MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 18 November 2017 11:27
Baru Tiga Tahun Sudah Rusak
TAK REPRESENTATIF: Sejumlah teknisi melakukan perbaikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jumat (17/11). Manajemen membeber jika kerusakan itu muncul sejak awal digunakan. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan mendapat sorotan tajam karena dianggap tak refresentatif sebagai institusi kesehatan. Itu menyusul sejumlah temuan masyarakat terkait fasilitas gedung RSUD.  Renovasi gedung RSUD Tarakan diakui masih berjalan. Perbaikan pun hanya dilakukan seadanya. Padahal jika dilihat lebih seksama, hampir di seluruh lantai RSUD terdapat kerusakan.

Direktur RSUD Tarakan, dr. Muhammad Hasbi Hasyim mengatakan sejak awal pengoperasian pihaknya sudah menemukan masalah. “Ini memang ada yang tidak beres sudah, karena dari awal dioperasikan dan AC dinyalakan, dari situ sudah mulai muncul jamur dan akhirnya sampai jebol plafonnya,” katanya.

Bangunan RSUD masih terbilang baru. Seharusnya, kata dia, bangunan yang ada saat ini dapat bertahan selama 10 tahun. Setelah itu menyusul perawatan. Namun kenyataannya lain. Baru tiga tahun setelah diresmikan, 6 lantai mengalami kerusakan.

“Bayangkan ada ember dimana-mana untuk menampung air karena kondensasi AC yang rusak, belum lagi perbaikan yang dilakukan terus,” ujarnya.

Selama plafon bocor dan berjamur, setiap hari perbaikan dilakukan pihak rumah sakit. Tetapi kendala yang dialami, kebocoran menyebar di sejumlah titik lainnya.

“Ini rumah sakit kan semuanya menggunakan AC, karena kondensasi jadi satu diperbaiki, tempat lainnya akan rusak,” ungkapnya.

Dari tinjauan yang dilakukan Radar Tarakan, kerusakan plafon hingga ditumbuhi jamur itu sudah diperbaiki. Dari lantai 1 hingga 5, baik kamar inap pasien, kantor staf, ruangan direktur, hingga ruang tunggu yang ada di lorong-lorong ruangan. Kerusakan cukup parah terjadi di lantai 6.

“Lantai enam ini kan belum dipakai, dan kerusakannya juga cukup parah. Tetapi bukan berarti tidak diperbaiki, sudah juga dilakukan perbaikan tetapi belum selesai,” katanya.

Perbaikan dilakukan hanya dengan penambalan pada plafon, karena tidak tersedia anggaran yang cukup. Hasbi mengatakan pekan depan RSUD Tarakan akan akreditasi.

“Tentu pengaruh, karena kan untuk faktor kenyamanan pasien akan sangat mengganggu. Tetapi kami sudah berusaha semaksimal mungkin dengan menyingkirkan ember yang digunakan untuk menampung air yang jatuh,” jelasnya.

Dikatakannya, plafon yang berjamur dan rusak akan sangat membahayakan bagi pasien. Serpihan plafon yang diketahui berbahan asbes itu dapat mempengaruhi kesehatan pasien.

Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan RSUD Tarakan, Husain mengatakan selama perbaikan dari awal hingga saat ini, pihaknya sudah menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 500 juta.

“AC itu kan mengalami kondensasi, kalau tidak diperbaiki yah pasti akan ada kebocoran lagi,” katanya.

Dari perbaikan yang dilakukan pihaknya, dia tidak bisa memastikan akan bertahan berapa lama, karena terkadang jika perbaikan dilakukan di satu titik, titik lainnya akan mengalami kerusakan. Walaupun begitu pihaknya sudah melakukan perbaikan secara maksimal sesuai dengan kemampuan anggaran rumah sakit.

Yah mau tidak mau harus diperbaiki, kalau tidak pasien juga tidak akan nyaman. Karena kenyamanan sangat penting bagi kami,” ungkapnya.

Kemungkinan pertengahan 2018 mendatang akan dilakukan perbaikan kondensasi AC dengan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara, dengan perkiraan memakan biaya sekitar Rp 4 miliar.

“2018 mendatang kami fokus pada perbaikan secara keseluruhan dan sudah dianggarkan sebesar Rp 4 miliar dengan pelaksana Dinas Pekerjaan Umum Provinsi,” urainya. (*/yus/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:12

Bawaslu Bilang ODGJ dan Orang Gila Beda, BEDANYA DIMANA YA..??

TARAKAN - Pada Pemilu 2019 mendatang, akan ada tempat pemungutan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:10

Awali dengan Senandung Harmoni Paguntaka

Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Tarakan, Lembaga Penyiaran…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:08

Pelaku Usaha BBM Eceran Butuh Petunjuk

TARAKAN – Penjualan bahan bakar minyak (BBM) hingga bahkan menggunakan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:07

Pembangunan TPA Baru Tersendat

TARAKAN - Permasalahan lahan yang berada di kawasan Bukit Indah,…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:06

Tunggakan Terbanyak di Tarakan

TARAKAN - Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:26

Pengurus Koperasi Idec Pernah Pinjam di Bank

TARAKAN - Kasus dugaan penggelapan dana Koperasi PT Idec masih…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:24

Pemerintah Harus Tegas Soal Retribusi

TARAKAN - Tidak tercapainya pendapatan asli daerah (PAD) Tarakan di…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:22

Hendrik Bantah Keterangan Penyidik BNNP

TARAKAN – Sidang terdakwa sabu 1 kg yang melibat Hendrik…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:20

Awal 2020, PLTS Akan Dibangun

TARAKAN – Adanya keputusan untuk membangun tempat pembangkit listrik tenaga…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:19

Akses Jalan Rusak dan Drainase Dangkal

AKSES Jalan yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat kembali dikeluhkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .