MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 13 November 2017 13:04
Kewenangan Terbitkan Sertifkat Halal Hanya Sampai 2018?

LPPOM Kaltara Resmi Terbentuk

WAJIB HALAL: Selain masa kedaluwarsa, label halal yang diterbitkan LPPOM-MUI juga menjadi perhatian konsumen. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara telah resmi terbentuk, Minggu (12/11). Namun tugas sebagai lembaga yang akan mengeluarkan sertifikat halal pada produk hanya akan berlangsung sampai 2018. Hal itu dampak dari diresmikannya Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama pertengahan Oktober lalu.

Pembentukan BPJPH ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Hal itu diakui Kepala Bidang Pelayanan Umum LPPOM-MUI Pusat, H.Ahmad Baidun usai menjadi narasumber pada sosialisasi sekaligus pembentukan LPPOM-MUI Kaltara, Minggu (12/11).

Namun, kata dia, sebelum turunan UU Nomor 33 Tahun 2014, seperti peraturan pemerintah, Peraturan Menteri Agama serta petunjuk pelaksana dan petunjuk teknisnya disahkan, LPPOM-MUI Kaltara masih punya kewenangan mengaudit dan menerbitkan sertifikat halal produk makanan, minuman dan lainnya.

“Memang tahun 2019 itu ditargetkan sertifikasi halal sudah kewenangan BPJPH, tapi kalau turunannya belum ada juga, ya kewenangan yang menerbitkan sertifikat halal masih tetap dilakukan oleh LPPOM-MUI,” katanya.

Saat ini, sambung dia, turunan dari UU Nomor 33 Tahun 2014 tersebut sedang dibahas BPJPH bersama Kemenag.”Ditargetkan 2019 disahkan semua,” kata pria yang juga Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Organisasi MUI Pusat ini.

Kalaupun nanti sudah ada turunannya, jelas dia, tidak ada pengambilalihan tugas, yang ada hanya pembagian tugas.

“Mana yang menjadi tugasnya pemerintah dalam ini Kemenag dan mana tugasnya LPPOM-MUI,” imbuhnya.

Lanjut dijelaskan, sesuai UU Jaminan Produk Halal, MUI punya empat tuga yakni, mensertifikasi  auditor, menetapkan fatwa halal, melakukan akreditasi lembaga pemeriksa halal, dan memersiksa produk halal.

“Jadi nanti LPPOM-MUI merekomendasikan produk yang akan disertifikasi halal ke BPJPH,” ujarnya.

Artinya, jika UU Jaminan Produk Halal itu efektif diterapkan, maka LPPOM-MUI dam BPJPH akan bekerja sama-sama guna menjaminan umat Islam agar tak ada keraguan-raguan dalam menggunakan maupun mengkonsumsi produk halal.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kaltara H.Suriansyah membenarkan ke depan untuk penerbitan sertifikat halal dilakukan BPJPH, dan rencananya juga akan dibentuk perwakilannya di daerah.

“Tapi saat ini belum, pusat (Kemenag) masih sebatas koordinasi,” katanya kepada Radar Kaltara kemarin (12/11).

Yang pasti, menurutnya, sebelum dibentuk di daerah Kemenag RI terlebih dulu akan melakukan sosialisasi.”Tapi pada intinya kami mendukung keberadaan BPJPH,” ujarnya.

Apalagi di struktur organisasi Kanwil Kemenag Kaltara sudah terdapat Kepala Seski Bimbingan Syariat Islam dan Produk Halal.”Kami siap saja kalau memang nanti ada perwakilan di daerah,” jelasnya.

Dia membahkan, pihaknya menunggu produk Kemenag dan MUI yang menargetkan tahun 2019 semua produk harus bersertifikat halal.”Insya Allah,kami juga siap mendukung program itu,” katanya singkat.

Terkait dengan pembentukkan LPPOM-MUI Kaltara, Wakil Ketua MUI Kaltara Syamsi Sarman mengatakan, pengurus inti sudah terbentuk hanya melangkapi anggota di masing-masing bidang.

“Kalau sudah lengkap baru surat keputusan kepengurusan diajukan ke pusat untuk pengesahan pengurus LPPOM-MUI Kaltara,” ujarnya kala ditemui usai pembentukan LPPOM-MUI Kaltara di aula KUB Kemenag Bulungan.

Setelah itu, sambung dia, baru dipikirkan untuk fasilitas termasuk kantor pusat. Untuk saat ini kantor perwakilan ada di Tarakan dan Tanjung Selor.

“Nanti kita coba ajukan bantuan ke Pemprov Kaltara, mudahan saja nanti dibantu untuk pembangunan kantor pusat, apakah nanti di Tarakan atau di Tanjung Selor, kita lihat saja nanti,” katanya.

Meski belum ada kantor dan faslitas, LPPOM-MUI Kaltara sudah bisa melayani masyarakat yang ingin mengajukan sertifikat halal.

“Kami siap memfasilitasi, bisa saja nanti kami menggunakan fasilitas seperti laboratorium LPPOM-MUI Kaltim atau LPPOM-MUI Pusat di Bogor,” ungkapnya. Karena itu, yang menjadi fokus saat ini, bagaimana secepatnya pengurus LPPOM-MUI Kaltara ini bisa segera dilantik.

”Kita berharap tahun ini sudah bisa dilantik, sehingga sudah bisa bekerja,” harapnya.

Untuk diketahui, untuk jabatan Kepala Bidang Sertifikasi dan Sistem Jaminan Halal dijabat drh. Sukamto (Tarakan), Kabid Sosialisasi dan Promosi drg. Imam Sujono (Bulungan), Kabid Bidang Penelitian dan Kajian Ilmiah Dr.Mardiana (Tarakan), Kabid Pelatihan dan Standarisasi dr. Widodo (Bulungan) dan Koordinator Auditor Dr. Ely (Tarakan).Rerata pengurus inti LPPOM-MUI berasal dari unsur akademisi dan kesehatan.(ana)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 12:29

Ribuan Rumah Tak Layak Huni Akan Direhab

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini akan merealisasikan proyek pembangunan…

Jumat, 22 Juni 2018 12:22

Pasca Libur, ORI Sidak Rumah Sakit

TANJUNG SELOR – Pasca libur panjang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Ombudsman Republik Indonesia…

Jumat, 22 Juni 2018 12:16

Gubernur Tegur OPD yang Belum Miliki SOP

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie menyebutkan hingga saat ini masih…

Jumat, 22 Juni 2018 12:12

Bupati Bantah TPA Diserahkan ke Pemkab

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan H. Sudjati membantah jika sudah ada penyerahan dari Satuan Kerja…

Jumat, 22 Juni 2018 12:01

Sistem Zonasi Diklaim Berpihak ke Warga Miskin

TANJUNG SELOR – Polemikproses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang terjadi tahun lalu diharapkan…

Kamis, 21 Juni 2018 22:08

Ibu Kota Sering Banjir, Akan Dibangun Drainase Model Ini

TANJUNG SELOR - Salah satu permasalahan klasik yang masih saja terjadi di Kota Tanjung Selor dan sulit…

Kamis, 21 Juni 2018 21:59

Ditetapkan KPU, Ini Jumlah Pemilih Sementara di Kaltara

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat provinsi…

Kamis, 21 Juni 2018 13:33

DLH Belum Kelola TPA di Bumi Rahayu

TANJUNG SELOR – Meski proyek Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9, Bumi Rahayu,…

Kamis, 21 Juni 2018 13:30

Penumpang Didominasi dari Luar Provinsi

TANJUNG SELOR – Libur panjang momen Idul Fitri 1439 Hijriah berakhir Rabu (20/6). Jumlah pemudik…

Kamis, 21 Juni 2018 13:28

KPU Segera Buka Pendaftaran DPD RI

TANJUNG SELOR - Tahapan pemilu 2019 hingga kini terus berjalan. Dan ada beberapa tahapan penting yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .