MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 20 November 2017 09:37
Bupati Tegaskan Tim Terpadu Kerja Profesional

Laura: Semua Dibina, Tidak Hanya RM Arema

Hj. Asmin Laura Hafid , Bupati Nunukan

PROKAL.CO, NUNUKAN - Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura angkat bicara soal kinerja Tim Terpadu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan yang belakangan disorot. Tim Terpadu yang berisikan Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bekerja secara profesional.

Ditegaskan bupati, Tim Terpadu bertugas memberi pembinaan terhadap seluruh pelaku usaha Rumah Makan (RM) dan restoran di Nunukan. “Jadi bukan hanya terhadap RM Arema. Hampir semua pelaku usaha rumah makan diperiksa dan diberi pembinaan,” tegas Laura.

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan Tim Terpadu, ada 17 rumah makan dan restoran yang diperiksa pada Kamis (16/11) lalu. Dalam kegiatan itu, seluruh kawasan dapur pelaku usaha diperiksa dan diminta untuk memperhatikan aspek kebersihan dan perizinan yang dimililki. “Sekali lagi, semua dibina. Tidak hanya RM Arema,” tukas Laura.

Mengenai respon publik yang begitu luas terhadap indikasi kandungan daging tikus dalam olahan bakso di salah satu rumah makan, dianggap bupati sebagai hak publik. Menurutnya, pemerintah tidak boleh melarang publik bersuara. Terlebih di era keterbukaan dan berbagai akses informasi saat ini, publik ikut berperan aktif di dalamnya. “Uji lab tahap 2 sedang berjalan. Apabila hasilnya negatif, tentu pemerintah akan membantu memulihkan pelaku usaha yang merasa dirugikan,” ucap Laura.

Mengenai berbagai kabar yang diterima bupati terkait sikap antipati Pemkab Nunukan dalam merespon dinamika usaha rumah makan di Nunukan, Laura mengaku menyayangkan. Menurutnya, saat ini tidak tepat mencari siapa yang salah, siapa yang tidak proaktif dan siapa yang tidak responsif. Justru kata Laura, bocornya surat dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengenai hasil uji laboratorium sampel pangan dan hewan yang  diterbitkan kepala Balai Veteriner Banjarbaru nomor 29005/PK.310/F.5.E/09/2017 tertanggal 29 September 2017 itu ke muka publik, langsung direspon oleh Tim Terpadu.

Sebelumnya, Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Nunukan Hanafiah SE yang memimpin kegiatan pembinaan tersebut mengaku heran dan menyayangkan informasi yang sampai ke masyarakat berbeda dari maksud penanganan yang dilakukan selama ini. Khususnya pemeriksaan dan tindaklanjut dari Pemkab Nunukan untuk memberikan pembinaan kepada pengusaha kuliner di Kecamatan Nunukan.

Hanafiah mengungkapkan, tindakan yang dilakukan hanya untuk mengantisipasi beredarnya informasi tidak jelas ke masyarakat. Utamanya tentang penggunaan bahan makanan yang tidak sehat yang diperjualbelikan di masyarakat. Termasuk, adanya hasil uji sampel yang menyatakan tiga sampel yang diuji positif terkontaminasi spesies tikus.

Diungkapkan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan dan petugas dari Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sebelumnya telah memberikan pembinaan dan pemeriksaan tempat penggilingan daging tersebut. Nah, termasuk menyerahkan hasil pemeriksaan laboratorium dari sampel bakso yang diambil ke pemilik usaha. “Hanya presepsi masyarakat saja kalau pentolan bakso itu mengandung daging tikus. Bukan seperti itu maksudnya. Tapi, bakso yang diuji sampel itu terkontaminasi dengan spesies tikus. Terkontaminasi ini bukan berarti terbuat dari daging tikus. Tapi, bisa saja terkena bulu, kotoran dan lainnya yang bersumber dari tikus,” jelasnya. (oya/ogy)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 07:50

Mengamuk, Rambo Dilumpuhkan Polisi

NUNUKAN – Lantaran kerap berulah dan membawa senjata tajam (sajam) yang membahayakan warga. Seorang…

Sabtu, 16 Desember 2017 07:49

Dana Transfer Triwulan Empat Tak Cair

NUNUKAN – Harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan mendapat suntikan anggaran dari dana transfer…

Jumat, 15 Desember 2017 11:21

Arus Mudik Natal dan Tahun Baru Mulai Meningkat

NUNUKAN – Arus mudik di perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 kali ini diprediksi akan mengalami…

Jumat, 15 Desember 2017 11:18

Kades Akan ‘Serbu’ Kantor Bupati

NUNUKAN – Hingga pertengahan Desember, pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) belum juga ada tanda-tanda…

Jumat, 15 Desember 2017 00:47

Gara-Gara Bawa Sajam, Pria Ini Dilumpuhkan

NUNUKAN - Lantaran kerap berulah dan membawa sajam yang membahayakan warga, Rambo, warga Nunukan terpaksa…

Kamis, 14 Desember 2017 13:04

Guru PAUD Kembali Meradang

NUNUKAN – Menjelang akhir 2017 ini, persoalan keuangan terus dialami Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Kamis, 14 Desember 2017 13:02

Dua ASN Diperiksa Polisi

NUNUKAN – Meskipun telah berbenah dan menuruti saran dari Tim Pembinaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Rabu, 13 Desember 2017 10:05

Tahun Depan, PLN Bangun Pembangkit Baru

NUNUKAN – Meski baru meresmikan enam unit mesin baru dengan daya 6 megawatt (mw), PT Perusahaan…

Rabu, 13 Desember 2017 10:03

ITCC-Jawa Pos Kembali Rekrut Pelajar di Perbatasan

NUNUKAN – Memasuki tahun keempat, Indonesia Tionghoa Culture Center (ITCC) Jawa Pos Group kembali…

Rabu, 13 Desember 2017 09:57

867 Gram Sabu-Sabu Diamankan Bea Cukai

NUNUKAN – Selama periode Januari hingga Desember 2017, Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .