MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 21 November 2017 11:45
Keluarga Tolak Autopsi Jasad AP
MENGGEMPARKAN: Kepolisian akhirnya menghentikan penyelidikan terhadap kasus gantung diri AP karena keluarga menolak autopsi. FACEBOOK

PROKAL.CO, TARAKAN - Penyebab kematian AP yang ditemukan di rumahnya di  Jalan Swarga RT 03, Kelurahan Karang Balik masih menjadi tanda tanya. Namun Miki, istri AP menolak jika jasad suaminya itu diautopsi.

Meski beberapa warga sangsi dengan kematian AP, Minggu (19/11) lalu. Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone M.H.R Supit melalui Perwira Urusan Subbag Humas Ipda Denny Mardiyanto SH mengatakan kemungkinan akan menghentikan proses penyelidikan. “Intinya kami masih menunggu hasil visum. Namun tidak ada keberatan dari keluarga,” jelasnya saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Senin (20/11).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Denny, rencana awal polisi akan melakukan autopsi juga urung dilaksanakan karena keluarga menolak. “Iya, keluarga, istri korban juga menolak polisi melakukan autopsi jadi setelah visum, mayat AP langsung kami serahkan kepada keluarga untuk langsung dikebumikan,” ungkapnya.

Menurut Ipda Denny, perlu penyelidikan lebih dalam jika memang harus dibuktikan kejanggalan posisi tergantungnya AP menggunakan tali nilon di plafon dapur rumahnya. Namun, karena untuk melakukan tindakan lebih lanjut harus seizin keluarga korban, terutama autopsi dan visum.

“Ya, intinya kan keluarga tidak keberatan dan meyakini korban memang tewas gantung diri. Apalagi, saat pertama kali ditemukan ada istri korban yang melihat bersama saksi lain. Sehingga kalau kemungkinan lain sulit untuk disimpulkan,” bebernya.

Bahkan, terkait keluarga yang tak segera mengevakuasi korban saat ditemukan, kata Denny, kemungkinan ada pertimbangan lain.

“Kami tidak bisa sembarang membuat kesimpulan sebelum penyelidikan dilakukan untuk memperjelas keadaan. Tapi, kan kalau keluarga meyakini korban memang meninggal dengan cara gantung diri dan tanda-tanda orang gantung diri sudah jelas,” katanya.

Usai menemukan suaminya tewas gantung diri, istri korban, Miki sudah membuat laporan polisi dan menjelaskan kronologis kejadian. Bagaimana ia mengecek rumah dengan ditemani tetangganya yang berinisial IN. Ia masuk ke dalam rumah setelah mengetok pintu rumah berkali-kali dan tidak ada sahutan dari dalam.

“Saat korban ditemukan juga kan pintu rumah terkunci dari dalam. Tapi, kami tidak bisa bicara banyak lah, tunggu hasil visum dulu dan meminta keterangan saksi maupun keluarga korban,” pungkas pria berpangkat balok satu ini. (*/sep/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:55

Tim Cuma Berharap Laporan

TARAKAN – Elpiji 3 kg langka. Itu sudah wajar di sejumlah wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara).…

Sabtu, 21 April 2018 10:53

Misi Sosial dan Keberagaman Budaya Indonesia

Umumnya dunia otomotif begitu melekat dengan pria. Tapi saat ini anggapan itu perlahan hilang dengan…

Sabtu, 21 April 2018 10:52

Kerja Keras dan Tak Patah Semangat

KEMANDIRIAN seorang wanita tak dapat dilepaskan dari perannya sebagai ibu rumah tangga. Namun dengan…

Sabtu, 21 April 2018 10:50

Tak Ingin Anak Terseret Pengalaman yang Sama

MOMEN 21 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kartini. Pelopor perjuangan kaum perempuan,…

Sabtu, 21 April 2018 10:49

Mengantar Anak Sampai Sukses

RADEN Ajeng Kartini, hari lahirnya selalu menjadi pengingat bagi setiap wanita Indonesia. Kartini lekat…

Sabtu, 21 April 2018 10:48

Tidak Ada Alasan Pakai Suket

MESKI penggunaan surat keterangan (suket) pada pelaksanaan Pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali…

Sabtu, 21 April 2018 10:46

Belum Terbentuk, FPI Sudah Dapat Penolakan

SPANDUK penolakan pembentukan Front Pembela Islam (FPI) itu, terpampang jelas  di sekitaran perempatan…

Sabtu, 21 April 2018 10:39

Anggaran Minim, Bukan Penghambat

TARAKAN — Kepala Kementerian Agama Kaltara, H. Suriansyah mengakui, minimnya dana pembinaan yang…

Sabtu, 21 April 2018 10:38

Ramaikan Gowes Sore Ini

TARAKAN - Para goweser Bumi Paguntaka diharapakan kehadirannya dalam kegiatan gowes, Sabtu (21/4) yang…

Sabtu, 21 April 2018 10:37

Tidar dan Labobar Diusulkan Masuk Tarakan

TARAKAN - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, PT Pelni kembali mengajukan tambahan armada untuk mengatasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .