatif lain tentu hal ini tidak jadi masalah,” ujar Amir kepada Radar Kaltara dikonfirmasi melalui sambungan selulernya Sabtu (25/11).

Seperti diketahui bersama, sejauh ini masih ada beberapa wilayah di Kaltara, untuk mencukupi kebutuhan pokoknya belum memiliki akses darat maupun laut hanya dapat dicapai dengan jalur udara seperti wilayah Desa Long Sule dan Long Pipa Kabupaten Malinau.

Nah, ketika (MAF) dihentikan seperti ini tentu mereka akan berpikir bahwa ini merupakan masalah yang sangat besar. Dimana, satu-satunya transportasi andalan mereka tidak lagi dapat digunakan, meski dalam kondisi apapun,” tuturnya.

Disamping itu, kata dia, secara emosional dan budaya, masyarakat pedalaman dan perbatasan sudah sangat ketergantungan dengan alat transfortasi udara yang sudah melayani masyarakat di sana sejak tahun 1970-an silam.

“Makanya saya katakan untuk menjawab itu adalah percepatan pembentukan DOB yang sudah diusulkan ke pusat. Ini harus menjadi salah satu perhatian dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Paling tidak, lanjutnya, ada perlakukan khusus dari pemerintah pusat untuk mencabut moratorium pembentukan DOB itu. Sebab, dari eksekutif dan legislatif di daerah, beserta pihak terkait lainnya sudah menyatakan dukungannya.

“Sudah ada peluang yang cukup banyak dari pemprov dan DPRD Kaltara. Kita (DPRD) sudah memfasilitasi. Buktinya begitu pemaparan, dilanjutkan dengan rapat fraksi saja langsung kami keluarkan SK (Surat Keputusan) bukti dukungan,” bebernya.

“Sementara menurut pengalaman saya waktu DOB Malinau dan lainnya dulu memerlukan watu bertahun-tahun untuk mengeluarkan rekomendasi (SK) dari DPRD. Tapi kami tidak begitu (memperlambat),” sambungnya.

Artinya, jika sudah dibentuk DOB di provinsi termuda Indonesia ini, tentu hal seperti sekarang ini tidak akan terjadi. Karena dengan terbentuknya DOB itu, secara otomatis akses yang dulunya hanya berupa ‘jalan tikus’(jalan setapak) akan ditingkatkan semua.

Bahkan, dirinya yakin jika DOB itu akan mampu menghidupkan daerah itu sendiri dengan terbukanya keterisolasian dengan tidak membebani pemerintah pusat terlalu jauh. Karena secara otomatis Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni tentu sudah ada.

“Kita akan mendorong terus untuk menjawab persoalan MAF ini. Intinya, dalam waktu dekat diharapkan ada solusi bagi masyarakat yang ada di perbatasan, karena keberadaan MAF itu masih sangat dibutuhkan di sana,” pungkasnya.(iwk/dsh)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:28

10 KK Mengungsi, Banjir Rendam Enam Desa

TANJUNG SELOR – Setelah diguyur hujan deras dalam beberapa hari terakhir, sejumlah desa di Kecamatan…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:26

Digagas Polres Bulungan, Sukses Tekan Angka Kecelakaan Pelajar

Di era ini tidak dipungkiri penggunaan sepeda motor di kalangan pelajar sudah menjadi pemandangan yang…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:23

Pencairan DD Desa Long Lian Akan Ditunda?

TANJUNG SELOR – Dari 74 desa di Bulungan, Desa Long Lian, Kecamatan Peso merupakan salah satu…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:21

ASN Keluyuran di Jam Kerja Akan Ditindak Tegas

TANJUNG SELOR - Tim Sapu Bersih (Saber) Apartur Sipil Negara (ASN) bolos Pemprov Kaltara secepatnya…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:19

Bulungan Butuh Lapas untuk Anak

TANJUNG SELOR – Setelah mendapatkan sorotan dari Polres Bulungan terkait persoalan Lembaga Pemasyarakatan…

Kamis, 18 Januari 2018 10:52

Tekan Kebiasaan Merokok dengan Perda

TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara saat ini tengah berupaya mengubah kebiasaan merokok…

Kamis, 18 Januari 2018 10:41

Warga Tanjung Palas Utara Keluhkan Armada Damkar

TANJUNG SELOR – Tidak adanya armada pemadam kebakaran (Damkar) yang berfungsi di Kecamatan Tanjung…

Kamis, 18 Januari 2018 10:40

Cuaca Buruk, Harga Sayur Merangkak Naik

TANJUNG SELOR – Beberapa pekan terakhir, Kabupaten Bulungan terus diguyur hujan dengan waktu yang…

Kamis, 18 Januari 2018 10:38

Tahun Ini, Pemkab Usulkan 220 Formasi CPNS

TANJUNG SELOR – Kabar gembira bagi warga Bulungan. Tahun ini, Pemkab Bulungan berencana membuka…

Kamis, 18 Januari 2018 10:36

Km 2 Jadi Titik Rawan Lakalantas

TANJUNG SELOR – Mengaca pada kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) setahun terakhir di Ibu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .