MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 20 November 2017 12:21
Sidang Tipikor Kayan I Molor

PH Minta Penundaan, Deni: Hakim Kecewa

BELUM TUNTAS:Proses persidangan tipikor terkait tambat bongkar muat di Pelabuhah Kayan I masih berproses. IWAN KURNIAWAN/ RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sidang vonis tindak pindana korupsi (tipikor) dugaan penyelewengan retribusi tambat bongkar muat Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor yang melibatkan terdakwa S molor dari jadwal yang sudah ditetapkan.

Sebab, Fransisco, penasihat hukum (PH) terdakwa meminta penundaan sidang pledoi atau pembelaan terdakwa kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Samarinda yang sebelumnya diagendakan Rabu (15/11) menjadi Rabu (22/11) nanti.

Kepala Seksi  Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan, Deni Perdiana mengatakan, seharusnya Rabu (22/11) nanti sudah masuk sidang vonis. Tapi terpaksa ditunda karena pledoi belum selesai dikerjakan PH.

“Hakim kecewa dengan PH, karena sudah diberikan kesempatan dua minggu untuk persiapan pledoi, ternyata belum juga selesai,” ujar Deni kepada Radar Kaltara, Minggu (19/11).

Tapi, kata dia, jika Rabu (22/11) nanti PH masih belum bisa mengajukan pledoi, maka tidak ada pemberian kesempatan lagi dari hakim. Setelah itu sidang ditunda dan akan dilanjutkan sidang vonis pada pekan berikutnya, yakni Rabu (29/11).

Dijelaskannya, tuntutan terhadap terdakwa yang diduga telah menyebabkan terjadinya kerugian negara sebesar Rp 282 juta dengan durasi waktu tahun 2013 hingga 2014 itu selama 4 tahun 6 bulan penjara.

Tuntutan itu, sebutnya, sudah dijelaskan dalam Pasal 2 Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Revisi atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor yang ditetapkan minimal penjara 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

“Tapi kita lihat seperti apa putusan hakim pada sidang vonis nanti. Pastinya kita optimistis tuntutan kita dikabulkan hakim,” tutur pria yang juga merupakan jaksa penuntut umum (JPU) dari perkara tersebut.

Dia menegaskan dalam aturan itu minimal empat tahun penjara, jika hakim menetapkan hukuman di bawah dari itu dapat dipertanyakan pasal dan UU tipikor yang digunakan.

“Kalau hukumannya diputuskan di bawah empat tahun, maka kami akan melakukan banding,” tegasnya.

Terpisah, PH terdakwa saat dikonfirmasi tidak memungkiri bahwa pihaknya memang meminta penundaan dengan alasan pihaknya belum siap. Namun, dirinya tidak menjelaskan secara detil yang masih perlu disiapkan dari pledoi.“Nantilah saya siapkan dulu. Nanti kalau sudah ok baru saya sampaikan,” singkatnya. (iwk/ana)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:50

Kursi Kepala Bappeda Tak Diminati

TANJUNG SELOR - Pendaftaran dua jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:49

Pekan Depan KUA-PPAS Dibahas

TANJUNG SELOR - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Marten Sablon…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:48

Nilai Ekspor SDA Akan Ditingkatkan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara melalui Biro Perekonomian akan memproyeksikan jumlah produksi…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:47

DPRD Minta Hasil Uji Beras Segera Dibeberkan

TANJUNG SELOR – Belum dibeberkannya hasil uji sampel dugaan beras plastik dari inspeksi mendadak…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:46

KPU Belum Terima Laporan Masyarakat

TANJUNG SELOR – Hampir 10 hari pasca ditetapkannya bakal calon legislatif (bacaleg) sebagai daftar…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:24

Bravo...!!! Polda Berhasil Ungkap Jaringan Perampok Tambak

TANJUNG SELOR - Jajaran Kepolisian Polda Kaltara berhasil mengungkap pelaku perampokan di wilayah Kaltara,…

Senin, 20 Agustus 2018 20:48

KNKT Rekomendasikan Mesin Tempel Diganti

TANJUNG SELOR - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendasikan kapal yang mengangkut…

Senin, 20 Agustus 2018 20:43

Bandara Jadi Terhambat, Pemilik Lahan Bantah Tak Miliki Sertifikat

TANJUNG SELOR – Permasalahan pembebasan lahan masyarakat yang bersinggungan dengan proyek perpanjangan…

Senin, 20 Agustus 2018 17:18

Tambang Emas Ilegal Sekatak Masih Beroperasi

TANJUNG SELOR - Masalah pertambangan emas ilegal di Kecamatan Sekatak yang hingga kini masih beroperasi…

Senin, 20 Agustus 2018 17:17

Libatkan Akademisi Kembangankan Sektor Pertanian

TANJUNG SELOR - Sebagai upaya membuat dan menciptakan petani yang memiliki wawasan dan intelektual yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .