MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 17 November 2017 12:09
Dukung Gubernur Beli Pesawat Nurtanio

Hanya karena Izin Terbang, Warga Bisa Meninggal

PRIORITAS: Prof. Dr. Adri Patton, M.Si mendukung Gubernur Kaltara membeli pesawat sebagai operasional menuju pedalaman perbatasan Kaltara. Izin MAF yang belum diterbitkan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memutus akses warga. JOHANNY SILITONGA/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Maskapai penerbangan MAF (Mission Aviation Fellowship) yang kembali berhenti beroperasi untuk sementara menambah derita warga pedalaman. Menyikapi hal ini, mantan Kepala Badan Pengelola Kawasan Perbatasan Pedalaman dan Daerah Terpencil (BPKP2DT) Kaltim yang juga merupakan Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Prof. Dr. Adri Patton, M.Si mendukung langkah Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie membeli pesawat N-219 Nurtanio.

“Saya empat tahun menjadi kepala Perbatasan Kaltimra (Kalimantan Timur dan Utara), jadi saya benar-benar tahu bagaimana kondisi sebenarnya di pedalaman, tidak ada akses darat. Akses sungai ada, tapi sulit. Jadi harapannya yaitu pesawat,” ungkapnya ketika ditemui, kemarin (16/11).

Bahkan, Prof Adri sapaan akrabnya, sangat mendukung langkah mantan sekretaris Provinsi Kaltim itu untuk mengakomodasi warga pedalaman yang selama ini terisolir dalam akses transportasi. “Mengapa kami mendukung? Karena harus ditahui bersama bahwa, Kaltim-Kaltara itu, memiliki panjang perbatasan 1.038 kilometer, sehingga banyak daerah kita yang sulit untuk dijangkau, baik darat maupun laut. Akses satu-satunya adalah udara,” urainya.

Menurutnya rencana pembelian pesawat N-219 Nurtanio sangat tepat. Salah jika menilai wacana itu hanya menghabiskan anggaran.

“Yang bilang pembelian pesawat ini membuang-buang anggaran, itu orang yang tidak tahu kondisi dan tidak pernah hidup perbatasan. Tapi, kalau orang seperti saya yang pernah hidup di perbatasan, sangat benar-benar terisolir dan hanya membutuhkan transpotasi udara ini,” katanya.

Izin operasional yang belum diterbitkan Kemenhub untuk maskapai MAF menurutnya telah membawa dampak yang sangat besar bagi masyarakat perbatasan. “Ada orang sakit dan orang meninggal, yang tidak bisa tertolongkan hanya karena izin. Oleh karena itu, perlu perlakuan khusus perusahaan, perlu kebijakan khusus yang diberikan pemerintah, untuk menangani masalah ini,” bebernya.

Selain itu, Prof Adri juga berharap langkah yang diambil oleh gubernur ini, mendapatkan dukungan dari DPRD Kaltara agar dapat mengatasi masalah yang sudah berlangsung selama 72 tahun lamanya itu.

“Dulu pesawat Susi Air bisa diandalkan, namun tidak lagi. Dan MAF inilah yang menjadi satu-satunya tumpuan dan harapan warga di sana selama berpuluh-puluh tahun lamanya. Dan jika izinnya dihentikan sementara, terus apa yang bisa diharapkan. Maka dari itu, jika nantinya Kaltara sudah punya pesawat sendiri, tentunya ini akan sangat bagus dan dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan warga pedalaman. Mulai dari sembilan bahan pokok dan subsidi barang ke warga,” katanya.

Menurut mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau ini, MAF sudah banyak berkontribusi dalam misi kemanusian membantu warga pedalaman, harapannya izin operasional tersebut dapat segera diterbitkan.

“Waktu MAF kondisinya seperti saat ini, pilot tidak diberikan izin untuk terbang. Karena suratnya belum keluar dari Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, kami  sendiri yang mengurus dan membuat suratnya, agar MAF bisa beroperasi kembali. Dengan harapan bahwa inilah yang menjadi harapan kami,” pungkasnya. (eru/lim)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 15:41

70 Persen Speedboat Reguler Buat Pintu Darurat

  TARAKAN - Belajar dari sejumlah insiden kecelakaan kapal cepat atau speedboat di laut Kaltara,…

Rabu, 20 Juni 2018 15:06
Debat Kandidat Pilwali Tarakan 2018

Saling Lempar Pertanyaan, Jawaban Paslon Bikin Adem

TARAKAN - Mulai pukul 20.00 Wita, para pasangan calon (paslon) mulai memasuki panggung utama debat di…

Rabu, 20 Juni 2018 15:05

Cara Para Calon Pilwali Tarakan Meyakinkan Pemilih

TARAKAN - Mulai pukul 20.00 Wita, para pasangan calon (paslon) mulai memasuki panggung utama debat di…

Rabu, 20 Juni 2018 15:03

Begini Angan-Angan Para Paslon Mewujudkan Tujuan Pembangunan di Tarakan

TARAKAN - Mulai pukul 20.00 Wita, para pasangan calon (paslon) mulai memasuki panggung utama debat di…

Rabu, 20 Juni 2018 14:58
Debat Kandidat Pilwali Tarakan 2018

Ternyata Pertanyaan Undian Dalam Debat Seperti Ini

TARAKAN - Mulai pukul 20.00 Wita, para pasangan calon (paslon) mulai memasuki panggung utama debat di…

Rabu, 20 Juni 2018 14:53
Debat Kandidat Pilwali Tarakan 2018

Di Mata Panelis, Ada Masalah Anggaran dan Birokrasi

TARAKAN - Mulai pukul 20.00 Wita, para pasangan calon (paslon) mulai memasuki panggung utama debat di…

Rabu, 20 Juni 2018 14:50
Debat Kandidat Pilwali Tarakan 2018

Diingat Yah! Janji Paslon Dalam Visi Misinya

TARAKAN - Mulai pukul 20.00 Wita, para pasangan calon (paslon) mulai memasuki panggung utama debat di…

Rabu, 20 Juni 2018 14:50

Begini Yel-Yel Para Paslon Dalam Debat Tadi Malam

TARAKAN - Mulai pukul 20.00 Wita, para pasangan calon (paslon) mulai memasuki panggung utama debat di…

Rabu, 20 Juni 2018 12:04

Serang Warga, ‘Cupping’ Biasa Diberi Makan

NUNUKAN - Seorang warga Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Syamsuddin alias…

Rabu, 20 Juni 2018 12:02

Digelar Sabtu hingga Tak Ada Buras dan Ketupat

Hampir seluruh umat muslim di Indonesia melaksanakan salat id serentak pada Jumat (15/6). Namun berbeda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .