MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 14 November 2017 11:34
PLN Tambah Mesin Diesel Lagi
BELUM BERAKHIR: Pemadaman listrik di Tarakan masih terjadi hingga kemarin. Kondisi ini disebabkan gas yang belum stabil. JOHANNY SILITONGA/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sudah sepekan pemadaman listrik terjadi di Tarakan. Belum ada tanda-tanda akan kembali normal dalam waktu dekat. Hingga kini PT PLN Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan masih lakukan pembakaran solar agar tidak terjadi pemadaman secara menyeluruh (black out) di Bumi Paguntaka.

Hal tersebut diungkapkan Humas PT PLN (Persero) ULK Tarakan, Donny D.Nugroho. Menurutnya, jika dilihat dari jadwal pemadaman yang sudah sepekan berlangsung, kemungkinan pemadaman berlanjut jika pasokan gas dari PT Pertamina EP Asset 5 Field Bunyu masih kurang.

Upaya yang dilakukan PLN untuk menutupi kekurangan pasokan gas tersebut, adalah membakar solar untuk menghidupkan mesin pembangkit diesel. “Terkait solar dan gas yang saat ini digunakan PLN, sementara belum bisa kami jawab, karena staf bagian pembangkit dan perencanaan sedang tidak ada di kantor,” ujarnya kepada Radar Tarakan saat di temui di kantornya, Senin (13/11).

Kondisi ini memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi PLN. Sebab beberapa bulan lalu Gubernur Kaltara Irianto Lambrie sudah membahas upaya solusi dalam mengatasi krisis listrik di Kaltara bersama Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Regional Kalimantan, General Manager (GM) PT PLN wilayah Kaltim-Kaltara, serta beberapa staf PLN.

Dari laporan yang disampaikan General Manager PT PLN Wilayah Kaltim-Kaltara, pihak PLN akan melakukan penambahan daya untuk memperkuat daya listrik di Kaltara. Terutama di beberapa daerah yang kerap mengalami pemadaman, di antaranya Tanjung Selor, Nunukan dan Tarakan.

Saat dihubungi Radar Tarakan, Deputi Manager Hukum dan Humas PT PLN Wilayah Kaltim-Kaltara, Wijayanto Nugroho mengatakan, saat ini PT PLN Wilayah Kaltim-Kaltara memang sedang berproses melakukan penambahan mesin diesel dengan daya 2 Megawatt (MW) untuk Tarakan. Dan ditargetkan akan beroperasi akhir November ini. Ini merupakan solusi yang sudah didiskusikan beberapa waktu lalu bersama gubernur.

“Untuk mengatasi krisis listrik di Tarakan yang bergantungan dengan gas, kami akan menambah mesin diesel terlebih dahulu,” ungkapnya.

Mengenai wacana penarikan kabel dari Kaltim untuk suplai listrik ke Tarakan melalui transmisi kabel bawah laut sebagai solusi jangka menengah, dikatakan Wijayanto saat ini masih dalam tahap uji Feasibility Study (FS) atau uji coba kelayakan.

Dalam tahap ini membutuhkan waktu sekira dua tahun lamanya. Sehingga ditargetkan pada 2019 mendatang dapat dioperasikan. “Ada banyak tahap yang dilakukan,” tuturnya.

Lebih lanjut Wijayanto menjelaskan, rencana jangka pendek berupa penambahan pembangkit sebesar 2x18 MW memang dilakukan khusus untuk Tarakan. Sebab itu sudah masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2017 hingga 2026. Hal ini masih dalam persiapan pengadaan.

Untuk pengoperasionalannya dilakukan secara bertahap. Tahap pertama 1x18 MW ditargetkan sekitar Juli hingga September 2018 mendatang sudah dapat digunakan. Kemudian dilanjutkan pada 2019 mendatang.

“Jadi tahap pertama 1x18 MW ditargetkan triwulan 3 2018 sudah beroperasi, selebihnya 1x18 MW beroperasi dalam tahun berikutnya,” tutupnya.

PENYEDERHANAAN KELAS GOLONGAN PELANGGAN

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) sedang menggodok penyederhanaan kelas golongan pelanggan. Humas PT PLN (Persero) ULK Tarakan, Donny D.Nugroho mengatakan, penyerderhanaan pelanggan PLN masih wacana dan program dari pusat. Saat ini masih dalam pembahasan Kementerian ESDM Republik Indonesia dan PT PLN (Persero).

“Jadi kami sendiri belum mendapatkan tembusan dari pusat tentang penyederhanaan pelanggan itu,” terangnya.

Karena masih dalam tahap pembahasan, lanjut Donny, sehingga ia tak dapat berkomentar banyak. Dikatakannya, tujuan dari penyederhanaan ini belum bisa dipaparkan karena masih menunggu petunjuk pelaksana (juklak) dari pusat.

“Masih wacana dan belum ada juklak dari pusat,” lanjut Donny.

Saat ini terdapat enam golongan yakni, sosial (S), rumah tangga (RT), bisnis (B), investasi (I), pemerintah (P), layanan khusus (L).

Jumlah pelanggan pada masing-masing golongan, terendah dalam golongan layanan khusus yakni sebanyak 5 pelanggan. Kemudian disusul dengan golongan investasi sebanyak 47 pelanggan, golongan sosial sebanyak 608 pelanggan, dan golongan pemerintah sebanyak 751 pelanggan.

Jumlah pelanggan terbesar di golongan rumah tangga sebanyak 45.784 sambungan dan disusul dengan golongan bisnis sebanyak 3.880 sambungan.

Saat disinggung mengenai kenaikan tarif listrik, Donny pun belum dapat memastikan. Sebab kenaikan itu wewenang langsung dari pusat. Saat sudah ada pembahasannya di pusat, maka diteruskan ke unit layanan di masing-masing daerah. Sejauh ini, hingga akhir 2017 belum ada pembahasan mengenai kenaikan tarif listrik.

“Jadi itu wewenangan dari pusat juga. Jika sudah ada pembahasannya di pusat dan diturunkan ke unit,” pungkasnya. (*/one/nri/ddq)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 12:44

Air Sampai Masuk Dalam Rumah

TARAKAN – Hujan yang mengguyur Bumi Paguntaka sejak pukul 03.00 Wita kemarin hingga pagi hari…

Kamis, 23 November 2017 12:41

Tanggul Penahan Teror Warga

TARAKAN -  Bencana longsor kembali terjadi di Kota Tarakan, sejak hujan deras yang sedari dini…

Kamis, 23 November 2017 12:39

Irau Tengkayu Kembali Dilaksanakan Setiap Tahun

TARAKAN – Festival Irau Tengkayu yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali sesuai keputusan Wali…

Kamis, 23 November 2017 12:38

Kukuh Tak Ingin Niaga, MAF Terancam Tutup

TARAKAN – Setelah sekian lama melayani penerbangan di kawasan perbatasan Kaltara, Mission Aviation…

Kamis, 23 November 2017 12:36

Misi Operasi Senyap Melalui Tempur Jelajah

TARAKAN – Tiga  pesawat Skadron Udara 16  (Skadud 16), yang berasal dari Lanud Roesmin…

Kamis, 23 November 2017 12:34

Tak Capai Target, PGN Tambah Dua Kelurahan

TARAKAN - Jaringan gas (Jargas) sebanyak 5.000 sambungan tahun depan di tiga kelurahan telah selesai…

Kamis, 23 November 2017 12:32

Tim Gabungan Gelar Razia, Menyasar Wajib Pajak

TANA TIDUNG – Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Samsat Kabupaten Tana Tidung berkerja sama dengan…

Kamis, 23 November 2017 12:23

Jalan Menuju Dua Sekolah Becek

TARAKAN – Jalan selalu saja dikeluhkan masyarakat, khususnya RT 16, Kelurahan Karang Harapan.…

Rabu, 22 November 2017 13:21

Badrun Menunggu Menit-Menit Akhir

TARAKAN – Kontestasi pemilihan wali kota Tarakan 2018 masih samar, apakah hanya akan diikuti dua…

Rabu, 22 November 2017 13:12

Debu Proyek ‘Sumbang’ Terbesar ISPA

TARAKAN – Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan terhitung dari Januari hingga Juni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .