MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 17 November 2017 11:39
Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu Digenjot

Desember Pekerjaan Harus Tuntas

GENJOT: Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu terus digenjot, dipastikan pembangunan selesai pada Desember mendatang. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu terus di genjot, Dinas Perdagangan memastikan akan tuntas pada Desember mendatang. Serta siap digunakan untuk para pedagang pada 2018 mendatang.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan Andy Ariyanto mengatakan, pembangunan pasar tradisional terpadu yang berada di lokasi bekas kebakaran Beringin, dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Sebelumnya progres pembangunan pasar telah mencapai 63 persen, saat ini dipastikan telah melebihi angka tersebut,” kata Andy Ariyanto.

Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu, telah ditargetkan harus rampung pada akhir Desember. Waktu pekerjaan tersisa kurang lebih sebulan. Pembangunan terus digenjot, karena pada awal 2018 segera digunakan.

Menurutnya, sesuai waktu pekerjaan, maka harus selesai pada Desember. Karena dalam kontrak kerja pembangunan telah ditentukan masa pekerjaan. Saat ini yang masih belum tuntas segera diselesaikan. Terutama kios-kios yang akan ditempati para pedagang nantinya.

Lanjut dia, sesuai perencanaan pembangunan, jumlah kios dan lapak yang akan disediakan sebanyak 215 kios dan lapak. Kios tersebut akan menampung para pedagang korban kebakaran Liem Hie Djung. Selebihnya disediakan untuk pedagang dari luar.

Sesuai data yang diterima bahwa sebelumnya sebanyak 123 pedagang, namun saat ini sudah ada yang tidak berjualan lagi. Maka dari itu selebihnya diberikan untuk pedagang dari luar. Namun tetap diprioritaskan yang berasal dari Liem Hie Djung.

Pihaknya juga terus mendapat pengawasan dari Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid untuk terus memantau jalannya proses pembangunan, sehingga target pekerjaan sesuai dengan apa yang telah tercantum dalam kontrak kerja sama.

Selain itu, dirinya memastikan penggunaan anggaran pusat itu akan berjalan maksimal dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Seperti diketahui, lahan yang digunakan untuk pembangunan pasar tradisional terpadu seluas 56 x 36 meter persegi. Untuk anggaran pembangunan sendiri sebesar Rp 6 miliar berasal dari Kementerian Perdagangan.

Ia menambahkan, untuk pembagian tempat setelah selesai pekerjaan akan dilakukan pertemuan terlebih dahulu. Untuk penentuan tempat para pedagang tidak dapat memilih sesuai keinginannya, maka harus dilakukan dalam bentuk undian tempat.

“Sebelum jadi dan diresmikan maka tidak ada yang dapat menempati pasar tersebut, untuk pembagian tempat akan di undi nantinya,” tambahnya. (nal/ogy)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 11:18

KPK Tegur Syarat Pemberian TTP ASN

NUNUKAN – Pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:04

Pastikan Normal Pertengahan Agustus

NUNUKAN – Masyarakat Nunukan khususnya warga daerah Nunukan Selatan serta Nunukan Timur mempertanyakan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:03

TKI di Wilayah Sabah Dinilai Tersiksa

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sebagai pahlawan devisa kerap kurang mendapatkan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:01

Rutin Pemeliharaan, Listrik PLN Mulai Tahan Banting

NUNUKAN – Sedikit perubahan memang diperlihatkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Nunukan…

Rabu, 18 Juli 2018 23:32

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…

Rabu, 18 Juli 2018 23:02

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…

Rabu, 18 Juli 2018 11:32

Kejari Kembali Tetapkan Tersangka Korupsi

NUNUKAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan kembali menetapkan satu orang tersangka atas dugaan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:31

Caleg Bebas Kampanye di Media Sosial

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye sebelum…

Rabu, 18 Juli 2018 11:30

Kembali Raih Juara di Event Internasional

NUNUKAN – Dua pembalap sepeda asal Kabupaten Nunukan yang membawa bendera Tunontaka Mountain Bike…

Selasa, 17 Juli 2018 10:34

Baru Dua Parpol Mendaftar

NUNUKAN – Masa pendaftaran calon legislatif (caleg) akan berakhir hari ini, Selasa (17/7). Namun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .