MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 24 November 2017 13:27
Program Sampah Semesta Dianggap Gagal
TIDAK MAKSIMAL: Program Sampah Semesta dinilai masyarakat RT 9 Kelurahan Mamburungan Timur tidak berjalan maksimal. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Tarakan—Program Sampah Semesta yang menjadi salah satu program unggulan Wali Kota Tarakan, dianggap gagal oleh masyarakat wilayah Mamburungan Timur, khususnya di RT 8,9,dan 10. Sebab, program Sampah Semesta yang seharusnya dapat menciptakan lingkungan bersih dan nyaman bagi masyarakat, nyatanya belum terwujud.

Sejak awal mula sampah semesta dicetuskan dan resmi berjalan di Kelurahan Mamburungan Timur, disepakati bersama masyarakat, jika setiap hari sampah rumah tangga akan dikumpulkan dan hanya bertahan tiga jam di depo sampah (tempat pembuangan sampah sementara) baru kemudian diangkut mobil sampah.

Namun, pada kenyataanya sampah rumah tangga yang telah dikumpulkan dari tiga RT tersebut bisa sampai dua hari kemudian baru dapat diangkut. Sehingga, sempat menimbulkan bau tidak sedap, serta pemandangan yang tidak mengenakkan akibat banyaknya sampah yang berserakan.

“Alasannya setelah kami telusuri, katanya kurang informasi dan koordinasi sama dinas terkait, setelah itu kembali lancar, tapi beberapa waktu kemudian tersendat lagi dan mereka mengakui kalau tidak sanggup untuk setiap hari mengambil, akhirnya numpuk sampah,” ungkap Hamdan Siba, Ketua RT 9.

Hamdan mengakui jika sebelum program Sampah Semesta diberlakukan, dirinya bersama masyarakat menyepakati untuk mengantar sendiri ke depo sampah, sehingga tidak ada petugas sampah yang mengambil dari rumah ke rumah, namun dengan catatan waktunya hanya pada pukul 14.00 sampai 17.00 Wita, sebelum mobil pengangkut sampah datang.

“Warga ini sudah disiplin dalam hal membuang sampah, dengan memakai jam angkut. Di luar jam itu tidak boleh buang sampah, karena sampah hanya boleh tiga jam di depo. Tapi sayangnya, armada pengangkutnya yang tidak lancar,” tambahnya.

Karena itu, warga saat ini menjadi tidak tertatur untuk membuang sampah karena telatnya pengangkutan. “Sekarang aturan itu tidak lagi dipatuhi karena petugas sendiri yang memperlihatkan contoh kalau mereka tidak lagi mengambil sampah pada waktu yang ditentukan. Jadi kita susah untuk menekankan warga untuk disiplin, jadi kalau ada kesempatan baru mereka buang kesana,” ujarnya.

Selain sampah, Hamdan juga menambahkan jika wilayah Rt 09, juga membutuhkan pembangunan siring drainase. Sebab, sudah beberapa tahun dirinya mengusulkan pada musrembang namun sampai saat ini belum terealisasi. “Berdasarkan kesepakatan bersama dengan berberapa RT, supaya dibenahi cepat itu pembangunan siring drainase, karena setiap kali hujan deras air meluap, sampai sekarang belum terealisasi juga,” tutupnya. (ega/udn)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 23:59

H-1 Idul Adha, Harga Daging Tetap Stabil

  TARAKAN -  Menjelang hari raya Idul Adha yang jatuh Rabu (22/8), harga pangan seperti daging…

Selasa, 21 Agustus 2018 23:55

Pedagang Pakaian Sepi Pembeli

  TARAKAN - Jika biasanya saat memasuki perayaan Idul Adha banyak masyarakat yang berbondong-bondong…

Selasa, 21 Agustus 2018 23:55

Pedagang Pakaian Sepi Pembeli

  TARAKAN - Jika biasanya saat memasuki perayaan Idul Adha banyak masyarakat yang berbondong-bondong…

Selasa, 21 Agustus 2018 21:09

Pawai Takbir, Momentum Doakan Korban Gempa di Lombok

TARAKAN - Menyambut Idul Adha 1439 Hijriah, Pemerintah Kota Tarakan akhirnya melepaskan puluhan rombongan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:54

Kuota Angkutan Online Se-Kaltara 191 Unit

TARAKAN- Pengoperasian kendaraan online atau angkutan sewa khusus belum dibuka, kendati diketahui kuota…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:12

Optimis PAD Sampai Target

TARAKAN - Meski jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini baru mencapai 30 persen, namun pihak pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:00

Predikat SAKIP Tarakan Masih C

TARAKAN - Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diperoleh Bumi Paguntaka…

Selasa, 21 Agustus 2018 14:28

Dua Pelaku Penerima Sabu 1 Kg Berhasil Dibekuk di Makassar

  TARAKAN - Polres Tarakan bekerja sama dengan Polda Sulsel, Kamis (16/8) berhasil membekuk dua…

Senin, 20 Agustus 2018 23:59

RASAKAN..!! Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan

TARAKAN – Penenggelaman kapal ikan asing (KIA) yang melakukan illegal fishing digelar serentak…

Senin, 20 Agustus 2018 23:43

SUDAH TAK WAJAR..!! Harga Ayam Potong di Tarakan

TARAKAN – Harga daging ayam di sejumlah pasar masih saja berpolemik. Berkaca dari Hari Raya Idulfitri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .