MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 24 November 2017 11:50
Perhiasan Senilai Rp 5 M Raib di Penginapan

Hilang dalam Kamar yang Terkunci

OLAH TKP: Polisi langsung mendatangi kamar pelapor yang kehilangan perhiasan yang bernilai miliaran rupiah untuk melakukan penyelidikan. POLRES UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Perhiasan milik salah satu warga Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) Arifuddin yang diperkirakan nilainya hingga Rp 5 miliar raib saat di tinggalnya di dalam kamar salah satu penginapan di Jalan Bahari, Kelurahan Nunukan Barat, Rabu (23/11).

Perhiasan berupa puluhan kalung dan cincin berlian bernilai Rp 3,5 miliar dan batu safir bernilai Rp 1,5 miliar. Saat ditinggalkan, barangnya diletakkan di dalam tas dan berada di dalam kamar yang terkunci. Anehnya lagi, perhiasan yang berada di dalam tas tersebut tidak diambil semua, melainkan masih menyisakan sejumlah perhiasan lainnya.

Merasa barangnya hilang, ia pun langsung melaporkan ke pihak berwajib. Itu diungkapkan Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardik, SIK melalui Kasubbag Humas Porles Nunukan Iptu M. Karyadi kepada media ini ketika dikonfirmasi kemarin.

“Ya, pelapor ini melaporkannya pagi tadi (kemarin, Red.) sekitar pukul 08.30 dilaporkan ke Polsek Nunukan. Jadi atas laporan tersebut, terlebih dahulu personel lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), baru memintai keterangan pelapor,” kata Karyadi kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai kemarin.

Di TKP, polisi hanya melakukan olah TKP dan belum memanggil saksi untuk dimintai keterangan. Memang letak kamar yang berada di lantai dua terbilang sepi dan di ujung ruangan. Saat berada di kamar yang ditempati pelapor, polisi tidak menemukan tanda-tanda perusakan pintu, bahkan indikasi telah terjadi tindak pencurian.

Meski begitu, polisi telah melakukan pengambilan bekas sidik jari dan akan terus melakukan penyelidikan pada kejadian yang merugikan pelapor hingga miliaran rupiah tersebut.

“Jadi, untuk sementara kami belum memintai keterangan saksi-saksi. Saat ini kami hanya mintai keterangan pelapor. Tapi tidak menutup kemungkinan kita bakal minta keterangan juga kepada sejumlah pekerja di penginapan tersebut, rencananya seperti itu,” ungkap Karyadi.

Dari hasil pemeriksaan sementara pelapor, Arifuddin memang bukan warga Nunukan, melainkan warga Jalan KH. Dewantara, Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb. Ia bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tujuannya berkunjung ke Nunukan, untuk menjual perhiasan tersebut. Sayang belum sempat menjual, perhiasan sudah raib.

Arifuddin juga mengatakan, pada saat itu dirinya bersama dengan istri dan neneknya. Namun memang sempat meninggalkan kamar untuk mencari makan. Perhiasan tersebut, berada di dalam tas dan diletakkan di bawah bantal.

Sepulang makan, mereka tidak curiga dan tidak memeriksa tas yang diletakkan di bawah bantal itu, kemudian tidur. Selang semalam, sebelum dirinya pergi ke pelabuhan, dirinya memeriksa tas dan pada saat itulah dirinya kaget karena perhiasan di dalam tas sudah hilang.

Hasil keterangan Arifuddin, total keseluruhan barang yang hilang senilai Rp 5 miliar. “Untuk sementara nilainya demikian (Rp 5 miliar, Red.) hingga saat ini penyidik terus memintai keterangan pelapor dan kasus ini akan terus dikembangkan guna pengungkapan,” beber Karyadi. (raw/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:36

Enaknya Musim Durian, di Sebatik, Bersantap Durian di Bawah Pohon

MUSIM durian di Sebatik telah berlangsung sejak Juli lalu. Sejumlah masyarakat dari daerah lain di Kaltara…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:22

Biaya Bervariasi, Tergantung Kebutuhan Caleg

NUNUKAN – Pertarungan pemilihan umum (pemilu) 2019 mulai terasa, aroma pesta demokrasi mulai panas.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:13

Swasembada Ayam, Pemerintah Tak Mampu Hentikan Pasokan Luar

NUNUKAN – Meskipun merasa telah swasembada ayam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan ternyata…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:10

Kasus Pungli Sebatik Dilimpahkan ke Kejari

NUNUKAN – Setelah setahun dilakukan penyidikan, kasus dugaan pungli agen pelayaran di Sebatik…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:08

Pakai Listrik Ilegal, Bayar Rp 19,4 Juta

NUNUKAN – Operasi Penerbitan Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:07

BAHAYA..!! Wabah Flu Burung Kembali Mengancam

NUNUKAN – Wabah flu burung kembali mengancam wilayah Sabah, Malaysia. Saat ini mulai diantisipasi…

Rabu, 15 Agustus 2018 12:56

Penanganan Abrasi Tanggung Jawab Kemen PUPR

NUNUKAN – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ari Yusnita mengaku telah menyampaikan…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:57

Cuaca di Tanah Suci Mencapai 44 Derajat

NUNUKAN - Cuaca panas yang terjadi di Tanah Suci saat ini mencapai 44 derajat selsius. Sehingga, jamaah…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:52

Menuju Lumbis Ogong, Perahu Karam

NUNUKAN – Rencana anggota legislator Nunukan yang ingin melakukan reses bersama masyarakat di…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:26

Calo TKI Diduga Lindungi Tersangka

NUNUKAN – Kepolisian dan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .