MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 November 2017 10:35
Sebarkan ‘Virus’ Nasionalisme Pelajar dengan Lagu Nasional

Melihat Pernak-Pernik 10 November di Perbatasan

NASIONALISME: Tampak Brother Rubo, Ketua NKRI bersama para pelajar dari SMPN 1 Nunukan Selatan saat menanamkan nasionalisme melalui lagu-lagu nasional, di Alun-alun Nunukan. DIANSYAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Perkembangan zaman saat ini, bisa dikatakan mengeruk jiwa nasionalisme pelajar-pelajar saat ini. Bukan hanya di kota-kota besar, kondisi hampir serupa turut terjadi di wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Nunukan Kalimantan Reagge Indonesia (NKRI) seakan terpanggil guna memulai budaya menyanyikan lagu nasional yang sudah mulai pudar. Bagaimana kisahnya, berikut ulasannya.

DIANSYAH

HARI pahlawan yang jatuh 10 November kemarin, ternyata menjadi file project bagi gerakan komunitas NKRI untuk menjadikan momentum dalam meningkatkan kembali jiwa nasionalisme pelajar di perbatasan. Filipus Eiuswa atau akrab disapa Brother Rubo ini, tergerak setelah melihat masih minimnya pengetahuan para pelajar di Nunukan terhadap lagu-lagu nasional. Bahkan hal itu juga terjadi kepada para guru, tak sedikit dari mereka justru kurang mengetahui maupun menghapal lagu-lagu nasional.

Padahal menurut Rubo, lagu nasional bisa menjadi salah satu elemen yang dapat meningkatkan nasionalisme pelajar maupun remaja saat ini, yang justru lebih menggemari lagu-lagu pop maupun genre yang saat ini tengah hits di Indonesia maupun internasional. Tak berpikir lama, ia  bersama sejumlah rekannya di NKRI pun memutuskan untuk membuat sebuah gerakan yang ia sebut hastag gerakan biasa.

Dijelaskan Rubo, hastag gerakan biasa diharapkan dapat membiasakan para generasi muda saat ini untuk lebih membudayakan menyanyikan lagu-lagu nasional. Karena pelantun lagu bergenre reagge ‘Kami Anak Nunukan’ ini mengungkapkan, lagu-lagu nasional tidak kalah keren dengan lagu-lagu yang ada saat ini. Apalagi lagu nasional sebagian besar tercipta saat Indonesia tengah berjuang dalam merebut kemerdekaan.

“Apalagi kita ini berada di daerah perbatasan, tentu langkah ini perlu ada yang memulai. Dan momentum ini kami hadir sebagai penggerak,” ujar Rubo saat ditemui saat persiapan mengajak masyarakat Nunukan ikut bernyanyi lagu-lagu nasional di Alun-alun Nunukan.

Menurutnya, tanpa adanya gerakan yang memulai hal tersebut. Tentu kesadaran pelajar maupun remaja saat ini tidak menutup kemungkinan tidak akan mengetahui bagaimana wujud dan nyanyian lagu-lagu nasional.

Sebagai seorang pengajar ekstrakulikuler di SMPN 1 Nunukan Selatan, ia mencoba menggerakan pelajar di sekolah dimaksud untuk memulai langkah tersebut. Ke depan melalui media sosial, dia juga akan mengajak seluruh sekolah-sekolah di Nunukan untuk berkumpul bersama di Alun-alun Nunukan guna melestarikan lagu-lagu tersebut.

Dijelaskan Rubo, motivasinya dalam melakukan gerakan dimaksud tidak lebih dalam upayanya menjaga selalu generasi muda dan memberikan kegiatan-kegiatan positif, sehingga pergaulan bebas dan penyimpangan dapat terhindarkan.

Selain menanamkan jiwa nasionalisme sedini mungkin, juga mengarahkan para anak muda untuk berpikir positif dan merangsang mereka dengan kegiatan berbau positif. Dia juga mengharapkan ke depan, pemerintah maupun organisasi kepemudaan hadir dalam menggerakan kegiatan tersebut.

Karena, tak dipungkiri Rubo masih memiliki keterbatasan alat yang memaksa mereka harus meminjam dari sejumlah rental musik di Nunukan, guna melancarkan gerakan itu. “Semua pihak sebenarnya harus ikut dalam mengawal generasi muda kita ini. Mereka adalah aset kita, sehingga kalau mereka rusak dan hancur, tentu jelas Indonesia ke depan akan rusak,” ujarnya.

Kendati begitu, ia bersama NKRI tak akan pernah berhenti menyebarkan ‘virus’ untuk membawa para remaja di Nunukan, menjadi generasi yang siap dan bermanfaat di masa akan datang. Karena tanpa disadari, kemajuan teknologi dan zaman saat ini tak dapat dipungkiri menjadi pengaruh yang cukup berperan dalam merubah image maupun perilaku remaja saat ini.

Sehingga peran orangtua, sekolah maupun lingkungan sangat berperan dalam menangkal kemajuan zaman. Sementara itu, meski dilaksanakan secara sederhana dan peralatan sederhana, Rubo berkeyakinan hal ini sudah cukup untuk mengajak remaja maupun masyarakat umum untuk kembali mencintai lagu-lagu nasional. (***/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:38

Pengusaha Elektronik Keluhkan Kenaikan Dolar

NUNUKAN – Melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika yang kini menyentuh Rp 15.145 per USD 1 cukup…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:37

Jalan Lingkar Sebatik Tunggu Perbaikan

NUNUKAN – Jalan lingkar Pulau Sebatik yang menghubungkan dua Kecamatan Sebatik Tengah dan Sebatik…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:10

Daging Alana Ilegal Masih Sulit Dibendung

NUNUKAN – Daging kerbau jenis alana yang beredar di Nunukan, masih banyak yang didatangkan secara…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:21

Polisi Beri Dua Penyidik ke BNNK

NUNUKAN – Polres Nunukan akhirnya memberikan dua orang penyidik ke Badan Narkotika Nasional (BNN)…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:24

Setahun, Hasil Laut Lenyap Rp 1,4 T

NUNUKAN – Kekayaan alam Indonesia sudah sangat terkenal banyak di dunia. Termasuk hasil laut yang…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:21

Rumah di Pesisir Bisa Terima Sertifi kat HGB

NUNUKAN – program penerbitan sertifikat hak guna bangunan (HGB) oleh Badan Pertanahan Nasional…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:19

Selesai Jalan Masa Hukuman, 89 WNI Dideportasi

NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani masa hukuman di Tawau, Malaysia telah…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:06

Jalur Tawau-Sebatik Kembali Dibahas

NUNUKAN – Pemerintah Sabah Malaysia telah menerima surat dukungan terhadap pembukaan kapal feri…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:05

PNS Bukan Pekerjaan Orang Manja

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, membuka dua formasi pendaftaran calon pegawai…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:29

Hanura Tertinggi, PAN-PSI Terendah

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, telah mengumumkan laporan awal dana kampanye (LADK),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .