MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 14 November 2017 11:20
UMKM Minta Pengecualian

UMK 2018 Mencekik

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Upah Minimum Kota (UMK) yang direncanakan naik per Januari 2018 memang wajib dipatuhi seluruh pengusaha. Namun belum diberlakukan, nada pesimis justru datang dari kalangan pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Mereka tak sanggup menerapkan UMK Tarakan 2018 tersebut. Bahkan kalangan pengusaha kecil tengah menyiapkan opsi lain agar usaha mereka tetap eksis di tengah tuntutan upah yang ‘mencekik’.

Ketua Komunikasi UMKM Kalimantan Utara (Kaltara), Eko Pristiawan mengungkap rerata pendapatan UMKM tak mencapai Rp 50 juta setiap bulannya. Atau dengan kata lain, pendapatan tak mencapai angka yang menjadi patokan operasional. “Kalau kami menerapkan UMK kepada para karyawan, bisa mati kami ini,” katanya.

Mirisnya, tuntutan UMK tak berjalan beriringan dengan kualitas pekerja saat ini. Justru menurutnya, UMKM kini lebih banyak mengakomodasi usia produktif dengan latar belakang pendidikan yang kurang mumpuni. Seharusnya, kata dia, kualitas sumber daya manusia di Kaltara patut menjadi satu indikator dalam rencana kenaikan UMK itu.

“Janganlah dipukul rata semuanya, kasihan kami ini hanya usaha kecil saja. Jangan bandingkan dengan perusahaan besar,” katanya.

Mengatasi biaya operasional yang terus membengkak, para pemilik UMKM bahkan turun tangan secara langsung layaknya pekerja lain. Ambil bagian dari setiap jengkal tahapan produksi. Tujuannya tak lain, menghemat pengeluaran yang bermuara ke gaji pekerja. Ia menilai, penerapan UMK malah akan menenggelamkan kegiatan masyarakat yang berperan penting di tengah ekonomi yang lesu.

“Yang pasti, UMK itu tidak mungkin diterapkan di UMKM. Karena kami bisa tutup kalau dipaksakan,” ungkapnya,

Pihaknya juga belum mengajukan pengajuan upah khusus, tetapi meminta pemerintah mengeluarkan kebijakan pengecualian kepada para pengusaha UMKM.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tarakan, Zaini menerangkan UMK 2018 efektif berlaku per Januari 2018 mendatang. Angka yang menjadi kesepakatan masih menunggu keputusan dari gubernur.

“Yang jelas masih menunggu, tetapi memang biasanya per Januari itu sudah harus berlaku,” ungkapnya.

Menilik ke belakang, UMK memang selalu naik setiap tahunnya. Banyak yang menyebutnya sebagai penyesuaian, karena harga kebutuhan pokok juga terus naik. “Naiknya UMK yang baru mengacu pada PP Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan,”  ujarnya.

Pemberlakuan UMK juga diharuskan merata untuk semua pengusaha, tidak terkecuali UMKM. Jika memang ada yang masih berkeberatan, Zaini menyarankan agar melayangkan surat ke gubernur. Tetapi memang hal ini tidak mudah, karena nantinya gubernur akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekkan di tempat usaha tersebut.

“Memang harus dicek dulu, kalau memang usahanya down ada kemungkinan akan diberikan keringanan,” ujarnya.

Tetapi dikatakannya, jika usaha kembali membaik, maka diharuskan menerapkan UMK kepada karyawannya. “Jadi tidak langsung akan diberikan keringanan,” tegasnya. (*/yus/lim/ddq)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 12:44

Air Sampai Masuk Dalam Rumah

TARAKAN – Hujan yang mengguyur Bumi Paguntaka sejak pukul 03.00 Wita kemarin hingga pagi hari…

Kamis, 23 November 2017 12:41

Tanggul Penahan Teror Warga

TARAKAN -  Bencana longsor kembali terjadi di Kota Tarakan, sejak hujan deras yang sedari dini…

Kamis, 23 November 2017 12:39

Irau Tengkayu Kembali Dilaksanakan Setiap Tahun

TARAKAN – Festival Irau Tengkayu yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali sesuai keputusan Wali…

Kamis, 23 November 2017 12:38

Kukuh Tak Ingin Niaga, MAF Terancam Tutup

TARAKAN – Setelah sekian lama melayani penerbangan di kawasan perbatasan Kaltara, Mission Aviation…

Kamis, 23 November 2017 12:36

Misi Operasi Senyap Melalui Tempur Jelajah

TARAKAN – Tiga  pesawat Skadron Udara 16  (Skadud 16), yang berasal dari Lanud Roesmin…

Kamis, 23 November 2017 12:34

Tak Capai Target, PGN Tambah Dua Kelurahan

TARAKAN - Jaringan gas (Jargas) sebanyak 5.000 sambungan tahun depan di tiga kelurahan telah selesai…

Kamis, 23 November 2017 12:32

Tim Gabungan Gelar Razia, Menyasar Wajib Pajak

TANA TIDUNG – Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Samsat Kabupaten Tana Tidung berkerja sama dengan…

Kamis, 23 November 2017 12:23

Jalan Menuju Dua Sekolah Becek

TARAKAN – Jalan selalu saja dikeluhkan masyarakat, khususnya RT 16, Kelurahan Karang Harapan.…

Rabu, 22 November 2017 13:21

Badrun Menunggu Menit-Menit Akhir

TARAKAN – Kontestasi pemilihan wali kota Tarakan 2018 masih samar, apakah hanya akan diikuti dua…

Rabu, 22 November 2017 13:14

PLN Dalam Masa Pemeliharaan, Pemadaman Dua-Tiga Jam

TARAKAN – Pemadaman listrik di luar jadwal masih terjadi. Namun, durasi pemadaman tidak terlalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .