MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Minggu, 12 November 2017 20:36
Kapal Sembako Harus Kapal Besi
DIGANTI: Kapal Semboka yang masuk ke Tawau, Malaysia tahun depan wajib menggunakan kapal besi. FOTO: RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Selain membahas penyeberangan resmi Tawau-Sebatik pada pertemuan Tim Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo) di Surabaya, para kedua tim yang berasal dari Indonesia dan Malaysia ikut membahas kapal Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang harus menggunakan kapal besi.

Ketua Kelompok Kertas Kerja Tiga Sosek Malindo, Petrus Kanisius mengatakan, pembahasan terkait kapal sembako yang harus diperbuat dari besi dibahas cukup lama. Pihak Sosek Malindo, Sabah ikut sepakat jika ada pertimbangan diberikan untuk perdagangan di perbatasan.

“Untuk keputusan akhir ada di Ketua Menteri, jadi pada pertemuan itu belum menghasilkan keputusan terkait kapal sembako itu,” kata Petrus Kanisius kepada Radar Nunukan, Jumat (10/11).

Permintaan untuk isu yang diajukan, pihak Sosek Malindo Sabah tidak menolak, hanya meminta waktu untuk menyampaikan ke Ketua Menteri Sabah. Karena untuk keputusan akhir ada di pimpinan, namun pihaknya telah berjanji untuk memperjuangkan hal tersebut.

Untuk itu, tim Sosek Malindo, Sabah diberikan jangka waktu sebelum 31 Desember telah ada jawaban dari Ketua Menteri Sabah, terkait kelanjutan kapal Sembako. Karena pada 2018 mendatang kapal Sembako yang berjenis kayu tidak dapat lagi ke Tawau, Malaysia.

“Peluang ini sangat besar jika dilihat dari pembahasan yang dilakukan, namun lagi-lagi para tim ini tidak dapat mengambil keputusan,” ujarnya.

Persoalan kapal sembako memang perlu ada kebijakan dari pemerintah Malaysia. Pada pertemuan yang dilakukan tim Sosek Malindo telah meminta agar ada kebijakan yang diberikan dari pemerintah Malaysia. Karena jika kapal Sembako harus diganti dengan besi harus membutuhkan biaya yang besar.

“Kebijakan pemerintah Malaysia saja ditunggu terkait persoalan tersebut, karena masalah ini terlah diperjuangkan,” tuturnya.

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Penindakan dan Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan, Muhammad Mahjun mengatakan, Setelah 31 Desember 2017 kapal besi harus diberlakukan jika ingin mengangkut sembako dari Tawau, Malaysia.

“Otomatis kapal kayu yang digunakan saat ini tidak dapat lagi ke Tawau, Malaysia setelah 31 Desember,” kata Muhammad Mahjun.

Lanjut dia, untuk Bea Cukai sendiri tidak memiliki pengaruh terkait penggunaan kapal besi maupun kayu. Namun perlu dipahami bahwa permintaan masyarakat Nunukan terhadap sembako dari Tawau, Malaysia masih dibutuhkan.

Pemberlakuan kapal besi tersebut, pihak Malaysia telah memberikan kelonggaran berkali-kali. Pada 31 Desember mendatang akan segera berakhir, bahkan wacana pengalihan dari kapal kayu ke besi telah bergulir sejak setahun yang lalu.

“Pihak Malaysia telah memberikan kebijakan, namun kali ini harus terapkan menggunakan kapal besi itu, kemungkinkan tidak ada kelonggaran lagi diberikan pihak Malaysia,” ujarnya. (nal)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*