MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 18 November 2017 11:22
WADUH..!! Investor Pemasok Gas Mundur
BUTUH ALTERNATIF: Kebutuhan listrik Tarakan masih belum tercukupi menyusul pasokan gas ke pembangkit PT PLN ULK Tarakan yang fluktuatif. JOHAN SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sebelumnya banyak investor yang siap menyuplai gas ke PT PLN (Persero) Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan, namun entah apa yang menjadi kendala sehingga mereka memilih mundur. General Manager PT PLN Wilayah Kaltim-Kaltara, Riza Novianto Gustam mengatakan, sebelumnya banyak investor yang akan masuk dan mengaku memiliki gas, tetapi pada kenyataannya tidak ada.

Bahkan saat ini gas yang disuplai ke pembangkit PT PLN ULK Tarakan dari PT Pertamina EP Asset 5 Field Bunyu sebesar 4 million standard cubic feet per day (MMSCFD) atau juta standar kaki kubik per haridan 0,5 MMSCFD dari PT Medco E&P Tarakan masih fluktuatif.

“Jadi memang kadang-kadang gasnya tidak stabil. Kami mengalami defisit 5 MW, kalau drop lagi ada tambahan ke pelanggan umum sebesar 2 MW,” tutur Riza saat tanya jawab dalam media ghatering, Rabu (15/11).

Padahal dari daya mampu (DM) di Tarakan sebesar 45 megawatt (MW) mencukupi dengan beban puncak (BP) sebesar 39,3 MW. Hanya saja memang pasokan gas biasanya menurun.

Riza melanjutkan, sebenarnya PT PLN mempunyai perjanjian pembelian excess power dari PT Idec sebesar 2 MW. Sebab dari PT Idec mempunyai mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan daya 7 MW. Dan sebelumnya ia sempat mendiskusikan dengan PT Idec terkait penambahan daya sebesar 5 MW sehingga PLN mendapatkan daya sebesar 7 MW dari PT Idec. Namun dari PT Idec harus menyiapkan bahan bakar batu bara.

“Awalnya sudah deal, begitu ditanya lagi ternyata tidak segampang itu karena harus menyiapkan batu bara, pasokan batu baranya kurang. Jadi sebetulnya di samping kami menambah mesin, kami sudah bicara dengan PT Idec,” lanjutnya.

 

Namun saat dikonfirmasi Radar Tarakan, PT Idec belum bisa berkomentar. (*/one/lim)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:49

Korban Salah Catat Bermunculan

TARAKAN – Ternyata tak hanya Lukas Yusuf, saja yang syok akan tagihan airnya yang melonjak senilai…

Jumat, 23 Februari 2018 10:45

Oleng Kiri, Terperosok ke Selokan

TARAKAN – Warga yang tinggal di daerah Jalan Kusuma Bangsa tepatnya di dekat gedung Polisi Militer…

Jumat, 23 Februari 2018 10:41

Menebus Dosa Proyek Raksasa

BEGITU banyak pertanyaan tentang siapa Robert Lai dan siapa Meiling yang sering saya sebut dalam tulisan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:40

Bila Negatif, Penyelidikan Dihentikan

TARAKAN – Meski Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis hasil lab atas makanan,…

Jumat, 23 Februari 2018 10:38

Anggaran Kurang-Kontur Tanah Jadi Penyebab

TARAKAN — Dari 5.000 sambungan jaringan gas (jargas) yang menjadi target Perusahaan Gas Negara…

Jumat, 23 Februari 2018 10:37

Butuh Perbaikan Jalan Akses ke Masjid

TARAKAN – Ketua RT 10, Kelurahan Selumit, Gunawan mengatakan, semenisasi jalan lingkungan layak…

Jumat, 23 Februari 2018 10:36

Jalan di Tarakan yang Rawan Kecelakaan

TARAKAN – Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi salah satu penyebab seringnya terjadi kecelakaan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:41

Dinkes Bingung Penyebab Keracunan

TARAKAN – Sungguh sangat mengejutkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis…

Kamis, 22 Februari 2018 10:30

Rp 70 M untuk Bangun Balai POM

Tarakan - Guna meningkatkan pengawasan dan perlindungan bagi masyarakat terhadap obat dan makanan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:28

Dua Kali Longsor, Penanganan Masih Sementara

TARAKAN - Musibah longsor kembali terjadi di Tarakan, tepatnya di RT 4 Kelurahan Pamusian. Longsor yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .