MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 24 November 2017 11:50
Perhiasan Senilai Rp 5 M Raib di Penginapan

Hilang dalam Kamar yang Terkunci

OLAH TKP: Polisi langsung mendatangi kamar pelapor yang kehilangan perhiasan yang bernilai miliaran rupiah untuk melakukan penyelidikan. POLRES UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Perhiasan milik salah satu warga Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) Arifuddin yang diperkirakan nilainya hingga Rp 5 miliar raib saat di tinggalnya di dalam kamar salah satu penginapan di Jalan Bahari, Kelurahan Nunukan Barat, Rabu (23/11).

Perhiasan berupa puluhan kalung dan cincin berlian bernilai Rp 3,5 miliar dan batu safir bernilai Rp 1,5 miliar. Saat ditinggalkan, barangnya diletakkan di dalam tas dan berada di dalam kamar yang terkunci. Anehnya lagi, perhiasan yang berada di dalam tas tersebut tidak diambil semua, melainkan masih menyisakan sejumlah perhiasan lainnya.

Merasa barangnya hilang, ia pun langsung melaporkan ke pihak berwajib. Itu diungkapkan Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardik, SIK melalui Kasubbag Humas Porles Nunukan Iptu M. Karyadi kepada media ini ketika dikonfirmasi kemarin.

“Ya, pelapor ini melaporkannya pagi tadi (kemarin, Red.) sekitar pukul 08.30 dilaporkan ke Polsek Nunukan. Jadi atas laporan tersebut, terlebih dahulu personel lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), baru memintai keterangan pelapor,” kata Karyadi kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai kemarin.

Di TKP, polisi hanya melakukan olah TKP dan belum memanggil saksi untuk dimintai keterangan. Memang letak kamar yang berada di lantai dua terbilang sepi dan di ujung ruangan. Saat berada di kamar yang ditempati pelapor, polisi tidak menemukan tanda-tanda perusakan pintu, bahkan indikasi telah terjadi tindak pencurian.

Meski begitu, polisi telah melakukan pengambilan bekas sidik jari dan akan terus melakukan penyelidikan pada kejadian yang merugikan pelapor hingga miliaran rupiah tersebut.

“Jadi, untuk sementara kami belum memintai keterangan saksi-saksi. Saat ini kami hanya mintai keterangan pelapor. Tapi tidak menutup kemungkinan kita bakal minta keterangan juga kepada sejumlah pekerja di penginapan tersebut, rencananya seperti itu,” ungkap Karyadi.

Dari hasil pemeriksaan sementara pelapor, Arifuddin memang bukan warga Nunukan, melainkan warga Jalan KH. Dewantara, Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb. Ia bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tujuannya berkunjung ke Nunukan, untuk menjual perhiasan tersebut. Sayang belum sempat menjual, perhiasan sudah raib.

Arifuddin juga mengatakan, pada saat itu dirinya bersama dengan istri dan neneknya. Namun memang sempat meninggalkan kamar untuk mencari makan. Perhiasan tersebut, berada di dalam tas dan diletakkan di bawah bantal.

Sepulang makan, mereka tidak curiga dan tidak memeriksa tas yang diletakkan di bawah bantal itu, kemudian tidur. Selang semalam, sebelum dirinya pergi ke pelabuhan, dirinya memeriksa tas dan pada saat itulah dirinya kaget karena perhiasan di dalam tas sudah hilang.

Hasil keterangan Arifuddin, total keseluruhan barang yang hilang senilai Rp 5 miliar. “Untuk sementara nilainya demikian (Rp 5 miliar, Red.) hingga saat ini penyidik terus memintai keterangan pelapor dan kasus ini akan terus dikembangkan guna pengungkapan,” beber Karyadi. (raw/eza)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 20:18

Dianggap Melanggar UU Adminduk

NUNUKAN - Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Kamis, 24 Mei 2018 11:16

Setengah Tahun, Kejari Baru Tangani Dua Kasus Korupsi

NUNUKAN – Selama periode Januari-Mei 2018, baru dua kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri…

Kamis, 24 Mei 2018 11:14

Diselundup dari Sebatik, Rokok asal Indonesia Diamankan Malaysia

NUNUKAN – Dikutip dari Berita Ekhwal Semasa (BES) Tawau FM, Selasa (22/5), Agensi Penguatkuasaan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:08

Pengawasan Takjil Belum Dilakukan Dinas Terkait

NUNUKAN–Pengawasan penganan berbuka puasa hingga hari ketujuh Ramadan kemarin belum juga berjalan.…

Kamis, 24 Mei 2018 11:07

Pengawasan Takjil Belum Dilakukan Dinas Terkait

NUNUKAN–Pengawasan penganan berbuka puasa hingga hari ketujuh Ramadan kemarin belum juga berjalan.…

Rabu, 23 Mei 2018 11:49

Terkendala Daya Listrik, Ditunda Beroperasi

NUNUKAN – Pengoperasian Pasar Liem Hie Djung yang direncanakan awal Mei lalu terpaksa tertunda.…

Rabu, 23 Mei 2018 11:46

Jaringan Terganggu, Listrik PLN Padam Total

NUNUKAN – Sejak memasuk Ramadan, kondisi listrik di wilayah Nunukan terus bermasalah. Meskipun…

Selasa, 22 Mei 2018 12:58

Usulan Pembangunan Kantor Baru

NUNUKAN - Gedung obat dan alat kontrasepsi di belakang kantor gabungan dinas (gadis) I terkesan dibiarkan.…

Selasa, 22 Mei 2018 12:56

Target Hukuman Mati, Pelaku Kasus Narkoba

NUNUKAN – Saat ini setidaknya sudah ada 7 SPDP Surat Pemberitahuan Dimulainya Pemeriksaan (SPDP)…

Selasa, 22 Mei 2018 12:54

Target Hukuman Mati, Pelaku Kasus Narkoba

NUNUKAN – Saat ini setidaknya sudah ada 7 SPDP Surat Pemberitahuan Dimulainya Pemeriksaan (SPDP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .