MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 18 November 2017 11:22
WADUH..!! Investor Pemasok Gas Mundur
BUTUH ALTERNATIF: Kebutuhan listrik Tarakan masih belum tercukupi menyusul pasokan gas ke pembangkit PT PLN ULK Tarakan yang fluktuatif. JOHAN SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sebelumnya banyak investor yang siap menyuplai gas ke PT PLN (Persero) Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan, namun entah apa yang menjadi kendala sehingga mereka memilih mundur. General Manager PT PLN Wilayah Kaltim-Kaltara, Riza Novianto Gustam mengatakan, sebelumnya banyak investor yang akan masuk dan mengaku memiliki gas, tetapi pada kenyataannya tidak ada.

Bahkan saat ini gas yang disuplai ke pembangkit PT PLN ULK Tarakan dari PT Pertamina EP Asset 5 Field Bunyu sebesar 4 million standard cubic feet per day (MMSCFD) atau juta standar kaki kubik per haridan 0,5 MMSCFD dari PT Medco E&P Tarakan masih fluktuatif.

“Jadi memang kadang-kadang gasnya tidak stabil. Kami mengalami defisit 5 MW, kalau drop lagi ada tambahan ke pelanggan umum sebesar 2 MW,” tutur Riza saat tanya jawab dalam media ghatering, Rabu (15/11).

Padahal dari daya mampu (DM) di Tarakan sebesar 45 megawatt (MW) mencukupi dengan beban puncak (BP) sebesar 39,3 MW. Hanya saja memang pasokan gas biasanya menurun.

Riza melanjutkan, sebenarnya PT PLN mempunyai perjanjian pembelian excess power dari PT Idec sebesar 2 MW. Sebab dari PT Idec mempunyai mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan daya 7 MW. Dan sebelumnya ia sempat mendiskusikan dengan PT Idec terkait penambahan daya sebesar 5 MW sehingga PLN mendapatkan daya sebesar 7 MW dari PT Idec. Namun dari PT Idec harus menyiapkan bahan bakar batu bara.

“Awalnya sudah deal, begitu ditanya lagi ternyata tidak segampang itu karena harus menyiapkan batu bara, pasokan batu baranya kurang. Jadi sebetulnya di samping kami menambah mesin, kami sudah bicara dengan PT Idec,” lanjutnya.

 

Namun saat dikonfirmasi Radar Tarakan, PT Idec belum bisa berkomentar. (*/one/lim)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 23:57

BKSDA Sarankan Diserahkan ke LK

TARAKAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyarankan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan…

Selasa, 18 September 2018 23:44

Sehari Penukaran, Tembus 1.142 Kartu GPN

TARAKAN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kalimantan Utara terus mendorong penggunaan sistem…

Selasa, 18 September 2018 12:24

KASIHAN..!! Beruang Madu Kurus di Kandang Besi

TARAKAN – Sedih rasanya melihat nasib tiga ekor beruang madu di dua kandang di dalam Hutan Kota…

Selasa, 18 September 2018 12:22

Potensi PAD, Investasi dan Libatkan Pihak Ketiga

KRITIK datang dari pemerhati lingkungan di Kalimantan Timur (Kaltim). Mantan Direktur Kawasan Wisata…

Selasa, 18 September 2018 12:19

Dibatasi, Dolar Naik, hingga Kompetitor Menguat

Semarak Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tidak berdampak signifikan bagi usaha jasa percetakan seperti…

Selasa, 18 September 2018 12:13

DPT Dicermati untuk Kali Kedua

TARAKAN- Imbauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI agar dilakukan pencermatan ulang terhadap jumlah…

Selasa, 18 September 2018 12:11

Imunisasi MR Masih 46 Persen

TARAKAN – Pencapaian imunisasi measles rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara) masih cukup…

Selasa, 18 September 2018 11:59

Dua Spesialis Congkel Jok Motor Terciduk

TARAKAN - Dua pelaku pencurian spesialis merusak jok motor berhasil diamankan pihak kepolisian dari…

Selasa, 18 September 2018 11:51

Dolar Naik, Material KPR Ikut Naik

TARAKAN- Naiknya kurs dolar masih menjadi polemik. Pasalnya berbagai usaha juga mengalami imbasnya,…

Selasa, 18 September 2018 11:48

Akses Menuju Pemakaman Rusak Parah

TARAKAN - Jalan lingkungan menuju ke arah Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Nasrani, Kelurahan Juata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .