MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 24 November 2017 13:27
Program Sampah Semesta Dianggap Gagal
TIDAK MAKSIMAL: Program Sampah Semesta dinilai masyarakat RT 9 Kelurahan Mamburungan Timur tidak berjalan maksimal. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Tarakan—Program Sampah Semesta yang menjadi salah satu program unggulan Wali Kota Tarakan, dianggap gagal oleh masyarakat wilayah Mamburungan Timur, khususnya di RT 8,9,dan 10. Sebab, program Sampah Semesta yang seharusnya dapat menciptakan lingkungan bersih dan nyaman bagi masyarakat, nyatanya belum terwujud.

Sejak awal mula sampah semesta dicetuskan dan resmi berjalan di Kelurahan Mamburungan Timur, disepakati bersama masyarakat, jika setiap hari sampah rumah tangga akan dikumpulkan dan hanya bertahan tiga jam di depo sampah (tempat pembuangan sampah sementara) baru kemudian diangkut mobil sampah.

Namun, pada kenyataanya sampah rumah tangga yang telah dikumpulkan dari tiga RT tersebut bisa sampai dua hari kemudian baru dapat diangkut. Sehingga, sempat menimbulkan bau tidak sedap, serta pemandangan yang tidak mengenakkan akibat banyaknya sampah yang berserakan.

“Alasannya setelah kami telusuri, katanya kurang informasi dan koordinasi sama dinas terkait, setelah itu kembali lancar, tapi beberapa waktu kemudian tersendat lagi dan mereka mengakui kalau tidak sanggup untuk setiap hari mengambil, akhirnya numpuk sampah,” ungkap Hamdan Siba, Ketua RT 9.

Hamdan mengakui jika sebelum program Sampah Semesta diberlakukan, dirinya bersama masyarakat menyepakati untuk mengantar sendiri ke depo sampah, sehingga tidak ada petugas sampah yang mengambil dari rumah ke rumah, namun dengan catatan waktunya hanya pada pukul 14.00 sampai 17.00 Wita, sebelum mobil pengangkut sampah datang.

“Warga ini sudah disiplin dalam hal membuang sampah, dengan memakai jam angkut. Di luar jam itu tidak boleh buang sampah, karena sampah hanya boleh tiga jam di depo. Tapi sayangnya, armada pengangkutnya yang tidak lancar,” tambahnya.

Karena itu, warga saat ini menjadi tidak tertatur untuk membuang sampah karena telatnya pengangkutan. “Sekarang aturan itu tidak lagi dipatuhi karena petugas sendiri yang memperlihatkan contoh kalau mereka tidak lagi mengambil sampah pada waktu yang ditentukan. Jadi kita susah untuk menekankan warga untuk disiplin, jadi kalau ada kesempatan baru mereka buang kesana,” ujarnya.

Selain sampah, Hamdan juga menambahkan jika wilayah Rt 09, juga membutuhkan pembangunan siring drainase. Sebab, sudah beberapa tahun dirinya mengusulkan pada musrembang namun sampai saat ini belum terealisasi. “Berdasarkan kesepakatan bersama dengan berberapa RT, supaya dibenahi cepat itu pembangunan siring drainase, karena setiap kali hujan deras air meluap, sampai sekarang belum terealisasi juga,” tutupnya. (ega/udn)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:20

Pembayaran PL Belum Tuntas

TARAKAN – Sejumlah kegiatan penunjukan langsung (PL) 2016 lalu belum juga dibayar, bahkan meninggalkan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:19

Pemerintah Prioritaskan Pembangunan

TARAKAN- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tarakan yang ke-20 kemarin dirayakan di area Sport Center,…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:17

Potensi Kaltara Banyak Dilirik Pengusaha Malaysia

TARAKAN – Potensi Kalimantan Utara (Kaltara) bak emas tersembunyi. Karena saat ini banyak perusahaan-perusahaan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:16

Museum Berbayar, Pengunjung Tetap Banyak

TARAKAN - Museum Perang Dunia II dan Museum Perminyakan Kota Tarakan, saat ini menjadi salah satu ikon…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:14

Diklaim Dua Kubu, Hanura Bimbang

TARAKAN - Setelah sekian lama bungkam, Partai Hati Nurani Rakyat akhirnya membuka membeberkan soal siapa…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:10

Ajukan Penangguhan, Perusahaan Harus Diaudit

TARAKAN – Sebelum diberlakukannya upah minimum kota (UMK) Tarakan 1 Januari 2018, pemerintah memberikan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:09

AM dan HR Saling Tunjuk

TARAKAN – Langkah dua incaran Satreskoba Polres Tarakan akhirnya terhenti. Mereka yang diketahui…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:06

Laporkan Harta Tak Dikenakan Sanksi

TARAKAN – Direktorat Jenderal Pajak pada Kementerian Keuangan beberapa waktu yang lalu telah mengeluarkan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:04

Baru Bebas 4 Hari, Kembali Masuk Bui

TARAKAN - RE (24) residivis kasus pencurian yang baru bebas 4 hari yang lalu, terpaksa kembali harus…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:03

DPRD Akan Lembur Bahas APBD 2018

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni 2018, ditargetkan akan selesai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .