MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 14 November 2017 11:12
Tes Urine Dadakan, Hasil Negatif
MENUNGGU HASIL: Tampak cairan urine dari 19 pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tarakan yang masih dalam diproses identifikasi salah seorang petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan, Senin (13/11). YUSTINA LUMBA/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Badan Narkotika Nasional Kota (BNN) Tarakan kembali menggelar tes urine dadakan. Targetnya kali ini pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tarakan. Dari 32 pegawai diskominfo, 13 orang di antaranya mengikuti tes urine, selebihnya  tercatat  7 orang sedang dinas luar dan 6 lainnya tidak berada di tempat.

Kepala BNNK, Agus Surya Dewi mengatakan 6 orang yang tidak berada di tempat tetap harus menjalani tes. “Saya sudah kerja sama dengan kepala dinas, agar tetap menghadirkan beberapa orang yang tidak ada tadi agar dicek hari ini (kemarin, Red.) juga,” tegas Dewi, sapaan akrabnya.

Sementara itu diungkapkan hasil tes, 19 pegawai yang menjalani tes urine dinyatakan negatif atau tidak teridentifikasi menggunakan narkoba termasuk sang kepala dinas. Dan untuk mereka (7 orang lainnya yang sedang melakukan perjalanan dinas luar) diharapkan setelah pulang menjalani tes serupa.

“Terserah nanti mau bagaimana, mau ke BNN atau tidak. Yang penting harus diadakan tes urine,” ujar Dewi.

Agus tak ingin berandai-andai. Namun jika ditemukan adanya pegawai  negeri sipil (PNS) yang positif narkoba, sanksi merujuk pada kebijakan instansinya. Baginya, tak cukup dengan rehabilitasi.

 “Ini kan PNS, jadi memang harus bersih dari namanya narkoba,” ungkapnya.

Tes yang dilakukan tidak dipungut biaya, dan rencananya BNNK menargetkan 500 pegawai di lingkungan instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Tes itu akan dilakukan secara acak, dan ditargetkan selesai tahun ini.

Sementara itu, Kepala Diskominfo, Muhammad Haris mengatakan pihaknya tak mengetahui adanya tes urine. Sebelumnya, pihaknya pernah merencanakan tes urine tersebut, hanya saja terkendala anggaran.

“Memang kami mengusulkan untuk tes urine, dan inilah wujudnya. Tapi memang tidak diberitahu kapan dan jam berapa, dan ternyata datang mendadak,” ungkapnya.

Bagi pegawai yang tidak hadir, Haris mengatakan tes wajib dilakukan.  Hasil koordinasi dengan BNNK, setelah selesai jam dinas maka akan melakukan tes susulan. Begitu juga yang melakukan dinas luar, akan direkomendasikan untuk tes urine setelah selesai dinas luar.

“Yang tidak masuk ini, karena ada pegawai honor yang tugas malam, ada yang izin pergi melayat, dan ada yang masih liputan,” ujarnya.

Nantinya jika ada yang terindikasi, Haris siap menjatuhkan sanksi tetapi dirinya masih akan memikirkan apa sanksi yang tepat. “Kan sementara ini tidak ada yang teridentifikasi,” pungkasnya. (*/yus/lim/zia)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 10:43

Pura-Pura Antar Teman

TARAKAN - Dalam 21 adegan rekonstruksi pada Rabu (21/2), terungkap bahwa Abdul Rajak (48) berhasil lolos…

Kamis, 22 Februari 2018 10:41

Dinkes Bingung Penyebab Keracunan

TARAKAN – Sungguh sangat mengejutkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis…

Kamis, 22 Februari 2018 10:40

BPK Ungkap Risiko Bisnis Kelalaian PDAM

TARAKAN – Kejadian yang dialami Lukas Yusuf (42), warga RT 17 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:38

Utusan Sekolah yang Obsesi Mempelajari Kehidupan Masyarakat

Tuntas, dua dari empat pasangan calon (paslon) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan dapat…

Kamis, 22 Februari 2018 10:34

Cuti Setahun, Siti Kekeh Dampingi Suami

TARAKAN - Tercatat sebagai satu-satunya aparatur sipil negara (ASN) yang mengajukan cuti selama masa…

Kamis, 22 Februari 2018 10:30

Rp 70 M untuk Bangun Balai POM

Tarakan - Guna meningkatkan pengawasan dan perlindungan bagi masyarakat terhadap obat dan makanan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:28

Dua Kali Longsor, Penanganan Masih Sementara

TARAKAN - Musibah longsor kembali terjadi di Tarakan, tepatnya di RT 4 Kelurahan Pamusian. Longsor yang…

Kamis, 22 Februari 2018 10:27

Tak Banyak Usulan, Infrastruktur Masih Baik

TARAKAN - Ketua RT 9, Kelurahan Pamusian, Eddy Suyono mengatakan, infrastruktur di wilayahnya dapat…

Rabu, 21 Februari 2018 11:21

Petugas PDAM Lalai, Konsumen Menanggung

TARAKAN - Betapa terkejutnya Lukas Yusuf (42), warga RT 17 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan Utara ketika…

Rabu, 21 Februari 2018 11:18

Gubernur Anggap Dua ASN Melecehkan UU

TARAKAN – Beredarnya foto dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .