MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 16 November 2017 09:40
Hasil Sampel Positif Mengandung Daging Tikus

Dua Penggilingan Daging Jadi TO

FOTO: ILUSTRASI INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Isu tidak sedap kembali diterima warga Kabupaten Nunukan. Khususnya penggemar kuliner jenis bakso. Sebab, daging yang digunakan untuk pembuatan bakso selama ini dikonsumsi disinyalir mengandung daging tikus.

Hal ini terungkap pasca keluarnya hasil pemeriksaan laboratorium yang diterbitkan kepala Balai Veteriner Banjar Baru nomor 29005/PK.310/F.5.E/09/2017 tertanggal 29 September 2017 atas sampel-sampel pangan asal hewan yang ditelah dilakukan oleh petugas pada pelaku usaha produk pangan asal hewan Kabupaten Nunukan yang dinyatakan positif terindentifikasi mengandung spesies tikus.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan Yance Tambaru SE membenarkan hal tersebut. Untuk itu, berdasarkan laporan dan koordinasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan dilakukan pemeriksaan di sejumlah rumah makan. Khususnya terhadap 2 pabrik penggilingan daging di Jalan TVRI, Kelurahan Nunukan Tengah. “Memang sudah jadi Target Operasi (TO) penggilingan daging itu. Kini menjadi pengawasan kami,” ungkap kepada media ini disela pemeriksaan yang dilakukan.    

Setelah diperiksa memang banyak yang melanggar. Salah satunya izin penggilingan dagingnya. Ternyata sudah tidak berlaku lagi. Sudah habis masa berlakunya sejak 2009. Makanya, diberikan kesempatan selama satu bulan untuk melengkapi izinnya. “Makanya kami meminta agar segera diperpanjang. Tapi, lengkapi dulu semua surat rekomendasi dari instansi terkait.Khususnya dinas kesehatan untuk masalah kebersihan dan kelayakan alat yang digunakan,” tegasnya.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan Hj. Ramsidah SKM mengatakan, dua penggilingan daging yang ada di Kecamatan Nunukan menjadi perhatian pihaknya selama ini. Sebab, hasil pemeriksaan dan pemantauan awal di lapangan banyak ditemukan hal yang melanggar. Khususnya mengenai kebersihan dan kelayakan sejumlah peralatan yang digunakan. “Sudah lama ditegur soal kebersihannya. Beberapa kali kami pantau. Nah, saat ini sudah mulai berbenah. Saran-saran yang kami berikan mulai dijalankan,” ungkapnya kepada media ini.

Menurutnya, penggunaan penggilingan daging ini memang perlu perhatian khusus dan rutin di pantau. Sebab, sangat rentan dengan sumber penyakit. Apa lagi jika kebersihannya diabaikan. Begitu juga dengan ruangan dan tempat-tempat penyimpanan bahan makanan lainnya. “Bukan hanya daging tikusnya saja. Tapi, keberadaan tikus di tempat-tempat pengelolaan makanan itu harus diperhatikan. Banyak saya temukan tikus berkeliaran di sekitar dapur. Itu yang perlu diperhatikan,” ungkapnya.

Irawan, perwakilan pemilik warung Makan Arema membantah kabar tersebut. Ia menegaskan jika selama ini pihaknya hanya menggunakan daging sapi. Bahkan, daging sapi yang diperolehnya dari hasil peternakan yang dilakukan. “Kami kaget karena selama ini tidak pernah menggunakan daging tikus. Yang ada daging sapi dari peternakan kami sendiri,” ungkapnya kepada sejumlah media saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, hasil sampel daging yang dikeluarkan Dinas Pertanian dan Ketahann Pangan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) itu perlu dilakukan ulang. Sebab, apa yang dilakukan ini sudah sangat merugikan pihaknya.  “Waktu pengambilan sampel itu saya tidak ada memang. Saya merasa dirugikan dengan informasinya ini,” ungkapnya.

Menurutnya, penggilingan daging yang dilakukan selama ini tidak hanya dari pihaknya saja. Namun, juga menerima pesanan penggilingan daging dari masyarakat dan penjual bakso lainnya. “Bisa juga daging dari luar yang digiling di tempat kami. Kebetulan ada pengambilan sampel dan akhirnya ditemukan adanya daging tikus itu. Bisa jadi begitu,” ungkapnya.

Irawan mengaku tidak ada sama sekali niat pemilik penggilingan bahkan usaha penjualan bakso ini menggunakan daging yang dilarang. Demikian juga dengan daging yang datang dari warga lainnya untuk digiling. “Kami tidak sampai ke situ kalau ada daging tikus. Karena selama ini daging yang datang sudah dicincang dan dipotong-potong. Jadi, kami langsung giling,” ungkapnya. “Dengan adanya masalah ini, tentunya menjadi pelajaran penting bagi kami. Kami harus berhati-hati menerima daging dari luar untuk digiling di tempat kami,” sambungnya mengakhiri. (oya/ogy)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 10:05

Tahun Depan, PLN Bangun Pembangkit Baru

NUNUKAN – Meski baru meresmikan enam unit mesin baru dengan daya 6 megawatt (mw), PT Perusahaan…

Rabu, 13 Desember 2017 10:03

ITCC-Jawa Pos Kembali Rekrut Pelajar di Perbatasan

NUNUKAN – Memasuki tahun keempat, Indonesia Tionghoa Culture Center (ITCC) Jawa Pos Group kembali…

Rabu, 13 Desember 2017 09:57

867 Gram Sabu-Sabu Diamankan Bea Cukai

NUNUKAN – Selama periode Januari hingga Desember 2017, Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai…

Selasa, 12 Desember 2017 10:02

Rekanan Minta Kepastian Pembayaran

NUNUKAN – Puncak kesabaran kontraktor atau rekanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan akhirnya…

Selasa, 12 Desember 2017 09:59

Daya Listrik Surplus, Daftar Tunggu Mulai Dilayani

NUNUKAN – Enam unit mesin baru Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sei Bilal dengan daya 6…

Senin, 11 Desember 2017 10:56

Rawan Perampokan, Nelayan Takut Melaut

NUNUKAN – Nelayan di Pulau Sebatik semakin was-was saat turun melaut. Aksi perampok bersenjata…

Senin, 11 Desember 2017 10:54

Lapas Punya Tujuh Narapidana di Bawah Umur

NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan memiliki tujuh penghuni warga binaan…

Senin, 11 Desember 2017 09:26

Banyak Rampok, Nelayan Was-was Melaut

NUNUKAN – Nelayan di Pulau Sebatik semakin was-was saat turun melaut. Aksi perampok bersenjata…

Senin, 11 Desember 2017 09:25

Harga Rumput Laut Membaik

NUNUKAN – Harga komoditas unggulan Nunukan, yakni rumput laut terus mengalami tren positif. Sempat…

Sabtu, 09 Desember 2017 10:50

X-Ray Masih Sulit Deteksi Barang Tersembunyi

NUNUKAN – Pengungkapan narkoba yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .