MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 18 November 2017 10:48
Permintaan Tali Asih Tak Bisa Dipenuhi Pemkab
AKAN DIMANFAATKAN: Bulan ini bangunan eks Transito milik Pemkab Bulungan di Tarakan harus segera dikosongkan. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Bangunan eks Transito milik Pemkab Bulungan di Kelurahan Kampung VI, Kota Tarakan hingga kini belum dikosongkan penghuninya. Padahal sudah beberapa kali disampaikan perihal pengosongan bangunan yang dihuni tenaga kebersihan  Kota Tarakan secara lisan maupun tertulis.

Terakhir, penghuni siap pindah asalkan Pemkab Bulungan memberikan tali asih sebagai biaya ganti pemasangan aliran listrik di bangunan tersebut.

Menyikapi permintaan tersebut, Bupati Bulungan H.Sudjati tidak bisa memenuhi permintaan penghuni bangunan kayu yang terdiri sekira 6 pintu.

“Kami tidak akan memberikan ganti rugi. Karena itu (pemasangan listrik) bukan permintaan kami. Lagian selama ini kita juga tidak mengenakan biaya sewa atas bangunan itu,” beber bupati kepada Radar Kaltara kala ditemui di gedung DPRD Bulungan belum lama ini.

 Lanjut dikatakan, baru-baru ini Bagian Aset Sekretariat Pemkab Bulungan ke lokasi menyampaikan kembali keinginan Pemkab Bulungan untuk segera mengosongkan bangunan yang dibangun sebelum adanya pemekaran wilayah Kabupaten Bulungan.

“Kita minta paling lama bulan ini (November) bangunan itu harus dikosongkan,” tegas bupati. Sebab, kata orang nomor satu di Bulungan ini, permintaan pengosongan sudah yang kesekian kalinya, tapi belum juga dikosongkan.

Terpisah, Ketua DPRD Bulungan, Syarwani mengharapkan hal yang sama. Bahkan pihaknya sangat mendukung rencana Pemkab Bulungan yang ingin menggunakan bangunan itu sebagai kantor perwakilan dan asrama Bulungan di Tarakan.

“Karena selama ini kita masih ngontrak,” ungkapnya.

Jika sudah dikosong, kata politisi Partai Golkar ini, pemkab bisa melakukan penataan dan perbaikan agar dapat dimanfaatkan dengan kondisi yang baik sesuai dengan apa yang direncanakan. Apalagi bangunannya sudah tua.

Tapi untuk jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan, hanya instansi terkait yang lebih mengetahui secara teknis.

“Yang pasti permintaan pengosong karena ingin digunakan, bukan dibiarkan begitu saja,” ujarnya.(iwk/ana)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:02

Pembangunan Lanudal Butuh Lahan Enam Hektare

TANJUNG SELOR - Pembangunan Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) di…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:01

Sempat Molor, DPTHP-II Nasional Ditetapkan

TANJUNG SELOR – Meski sempat molor, penetapan jadwal Daftar Pemilih…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:59

Mau Bangun Ini, Pertamina Beri Catatan Khusus

TANJUNG SELOR – Setelah melakukan survei ke Bandara Kolonel RA…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:58

2.107 Warga Binaan Miliki Hak Pilih

TANJUNG SELOR – Hak pilih narapidana di lembaga pemasyarakatan (lapas)…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:56

Harga TBS Anjlok, Ini Dampak yang Paling Terasa

TANJUNG SELOR - Turunnya harga crude palm oil (CPO) dunia…

Jumat, 14 Desember 2018 14:50

Diupah RM 5.000, Nelayan Bawa Sabu 10 Kg

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali…

Jumat, 14 Desember 2018 14:48

Infrastruktur dan Bantuan Keuangan Jadi Perhatian

TANJUNG SELOR ­– Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Dewan Perwakilan Rakyat…

Jumat, 14 Desember 2018 14:46

Rp 9 Miliar untuk Relokasi Pipa

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat…

Jumat, 14 Desember 2018 14:44

Bawaslu Pertanyakan Hak Suara di Lapas

TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Utara…

Jumat, 14 Desember 2018 14:41

Realisasi Pajak Capai 103,58 Persen

TANJUNG SELOR – Berdasarkan data yang dimiliki Badan Pengelola Pajak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .