MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 21 November 2017 11:36
Warga Tarakan Timur Bakal Miliki Pasar Rp 3,8 Miliar
MASIH DIBANGUN: Proyek pembangunan pasar di Tarakan Timur ini ditargetkan selesai Desember ini. Peruntukannya akan digunakan bagi warga yang berdomisili di Tarakan TImur. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Proyek pembangunan pasar di Kelurahan Kampung Empat sudah mencapai 50 persen. Proyek yang ditargetkan selesai Desember ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekira Rp 3,8 miliar.

Kepala Bidang Penguatan dan Pengembangan Perdagangan, Romli mengatakan, pengerjaan bangunan pasar di Kelurahan Kampung Empat sudah dikerjakan sejak Juni lalu. Sejauh ini, pengerjaan bangunan hampir rampung dan memasuki tahap pemasangan atap.

“Itu nanti pasar rakyat, seperti pasar lainnya yang berjualan berbagai jenis dagangan. Progresnya terus berlanjut,” kata Romli di ruang kerjanya, Senin (20/11).

Proyek APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Perdagangan ini ditargetkan selesai Desember ini karena masuk dalam proyek one year. Dikatakannya, pasar ini lebih diprioritaskan bagi warga di wilayah Tarakan Timur. Sebab belum ada pasar di daerah ini.

“Jadi khusus untuk masyarakat bagian Timur. Seperti Mamburungan, Mamburungan Timur, Kampung Empat, Kampung Enam, dan daerah sekitarnya,” lanjut Romli.

Sementara itu, pengawas proyek, Hamzah mengatakan pengerjaan sudah mencapai 50 persen dan terus dikerjakan. Tidak ada kendala selama pengerjaan bangunan pasar ini, hanya saja cuaca kerap tidak bersahabat sehingga menghambat proses pengerjaan.

“Kalau hujan kami berhenti kerja. Jadi biasa juga pengerjaannya malam hari. Semua tergantung kondisi cuaca,” tutur Hamzah.

Proyek yang dikerjakan 10 orang itu sudah memasuki pemasangan talang air dan akan masuk pengatapan. Luas bangunan pasar sekira 16 x 32 meter persegi.

“Sudah selesai pemasangan bata, sudah ada pemasangan talang juga. Jadi  atapnya lagi,” jelasnya.

Hamzah mengatakan, jika Desember ini proyek tidak selesai kemungkinan ada perpanjangan waktu. Sebab saat pematangan lahan membutuhkan waktu sekira satu bulan untuk penimbunan. Sehingga proyek yang seharusnya dikerjakan di atas lahan siap pakai, harus menunda pengerjaan bangunan.

“Kemarin ini seperti tambak, jadi butuh waktu untuk persiapan lahannya. yang seharusnya sudah dikerjakan bangunannya ditunda untuk penimbunan,” tutupnya.(*/one/ddq)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:56

Tunggu Hasil, Sanksi Menanti

TARAKAN – Persoalan dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, yang…

Selasa, 20 Februari 2018 10:49

Berani Laporkan Penjualan di Atas HET!

TARAKAN – Meski sebagian wilayah Bumi Paguntaka sudah dipasangi jaringan gas (jargas), namun keberadaan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:47

Tergerak dari Keluh Kesah Ibu-Ibu di Selawatan

Manajemen dan kru Radar Tarakan yang dipimpin Direktur Utama Anny Susilowati pun akhirnya berkesempatan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:44

Tampung Bom dengan Bungker Darurat

TARAKAN – Seiring bergantinya tahun, penemuan bom Perang Dunia ke II semakin banyak ditemukan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:43

UNBK Digelar Semi Online

TARAKAN - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) akan dilaksanakan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:42

Simpan Sabu di Kantong Pop Ice, AS Dibekuk

TARAKAN – Aksi AS, pelaku diduga pengedar sabu-sabu akhirnya digagalkan Satreskoba Polres Tarakan.…

Selasa, 20 Februari 2018 10:41

Mulai Menipis, Butuh Semenisasi Ulang

TARAKAN - Kebutuhan akan perbaikan kondisi jalan yang rusak saat ini tengah dirasakan masyarakat RT…

Selasa, 20 Februari 2018 09:30

Sepuluh Warga Ini 'Diangkut' ke Hotel, Kok Bisa?

TARAKAN - Sejumlah warga asal Sorong Papua 'diangkut' petugas Polsek Tarakan Timur, Senin (19/2) ke…

Senin, 19 Februari 2018 10:46

Dua Kadis Pamer Simbol Empat

TARAKAN - Di tengah masa kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan 2018, beredar foto…

Senin, 19 Februari 2018 10:44
Misi Sulit Setiap Sakit

Di Daerah Ini, Usahakan Jangan Sakit, Ini Alasannya....

Visi Kementerian Kesehatan yang mengharapkan masyarakat Indonesia sehat mandiri dan berkeadilan faktanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .