MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 16 November 2017 10:32
Dibuatkan Tempat, Malah Minim Pembeli
PINDAH TEMPAT: Pedagang meninggalkan pasar buah yang dibangun Pemkot Tarakan di seberang Monumen 99, dan beralih ke lokasi tak jauh dari lokasi pasar. Hal ini dilakukan lantaran mulai sepinya pembeli di pasar buah. FOTO BY LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan sudah menyediakan tempat bagi para pedagang buah, tepatnya di seberang kawasan Monumen 99 di Jalan Mulawarman. Hanya saja, petakan-petakan ruang tersebut banyak yang kosong lantaran tidak ditempati oleh pedagang.

Salah seorang pedagang, Hasnawati (42) mengatakan, sejak Juli, petakan yang disediakan Pemkot Tarakan ini sudah ditempati. Saat pengundian, ia mendapatkan tempat di bagian belakang. Seiring berjalannya waktu, Hasnawati merasa jumlah pembeli sangat minim. Ia pernah mengalami dalam 10 hari lamanya berjualan, hanya dapat mengumpulkan Rp 20 ribu. “Sebelumnya saya sudah bertahan di sana (pasar buah, Red.), tapi ada berapa hari saya sama sekali tidak dapat uang,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Rabu (15/11).

Akhirnya ia memutuskan tidak berjualan lagi di pasar buah ini dan memilih pindah tak jauh dari lokasi tersebut. Ia sempat enam kali berpindah-pindah hingga sempat mendapatkan teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). “Saya baru tiga hari jualan di sini. Saya keluarkan modal untuk beli kates tapi tidak laku,” kata Hasnawati.

Sementara itu, salah satu pedagang buah yang masih berdagang di pasar buah, Risma (44) mengatakan, sebenarnya pedagang sudah mendapatkan tempat masing-masing saat pertama kali pasar ditempati. Dari data awal, sebanyak 30 pedagang menempati tempat tersebut. Namun setelah satu pekan berlalu, pedagang di bagian belakang pindah dan berjualan di tempat lain. “Disediakan tempat jualan tapi sekarang seperti bukan pasar. Jadi semakin sepi, kalau ramai penjual mungkin banyak pembeli,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop Tarakan, Tajuddin Tuwo mengatakan, pedagang tidak dipaksakan untuk berjualan di pasar buah itu. Namun pedagang juga tidak diperbolehkan berjualan di pinggir jalan sesuai dengan ketentuan pemerintah. Oleh sebab itu pemerintah memfasilitasi masyarakat agar memiliki tempat yang nyaman dan aman. “Kalau minim pembeli itu ‘kan dari rezekinya orang,” kata Tajuddin.

Tajuddin pun menegaskan bahwasanya pemerintah sudah menyiapkan fasilitas sehingga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik. “Tidak dipaksakan berjualan di pasar buah, hanya saja pedagang tidak berjualan di pinggir jalan. Kalau jualan di pinggir jalan, nanti ditertibkan sama Satpol PP,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat, Satpol PP, Waridi menegaskan, masyarakat tidak diizinkan berjualan di pinggir jalan. Penegasan ini sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Tarakan nomor 13 tahun 2002 tentang Kebersihan dan Keindahan Kota Tarakan.

Jika pedagang sudah diberi peringatan sebanyak tiga kali, maka ke depannya akan ditindaklanjuti bagian penyidik. “Pedagang buah sudah disiapkan tempat, sehingga tidak perlu berjualan di pinggir jalan. Nanti kalau didapat lagi, kami bawa ke kantor,” tegas Waridi. (*/one/ash)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .