MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 22 November 2017 12:57
Tunggu Pengunduran Diri Nasruddin
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN- Nasruddin boleh disebut sebagai organisatoris. Komisioner KPUD Tarakan itu dikenal cukup lama berorganisasi sebelum bergabung menjadi penyelenggara pemilu. Ia mengakui, banyak menimba ilmu selama menjadi bagian dari organisasi masyarakat (ormas). Ilmu itu pula yang menjadi bekalnya menjadi anggota KPU.

Kini, sikapnya terkait Surat Edaran KPU yang meminta agar anggota KPU

mundur dari keanggotaan ormas dinanti-nanti publik. Ia pun mengaku akan segera meninggalkan ormas demi independensi sebagai penyelenggara pemilu.

Kepada Radar Tarakan, pria yang menjabat sebagai Komisioner Perencanaan dan Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan ini menyatakan bahwa, usai keluarnya surat edaran dari KPU, Ia akan mengurus surat pemberhentian dari organisasi.

“Mungkin setelah pulang dari dinas luar ini, saya langsung buat,” tuturnya.

Akan tetapi, kepastian tanggal dan waktunya belum disebutkan. Namun, yang jelas sebelum 29 Desember 2017 ini.

“Sebelum itu, sudah klirsemua, karena saya harus membuat surat pernyataan lagi ke KPU,” jelasnya.

Dikatakan Nasruddin, ia juga sudah berkomunikasi langsung kepada Ketua KNPI Tarakan, yakni salah satu organisasi yang diikutinya. Nasruddin juga menjelaskan bahwa pada dasarnya, kepengurusan dirinya di KNPI sudah selesai, hanya menunggu Musyawarah Kota (Muskot) saja.

Diceritakan Nasruddin, dalam perjalanan karirnya, ia hidup di sejumlah organisasi. Sebab, baginya fungsi sebuah organisasi ialah wadah pengembangan karakter dan bersosialisasi dengan masyarakat.

“Saya juga mendapat pengalaman berorientasi, masalah kepemimpinan, pengelolaan manajemen dan itu besar sekali pengaruhnya,” terangnya.

Selama bergabung dalam kepengurusan organisasi, Nasruddin menyatakan bahwa ia juga mendapatkan nilai positif untuk menjadi penyelenggara. Misalnya terbiasa untuk melaksanakan seminar, ataupun kegiatan sosial di masyarakat.

“Namanya penyelenggara pemilu kan juga tidak terlepas dalam kegiatan-kegiatan. Nah, sama dengan ormas. Jadi pengalaman di ormas, kami aktualisasikan di KPU,” bebernya.

Meski demikian, secara formalitas ia tetap harus meninggalkan organisasi yang selama ini dijalankan. Baginya, bukanlah sebuah hal yang rumit untuk keluar dari organisasi masyarakat. Sebab ia hanya tinggal membuat surat pernyataan pengunduran diri.

“Tidak sulit. Tinggal buat surat pengunduran diri saja kan sudah bisa,” ujarnya.

Untuk itu, ia meyakini bahwa jika dirinya telah menyebarkan surat pengunduran dirinya dari organisasi, akan dipahami oleh organisasi yang lain. Sebab ini berkaitan dengan aturan UU pemilu, yang terdapat dalam UU nomor 7/2017.

“Karena kami penyelenggara, jadi kami harus taat pada aturan, tapi silaturahmi tetap jalan,” katanya. (*/yed/lim)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:54

Santai di Kamar, Rumah Pemotongan Terbakar

TARAKAN - Kebakaran kembali terjadi. Tempat usaha milik Agus Satoto…

Jumat, 14 Desember 2018 14:53

Kaltara Terbaik Ke-3 Capaian IDI 2017

JAKARTA – Torehan prestasi kembali diraih oleh Provinsi Kalimantan Utara…

Jumat, 14 Desember 2018 14:51

Penutupan Lokalisasi Masih Angan-Angan

TARAKAN - Rencana penutupan lokalisasi masih sekadar wacana. Pasalnya hingga…

Jumat, 14 Desember 2018 14:27

Si Cantik Divonis Penjara 20 Tahun

TARAKAN – Andi Riski Amelia, terdakwa perkara sabu 1 kg…

Jumat, 14 Desember 2018 10:44

WNA Bebas Bersyarat Tidak Lapor Diri

TARAKAN – Hingga batas waktu lapor diri, warga negara asing…

Jumat, 14 Desember 2018 10:43

2019, PDAM Ajukan 2.000 Pemasangan Gratis

TARAKAN -  Saat ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta…

Jumat, 14 Desember 2018 10:40

Tak Berizin, Pom Mini Wajib Ditera Ulang

TARAKAN - Usaha Pompa Bensin Mini (Pom Mini) sudah mulai…

Jumat, 14 Desember 2018 10:35

Ingin Masalah Sampah Terselesaikan

TARAKAN - RT 13 Kelurahan Selumit Pantai masih memiliki masalah…

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Menhan: Ancaman Nyata NKRI dari Dalam Negara

TARAKAN- Sekitar 300 anggota TNI mendapatkan arahan langsung dari Menteri…

Kamis, 13 Desember 2018 13:18

WASPADALAH..!! Kelompok Abu Sayyaf Berencana Lakukan Penculikan

TARAKAN – Status peningkatan kewaspadaan terhadap kapal yang akan berlayar menuju…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .