MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 22 November 2017 12:57
Tunggu Pengunduran Diri Nasruddin
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN- Nasruddin boleh disebut sebagai organisatoris. Komisioner KPUD Tarakan itu dikenal cukup lama berorganisasi sebelum bergabung menjadi penyelenggara pemilu. Ia mengakui, banyak menimba ilmu selama menjadi bagian dari organisasi masyarakat (ormas). Ilmu itu pula yang menjadi bekalnya menjadi anggota KPU.

Kini, sikapnya terkait Surat Edaran KPU yang meminta agar anggota KPU

mundur dari keanggotaan ormas dinanti-nanti publik. Ia pun mengaku akan segera meninggalkan ormas demi independensi sebagai penyelenggara pemilu.

Kepada Radar Tarakan, pria yang menjabat sebagai Komisioner Perencanaan dan Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan ini menyatakan bahwa, usai keluarnya surat edaran dari KPU, Ia akan mengurus surat pemberhentian dari organisasi.

“Mungkin setelah pulang dari dinas luar ini, saya langsung buat,” tuturnya.

Akan tetapi, kepastian tanggal dan waktunya belum disebutkan. Namun, yang jelas sebelum 29 Desember 2017 ini.

“Sebelum itu, sudah klirsemua, karena saya harus membuat surat pernyataan lagi ke KPU,” jelasnya.

Dikatakan Nasruddin, ia juga sudah berkomunikasi langsung kepada Ketua KNPI Tarakan, yakni salah satu organisasi yang diikutinya. Nasruddin juga menjelaskan bahwa pada dasarnya, kepengurusan dirinya di KNPI sudah selesai, hanya menunggu Musyawarah Kota (Muskot) saja.

Diceritakan Nasruddin, dalam perjalanan karirnya, ia hidup di sejumlah organisasi. Sebab, baginya fungsi sebuah organisasi ialah wadah pengembangan karakter dan bersosialisasi dengan masyarakat.

“Saya juga mendapat pengalaman berorientasi, masalah kepemimpinan, pengelolaan manajemen dan itu besar sekali pengaruhnya,” terangnya.

Selama bergabung dalam kepengurusan organisasi, Nasruddin menyatakan bahwa ia juga mendapatkan nilai positif untuk menjadi penyelenggara. Misalnya terbiasa untuk melaksanakan seminar, ataupun kegiatan sosial di masyarakat.

“Namanya penyelenggara pemilu kan juga tidak terlepas dalam kegiatan-kegiatan. Nah, sama dengan ormas. Jadi pengalaman di ormas, kami aktualisasikan di KPU,” bebernya.

Meski demikian, secara formalitas ia tetap harus meninggalkan organisasi yang selama ini dijalankan. Baginya, bukanlah sebuah hal yang rumit untuk keluar dari organisasi masyarakat. Sebab ia hanya tinggal membuat surat pernyataan pengunduran diri.

“Tidak sulit. Tinggal buat surat pengunduran diri saja kan sudah bisa,” ujarnya.

Untuk itu, ia meyakini bahwa jika dirinya telah menyebarkan surat pengunduran dirinya dari organisasi, akan dipahami oleh organisasi yang lain. Sebab ini berkaitan dengan aturan UU pemilu, yang terdapat dalam UU nomor 7/2017.

“Karena kami penyelenggara, jadi kami harus taat pada aturan, tapi silaturahmi tetap jalan,” katanya. (*/yed/lim)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 23:57

BKSDA Sarankan Diserahkan ke LK

TARAKAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyarankan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan…

Selasa, 18 September 2018 23:44

Sehari Penukaran, Tembus 1.142 Kartu GPN

TARAKAN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kalimantan Utara terus mendorong penggunaan sistem…

Selasa, 18 September 2018 12:24

KASIHAN..!! Beruang Madu Kurus di Kandang Besi

TARAKAN – Sedih rasanya melihat nasib tiga ekor beruang madu di dua kandang di dalam Hutan Kota…

Selasa, 18 September 2018 12:22

Potensi PAD, Investasi dan Libatkan Pihak Ketiga

KRITIK datang dari pemerhati lingkungan di Kalimantan Timur (Kaltim). Mantan Direktur Kawasan Wisata…

Selasa, 18 September 2018 12:19

Dibatasi, Dolar Naik, hingga Kompetitor Menguat

Semarak Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tidak berdampak signifikan bagi usaha jasa percetakan seperti…

Selasa, 18 September 2018 12:13

DPT Dicermati untuk Kali Kedua

TARAKAN- Imbauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI agar dilakukan pencermatan ulang terhadap jumlah…

Selasa, 18 September 2018 12:11

Imunisasi MR Masih 46 Persen

TARAKAN – Pencapaian imunisasi measles rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara) masih cukup…

Selasa, 18 September 2018 11:59

Dua Spesialis Congkel Jok Motor Terciduk

TARAKAN - Dua pelaku pencurian spesialis merusak jok motor berhasil diamankan pihak kepolisian dari…

Selasa, 18 September 2018 11:51

Dolar Naik, Material KPR Ikut Naik

TARAKAN- Naiknya kurs dolar masih menjadi polemik. Pasalnya berbagai usaha juga mengalami imbasnya,…

Selasa, 18 September 2018 11:48

Akses Menuju Pemakaman Rusak Parah

TARAKAN - Jalan lingkungan menuju ke arah Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Nasrani, Kelurahan Juata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .