MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 24 November 2017 12:55
Nelayan Liagu Diresahkan Pukat Hela
TERIMA LAPORAN: Tim gabungan menyambangi warga Desa Liaga usai melakukan monitoring kamtibmas di laut. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Menindak lanjuti laporan nelayan, tim gabungan dari Kantor Kesbangpol, camat dan TNI/Polri melakukan monitoring keamanan, ketertiban masyarakat dan pencegahan tindak kriminal di Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kamis (23/11).

Namun dari penyisiran yang dilakukan mulai 08.00 Wita hingga ke muara Bulungan-Tarakan tidak menemukan tindak kriminal maupun nelayan yang menggunakan pukat hela atau trawl seperti yang dilaporkan nelayan sebelumnya.

Sehingga tim memutuskan naik ke pemukiman penduduk untuk menggali informasi lebih banyak terkait keluhan masyarakat di kampung nelayan tersebut.

Dari pengakuan Kepala Desa Liagu Idris, nelayan di wilayahnya tidak seperti dulu lagi mudah mendapatkan ikan dan udang. Sejak ada nelayan yang menggunakan pukat trawl hasil tangkapan menurun sehingga mempengaruhi penghasilan nelayan yang turun signifikan.

“Kami berharap kegiatan monitoring bisa terus dilakukan sehingga nelayan yang menggunakan pukat trawl bisa ditangkap,” ujarnya kepada tim gabungan.

Terkait dengan monitoring yang dilakukan kemarin, menurutnya, tidak tepat sebab saat in ar dalam kondisi jadi.

“Kalau tiga hari sebelumnya nelayan pukat trawl masih ada menangkap ikan, kalau sekarang sudah banyak yang pulang,” katanya, seraya menyebutkan rerata nelayan trawl nelayan Tarakan.

“Kalau nelayan di Liagu ini tidak ada yang menggunakan trawl, semua menggunakan alat tangkap ramah lingkungan,” akunya.

Bahkan nelayan di Liagu juga sudah mengingatkan nelayan trawl agar tak menggunakan alat tangkap tersebut, namun tak pernah direspons dan hasil tangkapan mereka sering kali dijual di Liagu.

“Jadi kalau hanya kami saja yang beri tahu mereka tidak mau dengar, sebaiknya langsung saja ditangkap,” harapnya.

Karena itu, dirinya berharap ada aparat keamanan yang berjaga di Liagu. Sebab banyak permasalahan yang dialami masyarakat, tidak hanya soal trawl tapi juga perampokan dan peredaran nakoba.

“Kami berharap ada polisi atau TNI yang berjaga,” katanya, seraya menyebutkan, tidak ada masalah soal pos jaga karena telah disiapkan.

“Tinggal personelnya saja yang belum ada,”sebutnya.

Dia yakin dengan adanya aparat keamanan perampok akan takut dan masuknya narkoba juga bisa dicegah. “Kami memang belum ada menemukan bukti, tapi untuk laporan sudah ada kami terima,” bebernya.

Sementara, Danramil 0903-14 Sekatak Buji Kapten Inf Bambang Saputra mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan penempatan personel di Liagu, hanya saat ini masih kekurangan personel.

“Anggota yang ada di Danramil hanya ada delapan orang saja, kalau dua orang kita tugaskan di sini, di Kecamatan Sekatak nanti tidak akan bisa maksimal,” jelasnya.

Namun, kata dia, pihaknya akan terus berkoordinasi Dandim agar segera mendapatkan penambahan personel. “Informasi yang saya dengar, bulan depan kami dapat tambahan empat personel,” ungkapnya.

Tambahannya, sambung dia, akan ditugaskan di Liagu. “Kita tunggu saja nanti, semoga bisa cepat mendapatkan tambahan personel, yang penting masyakarakat sabar dulu,” imbuhnya.

Pihak kepolisianpun siap membantu mengamankan Liagu. Hal itu dikatakan, Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti Polres Bulungan,Ipda Fahrudi.

“Kami akan selalu siap kapanpun dibutuhkan,” katanya.

Karena tugas utama polisi melayani dan mengayomi masyarakat, sehingga harus selalu siap.

Di tempat yang sama Kepala Kesbangpol Bulungan, Anto Supriyono mengatakan, pihaknya akan selalu melakukan monitoring, walapun anggaran terbatas.

 “Saya selalu tekankan kepada staf saya, bahwa kita bekerja jangan hanya selalu berharap anggaran, kalau selalu  begitu program tidak akan ada yang jalan,” ujarnya.

Karena itu, meski anggaran minm pihaknya terus meningkatkan pelayanan, laporan-laporan yang sudah diterima juga akan dikumpukan dan dikoordinasikan ke dinas terkait.

“Nanti kami akan koordinasi dengan Kesbangpol Kaltara dan Dinas Perikanana dan Kalautan Kaltara,” pungkasnya. (*/pij/ana)

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 15:46

Kemenpan RB Evaluasi Hasil SKD

TANJUNG SELOR – Minimnya peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)…

Rabu, 14 November 2018 15:31

DPRD Bulungan Sesalkan Gagalnya Pembebasan Lahan Pesawan

TANJUNG SELOR – Proses pembebasan lahan pembangunan mega proyek Pelabuhan…

Rabu, 14 November 2018 15:30

Perlu Sinergisme Tutup Jalur Tikus

TANJUNG SELOR – Tak dapat dipungkiri lagi, saat ini masalah…

Rabu, 14 November 2018 15:23

Realisasi PMA Tertinggi di Bulungan

TANJUNG SELOR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu…

Rabu, 14 November 2018 15:22

Estimasi Anggaran SOA Barang Senilai Rp 9 Miliar

TANJUNG SELOR - Besaran anggaran Subsidi Ongkos Angkut (SOA) khusus…

Rabu, 14 November 2018 15:18

Pembahasan Batas KTT-Malinau Alot

TANJUNG SELOR - Pembahasan persoalan batas wilayah antara Kabupaten Tana…

Rabu, 14 November 2018 14:56

Tiga Hari Dicari, Jasad Nasir Akhirnya Ditemukan

TARAKAN - Setelah tiga hari dilakukan pencarian, korban tenggelamnya tugboat…

Selasa, 13 November 2018 14:14

Kejar Deadline APBD 2019

TANJUNG SELOR – Proses pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)…

Selasa, 13 November 2018 14:08

Optimistis Dana Rp 100 M untuk UMKM Terealisasi

TANJUNG SELOR – Tahun ini, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)…

Selasa, 13 November 2018 14:07

Tambang Emas Ilegal ‘Makan’ Korban

TANJUNG SELOR - Hingga kini tambang emas ilegal di Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .