MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 14 November 2017 11:19
Khairul Tak Khawatir di-PHP Partai
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Ternyata tak hanya Partai Hanura saja yang belum memastikan dukungannya, Partai Demokrat pun dikabarkan belum menyerahkan dukungannya ke dr.Khairul – Effendhi Djuprianto. Sebab surat keputusan (SK) belum dikeluarkan DPP dari kedua partai.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Tarakan, Herman Hamid mengatakan bahwa dia tidak memiliki kewenangan untuk memastikan apakah Partai Demokrat akan tetap mengusung dr. Khairul dan Effendhi Djuprianto atau tidak. “Saya tidak punya kewenangan, karena kewenangan itu ada di Dewan Pimpinan Pusat (DPP),” tutur Herman, Senin (13/11).

Dikatakan Herman, hingga kini  surat keputusan (SK) yang ditandatangani langsung oleh Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono masih belum diterima oleh DPC. “Memang SK-nya belum kami terima. Tapi terkait surat rekomendasi memang sudah keluar. Surat rekomendasi itu ditugaskan ke calon untuk mencari koalisi partai,” jelas Herman.

Saat ditanyakan terkait rekomendasi surat yang dikeluarkan Partai Demokrat, apakah rekomendasi pengusulan atau pengusungan, Herman mengatakan bahwa itu merupakan rekomendasi pengusungan yang langsung dikeluarkan oleh DPP.

“Saya tidak ingin menyebut bulan penyerahan rekomendasinya kapan. Yang pasti surat rekomendasi dari DPP kepada calon sudah keluar,” terangnya.

Meski begitu, Herman menegaskan hingga kini sudah 99 persen kader Partai Demokrat tidak akan berpaling dari dr. Khairul dan Effendhi Djuprianto. “Karena kami beranggapan bahwa dia pantas memimpin Tarakan,” ujar Herman.

Bagi Herman, jika sebuah partai bersikap konsisten, maka keputusan partai tersebut akan dihargai oleh masyarakat. Untuk itu, pihaknya tetap menjaga apapun yang telah menjadi keputusan dari DPP Partai Demokrat nantinya.

Herman mengharapkan agar pelaksanaan pilwali dapat berjalan lancar nantinya. “Doakan saja, sebelum Desember SK yang ditandatangani ketum, sudah  bisa kami pegang,” pungkasnya.

Terpisah, dr. Khairul masih berprasangka baik terhadap partai-partai yang memang belum mengeluarkan SK dukungannya. Kendati begitu, dr. Khairul sudah menerima surat rekomendasi dari Demokrat dan Hanura pada beberapa waktu lalu.

“Surat rekomendasi dua partai sudah di tangan saya,” ungkap pria yang masih menjabat sebagai Staf Ahli Pemkot Tarakan ini.

Dalam surat rekomendasi tersebut, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi Khairul sebelum diterbitkannya SK, di antaranya harus mencari partai koalisi untuk memenuhi minimal syarat 20 persen kursi partai di DPRD dan wajib memiliki pasangan calon wakil wali kota.

Menurut informasi yang diterima dr. Khairul, SK dari kedua partai yakni Hanura dan Demokrat, tak lama lagi akan diterbitkan sebab saat ini sudah dalam proses dan tinggal menunggu tanda tangan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketum Hanura Oesman Sapta Odang.

“Tentu saya juga harus memahami kesibukan beliau-beliau. Apalagi masa pendaftaran ke KPU masih satu bulan lagi. Jadi masih cukup waktu,” bebernya.

Sementara itu, saat ditanyakan terkait upaya yang telah dilakukannya untuk mendapatkan SK dari parpol, Khairul menyatakan sampai sekarang dia tidak memiliki upaya tambahan. Sebab, sebelum diterbitkannya rekomendasi partai oleh DPP, dia telah melalui proses yang terbilang panjang dan berliku.

“Kecuali jika saya tidak bisa memenuhi apa yang diperintahkan dalam klausul rekomendasi partai. Tapi sejauh ini semua yang dipersyaratkan dalam surat rekomendasi, sudah kami penuhi dan sampaikan ke masing-masing DPP,” kata lelaki yang kerap disapa Pak Dokter. (*/yed/nri)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 10:43

Pura-Pura Antar Teman

TARAKAN - Dalam 21 adegan rekonstruksi pada Rabu (21/2), terungkap bahwa Abdul Rajak (48) berhasil lolos…

Kamis, 22 Februari 2018 10:41

Dinkes Bingung Penyebab Keracunan

TARAKAN – Sungguh sangat mengejutkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis…

Kamis, 22 Februari 2018 10:40

BPK Ungkap Risiko Bisnis Kelalaian PDAM

TARAKAN – Kejadian yang dialami Lukas Yusuf (42), warga RT 17 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:30

Rp 70 M untuk Bangun Balai POM

Tarakan - Guna meningkatkan pengawasan dan perlindungan bagi masyarakat terhadap obat dan makanan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:28

Dua Kali Longsor, Penanganan Masih Sementara

TARAKAN - Musibah longsor kembali terjadi di Tarakan, tepatnya di RT 4 Kelurahan Pamusian. Longsor yang…

Kamis, 22 Februari 2018 10:27

Tak Banyak Usulan, Infrastruktur Masih Baik

TARAKAN - Ketua RT 9, Kelurahan Pamusian, Eddy Suyono mengatakan, infrastruktur di wilayahnya dapat…

Rabu, 21 Februari 2018 11:21

Petugas PDAM Lalai, Konsumen Menanggung

TARAKAN - Betapa terkejutnya Lukas Yusuf (42), warga RT 17 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan Utara ketika…

Rabu, 21 Februari 2018 11:15

Turut Awasi Institusi Masing-Masing

TARAKAN – Memberantas tindak pidana narkotika di Kaltara, memang menjadi pekerjaan yang hingga…

Rabu, 21 Februari 2018 11:12

Lima Kelurahan Belum Terpasang Jargas

TARAKAN - Sebagai salah satu kota yang memiliki sumber daya minyak dan gas (migas), menjadikan Bumi…

Rabu, 21 Februari 2018 11:06

Belum Tersentuh Bantuan Pemkot

Tarakan - Berbagai fasilitas umum guna menunjang aktivitas dan menciptakan lingkungan nyaman dan aman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .