MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 16 November 2017 10:32
Dibuatkan Tempat, Malah Minim Pembeli
PINDAH TEMPAT: Pedagang meninggalkan pasar buah yang dibangun Pemkot Tarakan di seberang Monumen 99, dan beralih ke lokasi tak jauh dari lokasi pasar. Hal ini dilakukan lantaran mulai sepinya pembeli di pasar buah. FOTO BY LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan sudah menyediakan tempat bagi para pedagang buah, tepatnya di seberang kawasan Monumen 99 di Jalan Mulawarman. Hanya saja, petakan-petakan ruang tersebut banyak yang kosong lantaran tidak ditempati oleh pedagang.

Salah seorang pedagang, Hasnawati (42) mengatakan, sejak Juli, petakan yang disediakan Pemkot Tarakan ini sudah ditempati. Saat pengundian, ia mendapatkan tempat di bagian belakang. Seiring berjalannya waktu, Hasnawati merasa jumlah pembeli sangat minim. Ia pernah mengalami dalam 10 hari lamanya berjualan, hanya dapat mengumpulkan Rp 20 ribu. “Sebelumnya saya sudah bertahan di sana (pasar buah, Red.), tapi ada berapa hari saya sama sekali tidak dapat uang,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Rabu (15/11).

Akhirnya ia memutuskan tidak berjualan lagi di pasar buah ini dan memilih pindah tak jauh dari lokasi tersebut. Ia sempat enam kali berpindah-pindah hingga sempat mendapatkan teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). “Saya baru tiga hari jualan di sini. Saya keluarkan modal untuk beli kates tapi tidak laku,” kata Hasnawati.

Sementara itu, salah satu pedagang buah yang masih berdagang di pasar buah, Risma (44) mengatakan, sebenarnya pedagang sudah mendapatkan tempat masing-masing saat pertama kali pasar ditempati. Dari data awal, sebanyak 30 pedagang menempati tempat tersebut. Namun setelah satu pekan berlalu, pedagang di bagian belakang pindah dan berjualan di tempat lain. “Disediakan tempat jualan tapi sekarang seperti bukan pasar. Jadi semakin sepi, kalau ramai penjual mungkin banyak pembeli,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop Tarakan, Tajuddin Tuwo mengatakan, pedagang tidak dipaksakan untuk berjualan di pasar buah itu. Namun pedagang juga tidak diperbolehkan berjualan di pinggir jalan sesuai dengan ketentuan pemerintah. Oleh sebab itu pemerintah memfasilitasi masyarakat agar memiliki tempat yang nyaman dan aman. “Kalau minim pembeli itu ‘kan dari rezekinya orang,” kata Tajuddin.

Tajuddin pun menegaskan bahwasanya pemerintah sudah menyiapkan fasilitas sehingga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik. “Tidak dipaksakan berjualan di pasar buah, hanya saja pedagang tidak berjualan di pinggir jalan. Kalau jualan di pinggir jalan, nanti ditertibkan sama Satpol PP,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat, Satpol PP, Waridi menegaskan, masyarakat tidak diizinkan berjualan di pinggir jalan. Penegasan ini sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Tarakan nomor 13 tahun 2002 tentang Kebersihan dan Keindahan Kota Tarakan.

Jika pedagang sudah diberi peringatan sebanyak tiga kali, maka ke depannya akan ditindaklanjuti bagian penyidik. “Pedagang buah sudah disiapkan tempat, sehingga tidak perlu berjualan di pinggir jalan. Nanti kalau didapat lagi, kami bawa ke kantor,” tegas Waridi. (*/one/ash)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 13:30

Jajal Tanjakan Gang-Gang

TARAKAN - Puluhan goweser dari berbagai komunitas sepeda di Bumi Paguntaka,Sabtu (13/10) ikut ambil…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:36

Kampanye, DPRD Harus Cuti

LARANGAN penggunaan fasilitas negara dalam berkampanye wajib dipatuhi para anggota dewan perwakilan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:35

APBD-P 2018 Menunggu Pembahasan

TARAKAN - Pembahasan draf Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:33

Pengungsi Sulteng Banyak Mengaku Warga Kaltara

PALU- Setelah melakukan penyisiran terhadap warga Kaltara di beberapa titik lokasi bencana gempa dan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:30

Bantuan Parpol Kaltara Masih Tetap

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Utara kembali menyalurkan bantuan keuangan (bankeu) kepada sejumlah parpol…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:29

Bertahan di Indekos, Ikut Menjarah demi Bertahan Hidup

Gempa seketika mengguncang Palu. Seluruh warga berhamburan menyelamatkan diri, Jumat 28 September petang.…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:50

Siswa Sayat Tangan Bukan karena Minuman

TARAKAN – Produk minuman Torpedo sudah dievaluasi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:48

DLH Berharap Peran RT dan Lurah

TARAKAN - Maraknya pembuangan sampah sembarangan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab,…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:43

Kesulitan Dapatkan Pendanaan

TARAKAN – Peran pelatih di dunia olahraga, tugas pokok utamanya ialah sistem kepelatihan yang…

Minggu, 14 Oktober 2018 22:38

Terpukul Kehilangan Oscar, Penggantinya Belum Pasti

TARAKAN – Saat ini kerisauan para pelatih tinju Kaltara masih dirasakan, pasca satu atletnya yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .