MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 24 November 2017 11:50
Perhiasan Senilai Rp 5 M Raib di Penginapan

Hilang dalam Kamar yang Terkunci

OLAH TKP: Polisi langsung mendatangi kamar pelapor yang kehilangan perhiasan yang bernilai miliaran rupiah untuk melakukan penyelidikan. POLRES UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Perhiasan milik salah satu warga Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) Arifuddin yang diperkirakan nilainya hingga Rp 5 miliar raib saat di tinggalnya di dalam kamar salah satu penginapan di Jalan Bahari, Kelurahan Nunukan Barat, Rabu (23/11).

Perhiasan berupa puluhan kalung dan cincin berlian bernilai Rp 3,5 miliar dan batu safir bernilai Rp 1,5 miliar. Saat ditinggalkan, barangnya diletakkan di dalam tas dan berada di dalam kamar yang terkunci. Anehnya lagi, perhiasan yang berada di dalam tas tersebut tidak diambil semua, melainkan masih menyisakan sejumlah perhiasan lainnya.

Merasa barangnya hilang, ia pun langsung melaporkan ke pihak berwajib. Itu diungkapkan Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardik, SIK melalui Kasubbag Humas Porles Nunukan Iptu M. Karyadi kepada media ini ketika dikonfirmasi kemarin.

“Ya, pelapor ini melaporkannya pagi tadi (kemarin, Red.) sekitar pukul 08.30 dilaporkan ke Polsek Nunukan. Jadi atas laporan tersebut, terlebih dahulu personel lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), baru memintai keterangan pelapor,” kata Karyadi kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai kemarin.

Di TKP, polisi hanya melakukan olah TKP dan belum memanggil saksi untuk dimintai keterangan. Memang letak kamar yang berada di lantai dua terbilang sepi dan di ujung ruangan. Saat berada di kamar yang ditempati pelapor, polisi tidak menemukan tanda-tanda perusakan pintu, bahkan indikasi telah terjadi tindak pencurian.

Meski begitu, polisi telah melakukan pengambilan bekas sidik jari dan akan terus melakukan penyelidikan pada kejadian yang merugikan pelapor hingga miliaran rupiah tersebut.

“Jadi, untuk sementara kami belum memintai keterangan saksi-saksi. Saat ini kami hanya mintai keterangan pelapor. Tapi tidak menutup kemungkinan kita bakal minta keterangan juga kepada sejumlah pekerja di penginapan tersebut, rencananya seperti itu,” ungkap Karyadi.

Dari hasil pemeriksaan sementara pelapor, Arifuddin memang bukan warga Nunukan, melainkan warga Jalan KH. Dewantara, Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb. Ia bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tujuannya berkunjung ke Nunukan, untuk menjual perhiasan tersebut. Sayang belum sempat menjual, perhiasan sudah raib.

Arifuddin juga mengatakan, pada saat itu dirinya bersama dengan istri dan neneknya. Namun memang sempat meninggalkan kamar untuk mencari makan. Perhiasan tersebut, berada di dalam tas dan diletakkan di bawah bantal.

Sepulang makan, mereka tidak curiga dan tidak memeriksa tas yang diletakkan di bawah bantal itu, kemudian tidur. Selang semalam, sebelum dirinya pergi ke pelabuhan, dirinya memeriksa tas dan pada saat itulah dirinya kaget karena perhiasan di dalam tas sudah hilang.

Hasil keterangan Arifuddin, total keseluruhan barang yang hilang senilai Rp 5 miliar. “Untuk sementara nilainya demikian (Rp 5 miliar, Red.) hingga saat ini penyidik terus memintai keterangan pelapor dan kasus ini akan terus dikembangkan guna pengungkapan,” beber Karyadi. (raw/eza)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 12:41

Sosok Mayat Ditemukan Depan Kantor Imigrasi

NUNUKAN - Sosok mayat tiba-tiba ditemukan di depan Kantor Imigrasi Kelas II B Nunukan. Jalan Ujang Dewa, …

Kamis, 22 Februari 2018 10:37

Dugaan Pungli PTSL Bakal Ditelusuri ORI

NUNUKAN – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) akan menindaklanjuti…

Kamis, 22 Februari 2018 10:09

Masak Air Ditinggal, Rumah Jadi Arang

NUNUKAN – Amukan si jago merah melalap satu rumah warga di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Bukit Indah,…

Kamis, 22 Februari 2018 10:08

Sekolah Tanpa Kursi dan Meja Direspons

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan mendistribusikan bantuan ke Sekolah…

Kamis, 22 Februari 2018 10:07

Desak Perusahaan Berkantor di Nunukan

NUNUKAN – Upaya Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan agar perusahaan besar berkantor…

Rabu, 21 Februari 2018 11:13

Memprihatinkan, ke Sekolah Memakai Perahu

Berada di daerah pelosok memang segalanya masih serba tertinggal. Begitu pula dengan kondisi pendidikan.…

Rabu, 21 Februari 2018 10:54

NAH KENAPA INI..??? Kejari SP3 Kasus Rumjab Bupati

NUNUKAN - Hilangnya rumah jabatan (rujab) Bupati Nunukan sampai saat ini penuh misteri. Entah, pembongkaran…

Rabu, 21 Februari 2018 10:51

Nyatakan Oposisi, Mesra dengan Demokrat

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memilih sikap oposisi terhadap pemerintahan Hj. Asmin Laura-H. Faridil…

Rabu, 21 Februari 2018 10:49

Sidak Pasar, Setop Dominasi Sembako Malaysia, MEMANGNYA BISA..??

NUNUKAN – Guna memastikan harga dan stok sembilan bahan pokok (sembako) stabil dan mampu memenuhi…

Selasa, 20 Februari 2018 10:51

Pemilik Kue Berisi Narkoba DPO

NUNUKAN – Percobaan penyelundupan narkotika golongan satu jenis sabu-sabu skala internasional,dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .