MANAGED BY:
SENIN
25 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 17 November 2017 12:15
Lima Tersangka 11 Kg Sabu Segera Disidang
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Lima orang tersangka penyelundupan 11,5 kg sabu diserahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) ke Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dilanjutkan ke Kejaksaaan Negeri (Kejari) Tarakan, Kamis (16/11). Setelah diserahkan tim Kejagung yang berjumlah tiga orang, para tersangka kembali menjalani pemeriksaan.

Kepala Kejari (Kajari) Tarakan Rachmad Vidianto melalui Kasi Pidana Umum Banan Prasetya mengatakan, Kejari Tarakan hanya menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti. Sidang akan digelar di Tarakan.

“Tempat kejadian perkara di Tarakan, jadi nanti sidangnya di Tarakan juga, dalam persidangan nanti, jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari dan Kejagung,” ujarnya usai penyerahan kelima tersangka.

Selain sabu yang disisihkan sebanyak 5 gram, barang bukti speedboat yang digunakan para tersangka juga diserahkan. “Untuk penerapan pasalnya, sesuai dakwaan nanti pasal 114 ayat 2 juncto pasal 112 ayat 2 dan pasal 132 Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika,” ungkap Banan.

Salah seorang tersangka, Andi alias Hendra alias Udin yang sering disebut Hendra (32) merupakan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Tarakan. Hendra akan dikembalikan ke dalam lapas setelah tahap 2.

“Sedangkan Hendra ini warga binaan statusnya dan sebelumnya dipinjam BNN diserahkan ke Kejaksaan lalu dikembalikan ke Lapas, dikarenakan statusnya warga binaan artinya tidak ada masa tahanan,” jelasnya.

Dalam perkara ini terungkap bahwa hubungan kelima tersangka bermula dari 22 September lalu saat tersangka Amin dihubungi Hendra dari dalam Lapas. Dari komunikasi tersebut, Hendra meminta Amin menghubungi Roni, Ary dan Haryanto alias Anto untuk mengambil sabu di wilayah perairan Tanjung Daun, Pulau Punyuh, Kabupaten Nunukan.

Pada 23 September, sehari setelah dilakukan komunikasi awal, Roni berangkat ke rumah Amin untuk mengambil speedboat. Roni yang diketahui berprofesi sebagai motoris kapal menginformasikan ke Amin bila tiba di Pantai Tanjung Daun akan bertemu dengan speedboat ciri-ciri body triplek. Dari situ barang yang diterima berupa 2 jeriken warna hijau dan biru yang biasa digunakan untuk membawa bahan bakar. Barang tersebut akan ke wilayah Juata Laut.

Roni lantas mendatangi Amin untuk menjemput Ary dan Anto di Jembatan TPI menggunakan speedboat. Sekira pukul 09.00 Wita, Hendra kembali menghubungi Amin dan mengatakan bahwa satu jeriken warna biru berisi 10 bungkus sabu yang jumlahnya 10.229,4 gram atau 10,2 kg sabu ini diserahkan ke Ary menggunakan speedboat lain. Sementara, untuk jeriken warna hijau yang berisi 2 bungkus sabu seberat 1.430,9 gram atau 1,4 kg ini dibawa Anto dan dititipkan di rumah Roni.

Pada 24 September personel BNN akhirnya berhasil menangkap Ary di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan dengan barang bukti sabu masih dalam jeriken. Dari penangkapan ini Ary, kemudian berkembang ke pengungkapan satu lagi jeriken berwarna hijau yang ada di tangan Amin dan disimpan di rumah Roni di Jalan Kurau, RT 16, Kelurahan Juata Laut.

“Diketahui Amin dijanjikan Hendra upah Rp 500 juta dan akan dibagi dengan Ari, Roni dan Anto. Namun belum sempat menikmati uang tersebut, malah keburu ditangkap sama BNN Pusat,” pungkasnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Minggu, 24 Juni 2018 00:19

Masing-Masing TPS Diawasi Bawaslu

TARAKAN – Sebanyak 300 pengawas tempat pemungutan suara (TPS) akan disebar di Kota Tarakan. Untuk…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:47

Gowes Santai Usai Ramadan

TARAKAN - Goweser Bumi Paguntaka diharapkan kehadirannya dalam kegiatan gowes yang dilaksanakan pada…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:39

Gowes Santai Usai Ramadan

TARAKAN - Goweser Bumi Paguntaka diharapkan kehadirannya dalam kegiatan gowes yang dilaksanakan pada…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:28

Butuh Perbaikan Jalan dan Siring Drainase

Tarakan—Kondisi jalan yang rusak turut mengganggu kenyamanan masayarakat saat melintas, tidak…

Jumat, 22 Juni 2018 21:37

Setelah ASN, Ketua RT pun Harus Disorot

TARAKAN – Keterlibatan KM yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) dalam black campaign menambah…

Jumat, 22 Juni 2018 19:10

Harapkan Hasil Penelitiannya Dimanfaatkan Masyarakat

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).Novita…

Jumat, 22 Juni 2018 13:46

Layaknya Anyaman Dipersatukan dengan Silaturahmi

Biasanya sepekan setelah Idulfitri, sebagian umat muslim khususnya berdarah suku Jawa selalu melaksanakan…

Jumat, 22 Juni 2018 13:37

SIMPATISAN YANG HADIR SESUAI PREDIKSI

TARAKAN – Tahapan kampanye akbar pasangan calon (paslon) nomor dua Khairul dan Effendhi Djuprianto…

Jumat, 22 Juni 2018 13:28

Menpan-RB Lakukan Sidak Online

TARAKAN – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur…

Jumat, 22 Juni 2018 13:22

Nekat..!! ASN di Tarakan Lakukan Kampanye Hitam

TARAKAN- Oknum ASN yang diduga terlibat dalam black campaign yakni KM memang tidak dijerat ke ranah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .