MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 16 November 2017 10:22
Lagi, Polisi Musnahkan Barang Ilegal
MENYALAHI PROSEDUR: Barang bukti makanan ilegal yang diungkap Satpolair Polres Tarakan dikubur, kemarin (15/11). SEPTIAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Ratusan kotak berisi bahan makanan asal Malaysia dimusnahkan dengan cara ditimbun oleh Polres Tarakan, Rabu (15/11) kemarin di sekitar Jalan Gunung Selatan. Bahan makanan ilegal ini merupakan hasil dari pengungkapan oleh Satpolair Polres Tarakan Oktober lalu.

Wakapolres Tarakan Kompol Riski Fara Sandhy mengungkapkan, dalam perkara ini polisi sudah menetapkan Udin alias Botak sebagai tersangka dengan barang bukti 300 kotak wortel merek Ling’s Fresh Carrot, 74 kotak daging merek Alana, 50 kotak sosis Chicken Franckfurter. "Tidak semua kita musnahkan, ada disisihkan masing masing satu kotak dari setiap item bahan makanan Malaysia ini. Sampel ini nantinya akan dipergunakan untuk pembuktian di persidangan nanti,” jelasnya saat ditemui Radar Tarakan usai menimbun barang ilegal tersebut, Rabu (15/11)

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Riski, pemusnahan dilakukan lebih cepat sebelum kasusnya memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah untuk alasan kesehatan. Selain itu, Polres Tarakan juga tidak memiliki tempat penyimpanan yang baik untuk barang sitaan, sementara semua barang bukti mudah membusuk. "Jadi, harus dimusnahkan. Dari Pengadilan juga sudah diarahkan untuk pemusnahan dan disisihkan untuk sampel,” tegas Wakapolres.

Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan Rachmad Vidianto melalui Kasi Pidana Umum, Banan Prasetyo menuturkan berkas perkara barang ilegal asal Malaysia ini baru memasuki tahap 1. "Sekarang masih proses melengkapi. Kalau dari penyidik, sangkaan pasalnya ada beberapa pasal alternatif, tapi untuk penerapannya pasal berkaitan dengan peternakan, pangan, perdagangan dan karantina hewan,” singkat pria yang akrab disapa Banan.

Untuk diketahui, Satpolair Polres Tarakan yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 424 kotak bahan makanan ilegal asal Malaysia yang tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), 11 Oktober lalu saat personel Satpolair Polres Tarakan tengah melakukan patroli rutin.

Satu unit longboat dengan mesin 40 PK dan motoris Udin alias Botak berisi bahan makanan asal Malaysia tanpa dilengkapi izin resmi seperti izin impor dan dokumen kesehatan.

Dalam perkara ini, Udin dijerat dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan, pasal 89 ayat 1 junto, pasal 42 ayat 5 , pasal 8 ayat 5 dan pasal 59 ayat 1 dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.(*/sep/zia)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:20

Pembayaran PL Belum Tuntas

TARAKAN – Sejumlah kegiatan penunjukan langsung (PL) 2016 lalu belum juga dibayar, bahkan meninggalkan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:19

Pemerintah Prioritaskan Pembangunan

TARAKAN- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tarakan yang ke-20 kemarin dirayakan di area Sport Center,…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:17

Potensi Kaltara Banyak Dilirik Pengusaha Malaysia

TARAKAN – Potensi Kalimantan Utara (Kaltara) bak emas tersembunyi. Karena saat ini banyak perusahaan-perusahaan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:16

Museum Berbayar, Pengunjung Tetap Banyak

TARAKAN - Museum Perang Dunia II dan Museum Perminyakan Kota Tarakan, saat ini menjadi salah satu ikon…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:14

Diklaim Dua Kubu, Hanura Bimbang

TARAKAN - Setelah sekian lama bungkam, Partai Hati Nurani Rakyat akhirnya membuka membeberkan soal siapa…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:10

Ajukan Penangguhan, Perusahaan Harus Diaudit

TARAKAN – Sebelum diberlakukannya upah minimum kota (UMK) Tarakan 1 Januari 2018, pemerintah memberikan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:09

AM dan HR Saling Tunjuk

TARAKAN – Langkah dua incaran Satreskoba Polres Tarakan akhirnya terhenti. Mereka yang diketahui…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:06

Laporkan Harta Tak Dikenakan Sanksi

TARAKAN – Direktorat Jenderal Pajak pada Kementerian Keuangan beberapa waktu yang lalu telah mengeluarkan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:04

PARAH NI ORANG..!! Baru Bebas 4 Hari, Kembali Masuk Bui

TARAKAN - RE (24) residivis kasus pencurian yang baru bebas 4 hari yang lalu, terpaksa kembali harus…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:03

DPRD Akan Lembur Bahas APBD 2018

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni 2018, ditargetkan akan selesai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .