MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Minggu, 12 November 2017 20:36
Kapal Sembako Harus Kapal Besi
DIGANTI: Kapal Semboka yang masuk ke Tawau, Malaysia tahun depan wajib menggunakan kapal besi. FOTO: RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Selain membahas penyeberangan resmi Tawau-Sebatik pada pertemuan Tim Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo) di Surabaya, para kedua tim yang berasal dari Indonesia dan Malaysia ikut membahas kapal Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang harus menggunakan kapal besi.

Ketua Kelompok Kertas Kerja Tiga Sosek Malindo, Petrus Kanisius mengatakan, pembahasan terkait kapal sembako yang harus diperbuat dari besi dibahas cukup lama. Pihak Sosek Malindo, Sabah ikut sepakat jika ada pertimbangan diberikan untuk perdagangan di perbatasan.

“Untuk keputusan akhir ada di Ketua Menteri, jadi pada pertemuan itu belum menghasilkan keputusan terkait kapal sembako itu,” kata Petrus Kanisius kepada Radar Nunukan, Jumat (10/11).

Permintaan untuk isu yang diajukan, pihak Sosek Malindo Sabah tidak menolak, hanya meminta waktu untuk menyampaikan ke Ketua Menteri Sabah. Karena untuk keputusan akhir ada di pimpinan, namun pihaknya telah berjanji untuk memperjuangkan hal tersebut.

Untuk itu, tim Sosek Malindo, Sabah diberikan jangka waktu sebelum 31 Desember telah ada jawaban dari Ketua Menteri Sabah, terkait kelanjutan kapal Sembako. Karena pada 2018 mendatang kapal Sembako yang berjenis kayu tidak dapat lagi ke Tawau, Malaysia.

“Peluang ini sangat besar jika dilihat dari pembahasan yang dilakukan, namun lagi-lagi para tim ini tidak dapat mengambil keputusan,” ujarnya.

Persoalan kapal sembako memang perlu ada kebijakan dari pemerintah Malaysia. Pada pertemuan yang dilakukan tim Sosek Malindo telah meminta agar ada kebijakan yang diberikan dari pemerintah Malaysia. Karena jika kapal Sembako harus diganti dengan besi harus membutuhkan biaya yang besar.

“Kebijakan pemerintah Malaysia saja ditunggu terkait persoalan tersebut, karena masalah ini terlah diperjuangkan,” tuturnya.

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Penindakan dan Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan, Muhammad Mahjun mengatakan, Setelah 31 Desember 2017 kapal besi harus diberlakukan jika ingin mengangkut sembako dari Tawau, Malaysia.

“Otomatis kapal kayu yang digunakan saat ini tidak dapat lagi ke Tawau, Malaysia setelah 31 Desember,” kata Muhammad Mahjun.

Lanjut dia, untuk Bea Cukai sendiri tidak memiliki pengaruh terkait penggunaan kapal besi maupun kayu. Namun perlu dipahami bahwa permintaan masyarakat Nunukan terhadap sembako dari Tawau, Malaysia masih dibutuhkan.

Pemberlakuan kapal besi tersebut, pihak Malaysia telah memberikan kelonggaran berkali-kali. Pada 31 Desember mendatang akan segera berakhir, bahkan wacana pengalihan dari kapal kayu ke besi telah bergulir sejak setahun yang lalu.

“Pihak Malaysia telah memberikan kebijakan, namun kali ini harus terapkan menggunakan kapal besi itu, kemungkinkan tidak ada kelonggaran lagi diberikan pihak Malaysia,” ujarnya. (nal)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 11:50

Pemilik RM Arema Beri Keterangan ke Penyidik

NUNUKAN – Kasus Bakso terkontaminasi spesies tikus memasuki babak baru. Setelah menggelar jumpa…

Kamis, 23 November 2017 11:49

Sabu Endusan Anjing Pelacak Dimusnahkan

NUNUKAN – Kepolisian Resor (Polres) Nunukan kembali melakukan pemusnahan Narkotika golongan satu…

Kamis, 23 November 2017 11:47

Insentif dan Tunjangan Guru PAUD Mandek 9 Bulan

NUNUKAN – Sejumlah guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kembali galau. Menjelang akhir 2017 ini,…

Rabu, 22 November 2017 12:20

Pemilik Usaha Kuliner Diminta Teliti

NUNUKAN – Masyarakat, khususnya pengusaha kuliner diminta mengambil pelajaran penting terhadap…

Rabu, 22 November 2017 12:14

Lahan Bandara Diklaim Tak Bermasalah

NUNUKAN – Sebagian lahan Bandar Udara (Bandara) Nunukan yang sempat bermasalah antara Pemerintah…

Selasa, 21 November 2017 11:06

Dua Mesin PLTD Disiapkan Jadi Cadangan

NUNUKAN – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nunukan telah mendatangkan lima unit mesin…

Selasa, 21 November 2017 11:04

Besok, Budiman Arifin Jalani Sidang Kedua

NUNUKAN -Mantan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan, H. Budiman Arifin yang juga mantan Bupati Bulungan…

Senin, 20 November 2017 12:13

Warga Ikut Antusias Meriahkan Pawai Tematik

NUNUKAN – Ribuan masyarakat Nunukan antusias memadati jalan protokol, Minggu (19/11). Hal itu…

Senin, 20 November 2017 12:12

Pemilik Warung Siap Duduk Bersama dengan Bupati

NUNUKAN – Permasalahan bakso tikus yang telah menjadi pembicaraan hangat dimasyarakat. Bahkan…

Senin, 20 November 2017 12:11

Tarian Khas Daerah Malaysia Meriahkan Panggung

NUNUKAN – Konsep yang dijanjikan Panitia Pelaksana (Panpel) di malam manggungnya artis ibu kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .