MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 17 November 2017 11:47
Dikunjungi Pejabat, Belum Ada Solusi
BELUM ADA KEJELASAN: Meski sudah diberi kipas angin, kondisi ruang belajar di halaman parkir kendaraan tetap tidak layak. Diharapkan segera ada solusi agar siswa belajar di tempat semestinya. FITRIANI/ RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sejak tiga pekan lalu hingga kini belum ada kejelasan dan solusi bagi 58 siswa SMAN 2 Tanjung Selor untuk belajar di tempat yang layak, meski telah beberapa kali dikunjungi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara dan Kabupaten, DPRD Kaltara hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Kepala SMAN 2 Tanjung Selor Budi Nirwana mengatakan, meski banyak dikunjungi tapi belum ada kejelasan soal dua ruang kelas XII IPA dan IPS yang disegel pemilik lahan.

“Mau tidak mau anak-anak masih belajar di halaman parkir karena ruang kelas masih disegel,” kata Budi kepada Radar Kaltara, Kamis (16/11).

Namun, kata dia, kondisi ruang kelas yang digunakan sejak dua ruang kelas disegel sudah lebih baik. Selain disekat dengan maksimal juga sudah dilengkapi kipas angin.

“Awal-awalnya siswa mengeluh belajar di luar karena panas, sehingga kami siapkan kipas angin,” ujarnya, seraya mengatakan, sudah menerapkan rolling kelas bagi semua siswa di sekolah yang berada di Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor.

“Lantainya juga sudah dicor dengan menggunakan semen, jadi kalau hujan sudah tak becek lagi,” jelasnya.

Meski kondisi kelas belum layak, hingga kini pihak sekolah belum pernah menerima keluhan dari orang tua siswa melalui telepon maupun secara langsung datang ke sekolah.

“Saya juga tak berharap hal itu terjadi,” ujarnya.

Kalaupun ada, sambung dia, orang tua yang tidak menerima anaknya belajar di halaman parkir akan ditawarkan dua pilihan.

“Berkomunikasi langsung dengan dinas pendidikan atau bawa anaknya pindah,” bebernya.

Sebab, jelas dia, yang merasakan dampak dari persoalan pemilik lahan dengan pemerintah daerah ini tidak hanya satu atau dua orang siswa, tapi satu sekolah termasuk guru yang mengajar juga merasakan penderitaan. Meski begitu pihaknya belum bisa berbuat apa-apa, karena instansi terkait juga masih berusaha untuk menyelesaikan masalah ini.

“Kita rolling supaya semua merasakan, termasuk juga gurunya jadi saya harap tidak ada orang tua yang komplain,” ucapnya.

Sementara itu, Lurah Tanjung Selor Timur Saiful Anwar, setelah penyegelan sempat melihat ruang kelas dan mengaku akan melakukan negosiasi dengan pemilik lahan, namun hingga kini hal itu belum dilakukan.

“Kita belum ketemu pemilik lahan karena tidak tahu tinggal di mana,” ungkapnya, seraya mengatakan, dari informasi yang diterimanya tinggal di Tanjung Buka.

“Kami hanya tahu ketuanya saja, tapi sampai saat ini juga belum ditemui karena saat dihubungi tidak bisa dan biasanya dia kalau membahas masalah ini langsung ke atas (kantor bupati) tidak lewat kami (kelurahan),” pungkasnya. (lee/ana)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:50

Kursi Kepala Bappeda Tak Diminati

TANJUNG SELOR - Pendaftaran dua jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:49

Pekan Depan KUA-PPAS Dibahas

TANJUNG SELOR - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Marten Sablon…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:48

Nilai Ekspor SDA Akan Ditingkatkan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara melalui Biro Perekonomian akan memproyeksikan jumlah produksi…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:47

DPRD Minta Hasil Uji Beras Segera Dibeberkan

TANJUNG SELOR – Belum dibeberkannya hasil uji sampel dugaan beras plastik dari inspeksi mendadak…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:46

KPU Belum Terima Laporan Masyarakat

TANJUNG SELOR – Hampir 10 hari pasca ditetapkannya bakal calon legislatif (bacaleg) sebagai daftar…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:24

Bravo...!!! Polda Berhasil Ungkap Jaringan Perampok Tambak

TANJUNG SELOR - Jajaran Kepolisian Polda Kaltara berhasil mengungkap pelaku perampokan di wilayah Kaltara,…

Senin, 20 Agustus 2018 20:48

KNKT Rekomendasikan Mesin Tempel Diganti

TANJUNG SELOR - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendasikan kapal yang mengangkut…

Senin, 20 Agustus 2018 20:43

Bandara Jadi Terhambat, Pemilik Lahan Bantah Tak Miliki Sertifikat

TANJUNG SELOR – Permasalahan pembebasan lahan masyarakat yang bersinggungan dengan proyek perpanjangan…

Senin, 20 Agustus 2018 17:18

Tambang Emas Ilegal Sekatak Masih Beroperasi

TANJUNG SELOR - Masalah pertambangan emas ilegal di Kecamatan Sekatak yang hingga kini masih beroperasi…

Senin, 20 Agustus 2018 17:17

Libatkan Akademisi Kembangankan Sektor Pertanian

TANJUNG SELOR - Sebagai upaya membuat dan menciptakan petani yang memiliki wawasan dan intelektual yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .