MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 18 November 2017 11:22
WADUH..!! Investor Pemasok Gas Mundur
BUTUH ALTERNATIF: Kebutuhan listrik Tarakan masih belum tercukupi menyusul pasokan gas ke pembangkit PT PLN ULK Tarakan yang fluktuatif. JOHAN SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sebelumnya banyak investor yang siap menyuplai gas ke PT PLN (Persero) Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan, namun entah apa yang menjadi kendala sehingga mereka memilih mundur. General Manager PT PLN Wilayah Kaltim-Kaltara, Riza Novianto Gustam mengatakan, sebelumnya banyak investor yang akan masuk dan mengaku memiliki gas, tetapi pada kenyataannya tidak ada.

Bahkan saat ini gas yang disuplai ke pembangkit PT PLN ULK Tarakan dari PT Pertamina EP Asset 5 Field Bunyu sebesar 4 million standard cubic feet per day (MMSCFD) atau juta standar kaki kubik per haridan 0,5 MMSCFD dari PT Medco E&P Tarakan masih fluktuatif.

“Jadi memang kadang-kadang gasnya tidak stabil. Kami mengalami defisit 5 MW, kalau drop lagi ada tambahan ke pelanggan umum sebesar 2 MW,” tutur Riza saat tanya jawab dalam media ghatering, Rabu (15/11).

Padahal dari daya mampu (DM) di Tarakan sebesar 45 megawatt (MW) mencukupi dengan beban puncak (BP) sebesar 39,3 MW. Hanya saja memang pasokan gas biasanya menurun.

Riza melanjutkan, sebenarnya PT PLN mempunyai perjanjian pembelian excess power dari PT Idec sebesar 2 MW. Sebab dari PT Idec mempunyai mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan daya 7 MW. Dan sebelumnya ia sempat mendiskusikan dengan PT Idec terkait penambahan daya sebesar 5 MW sehingga PLN mendapatkan daya sebesar 7 MW dari PT Idec. Namun dari PT Idec harus menyiapkan bahan bakar batu bara.

“Awalnya sudah deal, begitu ditanya lagi ternyata tidak segampang itu karena harus menyiapkan batu bara, pasokan batu baranya kurang. Jadi sebetulnya di samping kami menambah mesin, kami sudah bicara dengan PT Idec,” lanjutnya.

 

Namun saat dikonfirmasi Radar Tarakan, PT Idec belum bisa berkomentar. (*/one/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:10

Awali dengan Senandung Harmoni Paguntaka

Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Tarakan, Lembaga Penyiaran…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:08

Pelaku Usaha BBM Eceran Butuh Petunjuk

TARAKAN – Penjualan bahan bakar minyak (BBM) hingga bahkan menggunakan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:07

Pembangunan TPA Baru Tersendat

TARAKAN - Permasalahan lahan yang berada di kawasan Bukit Indah,…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:06

Tunggakan Terbanyak di Tarakan

TARAKAN - Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:26

Pengurus Koperasi Idec Pernah Pinjam di Bank

TARAKAN - Kasus dugaan penggelapan dana Koperasi PT Idec masih…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:24

Pemerintah Harus Tegas Soal Retribusi

TARAKAN - Tidak tercapainya pendapatan asli daerah (PAD) Tarakan di…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:22

Hendrik Bantah Keterangan Penyidik BNNP

TARAKAN – Sidang terdakwa sabu 1 kg yang melibat Hendrik…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:20

Awal 2020, PLTS Akan Dibangun

TARAKAN – Adanya keputusan untuk membangun tempat pembangkit listrik tenaga…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:19

Akses Jalan Rusak dan Drainase Dangkal

AKSES Jalan yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat kembali dikeluhkan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:56

Dua Oknum Parpol Diduga Janjikan Uang

TARAKAN- Di masa kampanye yang masih berjalan, Badan Pengawas Pemilu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .