MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 24 November 2017 11:50
Perhiasan Senilai Rp 5 M Raib di Penginapan

Hilang dalam Kamar yang Terkunci

OLAH TKP: Polisi langsung mendatangi kamar pelapor yang kehilangan perhiasan yang bernilai miliaran rupiah untuk melakukan penyelidikan. POLRES UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Perhiasan milik salah satu warga Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) Arifuddin yang diperkirakan nilainya hingga Rp 5 miliar raib saat di tinggalnya di dalam kamar salah satu penginapan di Jalan Bahari, Kelurahan Nunukan Barat, Rabu (23/11).

Perhiasan berupa puluhan kalung dan cincin berlian bernilai Rp 3,5 miliar dan batu safir bernilai Rp 1,5 miliar. Saat ditinggalkan, barangnya diletakkan di dalam tas dan berada di dalam kamar yang terkunci. Anehnya lagi, perhiasan yang berada di dalam tas tersebut tidak diambil semua, melainkan masih menyisakan sejumlah perhiasan lainnya.

Merasa barangnya hilang, ia pun langsung melaporkan ke pihak berwajib. Itu diungkapkan Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardik, SIK melalui Kasubbag Humas Porles Nunukan Iptu M. Karyadi kepada media ini ketika dikonfirmasi kemarin.

“Ya, pelapor ini melaporkannya pagi tadi (kemarin, Red.) sekitar pukul 08.30 dilaporkan ke Polsek Nunukan. Jadi atas laporan tersebut, terlebih dahulu personel lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), baru memintai keterangan pelapor,” kata Karyadi kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai kemarin.

Di TKP, polisi hanya melakukan olah TKP dan belum memanggil saksi untuk dimintai keterangan. Memang letak kamar yang berada di lantai dua terbilang sepi dan di ujung ruangan. Saat berada di kamar yang ditempati pelapor, polisi tidak menemukan tanda-tanda perusakan pintu, bahkan indikasi telah terjadi tindak pencurian.

Meski begitu, polisi telah melakukan pengambilan bekas sidik jari dan akan terus melakukan penyelidikan pada kejadian yang merugikan pelapor hingga miliaran rupiah tersebut.

“Jadi, untuk sementara kami belum memintai keterangan saksi-saksi. Saat ini kami hanya mintai keterangan pelapor. Tapi tidak menutup kemungkinan kita bakal minta keterangan juga kepada sejumlah pekerja di penginapan tersebut, rencananya seperti itu,” ungkap Karyadi.

Dari hasil pemeriksaan sementara pelapor, Arifuddin memang bukan warga Nunukan, melainkan warga Jalan KH. Dewantara, Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb. Ia bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tujuannya berkunjung ke Nunukan, untuk menjual perhiasan tersebut. Sayang belum sempat menjual, perhiasan sudah raib.

Arifuddin juga mengatakan, pada saat itu dirinya bersama dengan istri dan neneknya. Namun memang sempat meninggalkan kamar untuk mencari makan. Perhiasan tersebut, berada di dalam tas dan diletakkan di bawah bantal.

Sepulang makan, mereka tidak curiga dan tidak memeriksa tas yang diletakkan di bawah bantal itu, kemudian tidur. Selang semalam, sebelum dirinya pergi ke pelabuhan, dirinya memeriksa tas dan pada saat itulah dirinya kaget karena perhiasan di dalam tas sudah hilang.

Hasil keterangan Arifuddin, total keseluruhan barang yang hilang senilai Rp 5 miliar. “Untuk sementara nilainya demikian (Rp 5 miliar, Red.) hingga saat ini penyidik terus memintai keterangan pelapor dan kasus ini akan terus dikembangkan guna pengungkapan,” beber Karyadi. (raw/eza)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 13:55

UMK 2019 Ditetapkan Rp 2,8 Juta

NUNUKAN – Setelah melalui pembahasan dan pertimbangan sejumlah pihak, Pemerintah…

Selasa, 13 November 2018 13:54

Tambah Dua Kecamatan di Perbatasan

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, kembali memekarkan dua kecamatan…

Selasa, 13 November 2018 13:53

Bupati Pilih ‘Diam’ Soal Fee Proyek

NUNUKAN – Dunia maya kembali dihebohkan atas unggahan salah satu…

Selasa, 13 November 2018 13:51

Masih Banyak yang Kesulitan Menjangkau Ibu Kota

NUNUKAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan, akan…

Selasa, 13 November 2018 11:48

Kebakaran di Desa Atap Dipicu Korsleting

NUNUKAN – Para korban insiden kebakaran di Desa Atap Kecamatan…

Senin, 12 November 2018 13:52

Pernah Bertugas sebagai Koordinator Eksekutor Pidana Mati

Bertugas di daerah perbatasan merupakan hal baru bagi AKBP Teguh…

Senin, 12 November 2018 13:39

Pemasangan Harus Sesuai Aturan

NUNUKAN – Alat peraga kampanye (APK) harus dipasang sesuai dengan…

Senin, 12 November 2018 13:38

Pastikan Pengesahaan APBD 2019 Tak Terlambat

NUNUKAN – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus mengaku, pengesahan Anggaran…

Senin, 12 November 2018 13:37

Ogah CDOB Dijadikan Komoditas Elite

SEBATIK – Masyarakat Sebatik meminta para elite politik tak lagi…

Senin, 12 November 2018 13:36

Rumah Ditinggal, si Jago Merah Mengamuk

SEBATIK – Baru berselang sehari setelah insiden kebakaran di Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .