MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 14 November 2017 11:16
Panwascam Kurang Pendaftar
Ketua Panwaslu Malinau - Mustapa S.Ag. Foto: EKO WIJIYANTO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Malinau harus bekerja ekstra keras. Pasalnya, hingga saat ini Panitia pengawas pemilu di masing-masing kecamatan atau biasa disingkat Panwascam belum terbentuk seluruhnya. Penyebabnya, pertama karena kurangnya pendaftar. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Malinau pun harus jemput bola terkait hal ini.

Namun belakangan seperti diungkap Ketua Panwaslu Malinau, Mustafa S.Ag cara itu terkendala letak geografis. Umumnya panwascam yang belum terbentuk berada di kawasan pedalaman. Sejauh ini, pembentukan di daerah perkotaan nyaris tanpa kendala.

“Kalau untuk kecamatan di sekitaran pusat pemerintahan, seperti Kecamatan Malinau Kota, Barat, Utara dan Mentarang sudah lengkap semua dan telah selesai. Hanya tinggal di daerah pedalaman dan perbatasan yang cukup sulit untuk merekrut panwascam. Untuk pekerjaan ini kurang diminati. Hal ini terlihat dari sedikitnya pendaftar,” ujarnya.

Upaya merekrut panwascam, Mustafa mengungkapkan, telah membagi 4 zona. Zona I, disampaikan di wilayah pusat pemerintahan dengan 9 kecamatan di dalamnya. Sedangkan untuk Zona II, III dan IV, masing-masing dua kecamatan. Selain 4 kecamatan yang telah memiliki calon panwascam, kecamatan lainnya akan dikunjungi panwaslu.

“Kemarin baru saja saya pulang dari Desa Long, Kecamatan Mentarang Hulu. Untuk kecamatan pedalaman tersebut masuk dalam Zona I. Untuk rekrutmen panwascam di kecamatan itu, kami gabungkan dengan kecamatan pedalaman lainnya yang satu arah. Seperti, Kecamatan Sungai Tubu. Sebab, meskipun berjauhan kecamatan ini bersebelahan,” paparnya.

Jemput bola ini juga, ditegaskan Mustafa, sebagai upaya meringankan para bakal calon (Balon) panwascam di daerah perbatasan dan pedalaman. Sangat berat rasanya jika para pendaftar itu harus berangkat ke Kota Malinau hanya untuk menyampaikan berkas. Sebab, untuk menuju pusat pemerintahan membutuhkan biaya cukup besar.

“Seperti contohnya Zona IV untuk kecamatan di Apo Kayan, baru dua berkas kami terima dari pendaftar panwascam. Itu pun, kata pendaftar karena memang mereka kebetulan berada di sekitaran pusat pemerintahan. Padahal, kami menerima informasi pendaftar dari Apo Kayan itu sebanyak 9 orang. Jadi, nanti kami akan ke sana untuk membentuk panwascam,” tuturnya.

Upaya untuk melaksanakan jemput bola ini, dibeberkan Mustafa, sangat erat kaitannya dengan penerbangan di daerah perbatasan dan pedalaman. Tanpa itu, Mustafa menyatakan, sangat sulit untuk melaksanakan pembentukan Panwascam. Namun demikian, Mustafa optimis, dapat membentuk 15 panwascam hingga akhir November ini.

“Kalau daerah yang bisa ditempuh dengan sungai maka akan kami tempuh. Seperti ke Long Berang beberapa waktu lalu. Tapi, kalau sudah sampai ke Apo Kayan kami sangat memerlukan jasa penerbangan. Sebab, dari Malinau tidak ada jalur sungai apalagi darat untuk sampai ke sana. Hanya pesawat yang dapat menembus ke daerah tersebut,” jelasnya. (ewy/lim)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 14:33

Dalih 'Buta' Aturan Oknum Parpol

TARAKAN - Kasus money politic atau politik uang yang diduga…

Selasa, 18 Desember 2018 14:29

Fasilitas Taman Berkampung Dirusak

TARAKAN - Wajah Bumi Paguntaka menjadi lebih indah dengan hadirnya…

Selasa, 18 Desember 2018 14:28

KPU: Kardus Tak Berbeda dari Aluminium

TARAKAN - Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menggunakan kotak…

Selasa, 18 Desember 2018 12:29

Ahli Sebut Video dari Terdakwa Asli

TARAKAN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi ahli digital…

Selasa, 18 Desember 2018 12:15

Laporan Warga Asing Dominan Illegal Fishing

TARAKAN - Beberapa perusahaan yang ada di Kaltara memakai jasa…

Selasa, 18 Desember 2018 12:14

PDAM Segera Tambah Satu Unit Pompa Utama

TARAKAN - Belum maksimalnya pelayanan air bersih di Kota Tarakan,…

Selasa, 18 Desember 2018 12:08

Sampah Semesta Belum Terlaksana Semua

TARAKAN - Program Sampah Semesta yang digalakkan Pemerintah Kota (Pemkot)…

Senin, 17 Desember 2018 13:03

Cantik Instan Berbahaya

Memiliki wajah yang cerah, putih, halus, tanpa flek hitam dan…

Senin, 17 Desember 2018 13:00

Temukan Dua Kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi

Capaian imunisasi measles dan rubella (MR) di Tarakan belum cukup…

Senin, 17 Desember 2018 12:55

Mau BPJS Sehat, Naikkan Iuran!

TARAKAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mulai memikirkan rencana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .