MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Minggu, 12 November 2017 20:36
Kapal Sembako Harus Kapal Besi
DIGANTI: Kapal Semboka yang masuk ke Tawau, Malaysia tahun depan wajib menggunakan kapal besi. FOTO: RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Selain membahas penyeberangan resmi Tawau-Sebatik pada pertemuan Tim Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo) di Surabaya, para kedua tim yang berasal dari Indonesia dan Malaysia ikut membahas kapal Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang harus menggunakan kapal besi.

Ketua Kelompok Kertas Kerja Tiga Sosek Malindo, Petrus Kanisius mengatakan, pembahasan terkait kapal sembako yang harus diperbuat dari besi dibahas cukup lama. Pihak Sosek Malindo, Sabah ikut sepakat jika ada pertimbangan diberikan untuk perdagangan di perbatasan.

“Untuk keputusan akhir ada di Ketua Menteri, jadi pada pertemuan itu belum menghasilkan keputusan terkait kapal sembako itu,” kata Petrus Kanisius kepada Radar Nunukan, Jumat (10/11).

Permintaan untuk isu yang diajukan, pihak Sosek Malindo Sabah tidak menolak, hanya meminta waktu untuk menyampaikan ke Ketua Menteri Sabah. Karena untuk keputusan akhir ada di pimpinan, namun pihaknya telah berjanji untuk memperjuangkan hal tersebut.

Untuk itu, tim Sosek Malindo, Sabah diberikan jangka waktu sebelum 31 Desember telah ada jawaban dari Ketua Menteri Sabah, terkait kelanjutan kapal Sembako. Karena pada 2018 mendatang kapal Sembako yang berjenis kayu tidak dapat lagi ke Tawau, Malaysia.

“Peluang ini sangat besar jika dilihat dari pembahasan yang dilakukan, namun lagi-lagi para tim ini tidak dapat mengambil keputusan,” ujarnya.

Persoalan kapal sembako memang perlu ada kebijakan dari pemerintah Malaysia. Pada pertemuan yang dilakukan tim Sosek Malindo telah meminta agar ada kebijakan yang diberikan dari pemerintah Malaysia. Karena jika kapal Sembako harus diganti dengan besi harus membutuhkan biaya yang besar.

“Kebijakan pemerintah Malaysia saja ditunggu terkait persoalan tersebut, karena masalah ini terlah diperjuangkan,” tuturnya.

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Penindakan dan Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan, Muhammad Mahjun mengatakan, Setelah 31 Desember 2017 kapal besi harus diberlakukan jika ingin mengangkut sembako dari Tawau, Malaysia.

“Otomatis kapal kayu yang digunakan saat ini tidak dapat lagi ke Tawau, Malaysia setelah 31 Desember,” kata Muhammad Mahjun.

Lanjut dia, untuk Bea Cukai sendiri tidak memiliki pengaruh terkait penggunaan kapal besi maupun kayu. Namun perlu dipahami bahwa permintaan masyarakat Nunukan terhadap sembako dari Tawau, Malaysia masih dibutuhkan.

Pemberlakuan kapal besi tersebut, pihak Malaysia telah memberikan kelonggaran berkali-kali. Pada 31 Desember mendatang akan segera berakhir, bahkan wacana pengalihan dari kapal kayu ke besi telah bergulir sejak setahun yang lalu.

“Pihak Malaysia telah memberikan kebijakan, namun kali ini harus terapkan menggunakan kapal besi itu, kemungkinkan tidak ada kelonggaran lagi diberikan pihak Malaysia,” ujarnya. (nal)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 12:41

Sosok Mayat Ditemukan Depan Kantor Imigrasi

NUNUKAN - Sosok mayat tiba-tiba ditemukan di depan Kantor Imigrasi Kelas II B Nunukan. Jalan Ujang Dewa, …

Kamis, 22 Februari 2018 10:37

Dugaan Pungli PTSL Bakal Ditelusuri ORI

NUNUKAN – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) akan menindaklanjuti…

Kamis, 22 Februari 2018 10:09

Masak Air Ditinggal, Rumah Jadi Arang

NUNUKAN – Amukan si jago merah melalap satu rumah warga di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Bukit Indah,…

Kamis, 22 Februari 2018 10:08

Sekolah Tanpa Kursi dan Meja Direspons

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan mendistribusikan bantuan ke Sekolah…

Kamis, 22 Februari 2018 10:07

Desak Perusahaan Berkantor di Nunukan

NUNUKAN – Upaya Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan agar perusahaan besar berkantor…

Rabu, 21 Februari 2018 11:13

Memprihatinkan, ke Sekolah Memakai Perahu

Berada di daerah pelosok memang segalanya masih serba tertinggal. Begitu pula dengan kondisi pendidikan.…

Rabu, 21 Februari 2018 10:54

NAH KENAPA INI..??? Kejari SP3 Kasus Rumjab Bupati

NUNUKAN - Hilangnya rumah jabatan (rujab) Bupati Nunukan sampai saat ini penuh misteri. Entah, pembongkaran…

Rabu, 21 Februari 2018 10:51

Nyatakan Oposisi, Mesra dengan Demokrat

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memilih sikap oposisi terhadap pemerintahan Hj. Asmin Laura-H. Faridil…

Rabu, 21 Februari 2018 10:49

Sidak Pasar, Setop Dominasi Sembako Malaysia, MEMANGNYA BISA..??

NUNUKAN – Guna memastikan harga dan stok sembilan bahan pokok (sembako) stabil dan mampu memenuhi…

Selasa, 20 Februari 2018 10:51

Pemilik Kue Berisi Narkoba DPO

NUNUKAN – Percobaan penyelundupan narkotika golongan satu jenis sabu-sabu skala internasional,dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .