MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 17 November 2017 11:39
Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu Digenjot

Desember Pekerjaan Harus Tuntas

GENJOT: Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu terus digenjot, dipastikan pembangunan selesai pada Desember mendatang. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu terus di genjot, Dinas Perdagangan memastikan akan tuntas pada Desember mendatang. Serta siap digunakan untuk para pedagang pada 2018 mendatang.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan Andy Ariyanto mengatakan, pembangunan pasar tradisional terpadu yang berada di lokasi bekas kebakaran Beringin, dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Sebelumnya progres pembangunan pasar telah mencapai 63 persen, saat ini dipastikan telah melebihi angka tersebut,” kata Andy Ariyanto.

Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu, telah ditargetkan harus rampung pada akhir Desember. Waktu pekerjaan tersisa kurang lebih sebulan. Pembangunan terus digenjot, karena pada awal 2018 segera digunakan.

Menurutnya, sesuai waktu pekerjaan, maka harus selesai pada Desember. Karena dalam kontrak kerja pembangunan telah ditentukan masa pekerjaan. Saat ini yang masih belum tuntas segera diselesaikan. Terutama kios-kios yang akan ditempati para pedagang nantinya.

Lanjut dia, sesuai perencanaan pembangunan, jumlah kios dan lapak yang akan disediakan sebanyak 215 kios dan lapak. Kios tersebut akan menampung para pedagang korban kebakaran Liem Hie Djung. Selebihnya disediakan untuk pedagang dari luar.

Sesuai data yang diterima bahwa sebelumnya sebanyak 123 pedagang, namun saat ini sudah ada yang tidak berjualan lagi. Maka dari itu selebihnya diberikan untuk pedagang dari luar. Namun tetap diprioritaskan yang berasal dari Liem Hie Djung.

Pihaknya juga terus mendapat pengawasan dari Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid untuk terus memantau jalannya proses pembangunan, sehingga target pekerjaan sesuai dengan apa yang telah tercantum dalam kontrak kerja sama.

Selain itu, dirinya memastikan penggunaan anggaran pusat itu akan berjalan maksimal dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Seperti diketahui, lahan yang digunakan untuk pembangunan pasar tradisional terpadu seluas 56 x 36 meter persegi. Untuk anggaran pembangunan sendiri sebesar Rp 6 miliar berasal dari Kementerian Perdagangan.

Ia menambahkan, untuk pembagian tempat setelah selesai pekerjaan akan dilakukan pertemuan terlebih dahulu. Untuk penentuan tempat para pedagang tidak dapat memilih sesuai keinginannya, maka harus dilakukan dalam bentuk undian tempat.

“Sebelum jadi dan diresmikan maka tidak ada yang dapat menempati pasar tersebut, untuk pembagian tempat akan di undi nantinya,” tambahnya. (nal/ogy)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 10:05

Tahun Depan, PLN Bangun Pembangkit Baru

NUNUKAN – Meski baru meresmikan enam unit mesin baru dengan daya 6 megawatt (mw), PT Perusahaan…

Rabu, 13 Desember 2017 10:03

ITCC-Jawa Pos Kembali Rekrut Pelajar di Perbatasan

NUNUKAN – Memasuki tahun keempat, Indonesia Tionghoa Culture Center (ITCC) Jawa Pos Group kembali…

Rabu, 13 Desember 2017 09:57

867 Gram Sabu-Sabu Diamankan Bea Cukai

NUNUKAN – Selama periode Januari hingga Desember 2017, Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai…

Selasa, 12 Desember 2017 10:02

Rekanan Minta Kepastian Pembayaran

NUNUKAN – Puncak kesabaran kontraktor atau rekanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan akhirnya…

Selasa, 12 Desember 2017 09:59

Daya Listrik Surplus, Daftar Tunggu Mulai Dilayani

NUNUKAN – Enam unit mesin baru Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sei Bilal dengan daya 6…

Senin, 11 Desember 2017 10:56

Rawan Perampokan, Nelayan Takut Melaut

NUNUKAN – Nelayan di Pulau Sebatik semakin was-was saat turun melaut. Aksi perampok bersenjata…

Senin, 11 Desember 2017 10:54

Lapas Punya Tujuh Narapidana di Bawah Umur

NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan memiliki tujuh penghuni warga binaan…

Senin, 11 Desember 2017 09:26

Banyak Rampok, Nelayan Was-was Melaut

NUNUKAN – Nelayan di Pulau Sebatik semakin was-was saat turun melaut. Aksi perampok bersenjata…

Senin, 11 Desember 2017 09:25

Harga Rumput Laut Membaik

NUNUKAN – Harga komoditas unggulan Nunukan, yakni rumput laut terus mengalami tren positif. Sempat…

Sabtu, 09 Desember 2017 10:50

X-Ray Masih Sulit Deteksi Barang Tersembunyi

NUNUKAN – Pengungkapan narkoba yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .