MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 17 November 2017 11:39
Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu Digenjot

Desember Pekerjaan Harus Tuntas

GENJOT: Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu terus digenjot, dipastikan pembangunan selesai pada Desember mendatang. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu terus di genjot, Dinas Perdagangan memastikan akan tuntas pada Desember mendatang. Serta siap digunakan untuk para pedagang pada 2018 mendatang.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan Andy Ariyanto mengatakan, pembangunan pasar tradisional terpadu yang berada di lokasi bekas kebakaran Beringin, dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Sebelumnya progres pembangunan pasar telah mencapai 63 persen, saat ini dipastikan telah melebihi angka tersebut,” kata Andy Ariyanto.

Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu, telah ditargetkan harus rampung pada akhir Desember. Waktu pekerjaan tersisa kurang lebih sebulan. Pembangunan terus digenjot, karena pada awal 2018 segera digunakan.

Menurutnya, sesuai waktu pekerjaan, maka harus selesai pada Desember. Karena dalam kontrak kerja pembangunan telah ditentukan masa pekerjaan. Saat ini yang masih belum tuntas segera diselesaikan. Terutama kios-kios yang akan ditempati para pedagang nantinya.

Lanjut dia, sesuai perencanaan pembangunan, jumlah kios dan lapak yang akan disediakan sebanyak 215 kios dan lapak. Kios tersebut akan menampung para pedagang korban kebakaran Liem Hie Djung. Selebihnya disediakan untuk pedagang dari luar.

Sesuai data yang diterima bahwa sebelumnya sebanyak 123 pedagang, namun saat ini sudah ada yang tidak berjualan lagi. Maka dari itu selebihnya diberikan untuk pedagang dari luar. Namun tetap diprioritaskan yang berasal dari Liem Hie Djung.

Pihaknya juga terus mendapat pengawasan dari Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid untuk terus memantau jalannya proses pembangunan, sehingga target pekerjaan sesuai dengan apa yang telah tercantum dalam kontrak kerja sama.

Selain itu, dirinya memastikan penggunaan anggaran pusat itu akan berjalan maksimal dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Seperti diketahui, lahan yang digunakan untuk pembangunan pasar tradisional terpadu seluas 56 x 36 meter persegi. Untuk anggaran pembangunan sendiri sebesar Rp 6 miliar berasal dari Kementerian Perdagangan.

Ia menambahkan, untuk pembagian tempat setelah selesai pekerjaan akan dilakukan pertemuan terlebih dahulu. Untuk penentuan tempat para pedagang tidak dapat memilih sesuai keinginannya, maka harus dilakukan dalam bentuk undian tempat.

“Sebelum jadi dan diresmikan maka tidak ada yang dapat menempati pasar tersebut, untuk pembagian tempat akan di undi nantinya,” tambahnya. (nal/ogy)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:25

Pasien Terima Obat Kedaluwarsa

NUNUKAN – Telah ditemukan obat-obatan dari salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Sebatik…

Jumat, 23 Februari 2018 10:23

Mantan TKI Ditemukan Meninggal Dunia

NUNUKAN – Masyarakat di sekitar Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Jalan Ujang Dewa, Kelurahan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:19

Perkuat Pengawasan, TNI Tambah Koramil

NUNUKAN – Untuk menjaga situasi dan keamanan wilayah perbatasan khusus di Kabupaten Nunukan, Komando…

Kamis, 22 Februari 2018 12:41

Sosok Mayat Ditemukan Depan Kantor Imigrasi

NUNUKAN - Sosok mayat tiba-tiba ditemukan di depan Kantor Imigrasi Kelas II B Nunukan. Jalan Ujang Dewa, …

Kamis, 22 Februari 2018 10:37

Dugaan Pungli PTSL Bakal Ditelusuri ORI

NUNUKAN – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) akan menindaklanjuti…

Kamis, 22 Februari 2018 10:09

Masak Air Ditinggal, Rumah Jadi Arang

NUNUKAN – Amukan si jago merah melalap satu rumah warga di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Bukit Indah,…

Kamis, 22 Februari 2018 10:08

Sekolah Tanpa Kursi dan Meja Direspons

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan mendistribusikan bantuan ke Sekolah…

Kamis, 22 Februari 2018 10:07

Desak Perusahaan Berkantor di Nunukan

NUNUKAN – Upaya Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan agar perusahaan besar berkantor…

Rabu, 21 Februari 2018 11:13

Memprihatinkan, ke Sekolah Memakai Perahu

Berada di daerah pelosok memang segalanya masih serba tertinggal. Begitu pula dengan kondisi pendidikan.…

Rabu, 21 Februari 2018 10:54

NAH KENAPA INI..??? Kejari SP3 Kasus Rumjab Bupati

NUNUKAN - Hilangnya rumah jabatan (rujab) Bupati Nunukan sampai saat ini penuh misteri. Entah, pembongkaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .