MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 20 November 2017 12:21
Sidang Tipikor Kayan I Molor

PH Minta Penundaan, Deni: Hakim Kecewa

BELUM TUNTAS:Proses persidangan tipikor terkait tambat bongkar muat di Pelabuhah Kayan I masih berproses. IWAN KURNIAWAN/ RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sidang vonis tindak pindana korupsi (tipikor) dugaan penyelewengan retribusi tambat bongkar muat Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor yang melibatkan terdakwa S molor dari jadwal yang sudah ditetapkan.

Sebab, Fransisco, penasihat hukum (PH) terdakwa meminta penundaan sidang pledoi atau pembelaan terdakwa kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Samarinda yang sebelumnya diagendakan Rabu (15/11) menjadi Rabu (22/11) nanti.

Kepala Seksi  Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan, Deni Perdiana mengatakan, seharusnya Rabu (22/11) nanti sudah masuk sidang vonis. Tapi terpaksa ditunda karena pledoi belum selesai dikerjakan PH.

“Hakim kecewa dengan PH, karena sudah diberikan kesempatan dua minggu untuk persiapan pledoi, ternyata belum juga selesai,” ujar Deni kepada Radar Kaltara, Minggu (19/11).

Tapi, kata dia, jika Rabu (22/11) nanti PH masih belum bisa mengajukan pledoi, maka tidak ada pemberian kesempatan lagi dari hakim. Setelah itu sidang ditunda dan akan dilanjutkan sidang vonis pada pekan berikutnya, yakni Rabu (29/11).

Dijelaskannya, tuntutan terhadap terdakwa yang diduga telah menyebabkan terjadinya kerugian negara sebesar Rp 282 juta dengan durasi waktu tahun 2013 hingga 2014 itu selama 4 tahun 6 bulan penjara.

Tuntutan itu, sebutnya, sudah dijelaskan dalam Pasal 2 Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Revisi atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor yang ditetapkan minimal penjara 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

“Tapi kita lihat seperti apa putusan hakim pada sidang vonis nanti. Pastinya kita optimistis tuntutan kita dikabulkan hakim,” tutur pria yang juga merupakan jaksa penuntut umum (JPU) dari perkara tersebut.

Dia menegaskan dalam aturan itu minimal empat tahun penjara, jika hakim menetapkan hukuman di bawah dari itu dapat dipertanyakan pasal dan UU tipikor yang digunakan.

“Kalau hukumannya diputuskan di bawah empat tahun, maka kami akan melakukan banding,” tegasnya.

Terpisah, PH terdakwa saat dikonfirmasi tidak memungkiri bahwa pihaknya memang meminta penundaan dengan alasan pihaknya belum siap. Namun, dirinya tidak menjelaskan secara detil yang masih perlu disiapkan dari pledoi.“Nantilah saya siapkan dulu. Nanti kalau sudah ok baru saya sampaikan,” singkatnya. (iwk/ana)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 07:59

Kapolri Butuh 500 Rumah untuk Polda

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memastikan eks gedung DPRD Kabupaten Bulungan…

Sabtu, 16 Desember 2017 07:57

Dua Alternatif untuk Perumahan Polda

MENYIKAPI permintaan perumahan Polda Kaltara, Gubernur Kaltara H. Irianto Lambrie menyiapkan dua alternatif…

Sabtu, 16 Desember 2017 07:55

Usulan 28 BTS Belum Direspons Pusat

TANJUNG SELOR – Usulan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Bulungan agar 28 Base Transceiver…

Sabtu, 16 Desember 2017 07:52

Bupati: Bukan Tak Peduli, tapi Moratorium

TANJUNG SELOR – Meski sangat mendukung pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Tanjung Selor,…

Jumat, 15 Desember 2017 11:34

2018, DOB Hanya Jalan di Tempat

TANJUNG SELOR – Rencana percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Tanjung Selor dipastikan…

Jumat, 15 Desember 2017 11:32

Pedagang Mamin Kedaluwarsa Hanya Ditegur

TANJUNG SELOR – Pengawasan produk makanan dan minuman (mamin) kedaluwarsa dilakukan Polres bersama…

Jumat, 15 Desember 2017 11:30

Peminat Daging Beku Minim

TANJUNG SELOR – Upaya pemerintah untuk menurunkan harga daging segar dengan mengimpor daging beku…

Jumat, 15 Desember 2017 11:27

Pemkab Akan Bentuk Tim Inventarisir

TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan H.Sudjati akan mengambil strategi agar upaya revisi Peraturan Daerah…

Jumat, 15 Desember 2017 11:23

Bulungan Jadi Sampel Survei Indeks Kerukunan

TANJUNG SELOR – Kementerian Agama (Kemenag) RI menjadikan Kabupaten Bulungan sebagai sampel survei…

Kamis, 14 Desember 2017 13:28

Hanya 424 Orang Dinyatakan Lulus

TANJUNG SELOR – Setelah melewati proses yang cukup panjang, akhirnya hasil seleksi calon pegawai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .