MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 14 November 2017 10:59
Penerbangan Subsidi Hanya Dua Bulan

2018 Diupayakan Tidak Terhenti

SIAP MELAYANI: Mulai 16 November Susi Air kembali melayani penerbangan ke pedalaman Kaltara. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Setelah sempat terhenti Oktober lalu, mulai 16 November nanti penerbangan subsidi ke daerah pedalaman di Kalimantan Utara akan kembali dijalankan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltara Taupan Madjid melalui Kapala Bidang Udara dan Kereta Api, Andi Nasuha mengatakan, adanya kepastian penerbangan bersubsidi karena Pemprov Kaltara telah menganggarkan sekira Rp 3, 6 miliar untuk subsidi ongkos angkut (SOA) melalui APBD-Perubahan tahun 2017.

“Ada 10 rute yang akan disubsidi nanti,” katanya kepada Radar Kaltara, Senin (13/11).

Kesepuluh rute itu terbagi di Malinau sebanyak delapan rute dan Nununkan dua rute dengan mengunakan maskapai Susi Air sebagai pemenang lelang.

“Di APBD-Perubahan ini kita tambah rute penerbangan, yakni Malinau ke Long Sule, karena masih ada anggaran lebih,” jelasnya.

Namun SOA ini hanya sampai 31 Desember 2017. Sementara untuk tahun 2018 akan dianggarkan kembali melalui APBD murni.

“Namun dari arahan Pak Gubernur Kaltara H. Irianto Lambrie jangan sampai berhenti, termasuk di tahun 2017 lalu,” ungkapnya.

Untuk SOA 2017 sudah habis Oktober lalu, dan kembali diusulkan di APBD-P agar layanan penerbangan di pedalaman tak terhenti.

Alhamdulillah, usulan di APBD-P disetujui, jadi tidak terhenti,” ujarnya, seraya mengatakan, usulan tersebut juga sebagai langkah antisipasi keinginan masyarakat yang berpergian dengan menggunakan transportasi udara bersubsidi.

 “Kita harapkan akan lanjut terus, tidak ada yang tehenti,” harapnya.

Sehingga tidak mengganggu mekanisme yang ada. “Jadi nanti tetap bisa dilelang di bulan Januari, kalau APBD 2018 sudah disahkan,” ungkapnya.

Dalam hal ini, sambung dia, ada dua opsi. Pertama dilelang dengan kontrak tiga tahun, sedangkan opsi kedua lelang dibayar saat anggaran tersedia.

“Jadi ada dua opsi, tapi belum tahu nanti opsi mana yang akan digunakan,” pungkasnya. (*/pij/ana)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 14:23

Awas, Ayam Tak Layak Konsumsi

TANJUNG SELOR – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019,…

Selasa, 18 Desember 2018 14:21

APBN 2019 untuk Pembangunan SDM

TANJUNG SELOR – Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) diperuntukan bagi…

Selasa, 18 Desember 2018 14:18

Abu Sayyaf Jadi Ancaman di Perairan

TANJUNG SELOR – Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di…

Selasa, 18 Desember 2018 14:15

PARAH BAH..!! Di Kaltara, Setahun, 88,16 Kg Sabu Diamankan

TANJUNG SELOR – Meski termasuk dalam Polda baru, Polda Kaltara kian…

Selasa, 18 Desember 2018 14:14

Kelangkaan Akibat Masih Ada Pengetap

TANJUNG SELOR - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)…

Selasa, 18 Desember 2018 14:13

Belum S1, Insentif Guru Dihapus

TANJUNG SELOR - Sebagian pegawai negeri sipil (PNS) terpaksa gigit…

Selasa, 18 Desember 2018 12:26

Nonstop Lakukan Penyelidikan

TANJUNG SELOR - Penyeludupan narkoba jenis sabu ke Indonesia melalui…

Senin, 17 Desember 2018 12:53

Sembilan Tahun Jadi Daerah Istimewa

TANJUNG SELOR – Sebelum ditetapkan sebagai daerah tingkat II, Bulungan…

Senin, 17 Desember 2018 12:52

Inpres KBM Cetuskan Sejarah

TANJUNG SELOR – Instruksi Presiden (Inpres) nomor 9 tahun 2018…

Senin, 17 Desember 2018 12:49

Stabilitas Harga Sembako Jadi Atensi Polda

TANJUNG SELOR – Menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Natal dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .