MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 14 November 2017 11:16
Panwascam Kurang Pendaftar
Ketua Panwaslu Malinau - Mustapa S.Ag. Foto: EKO WIJIYANTO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Malinau harus bekerja ekstra keras. Pasalnya, hingga saat ini Panitia pengawas pemilu di masing-masing kecamatan atau biasa disingkat Panwascam belum terbentuk seluruhnya. Penyebabnya, pertama karena kurangnya pendaftar. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Malinau pun harus jemput bola terkait hal ini.

Namun belakangan seperti diungkap Ketua Panwaslu Malinau, Mustafa S.Ag cara itu terkendala letak geografis. Umumnya panwascam yang belum terbentuk berada di kawasan pedalaman. Sejauh ini, pembentukan di daerah perkotaan nyaris tanpa kendala.

“Kalau untuk kecamatan di sekitaran pusat pemerintahan, seperti Kecamatan Malinau Kota, Barat, Utara dan Mentarang sudah lengkap semua dan telah selesai. Hanya tinggal di daerah pedalaman dan perbatasan yang cukup sulit untuk merekrut panwascam. Untuk pekerjaan ini kurang diminati. Hal ini terlihat dari sedikitnya pendaftar,” ujarnya.

Upaya merekrut panwascam, Mustafa mengungkapkan, telah membagi 4 zona. Zona I, disampaikan di wilayah pusat pemerintahan dengan 9 kecamatan di dalamnya. Sedangkan untuk Zona II, III dan IV, masing-masing dua kecamatan. Selain 4 kecamatan yang telah memiliki calon panwascam, kecamatan lainnya akan dikunjungi panwaslu.

“Kemarin baru saja saya pulang dari Desa Long, Kecamatan Mentarang Hulu. Untuk kecamatan pedalaman tersebut masuk dalam Zona I. Untuk rekrutmen panwascam di kecamatan itu, kami gabungkan dengan kecamatan pedalaman lainnya yang satu arah. Seperti, Kecamatan Sungai Tubu. Sebab, meskipun berjauhan kecamatan ini bersebelahan,” paparnya.

Jemput bola ini juga, ditegaskan Mustafa, sebagai upaya meringankan para bakal calon (Balon) panwascam di daerah perbatasan dan pedalaman. Sangat berat rasanya jika para pendaftar itu harus berangkat ke Kota Malinau hanya untuk menyampaikan berkas. Sebab, untuk menuju pusat pemerintahan membutuhkan biaya cukup besar.

“Seperti contohnya Zona IV untuk kecamatan di Apo Kayan, baru dua berkas kami terima dari pendaftar panwascam. Itu pun, kata pendaftar karena memang mereka kebetulan berada di sekitaran pusat pemerintahan. Padahal, kami menerima informasi pendaftar dari Apo Kayan itu sebanyak 9 orang. Jadi, nanti kami akan ke sana untuk membentuk panwascam,” tuturnya.

Upaya untuk melaksanakan jemput bola ini, dibeberkan Mustafa, sangat erat kaitannya dengan penerbangan di daerah perbatasan dan pedalaman. Tanpa itu, Mustafa menyatakan, sangat sulit untuk melaksanakan pembentukan Panwascam. Namun demikian, Mustafa optimis, dapat membentuk 15 panwascam hingga akhir November ini.

“Kalau daerah yang bisa ditempuh dengan sungai maka akan kami tempuh. Seperti ke Long Berang beberapa waktu lalu. Tapi, kalau sudah sampai ke Apo Kayan kami sangat memerlukan jasa penerbangan. Sebab, dari Malinau tidak ada jalur sungai apalagi darat untuk sampai ke sana. Hanya pesawat yang dapat menembus ke daerah tersebut,” jelasnya. (ewy/lim)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 10:43

Pura-Pura Antar Teman

TARAKAN - Dalam 21 adegan rekonstruksi pada Rabu (21/2), terungkap bahwa Abdul Rajak (48) berhasil lolos…

Kamis, 22 Februari 2018 10:41

Dinkes Bingung Penyebab Keracunan

TARAKAN – Sungguh sangat mengejutkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis…

Kamis, 22 Februari 2018 10:40

BPK Ungkap Risiko Bisnis Kelalaian PDAM

TARAKAN – Kejadian yang dialami Lukas Yusuf (42), warga RT 17 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:38

Utusan Sekolah yang Obsesi Mempelajari Kehidupan Masyarakat

Tuntas, dua dari empat pasangan calon (paslon) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan dapat…

Kamis, 22 Februari 2018 10:34

Cuti Setahun, Siti Kekeh Dampingi Suami

TARAKAN - Tercatat sebagai satu-satunya aparatur sipil negara (ASN) yang mengajukan cuti selama masa…

Kamis, 22 Februari 2018 10:30

Rp 70 M untuk Bangun Balai POM

Tarakan - Guna meningkatkan pengawasan dan perlindungan bagi masyarakat terhadap obat dan makanan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:28

Dua Kali Longsor, Penanganan Masih Sementara

TARAKAN - Musibah longsor kembali terjadi di Tarakan, tepatnya di RT 4 Kelurahan Pamusian. Longsor yang…

Kamis, 22 Februari 2018 10:27

Tak Banyak Usulan, Infrastruktur Masih Baik

TARAKAN - Ketua RT 9, Kelurahan Pamusian, Eddy Suyono mengatakan, infrastruktur di wilayahnya dapat…

Rabu, 21 Februari 2018 11:21

Petugas PDAM Lalai, Konsumen Menanggung

TARAKAN - Betapa terkejutnya Lukas Yusuf (42), warga RT 17 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan Utara ketika…

Rabu, 21 Februari 2018 11:18

Gubernur Anggap Dua ASN Melecehkan UU

TARAKAN – Beredarnya foto dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .