MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 16 November 2017 09:40
Hasil Sampel Positif Mengandung Daging Tikus

Dua Penggilingan Daging Jadi TO

FOTO: ILUSTRASI INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Isu tidak sedap kembali diterima warga Kabupaten Nunukan. Khususnya penggemar kuliner jenis bakso. Sebab, daging yang digunakan untuk pembuatan bakso selama ini dikonsumsi disinyalir mengandung daging tikus.

Hal ini terungkap pasca keluarnya hasil pemeriksaan laboratorium yang diterbitkan kepala Balai Veteriner Banjar Baru nomor 29005/PK.310/F.5.E/09/2017 tertanggal 29 September 2017 atas sampel-sampel pangan asal hewan yang ditelah dilakukan oleh petugas pada pelaku usaha produk pangan asal hewan Kabupaten Nunukan yang dinyatakan positif terindentifikasi mengandung spesies tikus.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan Yance Tambaru SE membenarkan hal tersebut. Untuk itu, berdasarkan laporan dan koordinasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan dilakukan pemeriksaan di sejumlah rumah makan. Khususnya terhadap 2 pabrik penggilingan daging di Jalan TVRI, Kelurahan Nunukan Tengah. “Memang sudah jadi Target Operasi (TO) penggilingan daging itu. Kini menjadi pengawasan kami,” ungkap kepada media ini disela pemeriksaan yang dilakukan.    

Setelah diperiksa memang banyak yang melanggar. Salah satunya izin penggilingan dagingnya. Ternyata sudah tidak berlaku lagi. Sudah habis masa berlakunya sejak 2009. Makanya, diberikan kesempatan selama satu bulan untuk melengkapi izinnya. “Makanya kami meminta agar segera diperpanjang. Tapi, lengkapi dulu semua surat rekomendasi dari instansi terkait.Khususnya dinas kesehatan untuk masalah kebersihan dan kelayakan alat yang digunakan,” tegasnya.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan Hj. Ramsidah SKM mengatakan, dua penggilingan daging yang ada di Kecamatan Nunukan menjadi perhatian pihaknya selama ini. Sebab, hasil pemeriksaan dan pemantauan awal di lapangan banyak ditemukan hal yang melanggar. Khususnya mengenai kebersihan dan kelayakan sejumlah peralatan yang digunakan. “Sudah lama ditegur soal kebersihannya. Beberapa kali kami pantau. Nah, saat ini sudah mulai berbenah. Saran-saran yang kami berikan mulai dijalankan,” ungkapnya kepada media ini.

Menurutnya, penggunaan penggilingan daging ini memang perlu perhatian khusus dan rutin di pantau. Sebab, sangat rentan dengan sumber penyakit. Apa lagi jika kebersihannya diabaikan. Begitu juga dengan ruangan dan tempat-tempat penyimpanan bahan makanan lainnya. “Bukan hanya daging tikusnya saja. Tapi, keberadaan tikus di tempat-tempat pengelolaan makanan itu harus diperhatikan. Banyak saya temukan tikus berkeliaran di sekitar dapur. Itu yang perlu diperhatikan,” ungkapnya.

Irawan, perwakilan pemilik warung Makan Arema membantah kabar tersebut. Ia menegaskan jika selama ini pihaknya hanya menggunakan daging sapi. Bahkan, daging sapi yang diperolehnya dari hasil peternakan yang dilakukan. “Kami kaget karena selama ini tidak pernah menggunakan daging tikus. Yang ada daging sapi dari peternakan kami sendiri,” ungkapnya kepada sejumlah media saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, hasil sampel daging yang dikeluarkan Dinas Pertanian dan Ketahann Pangan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) itu perlu dilakukan ulang. Sebab, apa yang dilakukan ini sudah sangat merugikan pihaknya.  “Waktu pengambilan sampel itu saya tidak ada memang. Saya merasa dirugikan dengan informasinya ini,” ungkapnya.

Menurutnya, penggilingan daging yang dilakukan selama ini tidak hanya dari pihaknya saja. Namun, juga menerima pesanan penggilingan daging dari masyarakat dan penjual bakso lainnya. “Bisa juga daging dari luar yang digiling di tempat kami. Kebetulan ada pengambilan sampel dan akhirnya ditemukan adanya daging tikus itu. Bisa jadi begitu,” ungkapnya.

Irawan mengaku tidak ada sama sekali niat pemilik penggilingan bahkan usaha penjualan bakso ini menggunakan daging yang dilarang. Demikian juga dengan daging yang datang dari warga lainnya untuk digiling. “Kami tidak sampai ke situ kalau ada daging tikus. Karena selama ini daging yang datang sudah dicincang dan dipotong-potong. Jadi, kami langsung giling,” ungkapnya. “Dengan adanya masalah ini, tentunya menjadi pelajaran penting bagi kami. Kami harus berhati-hati menerima daging dari luar untuk digiling di tempat kami,” sambungnya mengakhiri. (oya/ogy)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 12:01

Gagalkan Sabu Lima Kilogram

NUNUKAN – Setelah mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) asal Malaysia beberapa waktu…

Selasa, 18 September 2018 11:57

Tersinggung, HR Bacok Sitio Dengan Parang

NUNUKAN – Salah seorang pria paruh baya bernama Sitio, jadi korban amukan HR, pria sebayanya asal…

Selasa, 18 September 2018 11:55

Tak Digunakan, Lapak Pasar Liem Hie Djung Ditarik

NUNUKAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan akhirnya menarik puluhan kios dan lapak di Pasar…

Selasa, 18 September 2018 11:54

Pertambangan Dominasi PDRB

NUNUKAN – Sektor pertambangan dan penggalian masih mendominasi Produk Domestik Regional Bruto…

Selasa, 18 September 2018 11:53

PJU Dipastikan Beroperasi Hingga Akhir Tahun

NUNUKAN – Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Robby…

Selasa, 18 September 2018 11:52

Seleksi Administrasi, Satu Perserta Gugur

SEBANYAK 11 peserta menyerahkan persyaratan administrasi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemkab…

Senin, 17 September 2018 11:22

Loncat ke Laut, Bacco Ditemukan Tak Bernyawa

NUNUKAN – Seorang pria muda dikabarkan hilang di perairan Sei Taiwan Sebatik, setelah diketahui…

Senin, 17 September 2018 11:21

Ketergantungan Barang Malaysia Sudah Harus Dihilangkan

NUNUKAN – Ketergantungan masyarakat terhadap barang produksi Malaysia di wilayah perbatasan memang…

Senin, 17 September 2018 11:20

Dua Izin Jalur Transportasi Belum Beres

NUNUKAN – Dua jalur transportasi baru yang sedianya bakal dibuka Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Senin, 17 September 2018 10:00

Ketenangan di Pantai Sei Mengkadu

SATU lagi destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi di akhir pekan guys, yakni Pantai Sei Mengkadu, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .