MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 November 2017 10:35
Sebarkan ‘Virus’ Nasionalisme Pelajar dengan Lagu Nasional

Melihat Pernak-Pernik 10 November di Perbatasan

NASIONALISME: Tampak Brother Rubo, Ketua NKRI bersama para pelajar dari SMPN 1 Nunukan Selatan saat menanamkan nasionalisme melalui lagu-lagu nasional, di Alun-alun Nunukan. DIANSYAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Perkembangan zaman saat ini, bisa dikatakan mengeruk jiwa nasionalisme pelajar-pelajar saat ini. Bukan hanya di kota-kota besar, kondisi hampir serupa turut terjadi di wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Nunukan Kalimantan Reagge Indonesia (NKRI) seakan terpanggil guna memulai budaya menyanyikan lagu nasional yang sudah mulai pudar. Bagaimana kisahnya, berikut ulasannya.

DIANSYAH

HARI pahlawan yang jatuh 10 November kemarin, ternyata menjadi file project bagi gerakan komunitas NKRI untuk menjadikan momentum dalam meningkatkan kembali jiwa nasionalisme pelajar di perbatasan. Filipus Eiuswa atau akrab disapa Brother Rubo ini, tergerak setelah melihat masih minimnya pengetahuan para pelajar di Nunukan terhadap lagu-lagu nasional. Bahkan hal itu juga terjadi kepada para guru, tak sedikit dari mereka justru kurang mengetahui maupun menghapal lagu-lagu nasional.

Padahal menurut Rubo, lagu nasional bisa menjadi salah satu elemen yang dapat meningkatkan nasionalisme pelajar maupun remaja saat ini, yang justru lebih menggemari lagu-lagu pop maupun genre yang saat ini tengah hits di Indonesia maupun internasional. Tak berpikir lama, ia  bersama sejumlah rekannya di NKRI pun memutuskan untuk membuat sebuah gerakan yang ia sebut hastag gerakan biasa.

Dijelaskan Rubo, hastag gerakan biasa diharapkan dapat membiasakan para generasi muda saat ini untuk lebih membudayakan menyanyikan lagu-lagu nasional. Karena pelantun lagu bergenre reagge ‘Kami Anak Nunukan’ ini mengungkapkan, lagu-lagu nasional tidak kalah keren dengan lagu-lagu yang ada saat ini. Apalagi lagu nasional sebagian besar tercipta saat Indonesia tengah berjuang dalam merebut kemerdekaan.

“Apalagi kita ini berada di daerah perbatasan, tentu langkah ini perlu ada yang memulai. Dan momentum ini kami hadir sebagai penggerak,” ujar Rubo saat ditemui saat persiapan mengajak masyarakat Nunukan ikut bernyanyi lagu-lagu nasional di Alun-alun Nunukan.

Menurutnya, tanpa adanya gerakan yang memulai hal tersebut. Tentu kesadaran pelajar maupun remaja saat ini tidak menutup kemungkinan tidak akan mengetahui bagaimana wujud dan nyanyian lagu-lagu nasional.

Sebagai seorang pengajar ekstrakulikuler di SMPN 1 Nunukan Selatan, ia mencoba menggerakan pelajar di sekolah dimaksud untuk memulai langkah tersebut. Ke depan melalui media sosial, dia juga akan mengajak seluruh sekolah-sekolah di Nunukan untuk berkumpul bersama di Alun-alun Nunukan guna melestarikan lagu-lagu tersebut.

Dijelaskan Rubo, motivasinya dalam melakukan gerakan dimaksud tidak lebih dalam upayanya menjaga selalu generasi muda dan memberikan kegiatan-kegiatan positif, sehingga pergaulan bebas dan penyimpangan dapat terhindarkan.

Selain menanamkan jiwa nasionalisme sedini mungkin, juga mengarahkan para anak muda untuk berpikir positif dan merangsang mereka dengan kegiatan berbau positif. Dia juga mengharapkan ke depan, pemerintah maupun organisasi kepemudaan hadir dalam menggerakan kegiatan tersebut.

Karena, tak dipungkiri Rubo masih memiliki keterbatasan alat yang memaksa mereka harus meminjam dari sejumlah rental musik di Nunukan, guna melancarkan gerakan itu. “Semua pihak sebenarnya harus ikut dalam mengawal generasi muda kita ini. Mereka adalah aset kita, sehingga kalau mereka rusak dan hancur, tentu jelas Indonesia ke depan akan rusak,” ujarnya.

Kendati begitu, ia bersama NKRI tak akan pernah berhenti menyebarkan ‘virus’ untuk membawa para remaja di Nunukan, menjadi generasi yang siap dan bermanfaat di masa akan datang. Karena tanpa disadari, kemajuan teknologi dan zaman saat ini tak dapat dipungkiri menjadi pengaruh yang cukup berperan dalam merubah image maupun perilaku remaja saat ini.

Sehingga peran orangtua, sekolah maupun lingkungan sangat berperan dalam menangkal kemajuan zaman. Sementara itu, meski dilaksanakan secara sederhana dan peralatan sederhana, Rubo berkeyakinan hal ini sudah cukup untuk mengajak remaja maupun masyarakat umum untuk kembali mencintai lagu-lagu nasional. (***/eza)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:54
Dugaan Penyelundupan Beras di Nunukan

TERUNGKAP..!! Ada Beberapa Oknum Dapat "Jatah" ..??

NUNUKAN – Selain informasi keuntungan beras Vietnam tujuan Filipina telah dibagi-bagi ke sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 11:08

Dua Kali Tak Hadiri Hearing, DPRD Sambangi PT DTR

NUNUKAN – Sikap tak acuh manajemen PT Duta Tambang Rekayasa (DTR) yang tidak hadir setelah diundang…

Kamis, 26 April 2018 11:00

Hanya Swadaya, Warga Dirikan Sekolah

NUNUKAN – Kecamatan Sebatik Barat belum memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat ini hanya Sekolah…

Rabu, 25 April 2018 12:02
Dugaan Beras Selundupan dari Vietnam

Keuntungan Sudah Dibagi-bagi?

NUNUKAN – Beras Vietnam yang diangkut kapal MV Dong Thien Phu Golden masuk ke Sebatik diduga ada…

Rabu, 25 April 2018 11:08

Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu

NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sempat berada di harga Rp 20 ribu per kilogram, kini harga rumput laut kering anjlok…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .