MANAGED BY:
SENIN
25 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 13 November 2017 13:02
Jaksa Optimistis Tuntutan Primer Dikabulkan Hakim
BERPROSES: Aktivitas di Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor tetap berjalan lancar, meski sebelumnya sempat diterpa kasus penyelewengan dana. IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, JIKAsesuai rencana, Rabu (15/11) perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) penyelewengan retribusi tambat bongkar muat Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor memasuki tahap pledoi. Setelah itu dilanjutkan dengan sidang vonis, Rabu (22/11).

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan, Deni Perdiana mengatakan, 1 November lalu sidang perkara yang terungkap tahun 2014 sudah memasuki agenda tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Harusnya Rabu kemarin (8/11) sudah pledoi. Tapi ditunda dan diagendakan kembali Rabu nanti (15/11),” ujar Deni kepada Radar Kaltara saat ditemui di kantornya, Jumat (10/11).

Artinya, perkara yang melibatkan tersangka S ini hanya menyisakan dua kali sidang lagi. Pihaknya JPU tetap optimistis bahwa terdakwa akan dikenakan tuntutan primer oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Samarinda.

Disebutkannya, dalam beberapa kali persidangan ada fakta yang ditemukan. Di antaranya keterangan saksi yang mengarah ke terdakwa dan mobil yang disita oleh negara yang dibeli terdakwa pada tahun 2014.

Disinggung mengenai pernyataan Penasihat Hukum (PH) terdakwa, Fransisco bahwa tidak ada kerugian negara pada perkara itu dengan alasan hanya dana yang belum sempat tertagih oleh terdakwa, Deni tidak mengomentari terlalu jauh.

“Silakan saja jika PH-nya mau beranggapan seperti itu. Itu sah-sah saja. Tapi semua tetap akan diputuskan sesuai dengan fakta persidangan,” katanya.

Sementara untuk perhitungan kerugian negara, kata dia, dilakukan sendiri oleh pihaknya dan itu tidak masalah. Sebab sudah diatur oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Jika PH mempermasalahkan, dirinya mempersilakan PH untuk melakukan upaya hukum.

Selain itu, soal penetapan tersangka tunggal pada kasus ini juga dijelaskannya mengingat kerugian negara yang awal disampaikan oleh JPU melalui media ke masyarakat senilai Rp 1 miliar. Sementara yang disangkakan ke terdakwa hanya Rp 282 juta.

“Ternyata yang RP 1 miliar itu terhitung sejak tahun 2012 sampai 2014. Sementara yang bersangkutan (terdakwa) baru menjabat pada 2013. Jadi di luar dari Rp 282 juta itu merupakan kasus sejak tahun 2012 sampai 2013 (sebelum terdakwa menjabat),” jelasnya.

Sementara, lanjutnya, untuk yang tahun 2012 sampai 2013 sudah diaudit oleh Inspektorat Bulungan dan dugaan kerugian negara tersebut sudah dikembalikan. Bahkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari temuan ada.

“Petugas pungut yang bertugas pada saat itu (2012 sampai 2013) juga disebutkan namanya. Mereka (petugas pungut) juga kita hadirkan di persidangan untuk memberikan keterangan,” tuturnya.

Atas perbuatannya, terdakwa diancam dengan Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan hukuman paling lama 20 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar. (iwk/ana)

 


BACA JUGA

Minggu, 24 Juni 2018 20:20

Mengenal Kaltara Betayau, Parade Budaya Perkawinan

Tidak dapat dipungkiri lagi, dampak modernisasi dan masuknya budaya asing secara berlahan menggeser…

Minggu, 24 Juni 2018 20:09

Ombudsman Sidak ke Samsat, Temukan...

TANJUNG SELOR – Inspeksi mendadak (sidak) kembali dilakukan Ombudsman RI perwakilan Kalimantan…

Sabtu, 23 Juni 2018 21:20

LPG 3 Kg Nonsubsidi Segera Diluncurkan

TANJUNG SELOR - PT Pertamina akan menjual Liquified Petroleum Gas (LGP) 3 kilogram (kg) nonsubsidi.…

Sabtu, 23 Juni 2018 20:59

Seleksi Sekprov Sudah Masuk Tahapan Ini

TANJUNG SELOR – Proses seleksi Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara dipastikan berjalan sesuai…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:49

Sekolah Indonesia di Malaysia Mulai Dipadati Anak BMI

TANJUNG SELOR – Tak hanya di dalam negeri, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) juga sedang…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:47

Perlu Pola Khusus Membina Masyarakat

TANJUNG SELOR - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltara akui memiliki pola tersendiri dalam…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:32

Kerap Pimpin Salat Jumat dan Idul Fitri di Dalam Rutan

Menjadi seorang imam ketika salat bukanlah perkara mudah, apalagi di usia yang masih terbilang sangat…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:25

Kerap Mencuri, Polisi Bawa Pelaku ke Psikiater

TANJUNG SELOR - Lantaran kerap melakukan aksi pencurian terhadap sejumlah masyarakat desa, seorang pemuda…

Jumat, 22 Juni 2018 20:38

Awas Hoaks Penerimaan CPNS 2018

TANJUNG SELOR – Beredarnya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dipastikan berita…

Jumat, 22 Juni 2018 20:34

Kuota Produksi Batu Bara Kaltara Diturunkan Kemen ESDM

TANJUNG SELOR - Kuota produksi batu bara di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini hanya sebesar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .