MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 14 November 2017 11:16
Panwascam Kurang Pendaftar
Ketua Panwaslu Malinau - Mustapa S.Ag. Foto: EKO WIJIYANTO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Malinau harus bekerja ekstra keras. Pasalnya, hingga saat ini Panitia pengawas pemilu di masing-masing kecamatan atau biasa disingkat Panwascam belum terbentuk seluruhnya. Penyebabnya, pertama karena kurangnya pendaftar. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Malinau pun harus jemput bola terkait hal ini.

Namun belakangan seperti diungkap Ketua Panwaslu Malinau, Mustafa S.Ag cara itu terkendala letak geografis. Umumnya panwascam yang belum terbentuk berada di kawasan pedalaman. Sejauh ini, pembentukan di daerah perkotaan nyaris tanpa kendala.

“Kalau untuk kecamatan di sekitaran pusat pemerintahan, seperti Kecamatan Malinau Kota, Barat, Utara dan Mentarang sudah lengkap semua dan telah selesai. Hanya tinggal di daerah pedalaman dan perbatasan yang cukup sulit untuk merekrut panwascam. Untuk pekerjaan ini kurang diminati. Hal ini terlihat dari sedikitnya pendaftar,” ujarnya.

Upaya merekrut panwascam, Mustafa mengungkapkan, telah membagi 4 zona. Zona I, disampaikan di wilayah pusat pemerintahan dengan 9 kecamatan di dalamnya. Sedangkan untuk Zona II, III dan IV, masing-masing dua kecamatan. Selain 4 kecamatan yang telah memiliki calon panwascam, kecamatan lainnya akan dikunjungi panwaslu.

“Kemarin baru saja saya pulang dari Desa Long, Kecamatan Mentarang Hulu. Untuk kecamatan pedalaman tersebut masuk dalam Zona I. Untuk rekrutmen panwascam di kecamatan itu, kami gabungkan dengan kecamatan pedalaman lainnya yang satu arah. Seperti, Kecamatan Sungai Tubu. Sebab, meskipun berjauhan kecamatan ini bersebelahan,” paparnya.

Jemput bola ini juga, ditegaskan Mustafa, sebagai upaya meringankan para bakal calon (Balon) panwascam di daerah perbatasan dan pedalaman. Sangat berat rasanya jika para pendaftar itu harus berangkat ke Kota Malinau hanya untuk menyampaikan berkas. Sebab, untuk menuju pusat pemerintahan membutuhkan biaya cukup besar.

“Seperti contohnya Zona IV untuk kecamatan di Apo Kayan, baru dua berkas kami terima dari pendaftar panwascam. Itu pun, kata pendaftar karena memang mereka kebetulan berada di sekitaran pusat pemerintahan. Padahal, kami menerima informasi pendaftar dari Apo Kayan itu sebanyak 9 orang. Jadi, nanti kami akan ke sana untuk membentuk panwascam,” tuturnya.

Upaya untuk melaksanakan jemput bola ini, dibeberkan Mustafa, sangat erat kaitannya dengan penerbangan di daerah perbatasan dan pedalaman. Tanpa itu, Mustafa menyatakan, sangat sulit untuk melaksanakan pembentukan Panwascam. Namun demikian, Mustafa optimis, dapat membentuk 15 panwascam hingga akhir November ini.

“Kalau daerah yang bisa ditempuh dengan sungai maka akan kami tempuh. Seperti ke Long Berang beberapa waktu lalu. Tapi, kalau sudah sampai ke Apo Kayan kami sangat memerlukan jasa penerbangan. Sebab, dari Malinau tidak ada jalur sungai apalagi darat untuk sampai ke sana. Hanya pesawat yang dapat menembus ke daerah tersebut,” jelasnya. (ewy/lim)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…

Kamis, 20 September 2018 12:56

SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani

TARAKAN — Upaya  Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat untuk bisa lolos sebagai…

Kamis, 20 September 2018 12:44

Diduga Sakit dan Stres Berat

TIGA ekor beruang madu yang hidup di dua kandang di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan Kampung…

Kamis, 20 September 2018 12:30

922 Gram Sabu Dilarutkan di Air

TARAKAN - Sabu-sabu sebanyak 922,12 gram dimusnahkan pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)…

Kamis, 20 September 2018 12:13

SK Honorer Tunggu Data Valid

TARAKAN - Kejelasan status tenaga honorer saat ini masih terus diperjelas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Kamis, 20 September 2018 12:10

Ditinggal, Rombong PKL Diangkut

TARAKAN - Empat unit rombong milik pedagang kaki lima (PKL) yang berada di depan Taman Berkampung, Kelurahan…

Kamis, 20 September 2018 12:09

Di Samping Jalan Rusak Ada Jurang

TARAKAN – Ketua RT 4, Kelurahan Juata Laut, Amiruddin mengatakan beberapa usulan yang diajukan…

Kamis, 20 September 2018 12:08

Jaringan Bermasalah, Pencetakan E-KTP Terkendala

TARAKAN – Setelah masalah kekurangan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terselesaikan,…

Rabu, 19 September 2018 22:02

Tolak Rekomendasi, Bisa Dipidanakan

TARAKAN – KPU Tarakan dinilai lalai, karena tidak melaksanakan rekomendasi-rekomendasi dari Bawaslu…

Rabu, 19 September 2018 21:43

“Lawan Oknum Pemecah Belah Bangsa”

TARAKAN - Menjelang tahapan kampanye Pileg dan Pilpres tahun depan, seluruh pihak terkait diminta untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .