MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 24 November 2017 13:27
Program Sampah Semesta Dianggap Gagal
TIDAK MAKSIMAL: Program Sampah Semesta dinilai masyarakat RT 9 Kelurahan Mamburungan Timur tidak berjalan maksimal. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Tarakan—Program Sampah Semesta yang menjadi salah satu program unggulan Wali Kota Tarakan, dianggap gagal oleh masyarakat wilayah Mamburungan Timur, khususnya di RT 8,9,dan 10. Sebab, program Sampah Semesta yang seharusnya dapat menciptakan lingkungan bersih dan nyaman bagi masyarakat, nyatanya belum terwujud.

Sejak awal mula sampah semesta dicetuskan dan resmi berjalan di Kelurahan Mamburungan Timur, disepakati bersama masyarakat, jika setiap hari sampah rumah tangga akan dikumpulkan dan hanya bertahan tiga jam di depo sampah (tempat pembuangan sampah sementara) baru kemudian diangkut mobil sampah.

Namun, pada kenyataanya sampah rumah tangga yang telah dikumpulkan dari tiga RT tersebut bisa sampai dua hari kemudian baru dapat diangkut. Sehingga, sempat menimbulkan bau tidak sedap, serta pemandangan yang tidak mengenakkan akibat banyaknya sampah yang berserakan.

“Alasannya setelah kami telusuri, katanya kurang informasi dan koordinasi sama dinas terkait, setelah itu kembali lancar, tapi beberapa waktu kemudian tersendat lagi dan mereka mengakui kalau tidak sanggup untuk setiap hari mengambil, akhirnya numpuk sampah,” ungkap Hamdan Siba, Ketua RT 9.

Hamdan mengakui jika sebelum program Sampah Semesta diberlakukan, dirinya bersama masyarakat menyepakati untuk mengantar sendiri ke depo sampah, sehingga tidak ada petugas sampah yang mengambil dari rumah ke rumah, namun dengan catatan waktunya hanya pada pukul 14.00 sampai 17.00 Wita, sebelum mobil pengangkut sampah datang.

“Warga ini sudah disiplin dalam hal membuang sampah, dengan memakai jam angkut. Di luar jam itu tidak boleh buang sampah, karena sampah hanya boleh tiga jam di depo. Tapi sayangnya, armada pengangkutnya yang tidak lancar,” tambahnya.

Karena itu, warga saat ini menjadi tidak tertatur untuk membuang sampah karena telatnya pengangkutan. “Sekarang aturan itu tidak lagi dipatuhi karena petugas sendiri yang memperlihatkan contoh kalau mereka tidak lagi mengambil sampah pada waktu yang ditentukan. Jadi kita susah untuk menekankan warga untuk disiplin, jadi kalau ada kesempatan baru mereka buang kesana,” ujarnya.

Selain sampah, Hamdan juga menambahkan jika wilayah Rt 09, juga membutuhkan pembangunan siring drainase. Sebab, sudah beberapa tahun dirinya mengusulkan pada musrembang namun sampai saat ini belum terealisasi. “Berdasarkan kesepakatan bersama dengan berberapa RT, supaya dibenahi cepat itu pembangunan siring drainase, karena setiap kali hujan deras air meluap, sampai sekarang belum terealisasi juga,” tutupnya. (ega/udn)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 11:45

Membacok karena Sakit Hati

TARAKAN – Hasil pemeriksaan terhadap pelaku penganiayaan terhadap korban bernama…

Selasa, 13 November 2018 11:44

PDAM Yakini Masih Terjadi Pencurian Air

TARAKAN – PDAM Tirta Alam meyakini sepanjang tahun 2018 masih…

Selasa, 13 November 2018 11:37

Visibilitas Nol, Penyelam Diadang Arus Deras

TARAKAN – Empat penyelam yang diturunkan Kantor Pencarian dan Pertolongan…

Selasa, 13 November 2018 10:56

Visibilitas Nol, Penyelam Diadang Arus Deras

TARAKAN – Empat penyelam yang diturunkan Kantor Pencarian dan Pertolongan…

Senin, 12 November 2018 13:56

Good Bye Adipura

Penilian Adipura semakin ketat. Lebih dari 300 kabupaten/kota berpartisipasi setiap…

Senin, 12 November 2018 13:54

Program Sampah Semesta Akan Dievaluasi

MENJADI sejarah bagi Tarakan jika dapat kembalimencatatkan diri sebagai kota…

Senin, 12 November 2018 13:53

BNNP Menunggu Penelitian Air Rebusan Pembalut

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara angkat bicara…

Senin, 12 November 2018 13:50

Pembacok Dibekuk, Korban Masih Lemah

TARAKAN – Usai menerima laporan penganiayaan dan melakukan olah tempat…

Senin, 12 November 2018 13:40

Kaltara Raih Predikat UHC

TARAKAN - Per 1 Oktober 2018, Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai…

Senin, 12 November 2018 13:34

Napi Nunukan Diduga Terlibat Sabu 4,5 Kg

TARAKAN – Meski sudah mengamankan tiga tersangka kasus sabu 4,5…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .