MANAGED BY:
SENIN
25 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Minggu, 12 November 2017 20:36
Kapal Sembako Harus Kapal Besi
DIGANTI: Kapal Semboka yang masuk ke Tawau, Malaysia tahun depan wajib menggunakan kapal besi. FOTO: RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Selain membahas penyeberangan resmi Tawau-Sebatik pada pertemuan Tim Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo) di Surabaya, para kedua tim yang berasal dari Indonesia dan Malaysia ikut membahas kapal Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang harus menggunakan kapal besi.

Ketua Kelompok Kertas Kerja Tiga Sosek Malindo, Petrus Kanisius mengatakan, pembahasan terkait kapal sembako yang harus diperbuat dari besi dibahas cukup lama. Pihak Sosek Malindo, Sabah ikut sepakat jika ada pertimbangan diberikan untuk perdagangan di perbatasan.

“Untuk keputusan akhir ada di Ketua Menteri, jadi pada pertemuan itu belum menghasilkan keputusan terkait kapal sembako itu,” kata Petrus Kanisius kepada Radar Nunukan, Jumat (10/11).

Permintaan untuk isu yang diajukan, pihak Sosek Malindo Sabah tidak menolak, hanya meminta waktu untuk menyampaikan ke Ketua Menteri Sabah. Karena untuk keputusan akhir ada di pimpinan, namun pihaknya telah berjanji untuk memperjuangkan hal tersebut.

Untuk itu, tim Sosek Malindo, Sabah diberikan jangka waktu sebelum 31 Desember telah ada jawaban dari Ketua Menteri Sabah, terkait kelanjutan kapal Sembako. Karena pada 2018 mendatang kapal Sembako yang berjenis kayu tidak dapat lagi ke Tawau, Malaysia.

“Peluang ini sangat besar jika dilihat dari pembahasan yang dilakukan, namun lagi-lagi para tim ini tidak dapat mengambil keputusan,” ujarnya.

Persoalan kapal sembako memang perlu ada kebijakan dari pemerintah Malaysia. Pada pertemuan yang dilakukan tim Sosek Malindo telah meminta agar ada kebijakan yang diberikan dari pemerintah Malaysia. Karena jika kapal Sembako harus diganti dengan besi harus membutuhkan biaya yang besar.

“Kebijakan pemerintah Malaysia saja ditunggu terkait persoalan tersebut, karena masalah ini terlah diperjuangkan,” tuturnya.

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Penindakan dan Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan, Muhammad Mahjun mengatakan, Setelah 31 Desember 2017 kapal besi harus diberlakukan jika ingin mengangkut sembako dari Tawau, Malaysia.

“Otomatis kapal kayu yang digunakan saat ini tidak dapat lagi ke Tawau, Malaysia setelah 31 Desember,” kata Muhammad Mahjun.

Lanjut dia, untuk Bea Cukai sendiri tidak memiliki pengaruh terkait penggunaan kapal besi maupun kayu. Namun perlu dipahami bahwa permintaan masyarakat Nunukan terhadap sembako dari Tawau, Malaysia masih dibutuhkan.

Pemberlakuan kapal besi tersebut, pihak Malaysia telah memberikan kelonggaran berkali-kali. Pada 31 Desember mendatang akan segera berakhir, bahkan wacana pengalihan dari kapal kayu ke besi telah bergulir sejak setahun yang lalu.

“Pihak Malaysia telah memberikan kebijakan, namun kali ini harus terapkan menggunakan kapal besi itu, kemungkinkan tidak ada kelonggaran lagi diberikan pihak Malaysia,” ujarnya. (nal)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 16:19

Warga Minta Manajer PLN Nunukan Mundur!!

NUNUKAN - Aksi damai sejumlah mahasiswa yang tergabung dari HMI Nunukan dan PMMI Nunukan serta Aliansi…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:14

Penetapan DPS 130.464 Pemilih

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, telah menetapkan daftar pemilih sementara (DPS)…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:08

Stok Elpiji Lokal Cepat Habis, Sulit Didapatkan

NUNUKAN -  Keberadaan tabung gas 14 Kilogram (Kg) asal Malaysia sangat diminati para warga Nunukan…

Sabtu, 23 Juni 2018 10:43

Pelayanan Disdukcapil Dibatasi

NUNUKAN – Meningkatnya permohonan masyarakat pasca cuti bersama hari raya Idulfitri 1439 Hijriah…

Jumat, 22 Juni 2018 11:52

Pengelola Arang Kayu Sempat Diperiksa Polisi

NUNUKAN – PT Palem Segar Lestari yang melakukan pengelolaan arang kayu di Kecamatan Sembakung,…

Jumat, 22 Juni 2018 11:43

Bandel, Pedagang Sayur Ditertibkan Lagi

NUNUKAN – Sejumlah pedagang sayur yang berada di trotoar dan di pinggir jalan kembali ditertibkan…

Jumat, 22 Juni 2018 11:30

Bandel, Pedagang Sayur Ditertibkan Lagi

NUNUKAN – Sejumlah pedagang sayur yang berada di trotoar dan di pinggir jalan kembali ditertibkan…

Kamis, 21 Juni 2018 22:30

Transhipment Beras Batal Dilakukan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut beras 2.900 ton dari Vietnam, ingin melakukan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:37

Solusi Bangun Penangkaran Buaya

NUNUKAN – Keberadaan hewan reptilia jenis buaya di wilayah pesisir, Kelurahan Tanjung Harapan,…

Rabu, 20 Juni 2018 15:36

Arus Balik Normal, Tak Ada Lonjakan Penumpang

  NUNUKAN - PT Perusahaan Pelayaran Nasional (Pelni) Cabang Nunukan, memastikan arus balik akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .